STATUS GIZI BALITA BERDASARKAN FREKUENSI KUNJUNGAN KE POSYANDU DAN TINGKAT PENGETAHUAN IBU DI KECAMATAN JAKABARING PALEMBANG

  • Ade Kartika Prodi Pendidikan Biologi FKIP Universitas Muhammadiyah Palembang
  • Sapta Handaiyani Prodi Pendidikan Biologi FKIP Universitas Muhammadiyah Palembang
  • Ervina Mukharomah Prodi Pendidikan Biologi FKIP Universitas Muhammadiyah Palembang

Abstract

Tantangan di era globalisasi semakin kompleks ini mengharuskan kesehatan hal yang diutamakan. Oleh sebab itu untuk mencapai kesehatan yang hakiki pemerintah mencanangkan program Posyandu dengan tujuan menjangkau masyarakat dari golongan ekonomi tinggi hingga masyarakat ekonomi rendah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui status gizi balita berdasarkan frekuensi kunjungan ke Posyandu dan pengetahuan gizi balita di Kecamatan Jakabaring Palembang. Metode penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Seperti penelitian pada umumnya, teknik pengumpulan data pada penelitian deskriptif dilakukan dengan observasi studi pendahuluan, dan wawancara. Kemudian data diolah berdasarkan teknik analisis data yang sesuai. Hasil penelitian diperolah pada bulan September jumlah kunjungan balita paling banyak. Hal tersebut dikarenakan diberikan vitamin A dan Obat cacing. Jumlah kunjungan balita pada bulan agustus sebanyak 56 orang, bulan September 60 orang, bulan Oktober dan Nopember sebanyak 57 orang. Jumlah pengunjung tidak terlalu berbeda secara signifikan. Data untuk bulan Agustus dan September 2018 dilihat dari arsip buku kunjungan yang dimiliki oleh ketua kader posyandu Cempaka Putih. Sedangkan bulan Oktober dan November 2018 dari hasil peneliti ke lapangan secara langsung. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa tingkat kesehatan balita bergantung kepada tingkat kunjungan ke Posyandu dan pengetahuan ibu tentang kesehatan balita baik apabila sering berkunjung ke posyandu.

 

References

Departemen Kesehatan. Menanggulangi Gangguan Akibat Kekurangan Yodium (GAKY) di Indonesia. Jakarta: Direktorat Gizi Masyarakat; 2000.

Moersintowarti. Deteksi Dini Balita. In Surabaya: Lab. IKA-FK UNAIR; 1991.

Moersintowarti. Deteksi Dini pertumbuhan dan perkembangan Balita. Surabaya: Lab. IKA-FK UNAIR; 2004.

Rieuwpassa. Biskuit konsentrasi protein Ikan dan probiotik sebagai makanan tambahan untuk meningkatkan antibodi IgA dan status gizi anakbalita. Institut Pertanian Bogor; 2005.

Aziz Alimul Hidayat. Musrifatul Uliyah. Kebutuhan Dasar Manusia. Jakarta: Penerbit Buku; 2005.

Sugiyono. Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta; 2008.

Nelson. Ilmu Kesehatan Anak. Jakarta: Penerbit Buku Kedokteran; 1988.

Published
2019-06-27
Section
Original Articles