Pengaruh Edukasi Kesehatan Terhadap Tingkat Pengetahuan Siswa Mengenai Penyalahgunaan NAPZA di SMKN 1 Banawa Kabupaten Donggala

The Influence of Health Education on Students' Knowledge Level Regarding Drug Abuse at SMKN 1 Banawa, Donggala Regency

  • Desimawati Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu, Sulawesi Tengah, Indonesia
  • Ahmad Yani Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu, Sulawesi Tengah, Indonesia
  • Indra Afrianto Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu, Sulawesi Tengah, Indonesia
  • Fathurahmi F. Rum Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu, Sulawesi Tengah, Indonesia
  • Vidyana Aulia Rahma Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu, Sulawesi Tengah, Indonesia
  • Revi Ekasetya Pratiwi Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu, Sulawesi Tengah, Indonesia
  • Renni Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu, Sulawesi Tengah, Indonesia
Keywords: Edukasi Kesehatan, Pengetahuan, NAPZA, Remaja, Siswa

Abstract

Pendahuluan: Penyalahgunaan Narkotika, Psikotropika, dan Zat Adiktif (NAPZA) merupakan salah satu permasalahan kesehatan masyarakat yang mengancam kehidupan remaja. Remaja merupakan kelompok usia yang rentan terhadap penyalahgunaan NAPZA karena tingginya rasa ingin tahu, pengaruh teman sebaya, serta kurangnya pengetahuan mengenai bahaya NAPZA. Edukasi kesehatan merupakan salah satu strategi promosi kesehatan yang dapat meningkatkan pengetahuan sehingga mampu mencegah perilaku penyalahgunaan NAPZA sejak dini. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh edukasi kesehatan terhadap tingkat pengetahuan siswa mengenai penyalahgunaan NAPZA di SMKN 1 Banawa Kabupaten Donggala.

Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain Pre-Experimental menggunakan rancangan One Group Pre-Test Post-Test Design. Penelitian dilaksanakan di SMKN 1 Banawa Kabupaten Donggala dengan jumlah sampel sebanyak 100 siswa yang dipilih menggunakan teknik Simple Random Sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner pengetahuan sebelum (pre-test) dan sesudah (post-test) pemberian edukasi kesehatan. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank Test.

Hasil: Sebelum diberikan edukasi kesehatan, tingkat pengetahuan siswa berada pada kategori kurang sebanyak 33%, kategori cukup 35%, dan kategori baik 32%, dengan rata-rata skor pengetahuan sebesar 10,39. Setelah diberikan edukasi kesehatan terjadi peningkatan tingkat pengetahuan, yaitu kategori cukup sebesar 5% dan kategori baik sebesar 95%, dengan rata-rata skor meningkat menjadi 14,23. Hasil uji Wilcoxon menunjukkan nilai Z = -7,084 dengan p-value = 0,000 (p<0,05) yang menunjukkan terdapat pengaruh signifikan edukasi kesehatan terhadap peningkatan tingkat pengetahuan siswa mengenai penyalahgunaan NAPZA.

Kesimpulan: Edukasi kesehatan berpengaruh signifikan terhadap peningkatan tingkat pengetahuan siswa mengenai penyalahgunaan NAPZA di SMKN 1 Banawa Kabupaten Donggala. Edukasi kesehatan dapat dijadikan sebagai salah satu strategi promotif dan preventif dalam mencegah penyalahgunaan NAPZA di lingkungan sekolah.

 

Introduction: Drug abuse remains a major public health problem among adolescents. Adolescents are particularly vulnerable to drug abuse due to curiosity, peer influence, and limited knowledge regarding the dangers of drugs. Health education is one of the health promotion strategies that can improve knowledge and prevent drug abuse among students. This study aimed to determine the effect of health education on students' knowledge regarding drug abuse at SMKN 1 Banawa, Donggala Regency.

Methods: This study employed a quantitative approach using a Pre-Experimental One Group Pre-Test Post-Test Design. The study involved 100 students selected through Simple Random Sampling. Data were collected using knowledge questionnaires administered before and after the health education intervention. Data were analyzed using univariate analysis and the Wilcoxon Signed Rank Test.

Results: Before the intervention, students' knowledge levels were categorized as poor (33%), moderate (35%), and good (32%) with a mean score of 10.39. After the intervention, knowledge increased, with 95% of students categorized as having good knowledge and 5% moderate knowledge. The mean score increased to 14.23. The Wilcoxon test yielded Z = -7.084 and p-value = 0.000 (p<0.05), indicating a significant effect of health education on students' knowledge regarding drug abuse.

Conclusion: Health education significantly improved students' knowledge regarding drug abuse at SMKN 1 Banawa, Donggala Regency. Health education should be implemented continuously as a preventive strategy to reduce the risk of drug abuse among adolescents.

References

Badan Narkotika Nasional. (2023). Indonesia Drugs Report 2023. Jakarta: Badan Narkotika Nasional.
Badan Narkotika Nasional. (2024). Laporan Tahunan Badan Narkotika Nasional Republik Indonesia Tahun 2024. Jakarta: BNN RI.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2022). Profil Kesehatan Indonesia Tahun 2022. Jakarta: Kementerian Kesehatan RI.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2023). Pedoman Promosi Kesehatan di Sekolah. Jakarta: Direktorat Promosi Kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakat.
Green, Lawrence W., & Kreuter, Marshall W.. (2005). Health Program Planning: An Educational and Ecological Approach (4th ed.). New York: McGraw-Hill.
Notoatmodjo, Soekidjo. (2018). Promosi Kesehatan dan Perilaku Kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta.
Notoatmodjo, Soekidjo. (2018). Metodologi Penelitian Kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta.
Nursalam. (2020). Metodologi Penelitian Ilmu Keperawatan: Pendekatan Praktis (5th ed.). Jakarta: Salemba Medika.
Sugiyono. (2022). Metode Penelitian Kuantitatif. Bandung: Alfabeta.
World Health Organization. (2023). Adolescent Health. Geneva: World Health Organization.
United Nations Office on Drugs and Crime. (2023). World Drug Report 2023. Vienna: UNODC.
Rahmawati, D., Sari, N., & Putra, A.. (2022). Pengaruh pendidikan kesehatan terhadap pengetahuan remaja tentang bahaya penyalahgunaan narkoba. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 10(2), 125–133.
Sari, R., & Putra, Y.. (2023). Efektivitas penyuluhan kesehatan terhadap peningkatan pengetahuan siswa tentang bahaya narkoba. Jurnal Promosi Kesehatan Indonesia, 18(1), 45–53.
Published
2026-08-31