Perbandingan Pendapatan Usahatani Padi Sawah Menggunakan Alat Tanam Rice Transplanter Dengan Konvensional di Desa Berdikari Kecamatan Palolo Kabupaten Sigi
Abstract
The use of seeds and labor are among the production factors that can influence the income generated from lowland rice farming. Cost efficiency of these production factors can be improved through the application of appropriate planting techniques. This study aimed to compare the income of lowland rice farming using a Rice Transplanter planting machine and the conventional planting method in Berdikari Village, Palolo District, Sigi Regency. The research was conducted from October to December 2022. A total of 20 respondents were involved in the study. Ten farmers who applied the conventional planting method were selected using simple random sampling, while ten farmers who used the Rice Transplanter were selected through purposive sampling. Data were analyzed using farm income analysis. The results showed that the average income of lowland rice farmers using the Rice Transplanter was IDR 13,362,995 per planting season. In contrast, farmers who applied the conventional planting method earned an average income of IDR 7,942,440 per planting season. These findings indicate that the use of the Rice Transplanter provides higher farm income compared to the conventional planting method, suggesting that mechanized planting technology can improve the economic performance of lowland rice farming.
References
Anggi Sahru Romdon. 2012. Kajian Tingkat Adopsi Teknologi Pada Pengelolaan Tanaman Terpadu (Ptt) Padi Sawah (Oryza Sativa L) Di Kecamatan Boja Kabupaten Kendal. Vol 8. No. 1, 2012: hal 42 – 60
Anonim,2013.http://distan.Majalahlengkap.go.id/bidtp/index.php.option=article& =2:tanam : padi-sistem-jajar-legowo&catid=2berita.
Anonim. 2013. Mentan Kenalkan Mesin Tanam Tanam Padi Produksi Balitbantan. www.litbang.deptan.go.id/.../Press-Release-Jarwo- Diakses : 24 Juni 2016.
Anonimous. 2013. Pengaruh Unsur Hara Terhadap Tanaman. Puslitbang Tanaman Pangan. Bogor. Vol 8 No. 2
Assauri, 2008.Manajemen Produksi.PE-UL. Jakarta.
Astrid A. 2017. Buletin Konsumsi Pangan vol. 8 no. 1 tahun 2017. Jakarta: Pusat Data dan Sistem Informasi Pertanian-Kementrian Pertanian Diunduh dari http://www.pertanian.go.id(Diakses pada tanggal 11 Desember 2017)
Badan Pusat Statistik (BPS) Sumatera Barat. 2016. Luas Panen (ha), Produksi Padi (ton), dan Produktivitas Padi di Sumatera Barat. Padang. https://www.sumbar.bps.go.id [diakses 17 Agustus 2018].
Badan Pusat Statistik. (2022). Proyeksi Penduduk Indonesia 2021-2022 Hasil SUPAS.Jakarta: PT.Gandewa Pramatya Arta.
Balai Besar Penelitian Tanaman Padi. 2015. Pemupukan Tanaman Padi. http://bbpadi.litbang.pertanian.go.id/index.php/infoteknologi/pemupukan-pada-tanaman-padi. Diakses pada 2 februari 2020.
Dewi, 2014. Analisis Perbandingan Pendapatan Usahatani Padi Sistem Tanam Jajar Legowo Dengan Sistem tegel Kelurahan Situmekar Sukabumi.jurnal sepa.
Harnel, 2012. Kajian teknis dan ekonomis alat tanam bibit padi manual(Transplanter).Balai Pengkajian Teknologi Pertanian Sumatera Barat.
Harris dan Lambert. 1990. Mesin dan Peralatan Usaha Tani. Gadja Mada Univesity Press.Yogyakarta.
Hutabarak, B, 1995. Pengukuran Dampak Nilai Tukar Terhadap Produksi Dan Pendapatan Petani, Jurnal Agro Ekonomi, Pusat Penelitian Sosial Ekonomi Pertanian, Dapartemen Pertanian.
Hutapea, Y. Dkk. 2018. Analisis Perbandingan Pendapatan Penangkaran Benih
Padi Pada Tiga Agroekosistem di Sumatera Selatan. Jurnal Pengkajian dan Pengembangan Teknologi Pertanian, Vol.21 No.1, Tahun 2018: 49-61. Balai Pengkajian Teknologi Pertanian Sumatera Selatan.
Iswari, K. 2010. Inovasi teknologi pascapanen padi sawah. Makalah disajikan pada Pelatihan Penyuluh Pertanian (PL3) Kota Sawahlunto dan Pesisir Selatan, Sawahlunto. 16 Juni 2010
Jamilah. 2013. Pengaruh Penyiangan Gulma Dan Sistim Tanam Terhadap Pertumbuhan Dan Hasil Tanaman padi Sawah (Oryza Sativa L). Jurnal Agrista 17 (1) :28-35
Kadirman. 2017. Mengoperasikan Alat Mesin Budidaya Tanaman,Pemeliharaan Tanaman, Dan Pasca Panen. Kementerian Pendidikan Dan Kebudayaan Direktorat Jenderal Guru Dan Tenaga Kependidikan.
Kartasapoetra, 1998.Pengantar Ekonomi Produksi Pertanian. Bina Aksara.
Kasim, M. 2004. Manajemen penggunaan air. Meminimalkan penggunaan air untuk meningkatkan produksi padi sawah melalui Sistem Intensifikasi padi (The System of Rice Intensification, SRI). Makalah Pengukuhan Guru Besar pada Universitas Andalas Padang.
Kementerian Pertanian. 2017. Buku Panduan Penggunaan Transplanter Jajar
Legowo 2:1. Jakarta: Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian.
Muazu, Ishak, Bejo. 2015. Energy Audit for Sustainable Wetland Paddy Cultivation in Malaysia. Department of Biological and Agricultural Engineering. Faculty of Engineering. Universiti Putra Malaysia. Serdang.
Nasir, M., 2017, Metode Penelitian. Ghalia Indonesia. Bogor
Nurhapsa.2013. Analisis Efisiensi Teknis Dan Perilaku Risiko Petani Serta Pengaruhnya Terhadap Penerapan Varietas Unggul Pada Usahatani Kentang Di Kabupaten Enrekang Provinsi Sulawesi Selatan.Tesis(Dipublikasikan). Ilmu Ekonomi Pertanian. Program Pasca Sarjana Institut Pertanian Bogor, Bogor. Diunduhdari:http://repository.ipb.ac.id/jspui/bitstream/123456789/66823/1/2013nur.pdf(Diakses pada tanggal 12 November 2016).
Purwaningsih, Yunastiti. 2017. Ekonomi Pertanian. Surakarta: UNS Press
Putra, B. S., & Sebayang, H. T. (2019). Pengaruh umur bibit terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman padi (Oryza sativa L.) Pada 2 macam sistem tanam. Jurnal Produksi Tanaman, 6(8).
Rahardjo, P. 2001. Teori Ekonomi Makro Suatu Pengantar. Jakarta : UI Press
Sandra, 1995.Uji Performasi Rice Transplanter Tipe Walking Model PF48(2 C5-4A). Jurnal Ilmiah Rekayasa Pertanian dan Biosistem, Vol.5,No.2. September 2017. Lombok Utara-NTB.
Saputra D W. 2015. “Analisis Pendapatan dan Kelayakan Usahatani Padi Sawah Apung”. Skripsi. Bogor : Fakultas Ekonomi Dan Manajemen Institut Pertanian Bogor.
Saragih, B 2001.Bercocok Tanam Padi. Aneka Ilmu. Semarang.
Siddik, A. J., Soetoro., Pardani, C. 2017. “Analisis Biaya Pendapatan Dan R/C Usahatani Kangkung Darat”. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agroinfo Galuh.
Soekartawi, 2016. Analisis Usahatani. Universitas Indonesia. Press,Jakarta.
Sulistyanto G D, Kusrini N, dan Maswadi. 2013. “Analisis Kelayakan Usahatani
Tanaman Padi”. Jurnal. Pontianak. Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura.
Supartowo, 2010.Penerapan Sistem Tanam Legowo Pada Usahatani Padi Untuk Meningkatkan Produksi dan Pendapatan Petani.Jurnal Pembangunan Manusia, Vol. 10 No 1.
Suratiyah K. 2006. Ilmu usahatani. Jakarta: Penebar Swadaya.
Umar, S., A.R Hidayat dan S. Pangaribuan. 2017. Pengujian mesin tanam padi sistim jajar legowo (jarwo Rice Transplanter ) di lahan rawa pasang surut. Jurnal Teknik Pertanian Lampung Vol 6(1): 63-71, Feb-Mei 2017.
Umar, Sudirman. 2017. Evaluasi Penggunaan Mesin Tanam Bibit Padi (Rice
Transplanter) Sistem Jajar Legowo di Lahan Pasang Surut. Jurnal Teknik
Pertanian Lampung Vol.6 No.2 pp: 105-114.
Utama.(2015). Budidaya Padi Pada Lahan Marjinal (online) Andi.http://books.google.co.id/ diakses 20 Mei 2019
Utama, M. & Zulman, H.(2015).Budidaya Padi Pada Lahan Marlinal. Yogyakarta: CV.ANDI OFFSET.
Warjido, Z Abidin dan S. Rachmat.1990.Pengaruh Pemberian Pupuk Kandang dan Kerapatan Populasi Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Bawang Putih Kultivar Lumbu Hijau. Buletin Penelitian Hortikultura 19(3)29-37
Yohanna Ambarita,Didik Hariyono, Nurul Aini , 2017. Aplikasi Ppk Npk Dan Urea Pada Padi (Oryza Sativa L.). Jurnal Produksi Tanaman Vol. 5 No 7, Juli 2017:1228-1234, Issn: 2527-8452
Zulman, 2015. Budidaya Dan Jenis Tanaman Unggul. Jakarta : Penebar Swadaya.
Copyright (c) 2024 Jurnal Forbis Sains

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.

