Pengembangan UMKM dalam Upaya Pemberdayaan Wirausaha Lokal di Polewali Mandar
MSME Development in an Effort to Empower Local Entrepreneurs in Polewali Mandar
Abstract
Pokok masalah dalam penelitian ini adalah: Apa saja hambatan utama yang dihadapi dalam pengembangan UMKM di Kabupaten Polewali Mandar? Dan bagaimana model strategi pemberdayaan wirausaha lokal yang efektif dan berkelanjutan di Polewali Mandar? Artikel ini mengkaji strategi pengembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) sebagai instrumen pemberdayaan wirausaha lokal di Kabupaten Polewali Mandar. Meskipun memiliki potensi sumber daya alam yang melimpah, pelaku UMKM di daerah ini masih menghadapi lingkaran setan keterbatasan modal, rendahnya literasi digital, dan akses pasar yang mandek. Artikel ini merumuskan masalah, menganalisis hambatan, serta menawarkan solusi integratif berupa sinergi pentahelix untuk mendorong kemandirian ekonomi local. Hasil penelitian ini mengungkap bahwa Pengembangan UMKM di Kabupaten Polewali Mandar memerlukan transformasi dari model bantuan sosial transaksional menjadi pemberdayaan berbasis ekosistem yang berkelanjutan. Hambatan modal dan pasar hanya dapat diselesaikan jika literasi digital dan kapasitas manajerial wirausaha lokal ditingkatkan terlebih dahulu. Sinergi Pentahelix yang memanfaatkan kearifan lokal setempat menjadi kunci utama agar UMKM di Polewali Mandar mampu naik kelas, mandiri, dan berdaya saing di kancah nasional maupun internasional. Implikasi penelitian ini adalah untuk pengembangan UMKM diperlukan peningkatan Kerjasama dengan sektor swasta dan pemerintah,peningkatan akses modal, program pendanaan untuk menciptakan ekosistem yang mendukung pemberdayaan wirausaha lokal diPolewali Mandar.
The main problem in this research is: What are the main obstacles faced in the development of MSMEs in Polewali Mandar Regency? And what is the model of an effective and sustainable local entrepreneurial empowerment strategy in Polewali Mandar? This article examines the development strategy of Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) as an instrument for empowering local entrepreneurs in Polewali Mandar Regency. Despite having abundant natural resource potential, MSMEs in this region still face a vicious cycle of limited capital, low digital literacy, and stagnant market access. This article formulates the problem, analyzes the obstacles, and offers an integrative solution in the form of pentahelix synergy to encourage local economic independence. The results of this study reveal that MSME development in Polewali Mandar Regency requires a transformation from a transactional social assistance model to a sustainable ecosystem-based empowerment. Capital and market barriers can only be overcome if digital literacy and the managerial capacity of local entrepreneurs are first improved. Pentahelix synergy that utilizes local wisdom is the main key for MSMEs in Polewali Mandar to be able to move up a class, become independent, and competitive on the national and international stage. The implication of this research is that for the development of MSMEs, it is necessary to increase cooperation with the private sector and government, increase access to capital, and provide funding programs to create an ecosystem that supports the empowerment of local entrepreneurs in Polewali Mandar.
References
Sudirman dan T. Handayani.2022.Analisis Strategi Komparatif Pengembangan Usaha Mikro di Wilayah Ajatappareng dan Mandar. Jurnal Manajemen Kewirausahaan*, Vol. 19, No. 1
A. Nasrullah dan H. Saputra.2023.Akselerasi Digitalisasi UMKM di Sulawesi Barat: Peluang dan Tantangan. Jurnal Ekonomi Daerah*, Vol. 11, No. 2 .
R. Pradana dan I. Gunawan.2025. Kesenjangan Digital Kedua: Analisis Retensi Literasi Teknologi pada Usaha Mikro di Indonesia Timur Jakarta: Pustaka Akademika
M. Sari dan S. Wahyuni.2024. Adopsi Teknologi Finansial dan Aplikasi Manajemen pada UMKM Sektor Agrobisnis di Polewali Mandar. Jurnal Agribisnis dan Pengembangan Wilayah, Vol. 15, No. 1
S. Wibowo.2025. Anatomi Kredit Mikro di Indonesia: Tantangan Kolateral dan Alternatif Credit Scoring (Jakarta: Erlangga Akademik.
A. Sutopo dan M. Wijaya.2025. Strategi Hilirisasi Komoditas Perkebunan dan Tantangan Kemasan UMKM di Indonesia Timur. Jurnal Pengkajian Industri, Vol. 14, No. 2
F. Rahman.2024. Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Berbasis Kearifan Lokal di Tanah Mandar Makassar: Celebes Press.
T. Tambunan.2023. UMKM di Negara Berkembang: Isu Inovasi, Standardisasi, dan Rantai Nilai Global . Jakarta: LP3ES
A. Sutopo dan M. Wijaya.2025. Strategi Hilirisasi Komoditas Perkebunan dan Tantangan Kemasan UMKM di Indonesia Timur. Jurnal Pengkajian Industri, Vol. 14, No. 2 .
Copyright (c) 2026 muh. irwan t irwan

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
IQRA: Jurnal Ilmu Kependidikan dan Keislaman is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.Â
