Pemanfaatan Jenis-Jenis Tumbuhan Yang Berkhasiat Obat Berdasarkan Pengetahuan Lokal Masyarakat Di Desa Sibedi Kecamatan Marawola Kabupaten Sigi
Abstract
The local community of Sibedi Village, Marawola District, Sigi Regency, Central Sulawesi, continues to utilize medicinal plants as part of their traditional healthcare practices. This indigenous knowledge has been passed down through generations and remains an important component of daily life. Medicinal plants are obtained from surrounding environments, including forests, agricultural lands, and home gardens, either growing naturally or being cultivated by local residents. This study aimed to identify medicinal plant species and their uses, determine methods of preparation and application, and describe the habitat and growth forms of medicinal plants utilized by the community. The research was conducted in Sibedi Village using a descriptive method with a snowball sampling technique. Data were collected through field observations, interviews, documentation, and plant identification, and were analyzed descriptively using a qualitative approach. The results showed that, based on interviews with 48 respondents, the community utilized 61 medicinal plant species belonging to 35 plant families to treat 38 different ailments. Plant parts used included leaves, fruits, tubers, sap, stems, roots, stem thorns, plant water, and whole plants. Preparation methods were relatively simple, including boiling, pounding, soaking, burning, squeezing, and direct consumption without processing. The plants were administered by drinking, eating, applying, rubbing, attaching, or instilling. Medicinal plants were found in various habitats such as forests, agricultural lands, home gardens, and mountainous areas, with growth forms including trees, shrubs, herbs, and lianas
References
Andesmora, E. V., Muhadiono, M., & Hilwan, I. (2017). Ethnobotanical study of plants used by people in Hiang Indigenous Forest Kerinci, Jambi. Journal of Tropical Life Science, 7(2), 95-101.
Arrazky Salingkat, Fitrah (2022). Pemanfaatan Jenis-Jenis Tumbuhan Obat Oleh Masyarakat Desa Daengguni Di Kecamatan Kinovaro Kabupaten Sigi Sulawesi Tengah.
Dewantari, R., Lintang, M., & Nurmiyati, N. (2018). Jenis Tumbuhan yang Digunakan sebagai Obat Tradisional Di Daerah Eks-Karesidenan Surakarta. Bioedukasi UNS, 11(2), 117-122.
Dewi, K. P., Bintoro, A., Asmarahman, C., & Duryat, D. (2021). Keanekaragaman Jenis Tumbuhan Berkhasiat Obat di Blok Pemanfaatan Hutan Pendidikan Konservasi Terpadu Taman Hutan Raya Wan Abdul Rachman Lampung. Journal Of People, Forest And Environment, 1(2), 38-48.
Fahrurozi, I. (2014). Keanekaragaman tumbuhan obat di Taman Nasional Gunung Gede Pangrango dan di hutan terfragmentasi Kebun Raya Cibodas serta pemanfaatannya oleh masyarakat lokal.
Faradisa, E., & Fakhruddin, A. (2021). Beberapa tumbuhan obat di dalam al-quran ditinjau dari perspektif sains. NUSANTARA, 3(1), 1-19.
Haba, F. S., Purnama, M. M., & Mau, A. E. (2022). Keanekaragaman Jenis Dan Pemanfaatan Tumbuhan Obat Di Hutan Penelitian Bu’at So’e, Kecamatan Mollo Selatan, Kabupaten Timor Tengah Selatan, Provinsi Nusa Tenggara Timur. Wana Lestari, 4(01), 182-193.
Handayani, A. (2015, July). Pemanfaatan tumbuhan berkhasiat obat oleh masyarakat sekitar cagar alam gunung simpang, jawa barat. In Prosiding Seminar Nasional Masyarakat Biodiversitas Indonesia (Vol. 1, No. 6, pp. 1425-1432).
Jannah, H., & Safnowandi, S. (2018). Identifikasi Jenis Tumbuhan Obat Di Kawasan Desa Batu Mekar Kecamatan Lingsar Kabupaten Lombok Barat. Bioscientist: Jurnal Ilmiah Biologi, 6(1), 1-15.
Juslan, (2018). Identifikasi Potensi Pemanfaatan Tumbuhan Obat Di Desa Pa’bumbungan Kecamatan Eremarasa Kabupaten Banteng.
Kumontoy, G. D. (2023). Pemanfaatan tanaman herbal sebagai obat tradisional untuk kesehatan masyarakat di Desa Guaan Kecamatan Mooat Kabupaten Bolaang Mongondow Timur. HOLISTIK, Journal of Social and Culture.
Kumontoy, G. D. (2023). Pemanfaatan tanaman herbal sebagai obat tradisional untuk kesehatan masyarakat di Desa Guaan Kecamatan Mooat Kabupaten Bolaang Mongondow Timur. HOLISTIK, Journal of Social and Culture.
Larasati, A., Marmaini, M., & Kartika, T. (2019). Inventarisasi tumbuhan berkhasiat obat di sekitar pekarangan di kelurahan Sentosa. Indobiosains, 76-87.
Ni'mah, F. S., & Sutojo, T. (2018). Identifikasi Tumbuhan Obat Herbal Berdasarkan Citra Daun Menggunakan Algoritma Gray Level Co-occurence Matrix dan K-Nearest Neighbor. Jurnal Teknologi dan Sistem Komputer, 6(2), 51-56.
Rendi, (2023). Kearifan Lokal Dalam Penggunaan Tumbuhan Berkhasiat Obat Oleh Masyarakat Desa Dampal Kecamatan Sirenja Kabupaten Donggala.
Sari, A. M. (2018). Identifikasi Jenis Tumbuhan Obat di Areal Garapan Petani KPPH Talang Mulya Tahura Wan Abdul Rachman.b
Sarno, S. (2019). Pemanfaatan Tanaman Obat (Biofarmaka) Sebagai Produk Unggulan Masyarakat Desa Depok Banjarnegara. Abdimas Unwahas, 4(2).
Septriani, S. (2022). Meningkatkan Imunitas Keluarga Melalui Penanaman Toga (Tanaman Obat Keluarga). Kreativasi: Journal of Community Empowerment, 1(3).
Zulyetti, D. (2019). Studi pengetahuan siswa terhadap jenis, khasiat dan cara pemanfaatan tanaman obat yang terdapat di lingkungan sekolah. BIOEDUSAINS: Jurnal Pendidikan Biologi dan Sains, 2(2), 122-132.
Copyright (c) 2024 Jurnal Forbis Sains

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.

