Pelaksanaan Kedisiplinan oleh Kepala Desa di Desa Tonggolobibi Kecamatan Sojol Kabupaten Donggala pada Tahun 2017

  • Elvira Elvira Fakultas Agama Islam, Universitas Muhammadiyah Palu, Indonesia
Keywords: Disiplin Kerja

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh kurangnya kedisiplinan perangkat desa di Desa Tonggolobibi Kecamatan Sojol Kabupaten Donggala. Berdasarkan kondisi obyektif yang ditemukan pada saat penjajagan, peneliti menemukan beberapa masalah yaitu perangkat Desa datang dan pulang tidak sesuai dengan aturan jam kerja, selalu mengesampingkan absensi, dan kurangnya keprofesionalan perangkat desa dalam bekerja. Adapun metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif. Sedangkan teknik pengumpulan data yang digunakan penulis dalam penelitian ini adalah observasi dan wawancara. Berdasarkan hasil penelitian, dapat diketahui bahwa disiplin kerja oleh Kepala Desa di Desa Tonggolobibi Kecamatan Sojol Kabupaten Donggala secara umum telah dilaksanakan dengan cukup baik, karena dari 14 (empat belas) indikator dalam penelitian ini, ada sepuluh indikator yang telah dilaksanakan dengan baik, sedangkan indikator lainnya belum dilaksanakan dengan baik, hal tersebut dikarenakan Kepala Tonggolobibi tidak memberikan motivasi yang berwujud, misalnya berupa pemberian hadiah atau bonus kepada bawahan, tidak mampu menciptakan kondisi kerja yang menarik yang dapat meningkatkan semangat kerja bawahan dan bidang-bidang tentang disiplin tidak diimplementasikan dengan baik serta pemeriksaan buku daftar hadir tidak dilakukan secara rutin, sehingga bawahan menjadi kurang disiplin, karena masih ada pegawai yang datang dan pulang tidak sesuai dengan aturan jam kerja. Adapun hambatan-hambatan yang dihadapi yaitu kurangnya kesadaran pegawai dalam mentaati peraturan serta tidak adanya orang yang bisadipercaya oleh Kepala Desa untuk mengawasi kedisiplinan pegawai apabila Kepala Desa sedang bertugas di luar kantor. Selanjutnya kepala desa tidak ada tindak  tegas dalam pelaksanaan perdes.

References

Nashiruddin I. PELAKSANAAN DISIPLIN KERJA OLEH KEPALA DESA DI DESA CIEURIH KECAMATAN CIPAKU KABUPATEN CIAMIS Oleh.

SAIROJI A. PENGARUH PENGAWASAN TERHADAP DISIPLIN KERJA PEGAWAI DI BAGIAN KESEJAHTERAAN RAKYAT DAN KEMASYARAKATAN SEKRETARIAT DAERAH (SETDA) KOTA BANDUNG. PERPUSTAKAAN; 2017.

Tohardi A. Pemahaman praktis manajemen sumber daya manusia. Univ Tanjung Pura, Mandar Maju, Bandung. 2002;

Lusri L. Pengaruh motivasi kerja terhadap kinerja karyawan melalui kepuasan kerja sebagai variabel mediasi pada karyawan PT. Borwita Citra Prima Surabaya. Agora. 2017;5(1).

Hidayat S, Andreati D. KEDISIPLINAN KARYAWAN PADA PT MATAHARI PUTRA PRIMA Tbk. J Sekr Univ Pamulang. 2017;2(2):13.

Setiadi D, Nugroho KS, Fuad A. Disiplin Kerja Pegawai Negeri Sipil di Kantor Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi Kota Cilegon. Universitas Sultan Ageng Tirtayasa; 2016.

Nurhidayah W. PENGARUH DISIPLIN KERJA TERHADAP KUALITAS PELAYANAN E-KTP DI KECAMATAN BANJARAN KABUPATEN BANDUNG. FISIP UNPAS; 2019.

Brahma IA. Peran kepala sekolah sebagai pimpinan tentunya memiliki pengaruh yang besar dalam menumbuhkan sikap demokrasi di sekolah. Dampaknya adalah terhadap sikap guru pada peserta didik dan lingkungan sekitar dan tentunya sangat dibutuhkan sebagai tenaga profesi kependidikan. Oleh karena itu, studi ini dilakukan untuk tujuan mengetahui peranan kepala sekolah dalam menumbuhkan sikap demokrasi guru. Penelitian ini dilakukan di SDN Mekarjaya Depok dengan metode deskriptif. Data diperoleh melalui wawancara, pengamatan dan dokumentasi. Teknik analisis datanya dengan menggunakan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini antara lain: 1) peran kepala sekolah dapat dijadikan teladan bagi para guru dalam menumbuhkan sikap demokrasi, hal ini dapat dilihat dari gaya kempemimpinan demokrasi yang dilihat dari tindakan kepala sekolah dalam memahami segala perbedaan yang ada antar guru, karyawan dan warga sekolah, selalu berdialog dalam menyelesaikan permasalahan dan menjaga hubungan yang baik antar guru; 2) sikap demokrasi guru dapat ditunjukkan dari sikap guru pada saat mengajar di dalam kelas, mengambil keputusan serta menjaga hubungan kerjasama yang baik dengan orang tua murid, serta menghargai hak asasi individu. J Ilmu Pendidik STKIP Kusuma Negara Jakarta. 2020;12(1):61–9.

Published
2021-07-12
Section
Articles