Gerakan Reboisasi Lahan Terbuka Untuk Peningkatan Kualitas Lingkungan Di Desa Wani Ii Kabupaten Donggala
DOI:
https://doi.org/10.56338/sambulu_gana.v4i3.8552Keywords:
Pengabdian masyarakat; reboisasi; kualitas lingkungan;Abstract
Desa Wani II, Kecamatan Tanantovea, Kabupaten Donggala merupakan salah satu wilayah yang terdampak bencana tsunami tahun 2018 serta mengalami penurunan kualitas lingkungan akibat erosi, berkurangnya vegetasi, dan ketersediaan ruang terbuka hijau yang minim. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat melalui Kuliah Kerja Nyata (KKN) ini bertujuan untuk mengembalikan fungsi ekologis lahan, meningkatkan porsi ruang terbuka hijau, serta menumbuhkan kesadaran kolektif masyarakat melalui gerakan reboisasi berbasis partisipatif. Metode pelaksanaan meliputi tahapan observasi ketersediaan lahan, pelaksanaan penanaman pohon secara gotong royong, serta pemeliharaan dan evaluasi pemantauan bibit secara berkala. Hasil kegiatan pengabdian menunjukkan terlaksananya penanaman bibit pohon produktif dan peneduh (ketapang kencana dan nangka) pada dua lokasi strategis, yaitu area lahan pemukiman warga Desa Wani II dan lingkungan Pesantren Muhammadiyah Boarding School (MBS). Kehadiran tanaman ini berkontribusi terhadap penyediaan daerah resapan air, penurunan suhu mikro, serta pencegahan bahaya banjir dan erosi tanah. Dapat disimpulkan bahwa gerakan reboisasi yang terintegrasi dengan pelibatan partisipatif masyarakat dan institusi pendidikan efektif dalam meningkatkan kualitas lingkungan hidup serta mendorong keberlanjutan kelestarian alam pedesaan
References
Asrin, B. Setiawan, Dkk. (2019). PGSD Untuk Negeri : Reboisasi, Dukung Pengembangan Kampung Hijau Berbagi Tanpa Saling Menggurui. Jurnal Pendidikan Dan Pengabdian Masyarakat, 2 (2), 249 – 255.
Imamah, N. (2021). Gerakan Penghijauan Sebagai Rintisan Desa Wisata Untuk Meningkatkan Income Masyarakat Di Desa Sumokali, Candi, Sidoarjo. DINAMIS : Jurnal Pengabdian Masyarakat, 1(1), 26 – 33.
Nurdiyanto, N., Rohman, F., & Mulyono, H. (2021). Penghijauan Daerah Resapan di Desa Penpen Kecamatan Mundu Kabupaten Cirebon. Jurnal Dharma Bhakti Ekuitas, 6(1), 585–588. DOI: https://doi.org/10.52250/p3m.v6i1.401
Nurmi, N., Zakaria, F., & Gafur, M. A. (2024). Pelestarian Lingkungan dengan Penurunan Laju Erosi melalui Kegiatan Penanaman dan Pemeliharaan Pohon Reboisasi. Jurnal Pengabdian Masyarakat Teknologi Pertanian, 3(2).
Perdana, W., Sururi, M., Erdayanti, F., Brilian, V., Ristianti, A., Listiani, D., Yuliani, G., & Retnowati, W. (2020). Reboisasi jalur Lingkar Wilis: Sebuah usaha mempertahankan daerah resapan air di Kabupaten Tulungagung Jawa Timur. Jurnal Layanan Masyarakat (Journal of Public Service), 4(2), 385–389. https://doi.org/10.20473/jlm.v4i2.2020.385-389
Saepuddin, A. (2023).Penanaman Seribu Pohon sebagai Upaya Penghijauan dan Pelestarian Sumbermata Air Desa Sumberdem. Attamkin: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat, 6(1). DOI: https://doi.org/10.33379/attamkin.v6i1.2366
Widjajanti, K. (2011). Model Pemberdayaan Masyarakat. Jurnal Ekonomi Pembangunan, Universitas Semarang.
Downloads
Published
Versions
- 2026-10-30 (3)
- 2025-05-31 (2)
- 2025-09-17 (1)