Pemberdayaan UMKM Koperasi Setia Membangun Umat Menuju Patuh Pencegahan COVID-19 Empowerment of MSME Koperasi Setia Membangun Umat Towards Compliance to Prevent COVID-19

Tasyafiki Azraliani (1), Famelasari Fitria Ramdani (2), Muhamad David Setiadi (3), Niswatun Nafi'ah (4), Tsalitsa Putri (5), Ridhaninggar Rindu Aninda (6), Hadi Pratomo (7)
(1) Program Studi Magister Ilmu Kesehatan Masyarakat, Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia, Indonesia
(2) Program Studi Magister Ilmu Kesehatan Masyarakat, Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia, Indonesia
(3) Program Studi Magister Ilmu Kesehatan Masyarakat, Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia, Indonesia
(4) Program Studi Magister Ilmu Kesehatan Masyarakat, Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia, Indonesia
(5) Program Studi Magister Ilmu Kesehatan Masyarakat, Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia, Indonesia
(6) Asisten Dosen Pengorganisasian dan Pengembangan Masyarakat Intermediet
(7) Departemen Pendidikan Kesehatan dan Ilmu Perilaku, Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia, Indonesia
Fulltext View | Download
How to cite :
Azraliani, T., Famelasari Fitria Ramdani, Muhamad David Setiadi, Niswatun Nafi’ah, Tsalitsa Putri, Ridhaninggar Rindu Aninda, & Hadi Pratomo. (2023). Pemberdayaan UMKM Koperasi Setia Membangun Umat Menuju Patuh Pencegahan COVID-19: Empowerment of MSME Koperasi Setia Membangun Umat Towards Compliance to Prevent COVID-19. Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI), 6(11), 2193–2200. https://doi.org/10.56338/mppki.v6i11.3880

Latar belakang: Pandemi COVID-19 mempunyai pengaruh yang sangat signifikan di berbagai tatanan kehidupan manusia saat ini. Kurangnya kesadaran masyarakat terhadap  protokol kesehatan menyebabkan angka COVID-19 meningkat.


Tujuan: Penelitian ini  bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan sikap karyawan UMKM Koperasi Setia Membangun Umat (KSMU) terhadap pencegahan COVID-19.


Metode: Penelitian dilakukan menggunakan metode kualitatif dan informan dipilih dengan teknik Quota Sampling. Pengambilan data dilakukan dengan metode  wawancara mendalam dan observasi.


Hasil: Hasil penelitian sebagian besar informan  merasa rentan tertular COVID-19 karena aktivas mereka berhubungan dengan  orang banyak dan tetap aktif bertemu orang ketika PSBB diberlakukan. Informan juga menyatakan bahwa orang-orang dengan penyakit bawaan atau komorbid akan lebih rentan tertular COVID-19. Persepsi ancaman menurut informan tidak  hanya pada kondisi kesehatan, tapi berdampak pada kegiatan sehari-hari. Sebagian informan menyebutkan bahwa hambatan dalam penerapan pencegahan  COVID-19 adalah keterbatasan dana untuk membeli keperluan protokol  kesehatan. Semua informan menyebutkan bahwa pencegahan COVID-19 bermanfaat agar terhindar dari COVID-19. Semua informan menyampaikan bahwa hanya ada pengaruh eksternal yang membuat pencegahan COVID-19 yakin untuk informan lakukan, hal ini dikarenakan semua informan belum pernah terkonfirmasi positif COVID-19 sehingga mereka merasa aman. Semua informan memiliki rasa percaya diri yang cukup untuk melakukan pencegahan COVID-19. Dari hasil wawancara dengan lima informan, semua menyampaikan bahwa  praktek individu untuk pencegahan COVID-19 adalah dengan menggunakan  masker, mencuci tangan dengan sabun dan menjaga jarak. Selain itu penting  juga untuk melakukan vaksinasi pencegahan COVID-19.


Kesimpulan: Penelitian ini menunjukkan bahwa tindakan pencegahan terhadap COVID-19 dapat didorong oleh persepsi individu tentang kerentanan, ancaman, hambatan,  keuntungan, dan pengaruh internal-eksternal.

  1. Nurhayati E, Dewi R, Sukarno A, Mulyana B, Fatmawati KA, Mursiani Y, et al. Partisipasi Program Studi Ners dalam Vaksinasi Covid-19 di Lion Operation Center ( LOC ). Jurnal Abdimas. 2021;7(4):350–4.
  2. Guo H, Yang Z, Huang R, Guo A. The digitalization and public crisis responses of small and medium enterprises: Implications from a COVID-19 survey. Frontiers of Business Research in China. 2020;14(1):1–25.
  3. Snelling. Introduction to health promotion. 2014.
  4. Notoadmodjo S. Promosi kesehatan teori dan aplikasinya. Promosi kesehatan teori dan aplikasinya. Jakarta: Rineka Cipta; 2014.
  5. Musa S, Aifuwa HO. CORONAVIRUS PANDEMIC IN NIGERIA: HOW CAN SMALL AND MEDIUM ENTERPRISES (SMEs) COPE AND FLATTEN THE CURVE? European Journal of Accounting. 2020;6(5):3466–7037.
  6. Ahlstrom, D., Arregle, J.L., Hitt, M. A, Qian, G., Ma, X, & Faems D. Managing Technological, Sociopolitical, dan Institutional Change in the New Normal. Normal Journal of Management Studies. 2020;57(3):411–37.
  7. Hidayat WW, Yuniati T. Implications of Covid-19 Pandemic on MSMEs to Economy, Society: Case in the Country of Indonesia. Systematic Reviews in Pharmacy. 2021;12(4):10–8.
  8. Fourqoniah F, Aransyah MF. The impact of COVID-19 epidemic on development of micro, small and medium enterprises policy in East Kalimantan government. Jurnal Perspektif Pembiayaan dan Pembangunan Daerah. 2021;9(2):161–70.
  9. Akpan IJ, Udoh EAP, Adebisi B. Small business awareness and adoption of state-of-the-art technologies in emerging and developing markets, and lessons from the COVID-19 pandemic. Journal of Small Business and Entrepreneurship. 2020;0(0):1–18.
  10. Kollmann J, Kocken PL, Syurina E V, Hilverda F. The role of risk perception and affective response in the COVID-19 preventive behaviours of young adults: a mixed methods study of university students in the Netherlands. BMJ Open. 2022 Jan 25;12(1):e056288.
  11. Rusli Z, Yuliani F, Sulistianingsih E, Adianto, Sadad A. Pemberdayaan Masyarakat Miskin Melalui Program Usaha Ekonomi Desa-Simpan Pinjam (Ued-Sp). Jurnal Kebijakan Publik. 2012;3(2):59–141.
  12. Sumodiningrat, G., & Wulandari A. Menuju Ekonomi Berdikari Pemberdayaan UMKM dengan Konsep OPOP-OVOP-OVOC. Yogyakarta: Media Pressindo; 2015.
  13. Nugrahani R. Peran desain grafis pada label dan kemasan produk makanan umkm. Jurnal Imajinasi. 2015;IX(2):127–36.
  14. Resmi S, Pahlevi RW, Sayekti F. The growth of creative micro, small, and medium enterprises (Msmes) business in special region of yogyakarta before and after covid-19 pandemic. International Journal of Entrepreneurship. 2020;24(4):1–8.
  15. Peters A, Vetter P, Guitart C, Lotfinejad N PD. Understanding the emerging coronavirus?: what is means for health security and infection prevention. Journal of Hospital Infection. 2020;104:440–8.
  16. Korn L, Siegers R, Eitze S, Sprengholz P, Taubert F, Böhm R, et al. Age Differences in COVID-19 Preventive Behavior: A Psychological Perspective. Eur Psychol. 2021;26(4):359–72.
  17. Nurhadianti dini diah. COVID-19 dan Perubahan Perilaku Menuju Adaptasi Kebiasaan Baru. 2020.
  18. Yuningsih R. Promosi Kesehatan Pada Kehidupan New Normal Pandemi Covid-19. Info singkat. 2020;XII(11):13–8.
  19. Maksudi MY, Ade M, Windu SD, Zabidi I, Zabidi I, ... … Kepada Masyarakat" Pentingnya Selalu Mengikuti Protokol Kesehatan Dan Strategi Bertahan Bagi Pelaku Usaha Umkm Tasikmalaya Di Masa Pandemi Covid-19". 2020;1(2):33–8.
  20. Rezki R, Rajindra R, Rahman A. Strategi Usaha Mikro Kecil Bertahan di Masa Pandemic Covid-19. J Kolaboratif Sains. 2022;5(7):434–40.
  21. Rajindra R. Intellectual Capital’s influence on the Financial Performance of Manufacturing Companies. ATESTASI J Ilm Akunt. 2021;4(1):19–27.
This article is distributed under the Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License (CC BY-SA 4.0). This license supports open dissemination, sharing, adaptation, and responsible reuse while preserving author ownership and requiring appropriate attribution.

Downloads

Download data is not yet available.

Most read articles by the same author(s)

Similar Articles

<< < 82 83 84 85 86 87 88 89 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.