Faktor-Faktor Apa Saja Yang Berhubungan Dengan Pencapaian Pelaksanaan Ambulasi Dini Pada Ibu Pascapartum Di Ruang Rawat Inap RSKDIA Siti Fatimah Makassar

Elfina Elfina (1), Risma Muchtar (2), Fadly Umar (3)
(1) Akademi Kebidanan Graha Ananda Palu
(2) Akademi Kebidanan Graha Ananda Palu
(3) Akademi Kebidanan Graha Ananda Palu
Fulltext View | Download
How to cite :
Elfina, E., Muchtar, R., & Umar, F. (2019). Faktor-Faktor Apa Saja Yang Berhubungan Dengan Pencapaian Pelaksanaan Ambulasi Dini Pada Ibu Pascapartum Di Ruang Rawat Inap RSKDIA Siti Fatimah Makassar. Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia, 2(2), 129–136. https://doi.org/10.56338/mppki.v2i2.569

Ibu biasanya khawatir gerakan-gerakan yang di lakukan akan menimbulkan dampak yang tidak di inginkan. Padahal, apabila ibu bersalin melakukan ambulasi dini, itu bisa memperlancar terjadinya proses involusi uteri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan pencapaian pelaksanaan ambulasi dini pada ibu pascapartum. Desain penelitian yang di gunakan dalam penelitian ini adalah â€cross sectional study†Sampel dalam penelitian ini berjumlah 35 orang. Sampel diambil dengan teknik non probability sampling yaitu purposive sampling. Variabel independen adalah pengetahuan, bimbingan bidan/perawat, jenis pertolongan persalinan dan dukungan keluarga. Variabel dependen adalah ambulasi dini pasca partum. Instrumen penelitian dengan menggunakan lembar kuesioner dan lembar observasi.  Berdasarkan  hasil uji Fischer’s exact test dengan taraf kesalahan (α)=0,05 diperoleh nilai p=0,006 untuk pengetahuan, nilai p=0,000 untuk bimbingan perawat/bidan, nilai p=0,001 untuk jenis pertolongan persalinan dan nilai p=0,003 untuk dukungan keluarga. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa Ada hubungan yang signifikan antara pengetahuan, bimbingan perawat/bidan, jenis pertolongan persalinan dan dukungan keluarga dengan pelaksanaan ambulasi dini pasca partum.

 

  1. Tanton, “Prolaps Genetalis,†2010. [Online]. Available: lusa.web.id. [Accessed: 14-Mar-2014].
  2. Salamah Ummu Hamnah, “Senam Nifas,†2008. [Online]. Available: akhwat.web.id. [Accessed: 14-Mar-2014].
  3. Askepasbid, “Deteksi Dini Pada Masa Nifas,†2009. [Online]. Available: askepasbid.wordpress.com. [Accessed: 14-Mar-2014].
  4. Brunner dan Suddarth, Buku Ajar Keperawatan Medikal Bedah, 8th ed. Jakarta: EGC, 2002.
  5. Ratihrochmat, “Kebutuhan Dasar Ibu Nifas,†2009. [Online]. Available: ratihrochmat.wordpress.com. [Accessed: 14-Mar-2014].
  6. Depkes R. I., “KepMenKes RI Nomor 796/Menkes/SKVIII/2012. Tentang Pedoman Teknis Pengendalian Kanker Payudara dan Kanker Leher Rahim,†2012. [Online]. Available: hukor.depkes.go.id.
  7. B. Eileen, Senam Hamil & Nifas-Pedoman Praktis Bidan. Jakarta: EGC, 2007.
  8. D. K. S. Selatan, “Profil kesehatan Sulawesi Selatan 2008,†Diperoleh dari http//dinkes-sulsel. go. id/new/images/pdf/profil/profil% 20kesehatan% 20sulsel, vol. 20, no. 2008, p. 20, 2009.
  9. Sastro Asmoro Sudigdo, Ismail Sofyan, Dasar-Dasar Metodologi Penelitian Klinis. Jakarta: Binarupa Aksara, 1995.
  10. S. Notoatmodjo, Pengantar Pendidikan Kesehatan dan Ilmu Perilaku Kesehatan. Yogyakarta: Andi of Set, 2003.
  11. Hidayat, “Faktor yang Berhubungan dengan Kemandirian Pelaksanaan Ambilasi Dini.,†2004.
  12. N. . Yanti, “Faktor yang Mempengaruhi Pelaksanaan Ambulasi Dini,†2010.
This article is distributed under the Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License (CC BY-SA 4.0). This license supports open dissemination, sharing, adaptation, and responsible reuse while preserving author ownership and requiring appropriate attribution.

Downloads

Download data is not yet available.