Penerapan Media Meronce Manik-Manik dalam Meningkatkan Motorik Halus Anak di TK Negeri Pembina Tabongo, Kecamatan Tabongo, Kabupaten Gorontalo

Application of Bead Meronce Media in Improving Children's Fine Motorcycles at the Pembina Tabongo State Kindergarten, Tabongo District, Gorontalo Regency

Authors

  • Saurin H. Tuna Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Palu
  • Muhammad Rizal Masdul Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Palu
  • Mansur Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Palu

DOI:

https://doi.org/10.56338/jks.v9i4.12329

Keywords:

anak usia dini, media meronce, motorik halus, pembelajaran manipulatif

Abstract

Motorik halus menjadi fondasi bagi kesiapan menulis, menggambar, menggunting, mengancingkan pakaian, dan berbagai aktivitas mandiri anak. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan penerapan media meronce manik-manik serta implikasinya terhadap kemampuan motorik halus anak di TK Negeri Pembina Tabongo. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Data diperoleh melalui observasi, wawancara guru dan peserta didik, serta dokumentasi, kemudian dianalisis dengan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan; keabsahan diperkuat melalui triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media meronce diterapkan secara bertahap dari manik berukuran besar ke kecil dan dari bentuk sederhana ke lebih beragam. Anak diberi kesempatan memilih warna dan bentuk sesuai minat. Penerapan tersebut memperkuat kemampuan menjepit dan memegang benda kecil, ketepatan memasukkan manik ke tali, koordinasi mata-tangan, keluwesan jari, ketelitian, serta kesiapan memegang alat tulis. Dampak lain terlihat pada peningkatan konsentrasi, ketekunan, kreativitas, keberanian mencoba, dan rasa percaya diri. Temuan menunjukkan bahwa meronce manik-manik merupakan media manipulatif yang efektif apabila disusun dengan tingkat kesulitan bertahap, aman, menarik, dan disertai pendampingan guru yang responsif.

References

Agustin, Fini Welsa, Heri Yusuf Muslihin, Aini Loita, dan Dadan Nugraha. (2025). “Stimulasi Kemampuan Motorik Halus Anak Usia 4–5 Tahun melalui Kegiatan Meronce Pompom di TK Perwari 1 Kota Tasikmalaya.” Ar-Raihanah: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini, 5(2), 165–173. https://doi.org/10.53398/arraihanah.v5i2.670.

Anggraeni, Sofie, Mu’ammar, Asrul Faruq, dan Nida Adilah. (2024). “Implementasi Alat Permainan Edukatif (APE) Keterampilan Meronce untuk Menumbuhkan Perkembangan Sensorik dan Motorik Anak Usia Dini.” Al Tahdzib: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini, 3(1), 1–16. https://doi.org/10.54150/altahdzib.v3i1.330.

Anisyah, Dewi Rifka, Sumardi Sumardi, dan Heri Yusuf Muslihin. (2022). “Peningkatan Kemampuan Motorik Halus melalui Kegiatan Menganyam dengan Media Loose Parts pada Anak Usia Dini di TK Bias Sidamulya.” Jurnal PAUD Agapedia, 6(2). https://doi.org/10.17509/jpa.v6i2.52009.

Arsyad, Azhar. (2017). Media Pembelajaran. Jakarta: RajaGrafindo Persada.

Dermawati, dan St. Maria Ulfah. (2025). “Peningkatan Motorik Halus Anak melalui Kegiatan Meronce dengan Sedotan Warna-Warni di KB Yaminas Muhajir.” CENDEKIA: Jurnal Penelitian dan Pengkajian Ilmiah, 2(8), 1627–1637. https://doi.org/10.62335/cendekia.v2i8.1704.

Fithria, Linda. (2022). “Meningkatkan Kemampuan Motorik Halus Anak Usia Dini melalui Kegiatan Meronce di Taman Kanak-Kanak Nusa Indah Kota Payakumbuh.” Journal on Education, 4(4), 1177–1183. https://doi.org/10.31004/joe.v4i4.532.

Hamalik, Oemar. (2020). Proses Belajar Mengajar. Jakarta: Bumi Aksara.

Hasna, Sania, Fitri Anggraeni, dan Dwi Ambarwati. (2025). “Efektivitas Terapi Bermain Meronce Manik terhadap Perkembangan Motorik Halus pada Anak Usia Pra Sekolah.” Jurnal Manajemen Kesehatan dan Keperawatan, 2(3), 147–153. https://doi.org/10.35968/c31e5p72.

Irmayanti, Ade, Sri Jamilah, dan Kaharuddin. (2025). “Pengembangan Kegiatan Meronce untuk Meningkatkan Kemampuan Motorik Halus Anak Usia Dini.” Pelangi: Jurnal Pemikiran dan Penelitian Pendidikan Islam Anak Usia Dini, 7(2), 468–482. https://doi.org/10.52266/pelangi.v7i2.5331.

Juniarti, Rahmia, Baik Nilawati Astini, dan Ika Rachmayani. (2023). “Pengembangan Kegiatan Meronce dengan Manik-Manik untuk Meningkatkan Motorik Halus Anak Usia 5–6 Tahun TK Al-Banna Kota Mataram Tahun Ajaran 2022/2023.” Jurnal Mutiara Pendidikan, 3(3), 92–101. https://doi.org/10.29303/jmp.v3i3.5368.

Kementerian Agama Republik Indonesia. (2020). Al-Qur’an dan Terjemahan. Jakarta: Kementerian Agama Republik Indonesia.

Mansur. (2026). Metode Penelitian: Konsep, Prosedur dan Aplikasi Ilmiah. Palu: Faqih Publishing.

Miles, Matthew B., dan A. Michael Huberman. (1994). Qualitative Data Analysis: An Expanded Sourcebook. Thousand Oaks: Sage Publications.

Moleong, Lexy J. (2018). Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.

Mulyasa, E. (2012). Manajemen PAUD. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Piaget, Jean. (1952). The Origins of Intelligence in Children. New York: International Universities Press.

Rachman, Sry Anita, Samsul Mujtahidin, dan Herni Sasakawati. (2023). “Penerapan Teknik Bermain Meronce dalam Meningkatkan Kemampuan Motorik Halus Anak di Taman Kanak-Kanak Pertiwi Desa Semaya.” Jurnal Asimilasi Pendidikan, 1(2), 56–61. https://doi.org/10.61924/jasmin.v1i2.9.

Sudjana, Nana, dan Ahmad Rivai. (2013). Media Pengajaran. Bandung: Sinar Baru Algensindo.

Sumantri. (2005). Model Pengembangan Keterampilan Motorik Anak Usia Dini. Jakarta: Departemen Pendidikan Nasional.

Suyadi. (2020). Media Pembelajaran Anak Usia Dini. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Warti, Warti, dan Wahyudi Wahyudi. (2024). “Meronce Activities as a Means of Improving Fine Motor Skills in Early Children.” Al Hikmah: Indonesian Journal of Early Childhood Islamic Education, 8(1), 217–229.

Downloads

Published

2026-04-30

Most read articles by the same author(s)

1 2 > >>