Strategi Penguatan Branding Produk Madu Desa Piong melalui Redesain Kemasan dan Logo Berbasis Identitas Lokal
Keywords:
pelayanan masyarakat; identitas lokal ; Strategi:Abstract
Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memperkuat branding produk madu Desa Piong melalui redesain kemasan dan logo berbasis identitas lokal sebagai upaya meningkatkan daya tarik, citra, dan kesiapan pemasaran produk. Kegiatan dilaksanakan menggunakan pendekatan partisipatif dengan melibatkan masyarakat dan pelaku usaha madu dalam proses identifikasi permasalahan, penyusunan konsep, perancangan identitas visual, serta pengembangan kemasan produk. Permasalahan yang ditemukan meliputi penggunaan kemasan yang masih sederhana, belum tersedianya logo sebagai identitas merek, serta belum optimalnya penyajian informasi produk pada kemasan. Pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui observasi, diskusi, pendampingan, dan praktik perancangan kemasan serta logo yang disesuaikan dengan karakteristik madu dan potensi lokal Desa Piong. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kualitas representasi visual produk melalui penggunaan kemasan yang lebih informatif, menarik, dan memiliki identitas yang konsisten. Logo yang dirancang dengan mengintegrasikan unsur lokal juga memberikan karakter pembeda sehingga produk lebih mudah dikenali. Selain penguatan aspek visual, kegiatan meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya branding dalam mendukung pemasaran dan pengembangan produk lokal. Kegiatan juga mendorong tindak lanjut dalam proses pengurusan legalitas, meliputi Nomor Induk Berusaha (NIB), perizinan produk, dan sertifikasi halal, serta memunculkan inisiatif pembentukan kelompok petani madu dan koperasi pemasaran. Dengan demikian, strategi penguatan branding melalui redesain kemasan dan logo berbasis identitas lokal dapat menjadi langkah awal dalam meningkatkan kesiapan pemasaran dan potensi daya saing produk madu Desa Piong sebagai produk unggulan lokal yang berkelanjutan.