Penerapan Manajemen Risiko Keselamatan dan Kesehatan Kerja di Rumah Sakit Khusus Mata Medan Baru
Application of Occupational Health and Safety Risk Management at Medan Baru Special Eye Hospital
Abstract
Latar belakang: Manajemen risiko merupakan upaya preventif bagi suatu perusahaan khususnya yang bergerak di bidang jasa yang sangat rawan terhadap kesalahan dan keluhan. Untuk itu perlu dilakukan pemetaan risiko yang terjadi sesuai dengan unit kerja di dalamnya yang diharapkan dapat meminimalisir angka kecelakaan atau kesalahan baik pada pasien, pengunjung maupun karyawan di rumah sakit tersebut. Pada data laporan insiden keselamatan pasien tahun 2020-2021 di Rumah khusus mata medan baru ditemukan adanya insiden yang meliputi near miss 70%, tidak cedera 20%, kejadian tak terduga 10% dan Sentinel 0%.
Tujuan: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dan mengidentifikasi penerapan manajemen risiko keselamatan dan kesehatan kerja di Rumah Sakit khusus mata medan baru.
Metode: Jenis penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan metode studi kasus dengan tujuan untuk mendeskripsikan secara lengkap penerapan manajemen risiko K3 di RS khusus mata medan baru berdasarkan data observasi, survey dan dokumentasi pada 4 unit dan tempat kerja rumah sakit dengan melakukan identifikasi risiko, menganalisis dan menemukan tindakan pengendalian risiko.
Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan manajemen risiko K3 di Rumah Sakit khusus mata medan baru berdasarkan hasil identifikasi risiko diperoleh sebanyak 15 risiko yang dianalisis lebih lanjut dengan menemukan 10 risiko sedang dan 5 risiko tinggi. Yang dapat dilakukan adalah dengan memperbaiki infrastruktur yang rusak dan meningkatkan sistem keamanan yang ada di Rumah Sakit khusus mata medan baru.
Kesimpulan: Kesimpulan dalam penelitian ini adalah penerapan manajemen risiko K3 di Rumah Sakit Islam khusus mata medan baru berdasarkan proses identifikasi risiko dan analisis risiko, terdapat 15 potensi risiko yang terdiri dari 10 risiko sedang dan 5 risiko tinggi. Berpotensi menyebabkan kecelakaan bagi karyawan, pengunjung dan pasien. Dalam hal ini dilakukan upaya pengendalian untuk meminimalisir jumlah insiden dan kecelakaan.
Downloads
References
- Peraturan Perundangan No.66 Tahun 2016 Tentang Standar Keselamatan dan Kesehatan Kerja Rumah Sakit.
- Kementerian Kesehatan No.1087 Tahun 2010
- Peraturan Menteri Kesehatan No.25 Tahun 2019 tentang penerapan manajemen risiko terintegrasi dilingkungan Kementerian Kesehatan
- Suwardi,dkk.Pedoman Praktis Keselamatan dan Kesehatan Kerja Lingkungan Hidup (K3LH).1 st rd,Yogyakarta: Penerbit Gava Media.2018
- Cresswell, J. W. Qualitative Inquiry & Research Design; 2007.
- Menkes RI. Peraturan Menteri Kesehatan No.11 2007 tentang Keselamatan Pasien; 2007.
- KKPSRS.Pedoman Pelaporan Insiden Keselamatan Pasien (IKP).Kementerian Kesehatan Republik Indonesia; 2015
- AS/NZS 4360. . Risk Management. Australian/New Zealand Standard 4360; 2004
- NHS.NHS Bradford City Clinical Commissioning Group & NHS Bradford Districts Clinical Comission Group;Risk Management Strategy & Risk Register Policy;2015
- CMRS Indonesia.Survei Nasional Management Risiko;2018