PEMANFAATAN PELAYANAN KESEHATAN DAN PENGGUNAAN AIR SUNGAI DENGAN KELUHAN KESEHATAN KULIT PADA MASYARAKAT

Yeni Riza (1), Fahrurazi Fahrurazi (2), Erwin Ernadi (3)
(1) Fakultas Kesehatan Masyarakat UNISKA Banjarmasin
(2) Fakultas Kesehatan Masyarakat UNISKA Banjarmasin
(3) Fakultas Kesehatan Masyarakat UNISKA Banjarmasin
Fulltext View | Download
How to cite :
Riza, Y., Fahrurazi, F., & Ernadi, E. (2018). PEMANFAATAN PELAYANAN KESEHATAN DAN PENGGUNAAN AIR SUNGAI DENGAN KELUHAN KESEHATAN KULIT PADA MASYARAKAT. Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI), 1(1), 12–16. https://doi.org/10.56338/mppki.v1i1.131

Hasil pemantauan kualitas air sungai oleh Badan Lingkungan Hidup Kota Banjarmasin tahun 2013, 2014, dan 2015 diperoleh hasil bahwa Sungai Martapura dan Sungai Barito termasuk dalam status cemar berat. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pemanfaatan pelayanan kesehatan dan penggunaan air sungai dengan keluhan kesehatan kulit pada masyarakat sekitar sungai Pangambangan Banjarmasin. Target penelitian ini diharapkan dapat dilakukan pengabdian kepada masyarakat di sekitar sungai pengambangan Banjarmasin agar masyarakat dapat lebih meningkatkan pengetahuan, sikap dan tindakannya terhadap hidup sehat dan mampu memanfaatkan pelayanan kesehatan, khususnya Puskesmas terdekat. Metode penelitian yang digunakan deskriptif dengan pendekatan cross sectional. Sampel dilakukan secara purposive sampling yaitu pengambilan sampel dengan tidak memberikan peluang yang sama dari setiap anggota populasi. Instrumen penelitian ini menggunakan kuesioner dengan teknik wawancara. Analisa data menggunakan uji statistik Chi Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar masyarakat tidak menggunakan pelayanan kesehatan yaitu 79 responden (85,87%), sebagian besar masyarakat tidak mengalami keluhan kesehatan kulit yaitu sebesar 89 responden (96,7%). Dalam penggunaan air sungai diperoleh hasil bahwa lebih banyak responden dalam kategori menggunakan air sungai yaitu 76 responden (82,61%). Hasil uji chi square menunjukkan bahwa ada hubungan antara pemanfaatan layanan kesehatan dengan keluhan kesehatan kulit (p-value = 0,000) dan tidak ada hubungan antara penggunaan air sungai dengan keluhan kesehatan kulit p-value = 0,130)

Kata Kunci : Pemanfaatan, Pelayanan Kesehatan, Sungai

 

  1. Badan Lingkungan Hidup. (2015). Data Data Kuli-
  2. atas Air Banjrmasin Tahun 2015. Badan Ling-
  3. kungan Hidup Banjarmasin. Banjarmasin
  4. Depkes RI. (2010). Permenkes RI No. 492/
  5. MENKES/PER/IV/2010. Tentang Persyaratan
  6. Kualitas Air Minum. Depkes RI, Jakarta.
  7. Puskesmas 9 November, 2015. Laporan Tahunan
  8. Puskesmas 9 November. Banjarmasin : Puskesmas 9
  9. November
  10. Tukiran, T 1996. Pemanfaatan Pelayanan Kesehatan
  11. dan Keluarga Berencana di Daerah Transmigrasi di Sulawesi Tenggara. Jurnal Kependudukan dan Ke- bijakan UGM. Diakses tanggal 10 Juli 2017
  12. Notoatmodjo, Soekidjo, 2010. Ilmu Perilaku
  13. Kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta
  14. Supriharyono, 2002. Pelestarian Sumber Daya
  15. Tanah dan Air. Yogyakarta: Andi Offset
  16. Suryadi, Thamrin, Murad 2014. Perilaku Masyara-
  17. kat dalam Memanfaatkan Air Sungai Siak sebagai
  18. Sumber Kehidupan dan Dampaknya terhadap Es-
  19. tetika serta Kesehatan Lingkungan di Wilayah Wa-
  20. terfront City Pekanbaru. Jurnal Dinamika Ling-
  21. kungan Indonesia, Juli 2016, p 100-106 Diakses
  22. tanggal 10 Juli 2017
  23. Raksanagara, Santanu, Sari 2017. Faktor yang Me-
  24. mengaruhi Perilaku Penggunaan Air Bersih pada
  25. Masyarakat Kumuh Perkotaan berdasar atas Inte-
  26. grated Behavior Model. E-Journal Faculty of Medi-
  27. cine Universitas Padjajaran. Diakses tanggal 3 Sep-
  28. tember 2017
  29. Hutagaol Elfrida (2010). Perilaku Masyarakat Da-
  30. lam Penggunaan Air Sungai Lau Gerbong Dan
  31. Keluhan Kesehatan Kulit Di Desa Perbesi Kecama-
  32. tan Tiga Binanga Kabupaten Karo Tahun 2010.
  33. Available from: https://www.researchgate.net/
  34. publica-
  35. tion/45589495_Perilaku_Masyarakat_Dalam_Pengg
  36. unaan_Air_Sungai_Lau_Gerbong_Dan_Keluhan_K
  37. esehatan_Kulit_Di_Desa_Perbesi_Kecamatan_Tiga
  38. _Binanga_Kabupaten_Karo_Tahun_2010 [accessed
  39. Dec 27 2017].
  40. Kurniasih Eva, dkk (2015). Faktor yang berhub-
  41. ungan dengan kejadian gangguan kulit pada
  42. masyarakat di Desa Puguk Kecamatan Sungai Am-
  43. bawang Kabupaten Kubu Raya. http://
  44. repository.unmuhpnk.ac.id/312/1/JURNAL.pdf.
  45. [accessed Dec 27 2017].
  46. Budiharto. Pengantar ilmu perilaku kesehatan dan
  47. pendidikan kesehatan gigi. Jakarta: EGC; 2010. h.
  48. –21
  49. Daniel E, Montano DK. Theory of reasoned action,
  50. theory of planned behavior and the integrated be-
  51. havioral model. Dalam: Karen Glanz BKR, Viswa-
  52. nath K, penyunting. Health behavior and health ed-
  53. ucation theory, research and practice. Edisi ke-4.
  54. San Francisco: John Wiley and Sons; 2008. hlm. 67
  55. –92.
  56. Setiawan, H. 2009. Sungai MartapuraSumber Ke-
  57. hidupan. http://sebuah blog.blogspot.com /2009/02/
  58. sungaimartapura-sumber-kehidupan. Html. Diakses
  59. tanggal 27 Desember 2017.
  60. Notoatmodjo Soekidjo (2007). Promosi Kesehatan
  61. Teori dan Ilmu Perilaku. Jakarta, Rineka Cipta
This article is distributed under the Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License (CC BY-SA 4.0). This license supports open dissemination, sharing, adaptation, and responsible reuse while preserving author ownership and requiring appropriate attribution.

Downloads

Download data is not yet available.