https://jurnal.unismuhpalu.ac.id/index.php/JKS/issue/feedJurnal Kolaboratif Sains2026-03-16T12:14:08+07:00Dr. Guasminjksunismuhpalu@gmail.comOpen Journal Systemshttps://jurnal.unismuhpalu.ac.id/index.php/JKS/article/view/9546Pengaruh Dana Alokasi Umum Dan Dana Alokasi Khusus Terhadap Belanja Modal Dengan Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran Sebagai Variabel Moderasi2026-03-15T22:36:19+07:00Mutiara M. Diapatifitrianamado21655@gmail.comDiarespati Diarespati@gmail.comFitrianaFitriana@gmail.comAndi Mattulada andimattuladaamir@gmail.com<p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Dana Alokasi Umum dan Dana Alokasi Khusus terhadap Belanja Modal dengan Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran sebagai variabel moderasi di 13 kabupaten/kota di Provinsi Sulawesi Tengah selama periode 2020–2024. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan menggunakan analisis jalur melalui <em>Structural Equation Modeling–Partial Least Square</em> (SEM–PLS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa dana alokasi umum berpengaruh negatif dan signifikan terhadap Belanja Modal, menunjukkan bahwa peningkatan Dana Alokasi Umum cenderung digunakan untuk belanja rutin daripada investasi pada aset daerah. Dana Alokasi Khusus berpengaruh positif tetapi tidak signifikan terhadap Belanja Modal, menunjukkan bahwa alokasi Dana Alokasi Khusus belum sepenuhnya terealisasi sebagai belanja modal karena keterlambatan penyerapan dan earmarking khusus. Surplus Pembiayaan Anggaran memoderasi secara negatif hubungan antara Dana Alokasi Umum dan Belanja Modal, yang berarti bahwa Surplus Pembiayaan Anggaran yang lebih tinggi melemahkan pengaruh Dana Alokasi Umum terhadap Belanja Modal. Sebaliknya, Surplus Pembiayaan Anggaran tidak memoderasi hubungan antara Dana Alokasi Khusus dan Belanja Modal secara signifikan. Temuan ini menyoroti bahwa efektivitas transfer pemerintah pusat sangat bergantung pada kapasitas pemerintah daerah dalam menyerap dan mengelola keuangannya. Pemerintah daerah disarankan untuk memperkuat tata kelola fiskal, mempercepat penyerapan anggaran, dan mengoptimalkan penggunaan Dana Alokasi Umum dan Dana Alokasi Khusus untuk investasi modal yang produktif.</p>2026-03-15T00:00:00+07:00Copyright (c) 2026 Jurnal Kolaboratif Sainshttps://jurnal.unismuhpalu.ac.id/index.php/JKS/article/view/10201Penguatan Keterampilan Menulis melalui Integrasi Budaya Sasak dalam Pembelajaran Bahasa Inggris2026-03-15T22:43:49+07:00Dedi Apriantodedi@universitasbumigora.ac.idSutarmanSutarman@gmail.com<p>Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini dilatarbelakangi oleh rendahnya keterampilan menulis mahasiswa dalam pembelajaran Bahasa Inggris serta minimnya pemanfaatan budaya lokal Sasak sebagai sumber belajar. Tujuan kegiatan ini adalah meningkatkan minat, motivasi, dan keterampilan menulis mahasiswa melalui integrasi konten budaya lokal dalam pembelajaran. Metode yang digunakan berupa pendekatan pemecahan masalah dengan desain blended learning yang memadukan pembelajaran daring dan luring. Strategi pelaksanaan meliputi ceramah interaktif, kerja kelompok kolaboratif, serta penilaian antarteman (peer assessment). Evaluasi dilakukan menggunakan kuesioner pre-test dan post-test berbasis skala Likert untuk mengukur persepsi dan sikap mahasiswa. Hasil menunjukkan adanya peningkatan skor rata-rata total dari (5,6) pada pre-test menjadi (7,0) pada post-test. Peningkatan terjadi pada seluruh indikator, terutama minat menulis, kepercayaan diri, dan motivasi belajar. Temuan ini menunjukkan bahwa pembelajaran menulis berbasis budaya Sasak efektif dalam meningkatkan sikap positif dan kualitas pembelajaran mahasiswa.</p>2026-03-15T00:00:00+07:00Copyright (c) 2026 Jurnal Kolaboratif Sainshttps://jurnal.unismuhpalu.ac.id/index.php/JKS/article/view/9656Pengaruh Penyuluhan Sanitasi Total Berbasis Masyarakat Terhadap Pengetahuan, Sikap dan Tindakan Masyarakat Di Desa Sarude Kecamatan Sarjo Kabupaten Pasangkayu2026-03-15T22:55:34+07:00Fariz Maulanafariz.maulana88@gmail.comSuhestianigras Ssuhestianigrass@gmail.comNikita Aprilianingsihnikithamarande20@gmail.comSusi Nurhayatisusinurhayati83.sn@gmail.comMohammad Fadlifadli260680@gmail.comSiti Hartinaahmadmihgdad24@gmail.comMarinamarinaayumi2@gmail.comSuhermantosuhermanto3888@gmail.com<p>Sanitasi Total Berbasis Masyarakat atau lebih dikenal dengan istilah STBM adalah pendekatan untuk merubah perilaku higiene dan sanitasi melalui pemberdayaan masyarakat dengan metode pemicuan. STBM terdiri dari 5 pilar diantaranya yang pilar pertama Stop Buang Air Besar Sembarangan, pilar kedua Cuci Tangan Pakai Sabun, pilar ketiga Pengelolaan Air Minum/Makanan Rumah Tangga, pilar keempat Pengelolaan Sampah Rumah Tangga dan pilar kelima Pengelolaan Limbah Cair Rumah Tangga. Metode penelitian ini adalah kuantitatif, desain penelitian yang digunakan adalah <em>pre-experimental design</em> dengan pendekatan <em>one group pretest-posttest desig</em>n. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 35 masyarakat Desa Sarude Kecamatan Sarjo Kabupaten Pasangkayu Provinsi Sulawesi Barat. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik <em>purposive sampling</em>. Analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis univariat dan bivariat dengan uji wilcoxon (uji-t berpasangan). Hasil penelitian menunjukkan pengetahuan <em>pre</em> dan <em>post test</em>, nilai P 1 > 0,05. Hasil sikap <em>pre</em> dan <em>post test</em>, nilai P 0,068 > 0,05. Hasil tindakan <em>pre</em> dan <em>post test</em> nilai P 0,013 < 0,05. Kesimpulan ada pengaruh penyuluhan terhadap tindakan masyarakat sebelum dan sesudah diberikan penyuluhan, namun tidak ada pengaruh bermakna pada pengetahuan dan sikap masyarakat sebelum dan sesudah diberikan penyuluhan di Desa Sarude Kecamatan Sarjo Kabupaten Pasangkayu Provinsi Sulawesi Barat. Sebagai saran diharapkan bagi pihak Desa dan Puskesmas setempat bisa untuk selalu mensosialisasikan program STBM kepada kader dan masyarakat sehingga masyarakat mendapatkan informasi tentang penting dan manfaat penerapan STBM terlebih untuk mencapai Desa ODF (<em>Open Defecation Free</em>) 100%.</p>2026-03-05T00:00:00+07:00Copyright (c) 2026 Jurnal Kolaboratif Sainshttps://jurnal.unismuhpalu.ac.id/index.php/JKS/article/view/10598Pengaruh Edukasi Penyakit Diabetes Melitus dengan Media Audio Visual terhadap Tingkat Pengetahuan dan Sikap Remaja di SMK Muhammadiyah Kedungwuni Kabupaten Pekalongan2026-03-15T23:01:18+07:00Putri Salsabilaputrisalsabilapml@gmail.comIsrofahisrofahhandoko@gmail.comDani Prastiwidani.unikal@gmail.com<p>Diabetes Melitus (DM) merupakan penyakit kronis yang prevalensinya terus meningkat, termasuk pada kelompok usia remaja. Kurangnya pengetahuan dan sikap yang tepat mengenai faktor risiko, tanda dan gejala, serta pencegahan DM menyebabkan remaja berisiko mengalami gangguan kesehatan di masa mendatang. Edukasi kesehatan melalui media audio visual dinilai mampu menyampaikan informasi secara menarik dan mudah dipahami sehingga berpotensi meningkatkan pengetahuan serta membentuk sikap positif remaja terhadap pencegahan DM. Mengetahui pengaruh edukasi penyakit DM dengan media audio visual terhadap tingkat pengetahuan dan sikap remaja di SMK Muhammadiyah Kedungwuni Kabupaten Pekalongan. Penelitian ini menggunakan desain quasi experimental dengan pendekatan pretest-posttest control group design. Sampel penelitian berjumlah 80 responden yang dibagi menjadi dua kelompok, yaitu 40 responden kelompok intervensi dan 40 responden kelompok kontrol, yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Kelompok intervensi diberikan edukasi menggunakan media audio visual, sedangkan kelompok kontrol diberikan edukasi dengan metode diskusi. Pengukuran tingkat pengetahuan dan sikap dilakukan sebelum (pretest) dan sesudah (posttest) intervensi. Analisis data menggunakan uji Paired T Test. Rerata skor pengetahuan pada kelompok intervensi meningkat dari 12,38 ± 1,970 menjadi 19,58 ± 2,062 dengan selisih 7,200 (p value = 0,000). Rerata skor sikap meningkat dari 23,88 ± 1,381 menjadi 35,95 ± 1,679 dengan selisih 12,075 (p value = 0,000). Hasil uji statistik menunjukkan terdapat pengaruh yang signifikan edukasi penyakit DM dengan media audio visual terhadap peningkatan tingkat pengetahuan dan sikap remaja (p < 0,05). Edukasi penyakit Diabetes Melitus dengan media audio visual berpengaruh signifikan dalam meningkatkan pengetahuan dan sikap remaja di SMK Muhammadiyah Kedungwuni Kabupaten Pekalongan.</p>2026-03-15T00:00:00+07:00Copyright (c) 2026 Jurnal Kolaboratif Sainshttps://jurnal.unismuhpalu.ac.id/index.php/JKS/article/view/10589Hubungan Sikap Masyarakat dengan Perilaku Diskriminasi Sosial pada Penderita Kusta di RSBLK Singgahan Tuban2026-03-15T23:06:17+07:00Dyna Nurlyta Kustyati Husnahtul Zanahnurlytadyna@gmail.comAhmad Zainal Abidinahmadzainalabidin14@gmail.comAdhe Anniza Pramestiadheanniza11@gmail.com<p>Penyakit kusta masih menimbulkan stigma dan perlakuan diskriminatif di masyarakat akibat kurangnya pengetahuan dan persepsi negatif yang berkembang. Sikap masyarakat berperan penting dalam membentuk perilaku sosial terhadap penderita kusta, terutama di lingkungan yang hidup berdampingan secara langsung dengan penyandang kusta seperti di RSBLK Singgahan Tuban. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif korelasional dengan pendekatan cross-sectional. Populasi penelitian adalah seluruh masyarakat yang tinggal di sekitar RSBLK Singgahan Tuban sebanyak 244 orang, dengan jumlah sampel 152 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner sikap masyarakat dan perilaku diskriminasi sosial. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Spearman rho dengan tingkat signifikansi 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki sikap sangat positif terhadap penderita kusta dan perilaku diskriminasi sosial berada pada kategori rendah. Uji statistik Spearman rho menunjukkan nilai p-value = 0,000 (p < 0,05) dengan koefisien korelasi r = -0,512, yang berarti terdapat hubungan yang signifikan dengan kekuatan korelasi sedang dan arah negatif antara sikap masyarakat dan perilaku diskriminasi sosial. Terdapat hubungan yang signifikan antara sikap masyarakat dengan perilaku diskriminasi sosial pada penderita kusta di RSBLK Singgahan Tuban..</p>2026-03-15T00:00:00+07:00Copyright (c) 2026 Jurnal Kolaboratif Sainshttps://jurnal.unismuhpalu.ac.id/index.php/JKS/article/view/10603Hubungan Gaya Kepemimpinan Dengan Motivasi Kerja Pegawai Di BKKBN Provinsi Sumatera Utara2026-03-15T23:13:34+07:00Dwi Melisa Putrialya46181@gmail.comRapotan HasibuanRapotanHasibuan@gmail.com<p>Gaya kepemimpinan sendiri memiliki berbagai bentuk, terdapat tiga tipe gaya kepemimpinan, yaitu otoriter (authoritarian), demokratis (democratic) dan laissez faire. Ketiga gaya kepemimpinan ini masing-masing dapat memengaruhi motivasi kerja secara berbeda. Tujuan Penelitian ini untuk mengetahui hubungan gaya kepemimipinan dengan motivasi kerja pegawai di BKKBN Provinsi Sumatera Utara. Metode penelitian ini menggunakan kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 79 responden dengan menggunakan teknik pengambilan sampel. Analisa data menggunakan analisis univariat dan bivariat menggunakan uji Korelasi Spearman Rho. Terdapat hubungan yang signifikan antara gaya kepemimpinan dengan motivasi kerja pegawai di Perwakilan BKKBN Provinsi Sumatera Utara. Hasil penelitian juga menunjukkan bahwa hubungan tersebut bersifat negatif dengan kekuatan lemah, yang berarti semakin tinggi penerapan gaya kepemimpinan tertentu, maka motivasi kerja pegawai justru cenderung menurun. Hal ini mengindikasikan bahwa ada faktor pemicu seperti gaya kepemimpinan otokratis dan gaya laisses fair. Kepemimpinan yang diterapkan kemungkinan kurang sesuai dengan kebutuhan psikologis pegawai, sehingga meskipun dinilai tinggi secara formal, gaya tersebut tidak mampu memicu motivasi secara optimal. Oleh karena itu, disarankan agar pimpinan lebih menyesuaikan gaya kepemimpinan dengan karakteristik, kebutuhan, dan aspirasi pegawai untuk meningkatkan motivasi kerja secara lebih efektif.</p>2026-03-15T00:00:00+07:00Copyright (c) 2026 Jurnal Kolaboratif Sainshttps://jurnal.unismuhpalu.ac.id/index.php/JKS/article/view/10658Unlocking the Jaw - Improving Quality of Life in Bilateral Fibrous Ankylosis of the Mandibular Condyle with Dual Surgical Approach : A Case Report2026-03-15T23:19:16+07:00Marini Sundariendang.sjamsudin@fkg.unpad.ac.idEka Marwansyah Oli`iendang.sjamsudin@fkg.unpad.ac.idEndang Sjamsudinendang.sjamsudin@fkg.unpad.ac.id<p>Fibrous ankylosis of the mandibular condyles restricts jaw movement due to fibrous tissue adhesions in the temporomandibular joint (TMJ), leading to impaired oral function. Surgical management, especially condylectomy and coronoidectomy procedures, remains the most effective method of improving jaw function. A 12-year-old girl with a history of facial trauma and previous surgical intervention who developed progressive limitation in mouth opening over last three years. Clinical examination showed complete inability to open the mouth. Cone Beam Computed Tomography (CBCT) confirmed bilateral fibrous ankylosis of the mandible. The patient underwent bilateral preauricular surgical approaches, with excision of fibrous adhesions, bilateral condylectomies, and unilateral coronoidectomy. Mersilene mesh was placed bilaterally. Intensive physiotherapy was initiated after the surgery. At six months follow-up, the patient demonstrated significant improvement in jaw mobility. Fibrous ankylosis of the mandibular condyles can severely limit jaw function, especially in growing children. Surgical management successfully released the ankylosis and restored mandibular movement. Placement of Mersilene mesh helped prevent re-ankylosis, while early and intensive physiotherapy played a crucial role in maintaining postoperative mouth opening. Comprehensive surgical management combined with intensive postoperative rehabilitation is essential for effective treatment in patients with bilateral fibrous ankylosis of the mandibular condyles</p>2026-03-15T00:00:00+07:00Copyright (c) 2026 Jurnal Kolaboratif Sainshttps://jurnal.unismuhpalu.ac.id/index.php/JKS/article/view/10680Studi Analisis Faktor Kapasitas dan Faktor Pemanfaatan pada PLTD Tuapejat Kabupaten Kepulauan Mentawai, Sumatera Barat2026-03-15T23:26:56+07:00Erminto Sanenekermintosanene@gmail.comYani Ridal ridalddg@gmail.comBudimanbudiman.pakbudi99@gmail.com<p>Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD) merupakan suatu pembangkit listrik mengunakan mesin diesel sebagai penggerak awal mesin diesel yang berfungsi untuk menghasilkan energi mekanis yang memerlukan untuk memutar rotor generator bahan bakar yang digunakan untuk mesin diesel adalah solar. Dalam hal ini Factor Kapasitas (PCF) dan Faktor Pemanfaatan (PUF) PLTD Tuapejat Kabupaten Kepulauan Mentawai Sumatera Barat mempunyai delapan unit pembangkit Unit (1) merk MTU 1200 kW, unit (2) merk CUMMINS 1600 kW, unit (3) merk MTU 1100 kW, unit (4) merk MAN 1000 kW Pada penelitian ini akan menganalisa Faktor Kapasitas (PCF) dan Faktor Pemanfaatan (PUF), Load Faktor (LF), dan Demand Faktor (DF). metode yang dilakukan pada penelitian ini dimula i dengan pencarian data-data diperoleh dari PLTD Tuapejat kemudian akan dilakukan beberapa perhitungan yang telah dilakukan diperoleh prensentase Faktor Kapasitas (PCF) dan Faktor Pemanfaatan yang paling besar terdapat dimesin merk MAN (1) sebesar 0,073230, Plan Us Pactor (PUF) yang kecil 0,36500 terdapat dimesin merk MTU (2). Selanjutnya Load Faktor (LF) dan Demand Faktor (DF). LF yang paling besar 98,544% terdapat dimesin merk MTU (3) dan DF paling kecil 26,843% terdapat dimesin merek MTU (2).</p>2026-03-15T00:00:00+07:00Copyright (c) 2026 Jurnal Kolaboratif Sainshttps://jurnal.unismuhpalu.ac.id/index.php/JKS/article/view/10677Peran Pejabat Pembuat Akta Tanah dalam Pendaftaran Tanah Elektronik di Indonesia2026-03-15T23:33:31+07:00Fatria Hikmatiar Al Qindyfatriahikmatiar_fh@unram.ac.idFebrihadi Suparidhofebrihadi.s27@staff.unram.ac.id<p>Transformasi digital dalam bidang pertanahan di Indonesia ditandai dengan kehadiran sistem pendaftaran tanah secara elektronik berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 18 Tahun 2021 dan Peraturan Menteri ATR/BPN Nomor 3 Tahun 2023 tentang Penerbitan Dokumen Elektronik dalam Kegiatan Pendaftaran Tanah. Pergeseran pandangan ini menghasilkan sertifikat elektronik yang menuntut adaptasi menyeluruh dari Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT) selaku mitra strategis Badan Pertanahan Nasional (BPN). Penelitian ini bertujuan menganalisis peran PPAT dalam sistem pendaftaran tanah elektronik serta mengidentifikasi tanggung jawab hukum PPAT dalam penyelenggaraan pendaftaran tanah berbasis digital. Metode yang digunakan adalah yuridis normatif dengan pendekatan perundang-undangan (statute approach) dan pendekatan konseptual (conceptual approach). Hasil penelitian menunjukkan bahwa PPAT memiliki peran krusial dalam ekosistem pendaftaran tanah elektronik, yang mencakup empat dimensi utama: sebagai verifikator data tanah digital, operator Aplikasi Mitra BPN, penjamin autentisitas akta berbasis Tanda Tangan Elektronik (TTE) tersertifikasi, dan agen sosialisasi transformasi digital kepada masyarakat. Dalam menjalankan peran tersebut, PPAT memikul tanggung jawab hukum yang bersifat multidimensional, meliputi tanggung jawab administratif, perdata, dan pidana. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penguatan kapasitas PPAT dan harmonisasi regulasi merupakan prasyarat mutlak keberhasilan transformasi pendaftaran tanah elektronik di Indonesia.</p>2026-03-15T00:00:00+07:00Copyright (c) 2026 Jurnal Kolaboratif Sainshttps://jurnal.unismuhpalu.ac.id/index.php/JKS/article/view/10687Efektifitas Penerapan Metode Mind Mapping Dalam Meningkatkan Hasil Belajar Biologi Materi Sistem Koordinasi Pada Siswa KELAS XI C MAN 2 Kota Palu 2026-03-16T09:41:54+07:00HerlinaHerlina@gmail.comYulianty Prawira BasriYulianty@gmail.comKuliawati KuliawatiKuliawati@gmail.com<p>Tujuan dari penelitian yaitu untuk meningkatkan hasil belajar Biologi materi Sistem Koordinasi pada siswa di kelas XI C Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Kota Palu Provinsi Sulawesi Tengah dengan penerapan metode Mind Mapping di semester 2 tahun ajaran 2024/2025. Penelitian ini menggunakan metode penelitian tindakan kelas (PTK) yang dilakukan dalam dua siklus dengan empat tahapan, yaitu perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas XI C MAN 2 Kota Palu, yang melibatkan 36 siswa. Objek penelitian adalah hasil belajar siswa di kelas XI C MAN 2 Kota Palu dengan penerapan metode Mind Mapping. Instrumen penelitian adalah tes tertulis. Analisis data menggunakan teknik analisis deskriptif komparasi dengan presentase. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terjadi peningkatan hasil belajar Biologi materi Sistem Koordinasi pada siswa di kelas XI C MAN 2 Kota Palusiswa dilihat dari skor rata-rata. Skor rata-rata peningkatan hasil belajar Biologi materi Sistem Koordinasi ditunjukkan pada nilai rata-rata hasil belajar pada pra siklus dengan nilai rata-rata 70,61, pada siklus I meningkat menjadi 74,92 dan pada siklus II meningkat dengan nilai rata-rata 78,53. Dari segi kriteria ketuntasan Minimal (KKM) pada pra siklus siswa yang mencapai KKM sebesar 52,78%, pada siklus I meningkat menjadi 72,22% dan pada siklus II mengalami peningkatan menjadi 86,11%. Kesimpulan yang dapat diambil dalam penelitian ini yaitu adanya peningkatan hasil belajar Biologi materi Sistem Koordinasi dengan penerapan metode Mind Mapping secara siknifikan, sehingga layak untuk diterapkan di MAN 2 Kota Palu.</p>2026-03-16T00:00:00+07:00Copyright (c) 2026 Jurnal Kolaboratif Sainshttps://jurnal.unismuhpalu.ac.id/index.php/JKS/article/view/10686Peningkatan Prestas Belajar Bahasa Inggris Materi Discussion Text Dengan Penerapan Metode Fishbowl Discussion Pada Siswa Kelas XI D MAN 2 Kota Palu2026-03-16T10:03:23+07:00Rosnaini RaufRosnainirauf2@gmail.comFusthaathul RizkohFusthaathul@gmail.comKaokabahKaokabah@gmail.com<p>Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui peningkatan prestas belajar Bahasa Inggris materi Discussion Text dengan penerapan metode Fishbowl Discussion pada siswa kelas XI D Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Kota Palu Provinsi. Penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan selama minimal 2 siklus. Subjek pada penelitian ini adalah 24 siswa kelas XI D MAN 2 Kota Palu. Teknik pengumpulan data hasil belajar siswa dengan tes hasil belajar menulis. Teknis analasis data adalah analisis data kuantitatif, yaitu rata-rata nilai tes hasil belajar siswa. Hasil dari penelitian ini adalah bahwa penerapan Metode Fishbowl Discussion dapat meningkatkan prestasi belajar Bahasa Inggris materi Discussion Text pada siswa kelas XI MAN 2 Kota Palu di semester ganjil tahun pelajaran 2024/2025 yang dibuktikan dengan adanya peningkatan nilai rata-rata hasil belajar menulis siswa. Peningkatan hasil belajar menulis siswa pada pra siklus menunjukkan nilai rata-rata siswa sebesar 72,17 atau 65,50% siswa tuntas, Siklus I hasil belajar siswa belum mencapai kriteria minimal ketuntasan sebesar 70,% dengan nilai rata-rata kelas sebesar 77,17 yang masih di bawah nilai KKM ?73% dan persentase ketuntasan KKM ?73%. Pada Siklus II hasil belajar siswa sudah mencapai kriteria minimal ketuntasan 100% dengan nilai rata-rata kelas sebesar 90,67 dan telah melebihi nilai KKM ?73%. Dari data penelitian ini dapat disimpulkan bahwa penerapan Metode Fishbowl Discussion telah berhasil meningkatkan prestasi belajar Bahasa Inggris materi Discussion Text sehingga layak untuk diterapkan di MAN 2 Kota Palu.</p>2026-03-16T00:00:00+07:00Copyright (c) 2026 Jurnal Kolaboratif Sainshttps://jurnal.unismuhpalu.ac.id/index.php/JKS/article/view/10693Pengaruh Keragaman Produk, Harga, dan Physical Evindence Terhadap Minat Beli Kembali Pelanggan pada Produk Glad2glow di Kabupaten Tolitoli2026-03-16T10:49:13+07:00Zuli Cahyaniwiwiyulwi@gmail.comRudin RudinM@gmail.comMuhammad Darma HalwiMuhammad@gmail.com<p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh keragaman produk, harga, dan <em>physical evidence </em>terhadap minat beli kembali pelanggan pada produk Glad2Glow di Toko Afiqah Kosmetik Tolitoli. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian asosiatif kausal dengan pendekatan kuantitatif, menggunakan metode survei melalui kuesioner kepada 97 responden yang dipilih dengan teknik purposive sampling, yaitu pelanggan yang berdomisili di Kabupaten Tolitoli dan minimal telah melakukan pembelian produk Glad2Glow sebanyak dua kali. Data dianalisis dengan regresi linier berganda yang didahului uji validitas, reliabilitas, serta uji asumsi klasik yang meliputi uji normalitas, multikolinearitas, dan heteroskedastisitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial keragaman produk berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat beli kembali dengan koefisien regresi sebesar 0,319 dan nilai signifikansi 0,016. Variabel harga merupakan faktor yang paling dominan dengan koefisien regresi sebesar 0,433 dan nilai signifikansi 0,000, yang berarti semakin baik persepsi konsumen terhadap harga, semakin tinggi minat mereka untuk membeli kembali produk Glad2Glow. <em>Physical evidence </em>juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat beli kembali dengan koefisien regresi sebesar 0,292 dan nilai signifikansi 0,043, yang mengindikasikan bahwa lingkungan fisik toko yang nyaman dan fasilitas yang memadai turut mendorong konsumen melakukan pembelian ulang. Secara simultan, ketiga variabel bebas tersebut berpengaruh signifikan terhadap minat beli kembali dengan nilai F hitung 38,866 lebih besar dari F tabel 2,70 dan nilai signifikansi 0,001. Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,556 menunjukkan bahwa 55,6% variasi minat beli kembali dapat dijelaskan oleh keragaman produk, harga, dan <em>physical evidence</em>, sedangkan sisanya 44,4% dipengaruhi oleh faktor lain di luar penelitian ini.</p>2026-03-16T00:00:00+07:00Copyright (c) 2026 Jurnal Kolaboratif Sainshttps://jurnal.unismuhpalu.ac.id/index.php/JKS/article/view/10692Pengaruh Kecerdasan Interpersonal, Disiplin Kerja dan Kerjasama Tim Terhadap Kinerja Karyawan pada PT. Bank Sulteng di Kota Palu dengan Etika Kerja Cerdas sebagai Variabel Modereting2026-03-16T10:56:40+07:00Icamurwanti Dukeicamurwanti07@gmail.comHariyanto R. DjatolaHariyantoR.Djatola@gmail.comDwi WahyonoDwiwahyono@gmail.com<p>Ekosistem kerja yang terstruktur pada Bank Sulteng, kompetensi mana yang sesungguhnya menggerakkan kinerja. Lalu bagaimana peran etika kerja cerdas sebagai pemoderator dalam mengarahkan pengaruh kecerdasan interpersonal, disiplin kerja, dan kerjasama tim terhadap kinerja. Penelitian ini dilakukan pada seluruh karyawan Bank Sulteng di Kota Palu sebanyak 195 sampel. Temuan penelitian yaitu disiplin kerja dan etika kerja cerdas terbukti sebagai penggerak kinerja yang langsung dan kuat. Sebaliknya, kecerdasan interpersonal dan kerjasama tim, yang secara konvensional dianggap penting, tidak terbukti secara statistik mampu mendongkrak kinerja secara langsung. Etika kerja cerdas bertindak sebagai kekuatan penyeimbang, secara signifikan memperkuat dampak positif disiplin kerja. Di sisi lain, etika kerja cerdas justru melemahkan hubungan positif kerjasama tim terhadap kinerja, dan menunjukkan tren serupa terhadap kecerdasan interpersonal. orisinalitas terletak pada pendekatan kontinjensi yang menempatkan etika kerja cerdas sebagai kemampuan utama yang mengarahkan kemampuan lain, terutama di Bank Sulteng. mplikasi praktis dari temuan ini adalah perlunya memperbaiki sistem penilaian kinerja agar tidak hanya menilai kemampuan teknis, tetapi juga kontribusi non-teknis. Selain itu, program pelatihan perlu dirancang untuk menggabungkan keterampilan teknis dengan kebijaksanaan dalam mengambil keputusan sehari-hari.</p>2026-03-16T00:00:00+07:00Copyright (c) 2026 Jurnal Kolaboratif Sainshttps://jurnal.unismuhpalu.ac.id/index.php/JKS/article/view/10691Implementasi Fungsi Pengawasan Ketenagakerjaan pada Dinas Tenaga Kerja dan Tranmigrasi Provinsi Sulawesi Tengah2026-03-16T11:10:12+07:00Nurhayatiyayasanusi182@gmail.comHariyanto R. DjatolaHariyanto.Djatola@gmail.comDwi WahyonoDwiwahyono@gmail.com<p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi fungsi dan profesionalisme Pengawas Ketenagakerjaan dalam mengimplementasikan Fungsi Pengawasan Ketenagakerjaan. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif, yang melibatkan wawancara mendalam dan observasi langsung kepada informan penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi fungsi pengawasan ketenagakerjaan pada UPT Pengawasan Ketenagakerjaan Wilayah I Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Sulawesi Tengah dapat dikatakan belum maksimal, ada beberapa hal yang menjadi tantangan terkait keterbatasan sumber daya, baik dalam hal tenaga kerja, sarana dan prasarana, maupun anggaran, serta adanya struktur birokrasi yang belum sepenuhnya baku dan efisien, namun masih terdapat hal positif yang patut diapresiasi. Sikap para pelaksana di lapangan menunjukkan komitmen dan dedikasi yang tinggi dalam menjalankan tugas mereka. Selain itu, komunikasi antar pihak terkait juga berjalan dengan baik, meskipun demikian, peningkatan lebih lanjut dalam hal koordinasi, profesionalisme, dan penguatan sistem pengawasan tetap sangat diperlukan untuk mencapai hasil yang lebih optimal</p>2026-03-16T00:00:00+07:00Copyright (c) 2026 Jurnal Kolaboratif Sainshttps://jurnal.unismuhpalu.ac.id/index.php/JKS/article/view/10689Pengaruh Kepemimpinan Transformasional, Kepuasan Kerja dan Budaya Organisasi terhadap Kinerja Pegawai Negeri Sipil di Kantor Kecamatan Tawaeli2026-03-16T11:17:27+07:00Arie Fitriyadireihan99@gmail.comRudin RudinM@gmail.comMoh. Agus LamakarateMoh.AgusLamakarate@gmail.com<p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Kepemimpinan Transformasional, Kepuasan Kerja, dan Budaya Organisasi terhadap Kinerja Pegawai di Kantor Kecamatan Tawaeli, baik secara parsial maupun simultan. Pentingnya peningkatan kualitas pelayanan publik di tingkat kecamatan sebagai ujung tombak pelayanan administrasi masyarakat. Pendekatan yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan teknik analisis regresi linier berganda untuk menguji pengaruh masing-masing variabel independen terhadap kinerja pegawai. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial Kepemimpinan Transformasional berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai, Kepuasan Kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai, serta Budaya Organisasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai. Secara simultan, ketiga variabel tersebut juga berpengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai. Penelitian ini memberikan rekomendasi bagi pimpinan Kecamatan Tawaeli untuk memperkuat gaya kepemimpinan yang inspiratif dan partisipatif, meningkatkan kepuasan kerja melalui penciptaan lingkungan kerja yang adil dan kondusif, serta membangun budaya organisasi yang berorientasi pada integritas, disiplin, dan pelayanan publik. Secara sosial, penelitian ini berkontribusi dalam mendukung peningkatan kualitas pelayanan administrasi kepada masyarakat, karena peningkatan kinerja pegawai secara langsung berdampak pada efektivitas, responsivitas, dan akuntabilitas pelayanan publik di tingkat kecamatan.</p>2026-03-16T00:00:00+07:00Copyright (c) 2026 Jurnal Kolaboratif Sainshttps://jurnal.unismuhpalu.ac.id/index.php/JKS/article/view/10688Pengaruh Kualitas Produk, Citra Merek dan Promosi Digital terhadap Keputusan Pembelian Konsumen pada Bawang Goreng Mbok Sri Kota Palu2026-03-16T11:25:41+07:00Archa Rini Ilham Latiefarcharini15@gmail.comDwi WahyonoDwiwahyono@gmail.comHariyanto R. DjatolaHariyanto.Djatola@gmail.com<p>Persaingan bisnis yang dinamis dan penuh tantangan, pelaku usaha dituntut untuk terus berinovasi dalam menghadapi perubahan perilaku konsumen, kemajuan teknologi, serta meningkatnya intensitas persaingan. Konsumen masa kini tidak lagi hanya berorientasi pada harga, melainkan lebih selektif dalam memilih produk yang memberikan nilai tambah, baik dari aspek kualitas, citra merek, maupun pengalaman berbelanja. Oleh karena itu, penting bagi pelaku usaha untuk memahami berbagai faktor yang memengaruhi keputusan pembelian konsumen agar strategi pemasaran yang diterapkan menjadi lebih tepat sasaran. Jenis penelitian adalah metode verifikatif, penelitian yang bertujuan untuk mengetahui hubungan kausalitas antar veriabel melalui suatu pengujian hipotesis. Variabel kualitas produk berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian konsumen pada Bawang Goreng Mbok Sri Kota Palu. Variabel citra merek berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian konsumen pada Bawang Goreng Mbok Sri Kota Palu. Variabel promosi digital berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian konsumen pada Bawang Goreng Mbok Sri Kota Palu. Variabel kualitas produk, citra merek dan promosi digital berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian konsumen pada Bawang Goreng Mbok Sri Kota Palu.</p>2026-03-16T00:00:00+07:00Copyright (c) 2026 Jurnal Kolaboratif Sainshttps://jurnal.unismuhpalu.ac.id/index.php/JKS/article/view/10695Hubungan Dukungan Keluarga Dengan Kepatuhan Minum Obat Pasien Halusinasi Di Wilayah Kerja Puskesmas Dungingi2026-03-16T12:00:18+07:00Cutnya Dien Tuhalacutnyadien22@gmail.comSabirin B. SyukurSabirin@gmail.comNur Uyun I. BiahimoNurUyun@gmail.com<p>Halusinasi merupakan salah satu gangguan kejiwaan yang sering ditemukan pada pasien dengan skizofrenia, yang ditandai dengan gangguan persepsi tanpa adanya rangsangan nyata. Kondisi ini memerlukan pengobatan jangka panjang, sehingga kepatuhan minum obat menjadi faktor penting dalam mencegah kekambuhan. Dukungan keluarga memiliki peran besar dalam meningkatkan kepatuhan pasien terhadap pengobatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi hubungan dukungan keluarga dengan kepatuhan minum obat pada pasien halusinasi di wilayah kerja Puskesmas Dungingi. Metode penelitian yang digunakan adalah <em>analitik observasional</em> dengan pendekatan <em>cross sectional</em>. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh keluarga pasien halusinasi di wilayah kerja Puskesmas Dungingi. Teknik pengambilan sampel menggunakan <em>non-probability sampling</em> dengan metode <em>total sampling</em>, sehingga diperoleh jumlah sampel sebanyak 24 responden. Analisis data dilakukan menggunakan uji <em>chi-square</em>. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki dukungan keluarga tinggi sebanyak 14 responden (58,3%), dan sebanyak 10 responden (41,7%) memiliki dukungan keluarga rendah. Tingkat kepatuhan minum obat pasien halusinasi menunjukkan bahwa 13 responden (54,2%) termasuk dalam kategori kepatuhan tinggi, sedangkan 11 responden (45,8%) termasuk dalam kategori kepatuhan rendah. Hasil analisis uji <em>chi-square</em> menunjukkan nilai p = 0,000 (p < 0,05), maka disimpulkan ada hubungan dukungan keluarga dengan kepatuhan minum obat pasien halusinasi di Wilayah Kerja Puskesmas Dungingi, Diharapkan keluarga pasien halusinasi dapat lebih meningkatkan keterlibatan dan peran aktif dalam mendampingi pasien selama menjalani pengobatan.</p>2026-03-16T11:58:57+07:00Copyright (c) 2026 Jurnal Kolaboratif Sainshttps://jurnal.unismuhpalu.ac.id/index.php/JKS/article/view/10694Analisis Spasial Faktor Risiko TB Paru Di Wilyah Kerja Puskesmas Kota Tengah Kota Gorontalo 2026-03-16T12:14:08+07:00Sri Panessa Mantusrivanesamantu@gmail.comHerlina Jusufherlinajusuf@ung.ac.idTri Septian Maksumtriseptian@ung.ac.id<p>Tuberkulosis paru (TB paru) masih menjadi masalah kesehatan masyarakat utama dengan angka kesakitan dan kematian yang tinggi, khususnya di wilayah perkotaan dengan kepadatan penduduk besar. Peningkatan kasus TB paru menunjukkan perlunya pendekatan analisis yang tidak hanya melihat faktor risiko, tetapi juga pola sebaran kasus secara geografis. Analisis spasial berbasis Sistem Informasi Geografis (SIG) menjadi penting untuk mengidentifikasi klaster kasus dan mendukung perencanaan intervensi yang lebih efektif dan tepat sasaran. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pola spasial kejadian TB paru serta hubungan faktor risiko lingkungan fisik (kelembaban udara, pencahayaan, ventilasi, suhu udara, dan kepadatan hunian) dengan kejadian TB paru di wilayah kerja Puskesmas Kota Tengah Kota Gorontalo. Jenis penelitian ini adalah survei deskriptif analitik dengan desain <em>Cross sectional Study</em>. Populasi adalah seluruh penderita TB Paru sebanyak 75 responden yang diperoleh melalui teknik <em>Purposive Sampling</em>. Instrumen yang digunakan berupa kuesioner terstruktur dan Global Position System (GPS). Analisis data menggunakan uji <em>Chi-Square</em> dengan tingkat signifikansi 0.05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan yang signifikan antara kelembaban udara (<em>p-value</em> = 0,024), pencahayaan (<em>p-value</em> = 0,004), ventilasi udara (<em>p-value</em> = 0,005), suhu udara (<em>p-value </em>= 0,016), dan kepadatan hunian (<em>p-value</em> = 0,024) dengan kejadian TB Paru di wilayah kerja Puskesmas Kota Tengah Kota Gorontalo. Disarankan pemanfaatan hasil analisis spasial sebagai dasar penentuan wilayah prioritas intervensi, peningkatan PHBS, dan penguatan skrinning aktif TB paru.</p>2026-03-16T00:00:00+07:00Copyright (c) 2026 Jurnal Kolaboratif Sains