MODEL REKONSTRUKSI KEPEMIMPINAN PENDIDIKAN: PERSPKTIF FILSAFAT PENDIDIKAN ISLAM DAN BARAT
Abstract
Penelitian ini berfokus pada pentingnya kepemimpinan pendidikan yang efektif
dalam konteks global yang semakin kompleks. Dalam era globalisasi, pendekatan
kepemimpinan pendidikan perlu direkonstruksi dengan mempertimbangkan
perspektif filosofis dari tradisi pendidikan Islam dan Barat. Tujuan penelitian ini
adalah untuk merumuskan model kepemimpinan pendidikan yang kontekstual,
mengintegrasikan nilai-nilai dari kedua tradisi tersebut. Metode penelitian yang
digunakan adalah desain kualitatif dengan pendekatan studi literatur. Populasi yang
diteliti mencakup berbagai literatur mengenai filsafat pendidikan Islam dan Barat,
sedangkan sampel diambil dari artikel, buku, dan jurnal relevan. Instrumen yang
digunakan adalah analisis dokumen dan wawancara dengan para ahli di bidang
pendidikan. Prosedur penelitian meliputi pengumpulan data, analisis konten, dan
sintesis informasi. Teknik analisis yang digunakan adalah analisis tematik untuk
mengidentifikasi pola-pola pemikiran dalam filsafat pendidikan. Temuan penelitian
menunjukkan bahwa model kepemimpinan pendidikan yang dihasilkan dapat
menggabungkan aspek-aspek etika, moral, dan praktik terbaik dari kedua tradisi.
Misalnya, pendekatan kepemimpinan yang berbasis pada nilai-nilai keadilan dan
kebersamaan dalam pendidikan Islam dapat diintegrasikan dengan prinsip-prinsip
inovasi dan efisiensi yang diusung dalam tradisi pendidikan Barat. Kesimpulan dari
penelitian ini merekomendasikan implementasi model kepemimpinan yang holistik
dan kontekstual, serta saran untuk pengembangan program pelatihan bagi pemimpin
pendidikan yang mengedepankan kolaborasi antara nilai-nilai lokal dan global.
References
Philosophy of Education. Kuala Lumpur: ISTAC.
Bass, B. M. (1985). Leadership and performance beyond expectations. New York: Free Press.
Dewey, J. (1938). Experience and education. New York: Kappa Delta Pi.
Fullan, M. (2001). Leading in a culture of change. San Francisco, CA: Jossey-Bass.
Hattie, J. (2009). Visible learning: A synthesis of over 800 meta-analyses relating to achievement.
New York, NY: Routledge.
Mulyasa, E. (2011). Manajemen pendidikan. Bandung: Remaja Rosdakarya
Bass, B. M. (1985). Leadership and performance beyond expectations. New York: Free Press.
Creswell, J. W. (2014). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches
(4th ed.). SAGE Publications.
Hersey, P., & Blanchard, K. H. (1969). Management of organizational behavior: Utilizing human
resources. Prentice-Hall.
Patton, M. Q. (2015). Qualitative research & evaluation methods: Integrating theory and practice
(4th ed.). SAGE Publications.
Sugiyono. (2017). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.
Kotter, J. P. (1996). Leading change. Harvard Business Review Press.
Al-Ghazali. (2005). Ihya’ ‘Ulum al-Din (Vol. 1–4). Beirut: Dar al-Kutub al-‘Ilmiyyah.
. Ihya Ulumiddin.
Dewey, J. (1916). Democracy and Education. Macmillan. An introduction to the philosophy of
education. New York: Macmillan.
Mulyana, A. (2021). Integrasi nilai agama dalam pendidikan. Bandung: Remaja Rosda Karya.
Hattie, J. (2009). Visible learning: A synthesis of over 800 meta-analyses relating to achievement.
Routledge.
Dokumen Resmi Pemerintah :
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. (2022). Data pendidikan di Indonesia.
https://www.kemdikbud.go.id/page/data-pendidikan).
Laporan Resmi Pemerintah :
Badan Penelitian dan Pengembangan Pendidikan. (2022). Laporan survei kepemimpinan pendidikan.
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi.
https://puslitjakdikbud.kemdikbud.go.id/publications.
Leithwood, K., & Jantzi, D. (2000). Transformational leadership effects: A replication. The
Leadership Quarterly, 11(4), 493–503. https://doi.org/10.1016/S1048-9843(00)00057-1
Nurdin, M. (2020. Pendidikan karakter di sekolah Islam terpadu. Jurnal Pendidikan Islam, 6(1), 45
60. https://doi.org/10.15575/jpi.v6i1.
Rachman, A. (2019). Persepsi siswa terhadap pendidikan berbasis nilai di sekolah internasional.
Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan, 4(2), 123–134. https://doi.org/10.24832/jpnk.v4i2.
Braun, V., & Clarke, V. (2006). Using thematic analysis in psychology. Qualitative Research in
Psychology, 3(2), 77–101. https://doi.org/10.1191/1478088706qp063oa
Kementerian
Pendidikan
dan
https://www.kemdikbud.go.id/
Kebudayaan.
(2021).
Statistik
pendidikan.
World Bank. (2020). Education and development. https://www.worldbank.org/en/topic/education
Leithwood, K., & Jantzi, D. (2000). Transformational leadership effects: A replication. The
Leadership Quarterly, 11(4), 493–503. https://doi.org/10.1016/S1048-9843(00)00057-8
Darling-Hammond, L. (2000). Teacher quality and student achievement: A review of state policy
evidence.
Education
Policy
https://doi.org/10.14507/epaa.v8n1.2000
Analysis
Archives,
8(1),
1–44.
Robinson, V. (2006). Robinson, V. M. J. (2006). Putting leadership to work: The role of the principal
in student learning. Educational Management Administration & Leadership, 34(1), 37–58.
https://doi.org/10.1177/1741143206059539
Rahayu, S. (2018). Strategi kepemimpinan pendidikan yang efektif. Jurnal Kependidikan, 6(2), 101
115.
Wulandari, R. (2019). Jaringan kolaboratif dalam pendidikan: Studi penguatan jejaring antar
pemangku kepentingan sekolah. Jurnal Administrasi Pendidikan, 26(2), 89–102.
After the manuscript is accepted for publication, authors will be required to sign a copyright transfer form. Copyright will be transferred to Universitas Muhammadiyah Palu, Postgraduate Program in Master Program in Educational Management, via e-mail. A copyright form will be sent to you via e-mail after the accepted manuscript has been submitted.


