Peran Guru dalam Mengembangkan Kemandirian Anak melalui Kegiatan Pembiasaan di TK Mandiri, Desa Bunga Bunga, Kecamatan Matakali

Authors

  • Hasnah Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Palu
  • Muhammad Rizal Masdul Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Palu
  • Nur Azizah Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Palu

Keywords:

anak usia dini, kemandirian, pembiasaan, peran guru

Abstract

Kemandirian merupakan bagian penting dari perkembangan sosial-emosional anak usia dini karena berkaitan dengan kemampuan mengatur diri, bertanggung jawab, mengambil inisiatif, dan melakukan aktivitas sehari-hari tanpa ketergantungan berlebihan pada orang dewasa. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan peran guru dan implikasinya dalam mengembangkan kemandirian anak melalui kegiatan pembiasaan di TK Mandiri, Desa Bunga Bunga, Kecamatan Matakali. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan nuansa fenomenologis. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis melalui reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan dengan triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru berperan sebagai fasilitator, pembimbing, teladan, dan motivator. Pembiasaan diwujudkan melalui kegiatan rutin, spontan, dan terprogram, seperti menata sepatu dan tas, mencuci tangan, berdoa, merapikan alat bermain, mengucapkan salam dan terima kasih, serta tugas kebersihan. Pembiasaan yang konsisten meningkatkan kemampuan anak mengurus diri, menyelesaikan tugas, berinisiatif, bertanggung jawab, percaya diri, dan membantu teman. Keberhasilan dipengaruhi oleh lingkungan sekolah yang mendukung, sedangkan keterbatasan fasilitas dan ketidakkonsistenan pembiasaan di rumah menjadi hambatan. Temuan menegaskan bahwa kemandirian berkembang melalui kesempatan mencoba, bantuan bertahap, keteladanan, dan penguatan positif yang dilakukan secara konsisten.

References

Bandura, Albert. (1977). Social Learning Theory. Englewood Cliffs, New Jersey: Prentice-Hall.

Elan, Elan, dan Manzilatul Fathy. (2025). “Intervensi Guru terhadap Kemandirian dalam Perspektif Psikopedagogis.” As-Sibyan: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 10(1), 153–168. https://doi.org/10.32678/assibyan.v10i1.11548.

Erikson, Erik Homburger. (1963). Childhood and Society. Edisi Kedua. New York: W. W. Norton & Company.

Faizah, Khoirul, Nurul Ismaiyah, St. Hotiati, Faiqotul Muammaroh, Selfi Yatul Aini, dan Halimatus Sa’diyah. (2024). “Stimulating Children’s Independence from an Early Age Through Semada Activities.” Buhuts Al-Athfal: Jurnal Pendidikan dan Anak Usia Dini, 4(2).

Halimatussa’diah, Yulia, dan Reimond Hasangapan Mikkael Napitupulu. (2023). “Penerapan Metode Pembiasaan untuk Mendorong Perkembangan Kemandirian Anak.” Jurnal Pelita PAUD, 8(1), 90–96. https://doi.org/10.33222/pelitapaud.v8i1.3147.

Kadarsih, Sri, Al Munip, Siti Aminah, dan Hafifatul Auliya Rahmy. (2023). “Strategi Guru Pembimbing dalam Pembentukan Kemandirian Anak Usia Dini.” JIGC: Journal of Islamic Guidance and Counseling, 7(2), 114–131. https://doi.org/10.30631/jigc.v7i2.89.

Kamisykatin, Nurihi, dan Ayi Sobarna. (2022). “Analisis Kemandirian Anak Usia Dini melalui Metode Pembiasaan dalam Aktivitas Sehari Hari di TK Barokatul Ihsan.” Bandung Conference Series: Early Childhood Teacher Education, 2(2), 32–36.

Lastari, Cendya, Mastika Wati, Kompri Kompri, Rani Astria, dan Raoda Tul Jannah Maruddani. (2025). “Teachers’ Role in Developing Independence of Early Childhood Learners.” Indonesian Journal of Education Methods Development, 18(3). https://doi.org/10.21070/ijemd.v18i3.926.

Lickona, Thomas. (1991). Educating for Character: How Our Schools Can Teach Respect and Responsibility. New York: Bantam Books.

Maren, Karissa Tiara, Reni Ardiana, Mahkamah Brantasari, Andi Aslindah, dan Rizqi Syafrina. (2025). “Peran Guru dalam Mengembangkan Kemandirian Anak melalui Pembelajaran Berbasis Proyek.” TEACHING: Jurnal Inovasi Keguruan dan Ilmu Pendidikan, 5(3), 526–533. https://doi.org/10.51878/teaching.v5i3.6979.

Moleong, Lexy J. (2018). Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Montessori, Maria. (1912). The Montessori Method. New York: Frederick A. Stokes Company.

Mulyasa, Enco. (2017). Manajemen PAUD. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Piaget, Jean. (1972). The Psychology of the Child. New York: Basic Books.

Riswandi, Fitta Nurisma, Muhibbatun Nisa, Wikan Sasmita, dan Afifa Tiariyanti. (2025). “The Role of the Habituation Method in Developing Children’s Independent Behavior.” Bidayatuna: Jurnal Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah, 8(1), 99–112. https://doi.org/10.54471/bidayatuna.v8i1.3524.

Soneta, Ela, Amelia Novianti, Mutya Oqtavia, dan Renawati. (2025). “Kolaborasi Guru dan Orang Tua Menumbuhkan Kemandirian Anak Usia Dini.” Jurnal Jendela Bunda, 13(2). https://doi.org/10.32534/jjb.v13i2.7408.

Sugiyono. (2020). Metode Penelitian Kualitatif. Bandung: Alfabeta.

Vygotsky, Lev Semenovich. (1978). Mind in Society: The Development of Higher Psychological Processes. Cambridge, Massachusetts: Harvard University Press.

Yuliani, Ayu Anisa, Hadi Cahyono, dan Nurtina Irsad Rusdiani. (2024). “Strategi Guru dalam Menstimulasi Penanaman Karakter Kemandirian Anak Usia Dini pada Kegiatan Model Pembelajaran Berdiferensiasi.” JIIP: Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan, 7(9), 10421–10428. https://doi.org/10.54371/jiip.v7i9.5611.

Zahro, Qoriatul, Miftahul Nur, Dewi Muthmainnah, Aisyah Azzahra, dan Elina Intan Apriliani. (2024). “Peran Profesionalisme Guru dalam Meningkatkan Kemandirian Anak Usia Dini di TKTQ Al Hikmah Boyolali.” Indonesian Journal of Early Childhood: Jurnal Dunia Anak Usia Dini, 6(1), 192–197. https://doi.org/10.35473/ijec.v6i1.2879.

Published

2026-10-08

How to Cite

Hasnah, Muhammad Rizal Masdul, & Nur Azizah. (2026). Peran Guru dalam Mengembangkan Kemandirian Anak melalui Kegiatan Pembiasaan di TK Mandiri, Desa Bunga Bunga, Kecamatan Matakali. Iqra: Jurnal Ilmu Kependidikan Dan Keislaman, 21(2). Retrieved from https://jurnal.unismuhpalu.ac.id/index.php/IQRA/article/view/12372

Issue

Section

Articles

Most read articles by the same author(s)