Pengaruh Edukasi Kesehatan Terhadap Perilaku Kesehatan Reproduksi Remaja di SMAN 1 Bambaira

The Influence of Education in Efforts to Improve Adolescent Reproductive Health at SMAN 1 Bambaira

  • Budiman Abd. Rauf Mahasiswa Prodi Magister Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu
  • Haris Pontoh Mahasiswa Prodi Magister Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu
  • Eliana Mahasiswa Prodi Magister Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu
  • Rismawaty Mahasiswa Prodi Magister Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu
  • Suraiyah Mahasiswa Prodi Magister Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu
  • Cici Mahasiswa Prodi Magister Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu
  • Asrini Muslima Sari Mahasiswa Prodi Magister Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu
  • Fadliya Mahasiswa Prodi Magister Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu
  • Sudirman Dosen Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu
  • Eka Prasetia Hati Baculu Dosen Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu
  • Muh. Syukran Dosen Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu
  • Wiwin Andriani Dosen Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu
  • Ginanjar Rahardian Mahasiswa Prodi S1 Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu
Keywords: Edukasi; Kesehatan Reproduksi; Remaja

Abstract

Kesehatan reproduksi remaja merupakan isu penting dalam upaya peningkatan kualitas kesehatan masyarakat, terutama di wilayah sekolah yang menjadi pusat perkembangan perilaku remaja. Kurangnya pengetahuan, sikap, dan tindakan yang tepat mengenai kesehatan reproduksi dapat meningkatkan risiko perilaku seksual berisiko, kehamilan remaja, dan infeksi menular seksual. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh edukasi terhadap peningkatan pengetahuan, sikap, dan tindakan kesehatan reproduksi siswa di SMAN 1 Bambaira. Penelitian Merupakan penelitian Kuantitatif dengan desain cross-sectional study dengan pemberian edukasi melalui ceramah interaktif dan media audiovisual, dilaksanakan bekerja sama dengan Puskesmas Bambaira. Sampel sebanyak 30 siswa dipilih menggunakan proportional stratified random sampling. Pengukuran pengetahuan, sikap, dan tindakan dilakukan sebelum dan sesudah edukasi menggunakan kuesioner terstruktur. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada aspek pengetahuan, dengan rata-rata skor meningkat dari 2,03 menjadi 2,37 (p = 0,002). Namun perubahan pada aspek tindakan (2,93 menjadi 3,00; p = 0,326) dan sikap (2,83 menjadi 2,83; p = 1,000) tidak menunjukkan perbedaan yang bermakna secara statistik. Temuan ini mengindikasikan bahwa edukasi kesehatan reproduksi efektif meningkatkan ranah kognitif, tetapi belum optimal dalam mempengaruhi ranah afektif dan psikomotor. Penelitian merekomendasikan perlunya intervensi edukasi yang berkelanjutan, partisipatif, serta melibatkan dukungan lingkungan sekolah dan keluarga untuk mencapai perubahan sikap dan perilaku yang lebih komprehensif.

References

1. Syamsuddin SD. Pengaruh Edukasi Kesehatan Reproduksi terhadap Pengetahuan pada Remaja Pubertas di SMPN 1 Kapala Pitu Tahun 2022. 2023;5(1):27–33.
2. Id DRZ, Rivers E, Fine A, Huang Y, Son J, Kalyan A, et al. PLOS ONE Analytical validation of a novel comprehensive genomic profiling informed circulating tumor DNA monitoring assay for solid tumors. 2024;1–18. Available from: http://dx.doi.org/10.1371/journal.pone.0302129
3. Dana NR, Yulia Di. Self-Efficacy Mediates The Relationship Between Sexual Education And Prevention Of Sexually-Transmitted Diseases Awareness Among Secondary School Students In Padang City , Indonesia. 2025;19:57–63.
4. Aprilia M, Handayani S, Mulyanti S. Adolescents ’ Reproductive He alth Knowledge and Risky Sexual Behavior?: A Correlational Study. 2025;12(2):92–8.
5. Hardianti M, Kusuma WT, Adnani QES, Susiarno H. Efektivitas Berbagai Media Edukasi Kesehatan Reproduksi Dalam Meningkatkan Pemahaman Pencegahan Kehamilan Remaja?: ( Studi Literatur ). 2025;35(2):715–24.
6. Kamila A, Handayani F, Nurhayati. Analisis Penerapan Kurikulum Pendidikan Kesehatan Reproduksi Berbasis Program Ami. 2021;10(April):248–57.
7. Ningtias RP, Noviati E, Purwati AE, Kurniawan R. Pengaruh Pendidikan Kesehatan Reproduksi Terhadap Pengetahuan Remaja. 2024;6:3117–24.
8. Dewi Y, Hardiat IS. Efektivitas Edukasi Kesehatan Reproduksi Terhadap Peningkatan Pengetahuan Remaja Tentang Penyakit Menular Seksual Di Sma Corpatarin Jakarta. 2025;5:3606–16.
9. Darmayani CD, Nugroho FA, Supriati L. Educational Media to Improve Reproductive Health Knowledge among Adolescents?: A Systematic Review. 2025;
10. Susilowati E, Izah N, Rakhimah F. Pengetahuan Remaja dan Akses Informasi terhadap Sikap dalam Praktik Kesehatan Reproduksi Remaja. 2023;
11. Isaacs N, Ntinga X, Keetsi T, Bhembe L, Mthembu B. Are mHealth Interventions Effective in Improving the Uptake of Sexual and Reproductive Health Services among Adolescents?? A Scoping Review. 2024;
12. Kim EJ, Park B, Kim SK, Park MJ, Lee JY, Jo AR, et al. A Meta-Analysis of the Effects of Comprehensive Sexuality Education Programs on Children and Adolescents. 2023;
13. Program E, Kesehatan E, Terhadap R, Remaja P, Rukmady AG, Purnamasari N, et al. Jurnal Pengabdian Kesehatan Komunitas ( Journal of Community Health Service ). 2022;2(1):60–6.
14. Yuniarti S, Yustanta BF, Kowaas IN. The Effect of Health Education Programs on Adolescents ’ Knowledge and Attitudes regarding Reproductive Health. 2024;2(May).
15. Akande OW, Muzigaba M, Igumbor EU, Elimian K. The effectiveness of an m ? Health intervention on the sexual and reproductive health of in ? school adolescents?: a cluster randomized controlled trial in Nigeria. Reprod Health [Internet]. 2024;1–17. Available from: https://doi.org/10.1186/s12978-023-01735-4
Published
2025-12-26

Most read articles by the same author(s)