Pengaruh Penyuluhan Kesehatan Terhadap Peningkatan Pengetahuan Lansia di Desa Lambara Wilayah Kerja Puskesmas Kamaipura

The Influence of Health Counseling on Increasing the Knowledge of the Elderly in Lambara Village, Kamaipura Health Center Working Area

  • Muhammad Agung Mahasiswa Prodi Magister Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu
  • Itha Puspita Mahasiswa Prodi Magister Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu
  • Isdayanti Mahasiswa Prodi Magister Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu
  • Agustina Mahasiswa Prodi Magister Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu
  • Ince Rahmi Mahasiswa Prodi Magister Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu
  • Milka Djono Mahasiswa Prodi Magister Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu
  • Rochmat Jasin Mahasiswa Prodi Magister Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu
  • Mashatim Yakub Mahasiswa Fakultas Kesehatan Masyarakat, STIK Indonesia Jaya Palu
  • Siti Nurani Mahasiswa Fakultas Kesehatan Masyarakat, STIK Indonesia Jaya Palu
  • Ayu Andira Mahasiswa Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Gorontalo
  • Rahma Febi Mahasiswa Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Gorontalo
  • Antika Tahir Mahasiswa Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Gorontalo
  • Fatni Kidjab Mahasiswa Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Gorontalo
  • Yusra Hasrun Mahasiswa Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Gorontalo
  • Sudirman Dosen Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu
  • Eka Prasetia Hati Baculu Dosen Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu
  • Subardin Dosen Fakultas Kesehatan Masyarakat, STIK Indonesia Jaya Palu
  • Franing Desi Badu Dosen Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Gorontalo
Keywords: Penyuluhan, Pengetahuan, Sikap, Tindakan, Diabetes Melitus

Abstract

Pendidikan kesehatan sangat penting karena penyakit Diabetes Mellitus adalah penyakit yang berhubungan terhadap gaya hidup sehingga perlu peningkatan pengetahuan untuk merubah gaya hidup. Berdasarkan data Puskesmas Kamaipura Tahun 2023 menunjukan bahwa Desa Lamabara masuk urutan ke tiga besar kasus penyakit tidak menular salah satunya Diabetes Melitus terdapat 146 Kasus dan masuk dalam kategori 10 penyakit terbanyak di wilayah kerja Puskesmas Kamaipura.Metode penelitian ini adalah preexperimental design dengan pendekatan one group pretest-posttest design. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 22 orang lansia. Sampel berjumlah 22 responden, teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah purposive sampling. Analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis univariat dan bivariat dengan uji paired sample t-test (uji-t berpasangan). Hasil penelitian menunjukkan hasil uji independent sampel test diketahui nilai pengetahuan signifikansi sebesar 0,337 > 0,05, nilai Sikap signifikansi sebesar 0,117 > 0,05, dan nilai Tindakann signifikansi sebesar 0,807 > 0,05. Jika nilai P value diatas 0,05 maka dapat disimpulkan bahwa t i d a k ada pengaruh penyuluhan sebelum dan sesudah diberikan penyuluhan. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan, maka dapat diambil kesimpulan tidak ada pengaruh penyuluhan terhadap pengetahuan, sikap dan tindakan lansia sebelum dan sesudah diberikan penyuluhan di Desa Lambara Wilayah Kerja Puskesmas Kamaipura.

References

1. Afrizal, A. (2018). Permasalahan Yang Dialami Lansia Dalam Menyesuaikan Diri Terhadap Penguasaan Tugas-Tugas Perkembangannya. Islamic Counseling: Jurnal
Bimbingan Konseling Islam, 2(2),
2. Alimul. (2022). Metode Penelitian Kebidanan Dan Teknik Analisis Data. Salemba Medika.
3. Arikunto. (2019). Metode Penelitian Kualitatif. Bumi Aksara.
4. Anggreini, S. N., & Lahagu, E. L. (2021). Pengaruh Pendidikan Kesehatan Tentang Diabetes Melitus Terhadap Sikap Pasien Diabetes Melitus Tipe 2 Di Wilayah Puskesmas Menara Ilmu, XV(02), 62–71. http://www.jurnal.umsb.ac.id/index.php/menarailmu/article/view/2950
5. Arania, R., Triwahyuni, Esfandiar, F., & Nugraha, F. R. (2021). Hubungan Antara Usia, Jenis Kelamin, Dan Tingkat Pendidikan Dengan Kejadian Diabetes Mellitus Di Klinik Mardi Waluyo Lampung Tengah. 5(September), 146–153.
6. Arimbi, D. S. D., Lita, & Indra, R. L. (2020). Pengaruh Pendidikan Kesehatan Terhadap Motivasi Mengontrol Kadar Gula Darah pada Pasien DM tipe 2. Jurnal Keperawatan Abdurrab, 4. https://www.ptonline.com/articles/how-to- get-better-mfi-results
7. Aryani, L. D., & Riyandry, M. A. (2019). Jurnal Penelitian Perawat Profesional. Jurnal Penelitian Perawat Profesional, 1(1), 61–70. http://jurnal.globalhealthsciencegroup.com/index.php/JPPP/article/download/ 83/65
8. Atikah Proverawati, E. R. (2015). No Title (1sna1, Ed.). Nuha Medika.
9. Azis, M. R. N., Tombokan, M., & Saini, S. (2019). Hubungan Dukungan Keluarga Dengan Motivasi Dalam Mengontrol Kadar Gula Darah Pada Penderita Diabetes Melitus Di Wilayah Kerja Puskesmas Pampang Kecamatan Panakkukang Kota Makassar. Media Keperawatan: Politeknik Kesehatan Makassar, 8(2), 39.
https://doi.org/10.32382/jmk.v10i1.539
10. Budiman dan Riyanto. (2020). Kapita Selekta Kuesioner Pengetahuan dan Sikap Dalam Penelitian Kesehatan. Salemba Medika.
11. Dian, P. (2021). hubungan fungsi kognitif dengan kualitas hidup lansia. Jurnal Inovasi

Penelitian, 2(4), 1147–1152.
12. Eva, D. (2019). Diabetes Melitus Tipe 2 (K. Alexander, E. P. Yanne, D. P. Garri, & R. Afdol (eds.); 1st ed.).
13. Fahmiyah, I., & Latra, I. N. (2016). Faktor yang Memengaruhi Kadar Gula Darah Diabetes RSUD Dr. Soetomo Surabaya Menggunakan Regresi Probit Biner. Jurnal Sains Dan Seni ITS, 5(2), 456–461.

14. Fitriani Nasution, Andilala, A. A. S. (2021). Faktor Risiko Kejadian Diabetes Mellitus.
Jurnal Ilmu Kesehatan, 4(1), 88–100.
15. Fitriani, A. 2013. Pengaruh Interfensi Penyuluhan Menggunakan Media Leaflet Terhadap Perbuhan Pengetahuan Mengenai Potensi Bahaya Dermatitis: Skripsi Universitas Islam Negri Syarif Hidaya Tulah Jakarta.
16. Hardianto, D. (2021). Telaah Komprehensif Diabetes Melitus: Klasifikasi, Gejala, Diagnosis, Pencegahan, Dan Pengobatan. Jurnal Bioteknologi & Biosains Indonesia (JBBI), 7(2), 304–317. https://doi.org/10.29122/jbbi.v7i2.4209
17. Hidayah, M. (2019). Hubungan Perilaku Self-Management Dengan Kadar Gula Darah Pada Pasien Diabetes Mellitus Tipe 2 Di Wilayah Kerja Puskesmas Pucang Sewu, Surabaya. Amerta Nutrition, 3(3), 176. https://doi.org/10.20473/amnt.v3i3.2019.176-182
18. Hidayat. (2018). Metode Penelitian Keperawatan dan Teknik Analisis Data. Jakarta: Salemba Medika.https://doi.org/10.29240/jbk.v2i2.462
19. IDF. (2021). Jumlah Penderita Diabetes di Indonesia Diproyeksikan Capai 28,57 Juta pada 2045. Katadata.Co.Id, 1–9.
20. Imelda, S. I. (2019). Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Terjadinya diabetes Melitus di Puskesmas Harapan Raya Tahun 2018. Scientia Journal, 9(1), 28–
21. Isnaini, N., & Ratnasari, R. (2018). Faktor risiko mempengaruhi kejadian Diabetes mellitus tipe dua. Jurnal Kebidanan Dan Keperawatan Aisyiyah, 14(1), 59–68. https://doi.org/10.31101/jkk.550
22. Janitra, F. E., & Sandika, D. (2018). Hubungan Kontrol Glukosa Darah Dengan Penurunan Vaskularisasi Perifer Pada Pasien Diabetes Mellitus. Jurnal Keperawatan Dan Pemikiran Ilmiah, 4(3), 18–22. jurnal.unissula.ac.id
23. Kemenkes RI. (2018). Laporan_Nasional_RKD2018_FINAL.pdf. In Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan (p. 674).
24. Kemenkes RI. (2020). Tetap Produktif, Cegah Dan Atasi Diabetes Mellitus. In
25. Kemenkes, P. (2016). Pedoman Penulisan Proposal dan Karya Tulis Ilmiah. Palu: Politeknik Kesehatan Kemenkes Palu.
26. Komariah, & Rahayu, S. (2020). Dengan Kadar Gula Darah Puasa Pada Pasien Diabetes Melitus Tipe 2 Di Klinik Pratama Rawat Jalan. Dm, 41–50.Komunitas Indonesia, 15(1), 1– 11.
27. Kusumawardani, D., & Andanawarih, P. (2018). Peran Posyandu Lansia Terhadap Kesehatan Lansia Di Perumahan Bina Griya Indah Kota Pekalongan. Siklus : Journal Research Midwifery Politeknik Tegal, 7(1), 273–277. https://doi.org/10.30591/siklus.v7i1.748
28. Lestari, L., Zulkarnain, Z., & Sijid, S. A. (2021). Diabetes Melitus: Review etiologi, patofisiologi, gejala, penyebab, cara pemeriksaan, cara pengobatan dan cara pencegahan. Prosiding Seminar Nasional Biologi, 7(1), 237–241. http://journal.uin- alauddin.ac.id/index.php/psb/article/view/24229

29. Milita, F., Handayani, S., & Setiaji, B. (2021). Kejadian Diabetes Mellitus Tipe II pada Lanjut Usia di Indonesia (Analisis Riskesdas 2018 ). Jurnal Kedokteran Dan Kesehatan, 17(1), 9–20.
30. Montgomery, E. A. Peck, dan G. G. Vining, Introduction to Linear Regression Analysis, vol. 821. John Wiley & Sons, 2012.
31. Nazriati, E., Pratiwi, D., & Restuastuti, T. (2018). Pengetahuan pasien diabetes melitus tipe 2 dan hubungannya dengan kepatuhan minum obat di Puskesmas Mandau Kabupaten Bengkalis. Majalah Kedokteran Andalas, 41(2), 59.
https://doi.org/10.25077/mka.v41.i2.p59-68.2018
32. Ningrum, H. S., & Imamah, I. N. (2022). Pengetahuan Dan Perilaku Perawatan Kaki Pada Penderita Diabetes Melitus Tipe 2 Di. 1(2), 59–66.
33. Notoadmojo. (2022). Motodologi Penelitian. Salemba Medika. Notoatmodjo. (2020).
Promosi Kesehatan dan Ilmu Perilaku. Rineka Cipta.
34. Notoatmodjo, S. (2018). Metodologi Penelitian Kesehatan. Jakarta: Renika Cipta. Notoatmodjo, 2018 Kesehatan Masyarakat Ilmu Dan Seni. Jakarta Rienka Cipta
35. Nursalam. (2021). Konsep Dan Penerapan Metodologi Penelitian Ilmu Keperawatan Pedoman Skripsi, tesis, Dan Intrumen penelitian Keperawatan. Salemba Medika.
36. Pambudi, D. B., Safitri, W. A., & Muthoharoh, A. (2021). Potensi Penyakit Penyerta Pada Pengobatan Pasien Diabetes Mellitus Perspektif Terhadap Antidiabetik Oral. Jurnal Ilmiah Kesehatan, 12(2), 601–608. https://doi.org/10.48144/jiks.v12i2.176
37. Peterson, K.F. and Shulman, G. I. (2010). Etiology of IR. 119, 1–13. https://doi.org/10.1016/j.amjmed.2006.01.009.Etiology
38. Pratama Putra, I. D. G. I., Wirawati, I. A. P., & Mahartini, N. N. (2019). Hubungan kadar gula darah dengan hipertensi pada pasien diabetes mellitus tipe 2 di RSUP Sanglah. Intisari Sains Medis, 10(3), 797–800. https://doi.org/10.15562/ism.v10i3.48.
39. Pratiwi, L.P. 2021. Efektifitas Pendidikan Kesehatan Dengan Media Leaflet Terhadap Pengetahuan Remaja Putri : Skripsi Politeknik Kesehatan Kemenkes Denpasar. pusat data dan informasi kementrian kesehatan RI.
40. Putri, N. F. B., & Kurniawati, T. (2021). Hubungan Dukungan Keluarga Dengan Kadar Gula Darah Pada Pasien Diabetes Mellitus Tipe 2: Literature Review. Prosiding Seminar Nasional Kesehatan, 1(2), 309–316. https://doi.org/10.48144/prosiding.v1i.675
41. Rensi, Runtuwarow, Katuuk, M. E., T., R., & Malara. (2020). Evaluasi Hubungan Dukungan Keluarga Dan Kualitas Hidup Penderita Diabetes Melitus Tipe 2. 8, 44–57.
42. Ridayanti, M., Syamsul, A., & Lena, R. (2019). Faktor-faktor yang Berhubungan dengan Perilaku Kepatuhan Kontrol pada Penderita Diabetes Melitus Tipe 2 di Puskesmas Cempaka Banjarmasin. Homeostasis, 2(1), 169–178.
43. Ridha, N. (2017). Proses Penelitian, Masalah, Variabel, dan Paradigma Penelitian. Jurnal Hikmah, 14(1), 62–70. http://jurnalhikmah.staisumatera- medan.ac.id/index.php/hikmah/article/download/10/13
44. Riskesdas. (2018). Laporan Provinsi Jawa TengahRiskesdas 2018. In
45. Risma Pigawati, Sajidin, & Yuniarti, E. V. (2021). Hubungan Lama Menderita Diabetes Mellitus Dengan Perilaku Deteksi Episode Hipoglikemia Di Kelurahan Kedundung Kecamatan Magersari Kota Mojokerto.
46. Rita, nova. (2018). Hubungan Jenis Kelamin, Olah Raga Dan Obesitas Dengan Kejadian Diabetes Mellitus Pada Lansia. Jik- Jurnal Ilmu Kesehatan, 2(1), 93–100. https://doi.org/10.33757/jik.v2i1.52
47. Rochman, W. (2007). Diabetes Mellitus pada Usia Lanjut (S. AW & S. S. Setiyohadi B,

Alwi I, Simadibrata M (eds.); 4th ed.). Pusat Penerbitan IPD FKUI.
48. Safruddin, & Yuliati. (2022). Analisis Self Care Behavior Terhadap Kadar Gula Darah Pasien Diabetes Melitus Di Puskesmas Antang Kota Makassar. Jurnal Ilmiah Kesehatan Pencerah, 11(1), 10–24.
49. Sari, D. W. P., Setyawati, R., Amal, A. I., Suyanto, S., Abdurrouf, M., Janitra, F. E., & Wahyuni, I. S. (2021). PKM Penguatan Regimen Terapeutik Penderita Diabetes Mellitus dengan Senam DM, Konseling, Pemeriksaan Sensasi Kaki dan Diabetic Neuropathy Symptomps. Journal of Dedicators Community, 5(1), 19–29. https://doi.org/10.34001/jdc.v5i1.1133
50. Setiadi, A. (2012). Deteksi Dini Penyakit Diabetes. XIV(1), 300–309.
51. Setyowati, N., & Quyumi, E. (2018). Faktor yang berhubungan dengan pengendalian kadar glukosa darah pada kelompok prediabetes. Jurnal Ilmu Kesehatan., 7(1), 236–240.
52. Simamora, F. A., & Antoni, A. (2018). Hubungan Lama Menderita Dan Komplikasi Dengan Ansietas Pada Penderita Diabetes Mellitus Tipe 2. Jurnal Kesehatan Ilmiah Indonesia, 3(2), 67–75.
53. Siregar, T., Ratnawati, D., & Wahyudi, C. T. (2018). Terapi Relaksasi Benson Termodifikasi Efektif Mengontrol Gula Darah Pada Lansia Dengan Diabetes Mellitus. Jurnal Kedokteran Dan Kesehatan, 14(2), 83–93. https://jurnal.umj.ac.id/index.php/JKK
54. Solang, S. diana. (2016). promosi kesehatan. IN MEDIA.
55. Suciana, F., & Arifianto, D. (2019). Penatalaksanaan 5 Pilar Pengendalian Dm Terhadap Kualitas Hidup Pasien Dm Tipe 2. Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal, 9(4), 311–318.
56. Sugiyono. (2021). Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif Dan R&D. Alfabeta.
57. Veronika, V. P., Kurniyanti, M. A., & Ramadhani, R. (2021). Penyakit Diabetes Melitus Tipe Ii Pada Lansia Diabetes Melitus ( selanjutnya disingkat DM ) hiperglikemia atau kadar gula dalam darah ( Kemenkes , 2019 ). Menurut Data dari Dinas tipe II terbanyak di Kota Malang berada di Wilayah 2020 . DM banyak diderita. 2(3), 115–131.
58. Windani, C., Abdul, M., & Rosidin, U. (2019). Gambaran Self- Manajemen Pada Pasien Diabetes Melitus Tipe Ii Di Puskesmas Tarogong Kabupaten Garut. Jurnal Kesehatan
59. Yosmar, R., Almasdy, D., & Rahma, F. (2018). Jurnal Sains Farmasi Dan Klinis. Survei Risiko Penyakit Diabetes Melitus Terhadap Kesehatan Masyarakat Kota Padang, 5(Agustus 2018), 134–141.
Published
2025-02-28
Section
Article

Most read articles by the same author(s)