Ahmadiyah dan Pembentukan Wacana Islam Moderat di Dunia Barat Modern

The Ahmadiyya Movement and the Construction of Moderate Islamic Discourse in the Modern Western World

  • Muhammad Mukhtar S Sekolah Tinggi Agama Islam DDI Pinrang, Indonesia
  • Salvia Salmawati Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar, Indonesia
  • Samriono Universitas Islam Negeri Abdul Muthalib Sangajhi, Indonesia
  • Widia Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar, Indonesia
  • Rahmawati Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar, Indonesia
Keywords: Ahmadiyah, dunia Barat modern, media keagamaan, diplomasi publik, moderasi beragama

Abstract

Penelitian ini mengkaji perkembangan Ahmadiyah dan pengaruhnya dalam konteks dunia Barat modern dengan menyoroti peran sosial, media, dan diplomasi publik yang dijalankan komunitas ini. Melalui metode studi pustaka, penelitian ini menelaah literatur akademik, laporan hak asasi manusia, publikasi internal Ahmadiyah, serta sumber-sumber media yang relevan untuk memahami bagaimana gerakan ini membangun citra Islam yang damai dan moderat. Temuan penelitian menunjukkan bahwa Ahmadiyah berhasil memanfaatkan media global seperti Muslim Television Ahmadiyya (MTA), jaringan literasi keagamaan, serta kampanye sosial Love for All, Hatred for None sebagai instrumen pendidikan publik dan diplomasi keagamaan. Di dunia Barat, komunitas Ahmadiyah tampil sebagai agen dialog antaragama, promotor toleransi, dan aktor yang aktif dalam kegiatan kemanusiaan, sehingga berkontribusi pada konstruksi wacana Islam inklusif. Namun, pengaruh ini masih jarang dikaji secara komprehensif dalam kajian akademik, khususnya dalam perspektif sosial, keagamaan, dan pendidikan Islam kontemporer. Penelitian ini menegaskan pentingnya melihat Ahmadiyah sebagai salah satu model keberagamaan minoritas yang relevan dalam penguatan nilai moderasi dan literasi keagamaan di masyarakat Barat modern

References

  1. Adeni, A., Hasanah, S., & Bakti, A. F. (2021). Involvement of the Jemaah Ahmadiyah Indonesia (JAI) in Promoting “Peaceful Islam” Through the Website. Proceeding of Saizu International Conference on Transdisciplinary Religious Studies, 82–89. https://doi.org/10.24090/icontrees.2021.14
  2. Ahmadiyah, A. S., Sarno, R., Hidayati, S. C., Anggraini, R., Sungkono, K. R., & Munif, A. (2024). Evaluasi Capstone Project Desain Antarmuka Aplikasi Untuk Guru MGMP TIK Surabaya. Abdi Jurnal Pengabdian Dan Pemberdayaan Masyarakat, 6(3), 531–538. https://doi.org/10.24036/abdi.v6i3.905
  3. Ali, T. R., Sugiarto, B., & Sabiq, A. (2022). Strategi Bertahan Kelompok Minoritas Agama Menghadapi Diskriminasi: Pengalaman Jemaat Ahmadiyah Indonesia Banjarnegara Jawa Tengah. Nuansa Jurnal Penelitian Ilmu Sosial Dan Keagamaan Islam, 19(2), 146–165. https://doi.org/10.19105/nuansa.v19i2.6580
  4. Alnizar, F. (2025). The Language of Exclusion: Ideology and Power in the Fatwa of the Majelis Ulama Indonesia on Ahmadiyah. Journal of Islamic Law, 6(1), 67–88. https://doi.org/10.24260/jil.v6i1.3338
  5. Amaliah, R. A., Amri, M., & Mahmuddin, M.-. (2023). AHMADIYAH (Analisis Kritis Terhadap Teologi Dan Pemikirannya). Jurnal Ilmu Sosial Dan Humaniora, 1(3), 187–196. https://doi.org/10.58540/isihumor.v1i3.249
  6. Azizah, M. P. N., Kurniati, M. K. A., & Haryanti, R. S. R. (2022). Pelanggaran Norma Hak Asasi Manusia Terhadap Warga Ahmadiyah Dalam Novel Maryam Karya Okky Madasari. Jurnal Skripta, 8(2), 54–68. https://doi.org/10.31316/skripta.v8i2.1909
  7. Baihaqi, M. I. F., AM, F., Maulana, I., Rahmawadi, I., & Rizki, M. (2025). Significant Others and Social Transformation: An Examination of the Ahmadiyah Conflict in Lombok. JSGDS, 1(1), 22–29. https://doi.org/10.64021/jsgds.1.1.22-29.2025
  8. BN, A. M. T., Misbahuddin, M., & Kurniati, K. (2022). Menyoal Keadilan Sosial Terhadap Jemaat Ahmadiyah Di Indonesia Perspektif Islam Dan Sila Ke-5 Pancasila. Bilancia Jurnal Studi Ilmu Syariah Dan Hukum, 16(2), 271–293. https://doi.org/10.24239/blc.v16i2.1321
  9. Daou, F. (2025). Religions Beyond Borders: The Ambivalence and Effectiveness of Religious Engagement in Public and Global Affairs. Religion and Development, 3(2), 127–155. https://doi.org/10.30965/27507955-00302002
  10. Faisal, M. (2020). Susur Galur Tarekat Naqsabandiyah Di Kepulauan Riau Berdasarkan Kitab Kaifiyah Al-Dzikir ‘Ala Tha-R?qah an-Naqsabandiyah Al-Mujaddidiyah Al-Ahmadiyah. Perada, 3(1), 11–27. https://doi.org/10.35961/perada.v3i1.65
  11. Huda, A. F., & Muhajarah, K. (2024). Otoritas Haji Dan Kebebasan Beragama: Studi Kasus Pelarangan Haji Jemaat Ahmadiyah. Al Qalam Jurnal Ilmiah Keagamaan Dan Kemasyarakatan, 18(3), 1954. https://doi.org/10.35931/aq.v18i3.3496
  12. Kim, J. M., & Kim, A. E. (2024). Religious Pluralism and a Study on Daisaku Ikeda’s Thoughts on Interreligious Dialogue. Religions, 15(12), 1501. https://doi.org/10.3390/rel15121501
  13. M. Zed. (2004). Metode Penelitian Kepustakaan. Yayasan Obor Indonesia.
  14. Mannang, A., Barsihannor, B., & Mahmuddin, M.-. (2025). Ahmaddiyah(analysis Critical to Theology and Its Development). Micjo, 2(2), 997–1002. https://doi.org/10.62567/micjo.v2i2.526
  15. Monica, A., Nur, A. L., Fauzi, A. M., & Sajari, D. (2023). Teologi Ahmadiyah Di Indonesia. Indonesian Journal of Islamic Theology and Philosophy, 5(2), 117. https://doi.org/10.24042/ijitp.v5i2.19754
  16. Mukhtar S. Muhammad. (2024). Internalization of the Values of Religious Moderation in Islamic Religious Education at State Senior High School 2 Pinrang. IJoASER (International Journal on Advanced Science, Education), 7(3), 419–425. https://doi.org/https://doi.org/10.33648/ijoaser.v7i3.713
  17. Muhtador, M. (2021). Doktrin Kenabian Ahmadiyah Perspektif Teologis Dan Analisis Sejarah Kemunculan. Juspi (Jurnal Sejarah Peradaban Islam), 4(2), 72. https://doi.org/10.30829/juspi.v4i2.8508
  18. Padang, K., & Surajiman, S. (2021). Penegakan Hukum Pelanggaran Hak Asasi Manusia Kebebasan Beragama Dan Berkeyakinan (Studi Kasus: Perusakan Masjid Ahmadiyah Di Kab. Sintang, Prov. Kalimantan Barat). Journal of Islamic and Law Studies, 6(1). https://doi.org/10.18592/jils.v5i2.5796
  19. Putri, T. A., Nulhaqim, S. A., & Fedryansyah, M. (2021). Analisa Konflik Ahmadiyah Di Sukabumi Dalam Peberitaan Media Massa Rentang Tahun 2008-2020. Jurnal Kolaborasi Resolusi Konflik, 3(2), 179. https://doi.org/10.24198/jkrk.v3i2.35151
  20. Rasyid, M. D. M. M. S. M. T. H. P. (2021). Manajemen Pengembangan Kurikulum Pendidikan Agama Islam Dalam Perspektif Pendidikan Multikultural Di Man 3 Sleman. Educandum Jurnal Ilmiah Pendidikan, 7(2), 219–229. https://blamakassar.e-journal.id/educandum/article/view/545/354
  21. Rizkita, M., & Riyanto, W. F. (2023). Violence Against Ahmadiyya as Productive Intolerance: Adressing Jeremy Menchik’s Godly Nationalism. Jurnal Fuaduna Jurnal Kajian Keagamaan Dan Kemasyarakatan, 7(2), 167. https://doi.org/10.30983/fuaduna.v7i2.8011
  22. Shadrina, O. N. (2021). Philosophical Review of Faith and Religion in the Conditions of the Post-Secular World: From J.W. Goethete’s Wandering to Religious Consumerism. Voprosy Filosofii, 3, 101–112. https://doi.org/10.21146/0042-8744-2021-3-101-112
  23. Shankar, S. (2022). A Missing Link: African Christian Resonances in the Rise of Indian Muslim and Hindu Missions. Studies in World Christianity, 28(2), 169–187. https://doi.org/10.3366/swc.2022.0388
  24. Simamora, A. R., Hamid, A., & Hikmawan, M. D. (2020). Diskriminasi Terhadap Kelompok Minoritas Jemaat Ahmadiyah Indonesia (JAI) Di Tangerang Selatan. Ijd-Demos, 1(1). https://doi.org/10.31506/ijd.v1i1.4
  25. Sutrisno Hadi. (2007). Metodologi Research. Andi Offset.
  26. SW, M. P., Fitriyah, N., Kurniawati, R. N. K., & Muldi, A. (2024). Komunikasi Partisipatif Program Perlindungan Khusus Anak Kelompok Minoritas Untuk Mencegah Kekerasan Pada Anak Jamaah Ahmadiyah Di Provinsi Nusa Tenggara Barat. Jurnal Multidisiplin Teknologi Dan Arsitektur, 2(1), 129–143. https://doi.org/10.57235/motekar.v2i1.2187
  27. Tarhan, R. M., & Abdullah, A. (2024). Ahmadiyah: Analisis Terhadap Teologi Dan Perkembangan. Jurnal Alwatzikhoebillah Kajian Islam Pendidikan Ekonomi Humaniora, 10(1), 232–243. https://doi.org/10.37567/alwatzikhoebillah.v10i1.2611
  28. W. George, M. (2008). The Elements of Library Research. Princeton University Press.
  29. Yaqin, N. A. (2020). Menagih Hak Beragama Muslim Ahmadiyah Dan Syiah Sampang Dalam Perspektif Nalar Maqâ?idî. Religi Jurnal Studi Agama-Agama, 16(2). https://doi.org/10.14421/rejusta.2020.1602-05
  30. Yunifa, P., & Afiatin, T. (2023). The Marital Adjustment Dynamics of Ahmadi and Non-Ahmadi Descent of the Ahmadiyya Jamaat in Indonesia. Anima Indonesian Psychological Journal, 38(2), e04. https://doi.org/10.24123/aipj.v38i2.4938
  31. Yuzar, S. K. (2023). Interpretasi Basyiruddin Mahmud Ahmad Atas Ayat-Ayat Khatam Al-Anbiya’ (Analisis Kitab Tafsir Ahmadiyah: Quranummajid). At-Tahfidz, 3(02), 31–46. https://doi.org/10.53649/at-tahfidz.v3i02.357
Published
2026-01-19
How to Cite
Mukhtar S, M., Salvia Salmawati, Samriono, Widia, & Rahmawati. (2026). Ahmadiyah dan Pembentukan Wacana Islam Moderat di Dunia Barat Modern : The Ahmadiyya Movement and the Construction of Moderate Islamic Discourse in the Modern Western World. Iqra: Jurnal Ilmu Kependidikan Dan Keislaman, 21(1), 56-64. https://doi.org/10.56338/iqra.v21i1.9526
Section
Articles