PERBANDINGAN DAYA BUNUH DAUN PALA (Myristica fragrans) DAN DAUN SIRIH (Piper betle L) SEBAGAI LARVASIDA ALAMI TERHADAP LARVA Aedes aegypti INSTAR III DI KOTA TERNATE

Mustafa Mustafa(1*), Acce Basri(2)


(1) Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Ternate
(2) Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Ternate
(*) Corresponding Author

DOI : 10.31934/promotif.v9i1.575

Abstract


Nyamuk Aedes aegypti merupakan vektor utama penyebab Demam Berdarah Dengue. Salah satu cara pengendalian vektor adalah pada jentik atau larva. Selama ini pengendalian vektor yang masih sering digunakan dengan cara kimiawi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan daya bunuh perasan daun pala (Myristica fragrans Houtt) dan daun sirih (Piper betle L) sebagai larvasida pada larva Aedes aegypti. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian Eksperimental sederhana dengan rancangan post test only group control design. Besar sampel yang digunakan adalah 700 ekor larva    Aedes aegypti  instar III. Kosentrasi yang digunakan adalah 10%, 15%, dan 20%. Setiap kosentrasi diisi 25 ekor larva Aedes aegypti, larva diamati setiap 6 jam selama 24 jam dengan 4 kali percobaan. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa rata-rata kematian larva pada kosentrasi 10% perasan daun pala sebanyak 52% sedangkan perasan daun sirih yaitu 72%, untuk kosentrasi 15% yaitu pada perasan daun pala 68% dan perasan daun sirih 92% dan pada kosentrasi 20% yaitu pada perasan daun pala adalah 92% sedangkan perasan daun sirih mencapai 100%. Kesimpulan dari penelitian ini adalah perasan daun sirih lebih efektif sebagai larvasida dibandingkan perasan daun pala.

 


Full Text:

PDF

References


Rina R. GAMBARAN PERSEPSI MASYARAKAT TERHADAP PERAN DAN MOTIVASI BIDAN UNTUK MENURUNKAN ANGKA KESAKITAN DBD DI DESA SIAGA MORGO MULYO TAHUN 2017. J Midwifery. 2018;6(1).

Kementerian Republik Indonesia. Direktorat Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tular Vektor dan Zoonotik. Jakarta; 2017.

Dinas Kesehatan Provinsi Maluku Utara. Profil Kesehatan Provinsi Maluku Utara Tahun 2017. Maluku Utara; 2017.

Sudrajat. Daya Racun Ekstrak Daun Sirih Hutan (Piper aduncum LINN.) terhadap Larva Nyamuk Aedes aegypti L. Bioprospek. 2010;

Cavalcanti ESB, Morais SM, Lima MA SE. Larvacidal activity of essential oils from brazilia plants against Aedes aegypti L. Molecules. 2004;99:541–4.

Ajad A. Toksisitas Ekstrak Daun sirsak (Annona muricata L.) terhadap mortalitas ulat grayak (Spodofera litira F.). Available from: http:www.academia.edu/6193761/toksisitas-ekstrak-daun-sirsak(annonamuricata)terhadap-mortalitas-ulat-grayak(Spodoftera-litura-F)

Soedarto. Demam Berdarah Dengue. Surabaya: Sagung Seto; 2012.

Haditomo I. Efek larvasida Ekstrak daun cengkeh (Syzygium aromaticum L.) terhadap Aedes aegypti L. Skripsi Fak Kedokt Univ Sebel Maret Surakarta. 2010;

Supono S, Susilowati A, Purwantisari S, Kurniawati FN. Biokontrol Larva nyamuk aedes aegypti menggunakan limbah biji karika (vasconcellea pubescens). Pros Sem Nas Biodiv Indon. 2015;1(5):27–31.

F P. Indeks Pertumbuhan Larva Aedes aegypti L Yang Terdedah Dalam Ekstrak Air Kulit Jengkol (Pithecellobium lobatum). Aspirator. 2009;1(2):81–6.

World Health Organization. Guidelines for Laboratory and field testing of mosquito Larvicides. 2005.

Aulung A, Dkk. Daya Larvasida Ekstrak Daun Sirih (Piper betle L) Terhadap Mortalitas Larva Aedes aegypti L. Majalah Kedokteran FK UKI. 2010;7–14.

W S, S E. Efektifitas Kombinasi Perasan Daun Sirih (Piper Betle L.) Dengan Perangkap Nyamuk Terhadap Kematian Larva Aedes Aegypti, Upaya Penurunan Penderita DBD Di Desa Jogoroto Kabupaten Jombang. In: Seminar Nasional Hasil Penelitian Dan Pengabdian Masyarakat Seri Ke-1. 2017.

Herawati R. No Title. In: Prosiding Seminar Nasional Kimia 2014. Universitas Sumatera Utara; 2014.

Ginting B, Barus T, Marpaung L, Simanjuntak P. No Title. In: Seminar Nasional Kimia. Universitas Sumatera Utara; 2014.

Herawati, Ratna. Ekstrak Daun Sirih (Piper betle L.) Sebagai Insektisida Nabati Untuk Membasmi Larva Nyamuk Aedes Aegypti L. Skripsi Univ Atma Jaya. 2010;

Yanie E, Shinta E, Anggi K, Muhammad I. Pembuatan Pestisida Organik Menggunakan Metode Ekstraksi dari Sampah Daun Pepaya dan Umbi Bawang Putih. Tek Lingkung. 2013;10(1).

Cania B, Setyaningrum E. Uji Efektifitas Larvasida Ekstrak Daun Legundi (Vitex trifolia) Terhadap Mortalitas Larva Aedes Aegypti. Fak Kedokt Univ Lampung. 2013;2(4).

Wardani, Sari R. Pengaruh Konsentrasi Ektrak Daun Tembelekan (Lantana camara) Terhadap Kematian Larva Aedes Aegypti. Fak Kesehat Univ Semarang. 2010;6(2).


Article Statistic

Abstract view : 137 times
PDF views : 153 times

Dimensions Metrics

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Creative Commons License
PROMOTIF: Jurnal Kesehatan Masyarakat is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

 

Copyright ©2019 Universitas Muhammadiyah Palu. Powered by Public Knowledge Project OJS

 

View My Stats PROMOTIF : Jurnal Kesehatan Masyarakat