https://jurnal.unismuhpalu.ac.id/index.php/JKS/issue/feedJurnal Kolaboratif Sains2026-06-29T09:59:13+07:00Dr. Guasminjksunismuhpalu@gmail.comOpen Journal Systemshttps://jurnal.unismuhpalu.ac.id/index.php/JKS/article/view/11131Analisis Penggunaan Alat Musik Pianika Sebagai Media Pembelajaran di Sekolah Dasar2026-06-27T13:49:29+07:00Silvia Maharanisilviamaharani.399@upi.eduSiti Saraswatisitisaraswati23@upi.eduFarhan Agustianfarhan.agustian19@upi.eduWidiah Karimawidiahkarima20@upi.eduFemy Geria Rohimahfemyrohimah@upi.eduTeten Ginanjar Rahayutetenginanjarr@upi.edu<table width="100%"> <tbody> <tr> <td width="394"> <p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Pembelajaran seni musik di sekolah dasar masih menghadapi kendala dalam meningkatkan keterlibatan dan pemahaman siswa, terutama karena penggunaan media pembelajaran yang kurang interaktif dan masih didominasi oleh teori. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penggunaan alat musik pianika sebagai media pembelajaran seni musik di sekolah dasar, khususnya dari aspek peran, dampak, serta kelebihan dan kekurangannya. Metode yang digunakan adalah </span></span></span></span><em><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Systematic Literature Review</span></span></span></span></em><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"> (SLR) dengan menganalisis 10 artikel ilmiah yang relevan pada rentang tahun 2020–2025. Data dianalisis secara deskriptif kualitatif melalui tahapan seleksi, ekstraksi, dan sintesis literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan pianika secara konsisten berperan efektif dalam meningkatkan kualitas pembelajaran seni musik di sekolah dasar, terutama dalam membantu siswa memahami konsep dasar musik melalui praktik langsung. Selain itu, pianika mampu meningkatkan keterampilan musikal, keaktifan, minat, serta rasa percaya diri siswa dalam pembelajaran. Meskipun demikian, terdapat beberapa kendala dalam implementasinya, seperti kesulitan siswa dalam memahami notasi musik, perbedaan kemampuan individu, serta tantangan dalam pengelolaan kelas. Dengan demikian, pianika memiliki potensi yang besar sebagai media pembelajaran seni musik, namun efektivitasnya sangat bergantung pada strategi pembelajaran yang tepat dan pengelolaan kelas yang optimal di sekolah dasar.</span></span></span></span></p> <p><strong> </strong></p> </td> </tr> </tbody> </table>2026-06-27T13:49:29+07:00Copyright (c) 2026 Jurnal Kolaboratif Sainshttps://jurnal.unismuhpalu.ac.id/index.php/JKS/article/view/11171TINJAUAN HUKUM TERHADAP STATUS KEMITRAAN PENGEMUDI GRAB SEBAGAI PEKERJA MANDIRI BERDASARKAN KITAB UNDANG-UNDANG HUKUM PERDATA DI KOTA BENGKULU2026-06-27T13:50:09+07:00Yobi Heryansah Abadi Yobiyobiabadi2003@gmail.com<p>Perkembangan teknologi digital melahirkan model gig economy melalui layanan transportasi online seperti Grab. Penelitian ini bertujuan menganalisis status kemitraan pengemudi Grab sebagai pekerja mandiri berdasarkan prinsip kebebasan berkontrak, itikad baik, dan kepatutan dalam KUHPerdata di Kota Bengkulu. Metode yang digunakan adalah penelitian hukum empiris dengan pendekatan socio-legal melalui wawancara dan studi dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hubungan kemitraan secara hukum sah, namun pelaksanaannya belum sepenuhnya mencerminkan prinsip hukum perdata karena perjanjian bersifat baku, terdapat kebijakan sepihak, kurangnya transparansi, serta ketidakseimbangan posisi tawar antara perusahaan dan pengemudi sehingga perlindungan hukum masih perlu ditingkatkan.</p>2026-06-27T13:50:09+07:00Copyright (c) 2026 Jurnal Kolaboratif Sainshttps://jurnal.unismuhpalu.ac.id/index.php/JKS/article/view/11176PERAN POLISI DALAM MENANGGULANGI TINDAK PIDANA PREMANISME DIWILAYAH HUKUM POLRES SELUMA2026-06-29T08:11:51+07:00Apriel Saortua Simbolon Aprielaprielsimbolon7@gmail.com<p>Penelitian ini bertujuan menganalisis peran kepolisian dalam menanggulangi tindak pidana premanisme di wilayah hukum Polres Seluma serta hambatan yang dihadapi. Penelitian menggunakan metode hukum empiris dengan pendekatan deskriptif kualitatif melalui wawancara, observasi, dan studi kepustakaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepolisian melakukan upaya preventif melalui patroli rutin, penyuluhan hukum, dan pembinaan masyarakat, serta upaya represif melalui penindakan hukum, penangkapan, dan penyidikan terhadap pelaku premanisme. Disimpulkan bahwa peran Polres Seluma telah berjalan cukup baik, namun masih diperlukan peningkatan kerja sama antara kepolisian dan masyarakat untuk menjaga keamanan dan ketertiban.</p>2026-06-29T08:11:51+07:00Copyright (c) 2026 Jurnal Kolaboratif Sainshttps://jurnal.unismuhpalu.ac.id/index.php/JKS/article/view/11191PERAN KEPOLISIAN KOTA BENGKULU TERHADAP PENGGUNAAN KNALPOT RACING PADA KENDARAAN PRIBADI DI WILAYAH KOTA BENGKULU2026-06-29T08:12:38+07:00Tasya Nur Anisa Tasyatasyanuranisa23@gmail.com<p>Peran Kepolisian Kota Bengkulu dalam mengendalikan penggunaan knalpot balap dan tantangan yang dihadapi oleh penegak hukum merupakan topik utama penelitian ini. Penelitian ini menggunakan kerangka kerja sosial-hukum dan alat hukum empiris untuk mengkaji tindakan dan tantangan kepolisian. Temuan menunjukkan bahwa kepolisian telah menerapkan tindakan pencegahan, antisipasi, dan represif, termasuk penegakan hukum, razia, konseling, dan penyitaan knalpot yang tidak standar. Namun, karena kurangnya sumber daya, infrastruktur, dan pengetahuan hukum, penegak hukum belum berkinerja maksimal.</p>2026-06-29T08:12:38+07:00Copyright (c) 2026 Jurnal Kolaboratif Sainshttps://jurnal.unismuhpalu.ac.id/index.php/JKS/article/view/11042Evaluation of physical and sensory characteristics of donuts at different mixing speeds and durations2026-06-29T08:13:30+07:00Mirriyadhil Jannahmirriyadhil@unej.ac.idNur Latifatul Qodriyahnurlatifah@unej.ac.idLita Meilinalitameilina@unej.ac.idAhmad David Royyifi Arifinroyyifi@unej.ac.idNurul Wakiahnurulwakiah@unsulbar.ac.id<p><em>This study aimed to evaluate the effect of mixing speed and duration on the physical and sensory quality of doughnuts. A 2×2 factorial design was applied with two levels of mixing speed (level 2 and 3) and two mixing durations (10 and 15 minutes). The observed parameters included dough expansion, texture (hardness), crumb structure, and sensory (hedonic) evaluation. The results showed that higher mixing speed increased dough expansion, indicating the formation of a more effective gluten network in retaining fermentation gas. In contrast, lower mixing speed produced a softer texture with lower hardness values and a more uniform crumb structure. Sensory evaluation revealed that all treatments were generally accepted by panelists, with no significant differences (p>0.05), although treatments with higher mixing speed tended to receive higher preference scores. Overall, variations in mixing conditions significantly affected the physical properties of doughnuts but did not significantly influence sensory attributes. The A1B1 treatment (low mixing speed, 10 minutes) was identified as the optimal condition, as it provided a balanced combination of desirable physical characteristics and good sensory acceptance</em></p>2026-06-29T08:13:30+07:00Copyright (c) 2026 Jurnal Kolaboratif Sainshttps://jurnal.unismuhpalu.ac.id/index.php/JKS/article/view/11188Perlindungan Hukum bagi Pihak yang Lemah dalam Perjanjian Perdata : Systematic Review2026-06-29T08:23:31+07:00Eolia Rahma Agustineoliaagstinn@gmail.com<p>Penelitian ini bertujuan untuk secara sistematis menganalisis dan mensintesis penelitian yang ada tentang perlindungan hukum bagi pihak-pihak yang lebih lemah dalam perjanjian perdata. Fokus utamanya adalah untuk mengidentifikasi pola perlindungan hukum, bentuk daya tawar yang tidak setara, dan efektivitas prinsip-prinsip keadilan kontraktual dalam praktiknya. Penelitian ini menggunakan metode Systematic Literature Review (SLR) dengan mengumpulkan artikel ilmiah dari Google Scholar menggunakan kata kunci "hukum perdata", "perlindungan hukum", dan "hak konseptual". Sebanyak sembilan artikel yang relevan dipilih berdasarkan kriteria inklusi dan dianalisis menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif melalui sintesis data.</p> <p>Temuan ini mengungkapkan bahwa pihak-pihak yang lebih lemah dalam perjanjian sipil terus menghadapi ketidakseimbangan yang signifikan dalam daya tawar, terutama karena penggunaan klausul standar, tindakan sepihak, dan lemahnya penegakan peraturan yang ada. Hasil ini menyoroti kesenjangan antara norma hukum dan implementasinya dalam praktik. Kebaruan dari penelitian ini terletak pada pengintegrasian studi sektoral yang sebelumnya terfragmentasi ke dalam kerangka analitis yang komprehensif, serta mengidentifikasi tren metodologis dan konseptual dalam penelitian sebelumnya. Studi ini berkontribusi secara teoritis dengan memperkuat konsep perlindungan hukum dan keadilan kontraktual, dan secara praktis dengan memberikan rekomendasi berbasis bukti bagi pembuat kebijakan dan praktisi hukum untuk meningkatkan perlindungan pihak-pihak yang lebih lemah.</p>2026-06-29T08:23:31+07:00Copyright (c) 2026 Jurnal Kolaboratif Sainshttps://jurnal.unismuhpalu.ac.id/index.php/JKS/article/view/11192 Analisis Kebijakan Regulasi Pedagang Kaki Lima Terhadap Upaya Penataan Kawasan Lingkungan Kota Kupang2026-06-29T08:24:30+07:00Christina Mandayani Tademandatade29@gmail.comBernadeta Keysa PakeKeysapake113@gmail.comReymond Gerson Filipi Na'ureymondgfnau@gmail.comPascalin Personalia Bunga Kellenpascalinkellen@gmail.comMirma Rosadi Bettimirmarosadibetti@gmail.com<table width="100%"> <tbody> <tr> <td width="17"> <p> </p> </td> <td width="394"> <p><strong>ABSTRAK </strong></p> <p>Pedagang Kaki Lima ( PKL ) merupakan bagian internal dari sektor ekonomi informal yang menjadi solusi bagi masyarakat perkotaan dengan keterbatasan modal dan keahlian. Secara teoritis, PKL memanfaatkan ruang-ruang publik untuk melakukan aktivitas perdagangan demi menyambung hidup dan menggerakan ekonomi skala kecil. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif yang berfokus pada analisis literatur dan fenomena sosial. Berbasis teori Grindle ( 1980 ) yang menganalisis tentang isi kebijakan (<em>content of policy</em>) dan lingkungan implementasi (<em>context of implementation</em>). Implementasi regulasi penataan PKL di Kota Kupang belum berjalan optimal akibat lemahnya koordinasi antarinstansi dan ketiadaan penetapan lokasi usaha resmi, sehingga penertiban yang dilakukan sering kali hanya bersifat sementara. Secara sosial, kebijakan ini memicu ketegangan dan konflik antara pedagang dan aparat karena dianggap kurang memperhatikan rasa keadilan dan kondisi ekonomi masyarakat kecil. Secara ekonomi, kebijakan relokasi sering kali berdampak pada penurunan omzet mingguan akibat hilangnya akses strategis penjualan terhadap pelanggan. Meskipun pedagang melakukan strategi adaptasi melalui diversifikasi produk dan promosi digital, keberhasilan penataan ruang di Kota Kupang tetap sangat bergantung pada kebijakan yang mampu menyeimbangkan fungsi estetika kota dengan pemberdayaan ekonomi PKL yang berkelanjutan.</p> <p><strong> </strong></p> </td> </tr> <tr> <td width="17"> <p> </p> </td> <td width="394"> <p><strong>ABSTRACT </strong></p> <p><em>Street vendors (PKL) form an integral part of the informal economic sector, providing a solution for urban communities with limited capital and skills. In theory, street vendors utilise public spaces to carry out trading activities in order to make a living and drive the small-scale economy. This study employs a qualitative approach using a descriptive research design, focusing on literature analysis and social phenomena. It is based on Grindle’s (1980) theory, which analyses the content of policy and the context of implementation. The implementation of regulations governing street vendors in Kupang City has not been optimal due to weak inter-agency coordination and the lack of designated official trading locations, meaning that enforcement measures are often only temporary. Socially, this policy has triggered tension and conflict between traders and officials as it is perceived as failing to take into account a sense of justice and the economic conditions of the underprivileged. Economically, relocation policies often result in a decline in weekly turnover due to the loss of strategic sales access to customers. Although traders have adopted adaptation strategies through product diversification and digital promotion, the success of urban planning in Kupang City remains heavily dependent on policies capable of balancing the city’s aesthetic function with the sustainable economic empowerment of street vendors.</em></p> <p> </p> </td> </tr> </tbody> </table>2026-06-29T08:24:30+07:00Copyright (c) 2026 Jurnal Kolaboratif Sainshttps://jurnal.unismuhpalu.ac.id/index.php/JKS/article/view/11189Pengaruh Work Overload, Job Control, dan Dukungan Sosial terhadap Burnout pada Tenaga Kependidikan MAN 3 Jombang2026-06-29T08:25:16+07:00Hafidha Dina Kamilahafidhadinakamilaa@gmail.comSeptian Ragil Ananditahafidhadinakamilaa@gmail.com<table width="100%"> <tbody> <tr> <td width="394"> <p><strong>ABSTRAK </strong></p> <p><em>Burnout</em> pada tenaga kependidikan menjadi isu krusial seiring meningkatnya tuntutan administratif, keterbatasan sumber daya, dan tekanan waktu yang berkelanjutan. Kondisi ini berpotensi menurunkan kualitas layanan pendidikan jika tidak dikelola dengan baik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh <em>work overload</em>, <em>job control</em>, dan dukungan sosial terhadap <em>burnout</em> pada tenaga kependidikan MAN 3 Jombang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Teknik pengambilan sampel menggunakan <em>total sampling</em> dengan responden sebanyak 40 tenaga kependidikan. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner dengan skala Likert, sedangkan analisis data menggunakan regresi linier berganda melalui program SPSS 15.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial, <em>work overload</em> dan <em>job control</em> tidak berpengaruh signifikan secara parsial terhadap <em>burnout</em> pada tenaga kependidikan MAN 3 Jombang, sedangkan dukungan sosial berpengaruh negatif dan signifikan terhadap <em>burnout</em>. Secara simultan, ketiga variabel tersebut berpengaruh signifikan terhadap <em>burnout</em>. Temuan ini mengindikasikan bahwa dukungan sosial yang memadai sangat efektif dalam menekan risiko <em>burnout</em>. Oleh karena itu, diperlukan penguatan dukungan sosial serta optimalisasi sumber daya kerja lainnya untuk menciptakan lingkungan kerja yang sehat dan produktif.</p> </td> </tr> <tr> <td width="394"> <p><strong>A</strong><strong>BSTRACT </strong></p> <p>Burnout among education personnel has become a crucial issue alongside increasing administrative demands, limited resources, and continuous time pressure. This condition has the potential to decrease the quality of educational services if not managed properly. This study aims to analyze the effect of work overload, job control, and social support on burnout among education personnel at MAN 3 Jombang. This research uses a quantitative approach with a survey method. The sampling technique utilized total sampling with 40 education personnel as respondents. Data were collected through questionnaires with a Likert scale, while data analysis used multiple linear regression via the SPSS program. The results showed that partially, work overload and job control have no significant effect on burnout among education personnel at MAN 3 Jombang, whereas social support has a negative and significant effect on burnout. Simultaneously, these three variables significantly affect burnout. These findings indicate that adequate social support is highly effective in reducing the risk of burnout. Therefore, it is necessary to strengthen social support and optimize other work resources to create a healthy and productive work environment.</p> <p> </p> </td> </tr> </tbody> </table>2026-06-29T08:25:16+07:00Copyright (c) 2026 Jurnal Kolaboratif Sainshttps://jurnal.unismuhpalu.ac.id/index.php/JKS/article/view/11159Evaluasi Penerapan Sistem Manajemen Mutu dan Kinerja Mutu pada Proyek Konstruksi Berdasarkan Dokumen Proyek2026-06-29T08:29:17+07:00Putri Naysila Sidney Malikiputrimaliki14@gmail.comArfan Utiarahmanputrimaliki14@gmail.comArfan Usman Sumagaputrimaliki14@gmail.com<table width="100%"> <tbody> <tr> <td width="394"> <p><strong>ABSTRAK </strong></p> <p>Sektor konstruksi memiliki peran strategis dalam perekonomian nasional, sehingga penerapan sistem manajemen mutu menjadi sangat krusial. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi penerapan Sistem Manajemen Mutu (SMM) dan kinerja mutu pada proyek konstruksi jalan dan jembatan berdasarkan dokumen proyek secara objektif. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif–evaluatif berbasis audit dokumen, dengan objek penelitian proyek <em>Service Contract for the Provision of Road and Bridge Construction </em>di Kabupaten Pohuwato, Gorontalo, yang dilaksanakan oleh PT Harmonis Perkasindo Pohuwato. Instrumen penelitian divalidasi menggunakan metode Lawshe dan memperoleh nilai <em>Content Validity Index </em>(CVI) sebesar 0,955. Hasil audit menunjukkan bahwa implementasi SMM berada pada kategori cukup baik secara operasional, namun memiliki kelemahan struktural berupa ketiadaan Rencana Mutu Pekerjaan Konstruksi (RMPK) tunggal, absennya <em>Risk Register </em>mutu, serta lemahnya pengendalian penyedia eksternal. Kinerja pengujian material dan penanganan <em>Non-Conformance Report </em>(NCR) berada pada kategori sangat baik (skor 4), mengindikasikan integritas evaluasi mutu fisik yang tinggi. Secara keseluruhan, kinerja mutu proyek ini dikategorikan sebagai "Operasional Kuat, Administratif Lemah," yang mencerminkan perlunya integrasi antara disiplin operasional lapangan dengan ketertiban administratif.</p> </td> </tr> <tr> <td width="394"> <p><strong>A</strong><strong>BSTRACT </strong></p> <p>The construction sector plays a strategic role in the national economy, making the implementation of quality management systems crucial. This study aims to evaluate the implementation of the Quality Management System (QMS) and quality performance in road and bridge construction projects based on project documents objectively. The research employs a descriptive–evaluative approach based on document audit, with the object of study being the Service Contract for the Provision of Road and Bridge Construction project in Pohuwato Regency, Gorontalo, executed by PT Harmonis Perkasindo Pohuwato. The research instrument was validated using the Lawshe method, obtaining a Content Validity Index (CVI) of 0.955. Audit results indicate that QMS implementation is operationally adequate but has structural weaknesses, including the absence of a single Construction Work Quality Plan (RMPK), the lack of a quality Risk Register, and weak external provider control. Material testing performance and Non-Conformance Report (NCR) handling were categorized as excellent (score 4), indicating high integrity of physical quality evaluation. Overall, the project’s quality performance is categorized as “Operationally Strong, Administratively Weak,” reflecting the need for integration between field operational discipline and administrative order.</p> <p> </p> </td> </tr> </tbody> </table>2026-06-29T08:29:16+07:00Copyright (c) 2026 Jurnal Kolaboratif Sainshttps://jurnal.unismuhpalu.ac.id/index.php/JKS/article/view/11174ANALISIS PENGGUNAAN TEMPAT DUDUK BERBASIS TRADISIONAL DALAM MENINGKATKAN INTERAKSI BELAJAR SISWA KELAS IV DI SDN 064966 MEDAN PERJUANGAN2026-06-29T08:30:18+07:00Gnade Denalita Saragihgenade498@gmail.comNadia Grace Sianturinadiagracesianturi65@gmail.comClara Sriyusniar Binjoriclarasriyusniar@gmail.comDelima Situmorangdelimasitumorang199@gmail.comNurmayaninurmayani61@unimed.ac.idYuni hajaryunihajar@unimed.ac.id<p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penggunaan tempat duduk berbasis tradisional dalam meningkatkan interaksi belajar siswa kelas IV di SDN 064966 Medan Perjuangan dengan menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi terhadap satu guru dan 17 siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penataan tempat duduk berpasangan mampu mendorong interaksi antarsiswa dalam bentuk diskusi dan kerja sama, namun siswa di barisan belakang cenderung kurang aktif, kurang fokus, dan memiliki interaksi lebih rendah dengan guru. Mobilitas guru menjadi faktor penting dalam mengatasi ketimpangan tersebut karena dapat meningkatkan perhatian, partisipasi, dan keterlibatan siswa secara merata. Dengan demikian, penggunaan tempat duduk tradisional tetap efektif dalam meningkatkan interaksi belajar apabila didukung oleh strategi guru yang tepat, terutama melalui mobilitas aktif dan pemerataan perhatian kepada seluruh siswa.</p>2026-06-29T08:30:17+07:00Copyright (c) 2026 Jurnal Kolaboratif Sainshttps://jurnal.unismuhpalu.ac.id/index.php/JKS/article/view/11183Analysis of Motor Vehicle Tax Contribution to Regional Tax Revenue in West Nusa Tenggara During the COVID-19 Economic Recovery Period2026-06-29T08:31:04+07:00Maedina JunaediMaedinajunaedi2@gmail.comHelmy Fuadyhelmyfuadi@yahoo.co.id<p>Motor Vehicle Tax (PKB) is one of the main sources of regional tax revenue that contributes to the fiscal capacity of local governments. This study aims to analyze the development of PKB revenue and its contribution to Regional Tax Revenue in West Nusa Tenggara Province during the economic recovery period of the COVID-19 pandemic from 2020 to 2024. The study employed a descriptive quantitative method using secondary data in the form of Regional Tax Revenue realization reports obtained from the Regional Revenue Agency of West Nusa Tenggara Province. The analytical techniques used were contribution analysis and growth analysis. The results showed that PKB revenue increased from IDR 431.77 billion in 2020 to IDR 575.48 billion in 2024. However, the contribution of PKB to Regional Tax Revenue fluctuated and tended to decline from 32.51% to 28.14%. This decline does not indicate weakening PKB revenue, but rather reflects that the growth of other regional tax revenues was faster. The increase in PKB revenue was influenced by economic recovery, tax relaxation policies, and the digitalization of tax services. Therefore, PKB remains an important source of regional revenue in supporting the fiscal resilience of the West Nusa Tenggara Provincial Government during the COVID-19 economic recovery period.</p>2026-06-29T08:31:04+07:00Copyright (c) 2026 Jurnal Kolaboratif Sainshttps://jurnal.unismuhpalu.ac.id/index.php/JKS/article/view/11229Analisis Dampak Psikososial dan Etika Digital terhadap Kinerja Perawat2026-06-29T08:31:47+07:00Andini Fitdia Sofyandaandiniisofyanda@gmail.comCitra Maulidyaandiniisofyanda@gmail.comNadiana Sariandiniisofyanda@gmail.comRusni Masninaandiniisofyanda@gmail.com<p> </p> <table width="100%"> <tbody> <tr> <td width="394"> <p>Perawat merupakan tenaga kesehatan yang memiliki peran sentral dalam memberikan pelayanan di fasilitas kesehatan seperti puskesmas. Namun, perkembangan teknologi dan tuntutan kerja modern memicu berbagai tekanan psikososial seperti <em>micro-stresses</em>, <em>psychological detachment</em> yang rendah, serta fenomena <em>ethical fading</em>. Kondisi tersebut berdampak pada stres kerja, burnout, serta menurunnya kualitas pengambilan keputusan etis, yang pada akhirnya memengaruhi kinerja perawat dalam memberikan pelayanan yang bermutu. Penulisan ini menggunakan metode <em>literature review</em> melalui pencarian artikel nasional dan internasional dari Google Scholar, PubMed, dan Scopus dengan kata kunci: psikososial, etika digital, kinerja perawat, burnout, psychological detachment. Kriteria inklusi meliputi artikel tahun 2019–2026 yang dapat diakses full text dalam format PDF. Dari 90 artikel yang teridentifikasi, dilakukan skrining hingga diperoleh 20 artikel yang memenuhi kriteria dan dianalisis lebih lanjut melalui ekstraksi data terkait peneliti, metode, sampel, dan hasil penelitian. Hasil review menunjukkan bahwa faktor psikososial seperti stres kerja, burnout, beban kerja berlebih, serta rendahnya kemampuan <em>psychological detachment</em> memiliki hubungan signifikan terhadap penurunan kinerja perawat. Paparan technostress turut menurunkan kesejahteraan mental dan produktivitas. Selain itu, <em>ethical fading</em> berdampak pada menurunnya kualitas keputusan etis dan profesionalisme dalam pelayanan. Etika profesi terbukti berkontribusi signifikan terhadap mutu pelayanan kesehatan. Tekanan psikososial dan tantangan etika digital memberikan dampak nyata terhadap kinerja perawat. Upaya perbaikan dapat dilakukan melalui pengelolaan stres, peningkatan pemahaman etika profesi, penguatan batasan kerja–pribadi.</p> <p><strong>ABSTRACT</strong></p> <p><em>Nurses play a crucial role in delivering healthcare services, particularly in primary healthcare facilities. However, advancements in technology and increasing job demands have contributed to various psychosocial pressures such as micro-stresses, reduced psychological detachment, and ethical fading. These conditions elevate work-related stress, burnout, and diminish the quality of ethical decision-making, ultimately affecting nurses' performance and the quality of care provided. This study employed a literature review approach by searching national and international articles through Google Scholar, PubMed, and Scopus. Keywords used included: psychosocial, digital ethics, nurse performance, burnout, psychological detachment. Inclusion criteria consisted of full-text articles published between 2019–2026 in PDF format. From 90 initially identified articles, screening resulted in 20 eligible studies that were analyzed through data extraction on authors, methods, samples, and research findings. The review findings indicate that psychosocial factors such as work stress, burnout, excessive workload, and low psychological detachment significantly contribute to decreased nurse performance. Technostress also negatively impacts psychological well-being and productivity. Additionally, ethical fading reduces the quality of ethical decision-making and professional conduct. Ethical competence was shown to significantly influence the quality of healthcare services. Psychosocial pressures and digital ethical challenges have a substantial impact on nurses’ performance. Improvements can be achieved through stress management strategies, enhanced understanding of professional ethics, strengthened work–life boundaries to support psychological detachment, and organizational policies that promote mental well-being. Comprehensive interventions are essential to improve nurses’ well-being and the overall quality of healthcare services</em></p> </td> </tr> </tbody> </table> <p> </p>2026-06-29T08:31:47+07:00Copyright (c) 2026 Jurnal Kolaboratif Sainshttps://jurnal.unismuhpalu.ac.id/index.php/JKS/article/view/11228Gambaran Penggunaan Antihipertensi di Puskesmas X Kota Pekanbaru Desember 20252026-06-29T08:32:30+07:00Novia Sinatanoviasinata@stifar-riau.ac.idMuhammad Damrinoviasinata@stifar-riau.ac.id Vathia Avillanoviasinata@stifar-riau.ac.idZakiyah Manafnoviasinata@stifar-riau.ac.idMauizah Fadhilahnoviasinata@stifar-riau.ac.id<p>Abstrak harus berdiri sendiri, artinya tidak ada kutipan di dalam abstrak. Hipertensi merupakan masalah kesehatan masyarakat dengan prevalensi tinggi dan risiko komplikasi kardiovaskular yang signifikan, sehingga memerlukan pemilihan terapi farmakologis yang rasional. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis gambaran penggunaan obat antihipertensi pada pasien di Puskesmas X Kota Pekanbaru bulan Desember 2025. Penelitian menggunakan desain deskriptif dengan pendekatan retrospektif terhadap data rekam medis sebanyak 195 pasien. Hasil penelitian menunjukkan bahwa amlodipin (golongan Calcium Channel Blocker/CCB) merupakan obat yang paling dominan digunakan sebagai terapi tunggal. Penggunaan captopril (ACE inhibitor), kombinasi terapi, serta diuretik seperti furosemid ditemukan dalam proporsi yang lebih kecil. Pola penggunaan ini menunjukkan kecenderungan praktik klinis yang mengacu pada pedoman terapi lini pertama hipertensi. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa penggunaan obat antihipertensi di Puskesmas X didominasi oleh amlodipin sebagai terapi utama yang sesuai dengan standar pengobatan.</p> <p>Hypertension is a public health problem with a high prevalence and significant risk of cardiovascular complications, thus requiring rational selection of pharmacological therapy. This study aims to analyze the description of antihypertensive drug use in patients at Community Health Center X, Pekanbaru City in December 2025. The study used a descriptive design with a retrospective approach to medical record data of 195 patients. The results showed that amlodipine (Calcium Channel Blocker/CCB) was the most dominant drug used as a single therapy. The use of captopril (ACE inhibitor), combination therapy, and diuretics such as furosemide was found in smaller proportions. This pattern of use indicates a tendency of clinical practice that refers to the guidelines for first-line therapy of hypertension. Thus, it can be concluded that the use of antihypertensive drugs at Community Health Center X is dominated by amlodipine as the main therapy in accordance with treatment standards.</p>2026-06-29T08:32:30+07:00Copyright (c) 2026 Jurnal Kolaboratif Sainshttps://jurnal.unismuhpalu.ac.id/index.php/JKS/article/view/11215Efektivitas Pendidikan Kesehatan Dengan Metode Focus Group Discussion (Fgd) Terhadap Pengetahuan Tentang Fluor Albus Pada Remaja Putri Sma2026-06-29T08:33:14+07:00Wanda Amelia Nurhasanahwandaameliaamelia@gmail.comDiah Mauliadiahmaulia960@gmail.comTsamarah Hanin Rana Fauziyyahranafauziyyah074@gmail.comMilkhatunmil668@umkt.ac.id<table width="100%"> <tbody> <tr> <td width="394"> <p><strong>ABSTRAK </strong></p> <p>Fluor albus merupakan masalah kesehatan reproduksi yang sering dialami remaja putri, terutama di daerah beriklim tropis. Kurangnya pengetahuan tentang fluor albus dapat meningkatkan risiko gangguan kesehatan reproduksi. Penelitian ini bertujuan menganalisis efektivitas pendidikan kesehatan, khususnya metode Focus Group Discussion (FGD), dalam meningkatkan pengetahuan remaja putri tentang fluor albus melalui literature review. Metode yang digunakan adalah systematic literature review berdasarkan prinsip PRISMA dengan sumber artikel dari Google Scholar dan PubMed tahun 2020–2025. Sebanyak 20 artikel memenuhi kriteria inklusi. Hasil menunjukkan bahwa pendidikan kesehatan secara signifikan meningkatkan pengetahuan remaja putri (p < 0,05). Metode leaflet dan audiovisual terbukti efektif, namun FGD memiliki potensi lebih baik karena bersifat interaktif dan partisipatif. Kesimpulannya, pendidikan kesehatan efektif meningkatkan pengetahuan tentang fluor albus, dan metode FGD berpotensi menjadi pendekatan yang lebih optimal meskipun masih memerlukan penelitian lebih lanjut.</p> <p> </p> </td> </tr> <tr> <td width="394"> <p><strong>ABSTRACT </strong></p> <p><em>Fluor albus is a reproductive health problem that is often experienced by girls, especially in tropical climates. Lack of knowledge about fluore albus can increase the risk of reproductive health disorders. This research aims to analyze the effectiveness of health education, especially the Focus Group Discussion (FGD) method, in increasing the knowledge of adolescent girls about fluor albus through literature review. The method used is a systematic literature review based on the PRISMA principle with article sources from Google Scholar and PubMed in 2020–2025. A total of 20 articles meet the inclusion criteria. The results show that health education significantly increases the knowledge of adolescent girls (p < 0,05). The leaflet and audiovisual methods are proven to be effective, but FGD has better potential because it is interactive and participatory. In conclusion, effective health education increases knowledge about fluor albus, and the FGD method has the potential to be a more optimal approach although it still requires further research.method has the potential to be a more optimal approach, but further research is neede</em><em>d.</em></p> </td> </tr> </tbody> </table>2026-06-29T08:33:14+07:00Copyright (c) 2026 Jurnal Kolaboratif Sainshttps://jurnal.unismuhpalu.ac.id/index.php/JKS/article/view/11214Analisis Karakteristik Sinyal Bunyi Ketukan pada Material Bekas Bangunan Menggunakan Pengolahan Sinyal Digital Berbasis Python2026-06-29T08:34:47+07:00Reva Nabila Dealovarevdealova@students.unnes.ac.idIslami Nur Hartatikislaminh_07@students.unnes.ac.idSekar Gayatrisekargayatri@students.unnes.ac.id<table width="100%"> <tbody> <tr> <td width="394"> <p><strong>ABSTRAK </strong></p> <p><em>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis karakteristik sinyal bunyi ketukan pada material bekas bangunan menggunakan metode pengolahan sinyal digital berbasis Python. Material yang digunakan meliputi plastik, papan kayu, seng, besi, dan triplek. Analisis dilakukan menggunakan low-pass filter dan Fast Fourier Transform (FFT) berdasarkan amplitudo maksimum, frekuensi dominan, dan karakteristik waveform. Hasil penelitian menunjukkan bahwa setiap material memiliki karakteristik bunyi yang berbeda sesuai sifat fisisnya. Plastik memiliki amplitudo tertinggi sebesar 45794,4 dengan frekuensi dominan terendah sebesar 1064,77 Hz yang menunjukkan kemampuan redaman bunyi yang cukup tinggi. Papan kayu menghasilkan frekuensi dominan tertinggi sebesar 1444,32 Hz, sedangkan seng dan besi menunjukkan frekuensi dominan yang relatif stabil akibat sifat material logam yang lebih reflektif terhadap bunyi. Penggunaan low-pass filter berhasil mengurangi noise sehingga sinyal lebih mudah dianalisis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sifat fisis material memengaruhi karakteristik bunyi dan potensi akustik material yang dihasilkan.</em></p> <p><strong> </strong></p> </td> </tr> <tr> <td width="394"> <p><strong>ABSTRACT </strong></p> <p><em>This study aims to analyze the characteristics of tapping sound signals on used building materials using Python-based digital signal processing methods. The materials used were plastic, wood board, zinc, iron, and plywood. The analysis was carried out using low-pass filtering and Fast Fourier Transform (FFT) based on maximum amplitude, dominant frequency, and waveform characteristics. The results showed that each material produced different sound characteristics depending on its physical properties. Plastic had the highest amplitude of 45794.4 with the lowest dominant frequency of 1064.77 Hz, indicating high sound damping ability. Wood board produced the highest dominant frequency of 1444.32 Hz, while zinc and iron showed relatively stable dominant frequencies due to the reflective properties of metallic materials. The application of a low-pass filter successfully reduced noise, making the signal easier to analyze. The results indicate that the physical properties of materials influence the resulting sound characteristics and acoustic potential.</em></p> </td> </tr> </tbody> </table>2026-06-29T08:34:47+07:00Copyright (c) 2026 Jurnal Kolaboratif Sainshttps://jurnal.unismuhpalu.ac.id/index.php/JKS/article/view/11267FENOMENA IMPULSIF BUYING PADA LIVE SHOPPING TIKTOK SHOP: STUDI LITERATUR2026-06-29T08:35:31+07:00Gita Tri Novel Pandiangangitatrinovelpandiangan@gmail.comJelitha Betsyebajelithabetsyeba@gmail.comNadya Stefania Hutauruknadyastefanya256@gmail.comSamuel Indra Sitorusmuelaja25@gmail.comSri Rahayu Sinagasrirahayusinaga0@gmail.comTressia Anjelina Manalumanalutressia@gmail.comZulkarnain Siregarzulkarnainsiregar@unimed.ac.id<table width="100%"> <tbody> <tr> <td width="394"> <p>Pesatnya perkembangan social commerce di Indonesia, khususnya melalui fitur live shopping TikTok Shop, telah menggeser pola konsumsi tradisional menuju penemuan produk berbasis konten interaktif yang memicu kecenderungan pembelian impulsif. Penelitian ini bertujuan memetakan determinan, mekanisme psikologis, serta konteks regulasi yang membentuk fenomena tersebut. Metode yang digunakan adalah tinjauan literatur kualitatif dengan analisis tematik terhadap data sekunder dari jurnal ilmiah nasional dan internasional. Hasil penelitian mengungkap bahwa stimulus digital berupa tekanan waktu, kelangkaan stok, dan personalisasi algoritma mengaktifkan respons afektif yang memperpendek evaluasi kognitif dalam kerangka <em>Stimulus-Organism-Response</em>. Interaksi parasosial dan persepsi kehadiran sosial teridentifikasi sebagai mediator utama yang mengalihkan basis kepercayaan konsumen, terutama pada Generasi Z. Simpulan penelitian menunjukkan bahwa integrasi dinamika parasosial secara signifikan memperluas model perilaku konsumen konvensional dengan perspektif kesejahteraan. Implikasi praktis menekankan pentingnya penerapan desain platform yang etis dan transparan, serta penguatan kebijakan perlindungan konsumen oleh regulator. Disarankan pula penelitian lanjutan menggunakan pendekatan kuantitatif atau eksperimen untuk menguji validitas empiris mekanisme psikologis serta dampak jangka panjangnya terhadap stabilitas finansial konsumen.</p> <p> </p> </td> </tr> </tbody> </table>2026-06-29T08:35:31+07:00Copyright (c) 2026 Jurnal Kolaboratif Sainshttps://jurnal.unismuhpalu.ac.id/index.php/JKS/article/view/11265Hubungan Pajak dan Zakat dalam Sistem Hukum di Indonesia2026-06-29T08:36:12+07:00Selawatyselaaawaty@gmail.comSovia LolaSoviaLolaa@gmail.comSri Rahayursri9416@gmail.comMisbahul Munermisbahulmuner05@gmail.comKhairunnisakhairunnisa26032005@gmail.comAli Murtadho Emzaedali.murtadho@uin-palangkaraya.ac.id<p>Hubungan antara pajak dan zakat dalam sistem hukum nasional Indonesia merupakan bentuk harmonisasi antara kewajiban negara dan kewajiban agama. Pajak berfungsi sebagai sumber penerimaan negara untuk membiayai pembangunan nasional, sedangkan zakat merupakan kewajiban agama yang bertujuan menciptakan kesejahteraan sosial dan pemerataan ekonomi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konstruksi hukum hubungan pajak dan zakat dalam sistem hukum nasional Indonesia, mengkaji sejauh mana kebijakan zakat sebagai pengurang pajak mampu menciptakan keadilan bagi wajib pajak Muslim, serta mengidentifikasi kendala harmonisasi antara sistem perpajakan dan pengelolaan zakat di Indonesia. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan pendekatan konseptual. Hasil penelitian menunjukkan bahwa negara telah mengakomodasi zakat dalam sistem perpajakan melalui kebijakan zakat sebagai pengurang penghasilan kena pajak. Kebijakan tersebut mencerminkan adanya upaya harmonisasi antara hukum agama dan hukum nasional. Namun, implementasinya masih menghadapi berbagai kendala, seperti rendahnya pemahaman masyarakat, kurang optimalnya koordinasi antar lembaga, persoalan administrasi, serta rendahnya tingkat kepercayaan masyarakat terhadap lembaga pengelola zakat. Oleh karena itu, diperlukan penguatan regulasi, peningkatan sosialisasi, serta pengelolaan zakat yang lebih profesional dan transparan agar harmonisasi antara zakat dan pajak dapat berjalan secara efektif dan mampu mewujudkan keadilan sosial serta kesejahteraan masyarakat.</p> <p><strong>ABSTRACT </strong></p> <p>The relationship between taxes and zakat in the Indonesian national legal system represents a form of harmonization between state obligations and religious obligations. Taxes function as a source of state revenue to finance national development, while zakat is a religious obligation aimed at creating social welfare and economic equality. This study aims to analyze the legal construction of the relationship between taxes and zakat in the Indonesian national legal system, examine the extent to which the policy of zakat as a tax deduction is able to create justice for Muslim taxpayers, and identify the obstacles in harmonizing the taxation system and zakat management in Indonesia. This study uses normative legal research methods with statutory and conceptual approaches. The results show that the state has accommodated zakat within the taxation system through a policy that allows zakat to be deducted from taxable income. This policy reflects an effort to harmonize religious law and national law. However, its implementation still faces various obstacles, such as the low level of public understanding, lack of coordination between institutions, administrative problems, and low public trust in zakat management institutions. Therefore, it is necessary to strengthen regulations, improve public awareness, and enhance professional and transparent zakat management so that the harmonization between zakat and taxes can run effectively and realize social justice and public welfare.</p>2026-06-29T08:36:12+07:00Copyright (c) 2026 Jurnal Kolaboratif Sainshttps://jurnal.unismuhpalu.ac.id/index.php/JKS/article/view/11590Pemodelan Matematika Dinamika Pertumbuhan Mikroorganisme dan Perubahan pH Selama Fermentasi Kopi2026-06-29T08:37:24+07:00Dilla Afriansyahdilla.afriansyah@unram.ac.idFirman Fajar Perdhanafirman.perdhana@unram.ac.idMade Gendis Putri Pertiwimd_gendisputri@unram.ac.id<p>Fermentasi kopi merupakan proses biokimia yang melibatkan interaksi antara pertumbuhan mikroorganisme dan perubahan kondisi kimia, khususnya pH. Penelitian ini bertujuan mengembangkan model matematika untuk menggambarkan dinamika pertumbuhan mikroorganisme dan perubahan pH selama fermentasi kopi menggunakan sistem persamaan diferensial biasa. Pertumbuhan mikroorganisme dimodelkan menggunakan model logistik, sedangkan perubahan pH dipengaruhi oleh aktivitas metabolik mikroba dan mekanisme umpan balik pH terhadap pertumbuhan mikroorganisme. Simulasi numerik dilakukan selama 72 jam menggunakan metode Runge–Kutta adaptif (RK45). Hasil simulasi menunjukkan bahwa populasi mikroorganisme meningkat dari CFU/mL menjadi CFU/mL, sementara pH menurun dari 6,2 menjadi 5,16. Analisis sensitivitas menunjukkan bahwa parameter laju pertumbuhan mikroorganisme merupakan faktor yang paling berpengaruh terhadap dinamika fermentasi. Model yang dikembangkan mampu merepresentasikan interaksi biologis dan kimia selama fermentasi kopi serta berpotensi digunakan sebagai alat prediksi dan evaluasi proses fermentasi.</p>2026-06-29T08:37:24+07:00Copyright (c) 2026 Jurnal Kolaboratif Sainshttps://jurnal.unismuhpalu.ac.id/index.php/JKS/article/view/11248Rancang Bangun Website Company Profile Dan Sistem Psb (Pendaftaran Santri Baru) Online Pada Pondok Pesantren Hudaatul Umam2026-06-29T08:44:14+07:00Ahmad Wildan HafizhHafizhwildan71@gmail.comMuhamad Iqbal pribadimuhamadpribadi32@gmail.comFirman Azis Nurhidayatultrafahmi631@gmail.com<p>Pondok Pesantren Hudaatul Umam masih menggunakan sistem pendaftaran santri baru secara manual sehingga proses pengolahan data dan penyampaian informasi kurang efektif. Penelitian ini bertujuan merancang dan membangun website company profile serta sistem PSB online berbasis web menggunakan PHP dan MySQL. Metode penelitian yang digunakan meliputi observasi, wawancara, dan studi pustaka. Sistem yang dibangun memiliki fitur informasi pondok pesantren, pendaftaran online, pengelolaan data pendaftar oleh admin, serta pengecekan status pendaftaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem mampu mempermudah proses administrasi, pengelolaan data, dan akses informasi bagi calon santri secara online.</p> <p><strong>ABSTRACT </strong></p> <p><em>Pondok Pesantren Hudaatul Umam still uses a manual student registration process, causing data processing and information delivery to be less effective. This study aims to design and develop a company profile website and an online student registration system using PHP and MySQL. The research methods used include observation, interviews, and literature study. The system provides features such as pesantren information, online registration, applicant data management by the admin, and registration status checking. The results show that the system can simplify the administration process, improve data management, and provide easier access to information for prospective students online.</em></p>2026-06-29T08:44:14+07:00Copyright (c) 2026 Jurnal Kolaboratif Sainshttps://jurnal.unismuhpalu.ac.id/index.php/JKS/article/view/11246Kasus Kecelakaan Lalu Lintas Dalam Kehidupan Sehari-Hari Ditinjau Dari Perspektif Hukum Pidana, Hukum Acara Pidana, Dan Teori Hukum Pidana2026-06-29T08:45:44+07:00Alwan Hadiyantoalwan.hadiyanto@gmail.comUjang Sahrudinujangpb1978@gmail.comSalvius Simamoraamoragriyaperkasa.property@gmail.comAde Rahmah Dwi Yantiaderahmahdwiyanti@gmail.comMuhammad Abdullah Fatehfatehalbahrurun@gmail.comAmelia Pasya Bethesda Samosirmelffz15@gmail.comCatherine Elisabeth Adelinacatherineelisaa@gmail.com<table width="100%"> <tbody> <tr> <td width="394"> <p><strong>ABSTRAK </strong></p> <p>Tulisan ini menganalisis keterkaitan antara hukum pidana, hukum acara pidana, dan teori hukum melalui ilustrasi kasus kecelakaan lalu lintas dalam kehidupan sehari-hari. Perbuatan pelaku yang mengemudikan kendaraan secara lalai hingga menyebabkan korban mengalami luka berat dikualifikasikan sebagai tindak pidana karena memenuhi unsur <em>actus reus</em> dan <em>mens rea</em> dalam bentuk <em>culpa</em>. Hukum pidana materiil berfungsi menetapkan larangan serta ancaman sanksi berdasarkan asas <em>nullum crimen sine lege</em> dan prinsip <em>lex certa</em> serta <em>lex stricta</em>. Selanjutnya, hukum acara pidana mengatur mekanisme penegakan hukum melalui tahapan penyelidikan, penyidikan, dan persidangan dengan menjunjung tinggi prinsip <em>due process of law</em> serta asas <em>presumption of innocence</em>. Dalam proses pembuktian, hakim berpedoman pada prinsip <em>in dubio pro reo</em> guna menjamin keadilan bagi terdakwa apabila terdapat keraguan. Di sisi lain, teori hukum pidana memberikan landasan filosofis dalam menilai tujuan pemidanaan, baik sebagai pembalasan (<em>retributive justice</em>), pencegahan (<em>deterrence</em>), maupun perlindungan masyarakat. Prinsip <em>suum cuique tribuere</em> menjadi dasar dalam menyeimbangkan hak korban dan pelaku. Dengan demikian, ketiga aspek tersebut membentuk sistem hukum terpadu antara norma, prosedur, dan nilai untuk mewujudkan keadilan, kepastian hukum, dan kemanfaatan secara seimbang dalam masyarakat modern.</p> <p><strong>ABSTRACT </strong></p> <p><em>This paper analyzes the relationship between criminal law, criminal procedure law, and legal theory through the illustration of a traffic accident case in everyday life. The perpetrator's negligent driving that causes the victim to suffer serious injuries is qualified as a criminal act because it fulfills the elements of actus reus and mens rea in the form of culpa. Material criminal law functions to establish prohibitions and threats of sanctions based on the principle of nullum crimen sine lege and the principles of lex certa and lex stricta. Furthermore, criminal procedure law regulates the law enforcement mechanism through the stages of investigation, inquiry, and trial by upholding the principle of due process of law and the principle of presumption of innocence. In the process of proof, the judge is guided by the principle of in dubio pro reo to guarantee justice for the defendant if there is doubt. On the other hand, criminal law theory provides a philosophical basis in assessing the purpose of punishment, whether as retributive justice, deterrence, or community protection. The principle of suum cuique tribuere serves as the basis for balancing the rights of victims and perpetrators. Thus, these three aspects form an integrated legal system of norms, procedures, and values ??to achieve justice, legal certainty, and benefit in a balanced manner in modern society.</em></p> </td> </tr> </tbody> </table>2026-06-29T08:45:44+07:00Copyright (c) 2026 Jurnal Kolaboratif Sainshttps://jurnal.unismuhpalu.ac.id/index.php/JKS/article/view/11232Faktor Faktor Yang Berhubungan Dengan Human Error Pada Mahasiswa Keperawatan Di Labolatorium Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timur2026-06-29T08:47:39+07:00Cahya Indah Fitrianicahyaindah1711@gmail.comDiandra Dita Raudinacahyaindah1711@gmail.comRifky Rama Nur Hidayahrifkyrama017@gmail.comRusni Masninadiandraditaraudina@gmail.com<table width="100%"> <tbody> <tr> <td width="394"> <p><strong>ABSTRAK </strong></p> <p>Keselamatan pasien merupakan prioritas utama dalam pelayanan kesehatan, namun mahasiswa keperawatan sering kali berkontribusi pada risiko kesalahan selama praktik akibat keterbatasan pengalaman dan faktor psikologis. Human error dalam konteks ini dipengaruhi oleh dimensi yang kompleks, mulai dari aspek teknis hingga kondisi emosional mahasiswa. Studi ini merupakan tinjauan literatur (literature review) yang menganalisis berbagai artikel ilmiah terkait faktor-faktor yang berhubungan dengan human error pada mahasiswa keperawatan. Analisis menunjukkan bahwa faktor psikologis seperti kecemasan tinggi saat ujian keterampilan secara signifikan meningkatkan risiko kesalahan. Sebaliknya, penggunaan media pembelajaran berbasis teknologi seperti e-module dan simulasi virtual terbukti efektif meningkatkan kepercayaan diri, self-efficacy, dan kemampuan klinis mahasiswa. Selain itu, ditemukan adanya hubungan kuat antara motivasi belajar dengan kemampuan mengelola stres akademik dan kecemasan. Human error pada mahasiswa keperawatan dapat diminimalisir melalui peningkatan kesadaran keselamatan pasien, penguatan motivasi internal, dan penerapan metode pembelajaran simulatif yang mampu mereduksi kecemasan serta membangun kesiapan teknis sebelum terjun ke lahan praktik.</p> <p><strong> </strong></p> </td> </tr> <tr> <td width="394"> <p><strong>ABSTRACT </strong></p> <p><em>Patient safety is a crucial aspect of healthcare services, yet nursing students often contribute to errors during practice due to limited competence and experience. Human error in this context is influenced by complex dimensions, ranging from technical aspects to the students' psychological conditions. This study is a literature review analyzing various scientific articles regarding factors associated with human error among nursing students. The analysis indicates that psychological factors, such as high anxiety during laboratory skill exams, significantly increase the risk of errors. Conversely, the use of technology-based learning media, such as e-modules and virtual simulations, has proven effective in enhancing students' confidence, self-efficacy, and clinical skills. Furthermore, a strong correlation was found between learning motivation and the ability to manage academic stress and anxiety. Human error among nursing students can be minimized by increasing patient safety awareness, strengthening internal motivation, and implementing simulative learning methods capable of reducing anxiety and building technical readiness before entering clinical practice.</em></p> <p><em> </em></p> </td> </tr> </tbody> </table>2026-06-29T08:47:39+07:00Copyright (c) 2026 Jurnal Kolaboratif Sainshttps://jurnal.unismuhpalu.ac.id/index.php/JKS/article/view/11272Edukasi Penggunaan Vitamin dan Pengenalan Profesi Apoteker Pada Tingkat Menengah Pertama Di SMP Negeri 40 Pekanbaru2026-06-29T08:48:24+07:00Novia Sinatairfansihombing1504@gmail.comMeiriza Djohariirfansihombing1504@gmail.comAdriani Susantyirfansihombing1504@gmail.comErin Katerinairfansihombing1504@gmail.comFatimah Nur Afnitairfansihombing1504@gmail.comFebry Azizah Hirfansihombing1504@gmail.comFitri Yolanda Pratiwiirfansihombing1504@gmail.comGeby Mardhotillahirfansihombing1504@gmail.comHesti Rahmatiairfansihombing1504@gmail.comIrfan Sihombingirfansihombing1504@gmail.comLarasati Dinda Medithairfansihombing1504@gmail.comMaulin Rahmawatiirfansihombing1504@gmail.comMelia Oktaviairfansihombing1504@gmail.com<p>Apoteker memiliki peran penting dalam memberikan edukasi penggunaan obat dan vitamin secara rasional, namun pengetahuan masyarakat, khususnya pelajar, mengenai profesi apoteker masih rendah. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan siswa mengenai penggunaan vitamin yang tepat dan aman serta memperkenalkan profesi apoteker sebagai tenaga kesehatan yang berperan dalam promosi dan pelayanan kesehatan. Kegiatan dilaksanakan di SMP Negeri 40 Pekanbaru pada tanggal 30 Oktober 2025, melibatkan 72 siswa kelas IX. Metode pelaksanaan meliputi penyampaian materi edukatif melalui presentasi interaktif, pembagian leaflet, sesi tanya jawab, pengecekan golongan darah, dan pemberian vitamin gratis. Evaluasi dilakukan melalui pretest dan posttest untuk menilai peningkatan pengetahuan siswa. Hasil menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada nilai rata-rata pengetahuan siswa, dari 78,7 menjadi 98,5 di kelas 9A, 63,9 menjadi 98,1 di kelas 9B, dan 83,2 menjadi 99,2 di kelas 9C. Kegiatan ini terbukti efektif dalam meningkatkan pemahaman siswa tentang pentingnya konsumsi vitamin serta peran apoteker dalam menjaga kesehatan masyarakat. Selain berdampak positif pada siswa, kegiatan ini juga memberikan pengalaman edukatif bagi mahasiswa dalam mengasah keterampilan komunikasi dan penyuluhan kesehatan. Program ini diharapkan dapat menjadi langkah awal dalam membentuk kesadaran hidup sehat sejak dini serta memperkuat hubungan antara institusi pendidikan tinggi dan masyarakat.</p> <p><strong>ABSTRACT </strong></p> <p>Pharmacists play an essential role in providing education on the rational use of medicines and vitamins. However, public awareness particularly among students regarding the pharmacist profession and the importance of proper vitamin intake remains low. Early education is crucial to foster healthy lifestyle awareness and understanding of the pharmacist’s role in healthcare services. This activity aimed to increase students’ knowledge of the correct and safe use of vitamins and to introduce the pharmacist profession in junior high school environments. The community service program was conducted at SMP Negeri 40 Pekanbaru on October 30, 2025, involving 72 ninth-grade students. The methods included interactive presentations, distribution of educational leaflets, question-and-answer sessions, blood type screening, and free vitamin distribution. Pretest and posttest evaluations were used to measure students’ knowledge improvement. There was a significant increase in students’ knowledge after the program. The average pretest and posttest scores improved from 78.7 to 98.5 in class 9A, from 63.9 to 98.1 in class 9B, and from 83.2 to 99.2 in class 9C. Students showed high enthusiasm and a better understanding of the presented topics. The educational activity on vitamin use and pharmacist introduction effectively enhanced students’ awareness and understanding of health. The program also benefited pharmacy students as facilitators by improving their communication and community outreach skills. Similar activities are recommended in other schools to broaden the positive impact on cultivating healthy habits from an early age.</p>2026-06-29T08:48:23+07:00Copyright (c) 2026 Jurnal Kolaboratif Sainshttps://jurnal.unismuhpalu.ac.id/index.php/JKS/article/view/11270Dampak Kimia Mikroplastik terhadap Lingkungan Perairan: Systematic Literature Review2026-06-29T08:49:06+07:00Tresya A. Simalangotresya.4243210045@mhs.unimed.ac.idChaira Adinda Rambechaira.ar.4232510003@mhs.unimed.ac.idNur Hasanahnurhasanah.4242210003@mhs.unimed.ac.idChantika Imelia Br. Sinagachantika.4243210036@mhs.unimed.ac.idLamtama Robintang Simarmatalamtamarobintangs@gmail.comEkarniman Guloguloekarniman@gmail.comMelianameliana.4243510002@mhs.unimed.ac.idSyairal Fahmy Dalimunthefahmy@unimed.ac.id<p>Mikroplastik merupakan partikel plastik berukuran kurang dari 5 mm yang banyak ditemukan di lingkungan perairan akibat aktivitas antropogenik dan degradasi sampah plastik. Secara kimia, mikroplastik tersusun atas polimer sintetis yang bersifat persisten dan mampu mengadsorpsi berbagai polutan seperti logam berat, pestisida, dan senyawa organik beracun. Artikel ini bertujuan mengkaji dampak kimia mikroplastik terhadap lingkungan perairan dan organisme akuatik berdasarkan berbagai penelitian nasional maupun internasional. Metode yang digunakan adalah Systematic Literature Review (SLR) melalui pengumpulan artikel ilmiah dari Google Scholar, ScienceDirect, dan Springer pada rentang tahun 2020–2025. Hasil kajian menunjukkan bahwa mikroplastik dapat menyebabkan penurunan kualitas perairan, gangguan metabolisme organisme, stres oksidatif, gangguan reproduksi, serta bioakumulasi dalam rantai makanan. Selain itu, mikroplastik berpotensi membahayakan kesehatan manusia melalui konsumsi hasil perairan yang tercemar. Oleh karena itu, diperlukan pengurangan penggunaan plastik sekali pakai, peningkatan pengelolaan limbah, serta pengembangan teknologi pengolahan mikroplastik guna mengurangi pencemaran di lingkungan perairan.</p> <p>Abstract</p> <p>Microplastics are plastic particles measuring less than 5 mm that are commonly found in aquatic environments due to anthropogenic activities and plastic waste degradation. Chemically, microplastics are composed of persistent synthetic polymers capable of adsorbing various pollutants such as heavy metals, pesticides, and toxic organic compounds. This article aims to examine the chemical impacts of microplastics on aquatic environments and aquatic organisms based on various national and international studies. The method used is a Systematic Literature Review (SLR) through the collection of scientific articles from Google Scholar, ScienceDirect, and Springer in the period 2020–2025. The results of the study indicate that microplastics can cause decreased water quality, disruption of organism metabolism, oxidative stress, reproductive disorders, and bioaccumulation in the food chain. In addition, microplastics have the potential to harm human health through consumption of contaminated aquatic products. Therefore, it is necessary to reduce the use of single-use plastics, improve waste management, and develop microplastic processing technology to reduce pollution in aquatic environments.</p>2026-06-29T08:49:06+07:00Copyright (c) 2026 Jurnal Kolaboratif Sainshttps://jurnal.unismuhpalu.ac.id/index.php/JKS/article/view/11273Analisis Prediksi Kepailitan Menggunakan Metode Altman Z-Score pada PT Kimia Farma Tbk. Periode 2018–20252026-06-29T08:49:51+07:00Nicolas Nathaniel Irawa6042401072@student.unpar.ac.idStevanus Refael Gunawan6042401067@student.unpar.ac.idDarren Fabian Setiawan6042401013@student.unpar.ac.idElizabeth Tiur Manurungeliz@unpar.ac.id<p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kondisi keuangan dan memprediksi potensi kepailitan pada PT Kimia Farma Tbk selama periode 2019–2024 dengan menggunakan metode <em>Altman Z-Score</em>. Penelitian dilakukan karena pentingnya penilaian kesehatan keuangan perusahaan untuk mengetahui kemampuan perusahaan dalam mempertahankan kelangsungan usahanya. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan memanfaatkan data sekunder berupa laporan keuangan tahunan perusahaan yang telah dipublikasikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai <em>Altman Z-Score</em> PT Kimia Farma Tbk mengalami fluktuasi selama periode penelitian dan cenderung berada pada kategori rawan mengalami kesulitan keuangan. Kondisi tersebut dipengaruhi oleh penurunan profitabilitas, tingginya kewajiban perusahaan, serta melemahnya kinerja operasional. Berdasarkan hasil analisis, perusahaan perlu meningkatkan efisiensi operasional dan memperbaiki struktur keuangan agar dapat mengurangi risiko kepailitan di masa mendatang.</p> <p><strong>ABSTRACT </strong></p> <p><em>This study aims to analyze the financial condition and predict the potential bankruptcy of PT Kimia Farma Tbk during the 2019–2024 period using the Altman Z-Score method. The study was conducted due to the importance of evaluating corporate financial health to determine the company’s ability to maintain business continuity. The research employed a quantitative descriptive method using secondary data obtained from the company’s published annual financial statements. The results indicate that the Altman Z-Score values of PT Kimia Farma Tbk fluctuated throughout the observation period and generally showed a condition vulnerable to financial distress. This situation was influenced by declining profitability, high corporate liabilities, and weakening operational performance. Based on the analysis results, the company needs to improve operational efficiency and strengthen its financial structure in order to reduce the risk of bankruptcy in the future.</em></p>2026-06-29T08:49:51+07:00Copyright (c) 2026 Jurnal Kolaboratif Sainshttps://jurnal.unismuhpalu.ac.id/index.php/JKS/article/view/11263Analisis Pendapatan Dan Pengeluaran Dalam Menyusun Laporan Laba Rugi: Studi Kasus UMKM Rumah Kost Azkiya2026-06-29T08:50:33+07:00Zulkiflizulkiflimappe@gmail.comReren Anggreinirerenanggraeini@gmail.comGrafelia Dundeagrafeliadundeasampalampome@gmail.comRionaldy Arvelino Du'orionaldyduo@gmail.comJamaluddinjamaluddin.akuntad@gmail.comErnawaty Usmanernawatyusman02@yahoo.co.id<p>Sektor penyewaan properti atau bisnis rumah kost adalah salah satu jenis Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang memiliki potensi pertumbuhan ekonomi yang stabil. Namun, banyak pelaku usaha di sektor ini yang mengabaikan pencatatan keuangan secara sistematis, sehingga menyulitkan evaluasi profitabilitas bisnis dengan tepat. Penelitian ini memiliki tujuan untuk menganalisis proses pencatatan pendapatan dan pengeluaran dalam menyusun laporan laba rugi pada UMKM Rumah Kost Azkiya. Metode Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus, yang melibatkan teknik pengumpulan data yang meliputi observasi, wawancara, dan dokumentasi. Temuan dari penelitian ini menunjukkan bahwa Rumah Kost Azkiya sebelumnya hanya menerapkan sistem pencatatan yang sederhana dan kurang terstruktur, serta sering mencampurkan keuangan pribadi dengan bisnis. Setelah dilakukan analisis dan penyusunan laporan laba rugi secara formal untuk periode Maret, diketahui bahwa usaha ini menghasilkan laba bersih sebesar Rp2.650.000 dari total pendapatan Rp3.450.000 setelah dikurangi beban operasional sebesar Rp800.000. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penyusunan laporan laba rugi yang sistematis sangat penting bagi UMKM untuk menilai kinerja keuangan dan mendukung pengambilan keputusan bisnis yang lebih efektif.</p>2026-06-29T08:50:33+07:00Copyright (c) 2026 Jurnal Kolaboratif Sainshttps://jurnal.unismuhpalu.ac.id/index.php/JKS/article/view/11282Analisis Rivalitas Kompetitif di Industri Mie Instan Indonesia: Strategi Indomie vs. Mie Sedaap dalam Perang Inovasi dan Pemasaran2026-06-29T08:51:34+07:00srisrirahayusinaga0@gmail.com<table width="100%"> <tbody> <tr> <td width="394"> <p><strong>ABSTRAK </strong></p> <p>Industri mi instan di Indonesia merupakan pasar oligopolistik yang sangat terkonsentrasi dan didominasi oleh persaingan antara dua pemain utama, Indomie dan Mie Sedaap. Studi ini bertujuan untuk menganalisis strategi kompetitif kedua merek tersebut dengan mengintegrasikan inovasi produk dan strategi pemasaran dalam kerangka keunggulan kompetitif. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus komparatif, data sekunder dikumpulkan melalui tinjauan literatur dari basis data akademis dan laporan industri yang mencakup periode 2015-2024. Hasil penelitian menunjukkan pola persaingan asimetris: Indomie mempertahankan dominasinya melalui ekuitas merek yang legendaris dan jaringan distribusi yang luas, sementara Mie Sedaap mengandalkan diferensiasi atribut sensorik dan pemasaran digital yang agresif untuk menargetkan segmen generasi muda. Temuan menunjukkan bahwa inovasi produk di industri ini cenderung bersifat inkremental, terutama untuk mempertahankan relevansi pasar; namun, strategi pemasaran terbukti menjadi faktor yang lebih dominan dalam memengaruhi keputusan pembelian dan membentuk persepsi nilai konsumen. Studi ini memberikan implikasi praktis bagi pelaku industri FMCG mengenai pentingnya sinergi antara pengembangan produk dan aktivasi digital untuk mempertahankan keunggulan kompetitif di pasar yang jenuh. </p> </td> </tr> </tbody> </table>2026-06-29T08:51:34+07:00Copyright (c) 2026 Jurnal Kolaboratif Sainshttps://jurnal.unismuhpalu.ac.id/index.php/JKS/article/view/11018Pengungkapan Corporate Social Responsibility (CSR) Digital dalam Membangun Legitimasi Sosial: Studi Netnografi pada Media Sosial PT Pertamina2026-06-29T08:52:50+07:00Alicia Brigita Muhalingalisyamuhaling46@gmail.comJezika Tumampajezikatumampa@gmail.comAndi Zahraandizahra086@gmail.comMegawatimegacan150924@gmail.comJamalludinjamaluddin.akuntad@gmail.comRudy Usmanrudyusman77@gmail.com<p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengungkapan <em>Corporate Social Responsibility</em> (CSR) PT Pertamina di media sosial untuk memahami pembentukan legitimasi sosial di era digital. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode netnografi, penelitian ini melakukan pengamatan retrospektif terhadap akun Instagram (@pertaminapatraniaga.kalimantan) dan X (@03__nakula). Data yang dianalisis terdiri dari 2 unggahan utama bertema CSR lingkungan selama periode Januari hingga Desember 2025, dengan total 24 komentar publik yang dipilih secara <em>purposive</em>. Teknik analisis data menggunakan tiga tahapan pengodean sistematik (<em>open, axial,</em> dan <em>selective coding</em>). Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pertamina secara strategis menggunakan media sosial untuk mendiseminasikan program lingkungan guna memperkuat hubungan timbal balik dengan masyarakat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pertamina secara strategis menggunakan media sosial untuk mendiseminasikan program lingkungan sebagai upaya memenuhi harapan berbagai pihak yang berkepentingan sesuai dengan Teori Stakeholder. Temuan mengungkapkan bahwa seluruh konten yang diunggah berfokus pada tema lingkungan (100%), yang secara teoretis merupakan praktik Teori Legitimasi untuk menyelaraskan aktivitas perusahaan dengan nilai-nilai sosial masyarakat demi mendapatkan pengakuan publik. Dominasi respons positif dari warganet menunjukkan bahwa strategi komunikasi digital ini efektif dalam membangun citra baik dan memperkuat hubungan timbal balik dengan masyarakat. Penelitian ini menegaskan bahwa transparansi digital melalui media sosial merupakan instrumen vital bagi BUMN untuk mempertahankan legitimasi sosial dan mengelola ekspektasi pemangku kepentingan di era digital, sementara peneliti selanjutnya diharapkan memperluas cakupan platform dan jumlah data untuk memperoleh gambaran persepsi yang lebih komprehensif</p>2026-06-29T08:52:49+07:00Copyright (c) 2026 Jurnal Kolaboratif Sainshttps://jurnal.unismuhpalu.ac.id/index.php/JKS/article/view/11275AKUNTABILITAS DANA JEMAAT: EFEKTIVITAS PENCATATAN TRANSAKSI DIGITAL QRIS2026-06-29T08:53:35+07:00Alicia Brigita Muhalingalisyamuhaling46@gmail.comAndi Zahraandizahra086@gmail.comJezika Tumampajezikatumampa@gmail.comNina Yusnita Yaminnyusnita.untad@gmail.com<p>Akuntabilitas dalam pengelolaan keuangan merupakan aspek penting dalam organisasi keagamaan, termasuk gereja. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis proses pencatatan transaksi persembahan digital melalui QRIS dalam sistem akuntansi gereja serta perannya dalam mendukung pengelolaan keuangan yang transparan. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara semi-terstruktur kepada pastor, bendahara, dan jemaat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pencatatan transaksi masih dilakukan secara semi-digital, yaitu kombinasi antara sistem digital dan manual, di mana transaksi yang masuk ke rekening gereja diverifikasi melalui rekening koran atau aplikasi merchant, kemudian dicatat kembali ke dalam buku kas. Selain itu, ditemukan bahwa penggunaan QRIS memberikan kemudahan bagi jemaat, khususnya generasi muda, serta berpengaruh terhadap kecenderungan peningkatan nominal persembahan. Meskipun belum terintegrasi secara langsung dengan sistem akuntansi, penggunaan QRIS didukung oleh mekanisme verifikasi, pencatatan, dan audit yang membantu menjaga keterbukaan dalam pengelolaan keuangan gereja. Oleh karena itu, diperlukan pengembangan sistem yang lebih terintegrasi untuk meningkatkan efektivitas pengelolaan keuangan di masa mendatang.</p>2026-06-29T08:53:35+07:00Copyright (c) 2026 Jurnal Kolaboratif Sainshttps://jurnal.unismuhpalu.ac.id/index.php/JKS/article/view/11252Persepsi Kesenjangan Kompetensi Akademik Mahasiswa Akuntansi dengan Kebutuhan Dunia Kerja di Era Digital2026-06-29T08:54:31+07:00Rahmania Ramdanirahmania7290@gmail.comCitra Lestaricitraalestarii780@gmail.comNurafifanurafifa0522@gmail.comValentino Pandeirotvalenpandeiror@gmail.comJamaluddinjamaluddin.akuntad@gmail.comErnawaty Usmanernawatyusman02@yahoo.co.id<p><em>Era transformasi digital telah mengubah standar kompetensi lulusan akuntansi secara fundamental, namun pendidikan tinggi akuntansi di Indonesia dinilai belum sepenuhnya responsif terhadap perubahan tersebut. Penelitian ini bertujuan menganalisis kesenjangan antara kompetensi akademik mahasiswa akuntansi Universitas Tadulako dengan kebutuhan dunia kerja di era digital. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif eksploratoris dengan pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi non-partisipan, dan studi dokumentasi terhadap lima mahasiswa aktif semester 4 dan 6 yang dipilih secara purposif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kurikulum dinilai memadai dalam memberikan dasar teori akuntansi, namun terdapat kesenjangan signifikan pada praktik berbasis teknologi, di mana penguasaan perangkat lunak akuntansi dan sistem digital masih sangat terbatas dan bergantung pada inisiatif belajar mandiri mahasiswa. Pengembangan soft skills berjalan relatif baik melalui pembelajaran aktif, meskipun belum sepenuhnya siap diterapkan dalam konteks profesional. Pengalaman magang berkontribusi positif terhadap kesiapan kerja, sementara seluruh informan menyadari ancaman disrupsi kecerdasan buatan terhadap profesi akuntan. Penelitian ini merekomendasikan pembaruan kurikulum yang mengintegrasikan teknologi digital secara sistematis, perancangan program magang yang lebih terstruktur, serta pengembangan soft skills yang lebih terarah sebagai kebutuhan mendesak agar lulusan akuntansi benar-benar siap memasuki dunia kerja modern.</em></p>2026-06-29T08:54:31+07:00Copyright (c) 2026 Jurnal Kolaboratif Sainshttps://jurnal.unismuhpalu.ac.id/index.php/JKS/article/view/11257ANALISIS TEST TINGKAT PEMAHAMAN KONSEP STATISTIKA MEAN, MEDIAN, DAN MODUS PADA SISWA KELAS VI SD2026-06-29T08:56:32+07:00Assyfa Devalina S. Hamdaniassyfahamdani@upi.eduSahrany Nurmalasarisahranyyns24@upi.eduSiti Saraswatisitisaraswati23@upi.eduVerga Delasianavergadelasiana1821@upi.eduHafiziani Eka Putrihafizianiekaputri@upi.edu<p>Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan hasil pretest, hasil posttest, serta menganalisis peningkatan pemahaman konsep statistika mean, median, dan modus pada siswa kelas VI sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian pre-eksperimen melalui desain One Group Pretest-Posttest Design. Sampel penelitian berjumlah 20 siswa kelas VI sekolah dasar. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui tes berupa soal pilihan ganda sebanyak 10 soal yang telah divalidasi. Analisis data menggunakan uji N-Gain dan paired sample t-test dengan bantuan software IBM SPSS Statistics. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai rata-rata N-Gain sebesar 0,2317 termasuk dalam kategori rendah. Sementara itu, hasil uji paired sample t-test memperoleh nilai signifikansi sebesar 0,003 < 0,05 yang menunjukkan terdapat perbedaan yang signifikan antara hasil pretest dan posttest siswa. Dengan demikian, pembelajaran yang diberikan mampu meningkatkan pemahaman konsep statistika siswa, meskipun peningkatannya masih berada pada kategori rendah. Oleh karena itu, diperlukan strategi pembelajaran yang lebih inovatif dan kontekstual untuk meningkatkan pemahaman konsep statistika siswa sekolah dasar secara optimal.</p>2026-06-29T08:56:32+07:00Copyright (c) 2026 Jurnal Kolaboratif Sainshttps://jurnal.unismuhpalu.ac.id/index.php/JKS/article/view/11268Peran Pembelajaran Seni Musik dalam Meningkatkan Kreativitas Siswa Sekolah Dasar2026-06-29T08:57:32+07:00Erika Aryani Kuswandarierikaaryani7@upi.eduNabila Nur Fitrianabilanur.19@upi.eduSiti Aida Fitrianisitiaidafitriani611@upi.eduAssyfa Devalna Septya Hamdaniassyfahamdani@upi.eduAmelia Yasfa Noorrahmahameliayas08@upi.eduTeten Ginanjar Rahayutetenginanjarr@upi.eduTeten Ginanjar Rahayutetenginanjarr@upi.edu<p>Kreativitas merupakan salah satu keterampilan penting yang perlu dikembangkan sejak pendidikan dasar untuk menghadapi tantangan pembelajaran abad ke-21. Namun, pembelajaran di sekolah dasar masih cenderung berfokus pada aspek kognitif sehingga ruang pengembangan kreativitas siswa belum optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran seni musik dalam pembelajaran serta pengaruhnya terhadap kreativitas siswa sekolah dasar. Penelitian menggunakan metode studi literatur dengan pendekatan deskriptif kualitatif melalui pengumpulan dan analisis berbagai jurnal, buku, serta sumber ilmiah yang relevan terbit pada tahun 2021–2025. Hasil kajian menunjukkan bahwa seni musik memiliki kontribusi penting dalam menciptakan pembelajaran yang aktif, menyenangkan, dan berpusat pada siswa. Kegiatan bermusik seperti bernyanyi, memainkan alat musik, dan menciptakan karya musik sederhana mampu meningkatkan kemampuan berpikir kreatif, imajinasi, konsentrasi, serta ekspresi emosional siswa. Selain itu, pembelajaran seni musik juga dapat mendukung perkembangan kognitif dan keterlibatan siswa dalam proses belajar. Faktor pendukung keberhasilan pembelajaran seni musik meliputi kreativitas guru, penggunaan media pembelajaran yang inovatif, dan pemanfaatan lingkungan sekitar. Adapun faktor penghambatnya meliputi keterbatasan fasilitas, minimnya alat musik, serta kurangnya kompetensi guru dalam bidang seni musik. Oleh karena itu, diperlukan peningkatan kompetensi guru dan pengembangan strategi pembelajaran yang lebih inovatif agar seni musik dapat dimanfaatkan secara optimal sebagai sarana pengembangan kreativitas siswa sekolah dasar.</p>2026-06-29T08:57:32+07:00Copyright (c) 2026 Jurnal Kolaboratif Sainshttps://jurnal.unismuhpalu.ac.id/index.php/JKS/article/view/11259Analisis Infrastruktur Teknologi Informasi pada Aplikasi Mobile Banking BRImo PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk dalam Mendukung Transformasi Digital Perbankan2026-06-29T08:58:19+07:00Tasyatasatasya114@gmail.comDwi Apriliadwiaprilia0429@gmail.comAyu Wulandariayuwulandari11112006@gmail.comFenny Purwanifennypurwani_uin@radenfatah.ac.id<p>Perkembangan teknologi informasi telah membuat perubahan besar dalam dunia perbankan, salah satunya dengan adanya layanan mobile banking. PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk meluncurkan aplikasi BRImo sebagai inovasi dalam layanan digital yang bertujuan untuk membuat transaksi lebih efisien dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada nasabah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis infrastruktur teknologi informasi yang mendukung penggunaan aplikasi BRImo. Ini mencakup perangkat keras (hardware), perangkat lunak (software), jaringan komunikasi, basis data, dan sistem keamanan informasi. Metode penelitian yang dipakai adalah observasi langsung dengan mendokumentasikan di kantor BRI, ditambah dengan studi pustaka dan analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keberhasilan pelaksanaan BRImo tidak hanya bergantung pada aplikasi digital, tetapi juga didukung oleh infrastruktur fisik seperti komputer untuk pelayanan, jaringan internet, mesin ATM, dan tenaga manusia yang memberikan layanan kepada nasabah. Selain itu, sistem keamanan seperti PIN, OTP (Kata Sandi Sementara), dan pengenalan sidik jari sangat penting untuk melindungi keamanan transaksi digital. Dengan menggabungkan layanan digital dan layanan langsung di kantor cabang, BRImo dapat meningkatkan efektivitas pelayanan dan membantu proses transformasi digital perbankan di Indonesia. </p> <p><em> </em></p>2026-06-29T08:58:19+07:00Copyright (c) 2026 Jurnal Kolaboratif Sainshttps://jurnal.unismuhpalu.ac.id/index.php/JKS/article/view/11291Analisis Amandemen UUD 1945 Terhadap Perlindungan Hak Asasi Manusia Di Indonesia (Studi Kasus Pembunuhan Oleh Ferdy Sambo)2026-06-29T09:00:25+07:00Uci Nirwanaucinirwana01@gmail.comFera Nesa Fitriferanesa2@gmail.comMarisamarisaa0520@gmail.comAnggun Tamara Rahmadinitaangggun12345jambi@gmail.comHanifatul Afifahhanifatulafifah37@gmail.comResti Apriyanarestiapriyaan6092@gmail.comAsyifa Andam Sonia H.Pasyifasonia21@gmail.comSri Mulyati Ningsihsri798954@gmail.comAna Dytia Ndaridytiandariana@gmail.comNelsanelsa3834@gmail.comDona Sarianidonasariani@unja.ac.id<table width="100%"> <tbody> <tr> <td width="394"> <p><strong>ABSTRAK </strong></p> <p>Perubahan Undang-Undang Dasar 1945 membawa dampak besar terhadap perlindungan Hak Asasi Manusia (HAM) di Indonesia. Sebelum dilakukan amandemen, pengaturan HAM dalam UUD 1945 masih terbatas dan belum tersusun secara sistematis. Namun setelah amandemen, perlindungan HAM diperkuat melalui pembentukan Bab XA yang mengatur berbagai hak dasar manusia, seperti hak hidup, hak atas rasa aman, kebebasan berpendapat, dan perlindungan dari diskriminasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh amandemen UUD 1945 terhadap perlindungan HAM di Indonesia serta menelaah penerapan prinsip-prinsip HAM dalam kasus pembunuhan yang melibatkan Ferdy Sambo. Penelitian ini menggunakan metode yuridis normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan pendekatan historis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa amandemen UUD 1945 telah memperkuat jaminan konstitusional terhadap HAM di Indonesia. Akan tetapi, dalam praktiknya masih ditemukan pelanggaran HAM, termasuk yang dilakukan oleh aparat penegak hukum. Kasus Ferdy Sambo memperlihatkan bahwa penyalahgunaan kekuasaan, manipulasi proses hukum, dan pelanggaran hak hidup masih menjadi tantangan serius dalam pelaksanaan perlindungan HAM di Indonesia. Oleh sebab itu, diperlukan penegakan hukum yang tegas, transparan, dan bertanggung jawab guna mewujudkan keadilan serta meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap institusi hukum.</p> <p><strong> </strong></p> <p><strong> </strong></p> </td> </tr> <tr> <td width="394"> <p><strong> </strong></p> <p><strong>ABSTRACT </strong></p> <p>The amendment of the 1945 Constitution brought significant changes to the protection of Human Rights in Indonesia. Before the amendment, the regulation of human rights in the Constitution was still limited and not systematically arranged. However, after the amendment, the protection of human rights was strengthened through the establishment of Chapter XA, which regulates various fundamental rights such as the right to life, the right to security, freedom of opinion, and protection from discrimination. This study aims to analyze the influence of the amendment of the 1945 Constitution on the protection of human rights in Indonesia and to examine the implementation of human rights principles in the murder case involving Ferdy Sambo. This research uses a normative juridical method with statutory and historical approaches. The results show that the amendment of the 1945 Constitution has strengthened the constitutional guarantee of human rights in Indonesia. Nevertheless, violations of human rights are still found in practice, including those committed by law enforcement officers. The Ferdy Sambo case demonstrates that abuse of power, manipulation of legal processes, and violations of the right to life remain serious challenges in the implementation of human rights protection in Indonesia. Therefore, firm, transparent, and accountable law enforcement is needed to uphold justice and strengthen public trust in legal institutions.</p> <p><em> </em></p> </td> </tr> </tbody> </table>2026-06-29T09:00:24+07:00Copyright (c) 2026 Jurnal Kolaboratif Sainshttps://jurnal.unismuhpalu.ac.id/index.php/JKS/article/view/11281Pemanfaatan Sisa Sampah Dapur dan Air Bekas Cuci Beras sebagai Pupuk Cair Organik Ramah Lingkungan: Tinjauan Literatur2026-06-29T09:01:55+07:00Ashyfa Retno Anggrainiashyfaretno11@gmail.comFonniatul Nadia Daulayfonniatuldaulay@gmail.comPutri Fachiraputrifachira950@gmail.comZakia Rahmazakiarahma67@gmail.comAdna Aprilia Waruwuadnawaruwu@gmail.comMelisa Theoria Simanjuntakmelisatheoria@gmail.comSiti Ajilah Syarwan Chaniagositiajillah@gmail.comSyairal Fahmy Dalimunthefahmy@unimed.ac.id<p>Limbah organik rumah tangga seperti sisa sampah dapur dan air cucian beras memiliki potensi untuk dimanfaatkan sebagai pupuk organik cair (POC) guna mengurangi pencemaran lingkungan dan mendukung pertanian berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pemanfaatan limbah rumah tangga sebagai bahan baku pembuatan pupuk organik cair melalui pendekatan literature review. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan memanfaatkan data sekunder dari berbagai artikel ilmiah yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa POC umumnya dibuat melalui fermentasi anaerob selama 7–14 hari menggunakan bioaktivator seperti EM4, gula merah, molase, ragi tape, dan Yakult. Bahan utama yang banyak digunakan meliputi air cucian beras, sisa sayuran, kulit buah, nasi basi, dan limbah dapur lainnya. POC yang dihasilkan mengandung unsur hara penting seperti nitrogen, fosfor, kalium, magnesium, sulfur, vitamin B1, dan karbohidrat yang bermanfaat dalam meningkatkan pertumbuhan tanaman, kesuburan tanah, serta aktivitas mikroorganisme tanah. Selain itu, pemanfaatan POC mampu mengurangi volume limbah organik rumah tangga, menekan pencemaran lingkungan, dan mengurangi ketergantungan terhadap pupuk kimia. Dengan demikian, limbah rumah tangga dapat dimanfaatkan sebagai alternatif pupuk yang sederhana, ekonomis, dan ramah lingkungan untuk mendukung pertanian berkelanjutan.</p> <p>ABSTRACT</p> <p>Household organic waste, such as kitchen waste and rice washing water, has the potential to be utilized as liquid organic fertilizer (LOF) to reduce environmental pollution and support sustainable agriculture. This study aimed to examine the use of household waste as raw material for producing liquid organic fertilizer through a literature review approach. The research employed a descriptive qualitative method using secondary data from relevant scientific articles. The review showed that LOF is commonly produced through anaerobic fermentation for 7–14 days using bioactivators such as EM4, brown sugar, molasses, tape yeast, and Yakult. Common raw materials include rice washing water, vegetable residues, fruit peels, stale rice, and other kitchen waste. The resulting fertilizer generally contains essential nutrients such as nitrogen, phosphorus, potassium, magnesium, sulfur, vitamin B1, and carbohydrates, which can improve plant growth, soil fertility, and microbial activity. In addition, the use of LOF helps reduce household organic waste, minimize environmental pollution, and decrease dependence on chemical fertilizers. Therefore, household waste can be effectively utilized as a simple, economical, and environmentally friendly alternative fertilizer that supports sustainable agriculture.</p>2026-06-29T09:01:55+07:00Copyright (c) 2026 Jurnal Kolaboratif Sainshttps://jurnal.unismuhpalu.ac.id/index.php/JKS/article/view/11286Efektivitas Limbah Kulit Jeruk Sebagai Bioadsorben Untuk Remediasi Air Tercemar: Kajian Literatur2026-06-29T09:02:41+07:00Shela Enjelina Saragihshelasaragih.4243210048@mhs.unimed.ac.idNajwa Syifa Nasutionnajwasyifa.4243210042@mhs.unimed.ac.id Laila Agustinalaila.4243210018@mhs.unimed.ac.idManna Wa Salwasalwaamn.4243210026@mhs.ac.idNadia Dwi Salsabilanadiadwii.4242210010@mhs.unimed.ac.idUci Gresia Tariganucigressia.4231210010@mhs.unimed.ac.idNursia Marsaulina Panjaitannursia.4242510006@mhs.unimed.ac.idSyairal Fahmy Dalimuntheshelasaragih.4243210048@mhs.unimed.ac.id<table width="100%"> <tbody> <tr> <td width="394"> <p><strong>ABSTRAK </strong></p> <p>Pencemaran air akibat logam berat dan zat warna sintetis memerlukan metode pengolahan yang efektif, murah, dan ramah lingkungan. Penelitian ini bertujuan mengkaji efektivitas limbah kulit jeruk sebagai bioadsorben untuk remediasi air tercemar melalui metode kajian literatur (<em>literature review</em>). Hasil kajian menunjukkan bahwa kulit jeruk mengandung gugus fungsi aktif seperti hidroksil (-OH) dan karboksil (-COOH) yang mampu mengadsorpsi berbagai polutan dalam air. Berbagai penelitian melaporkan bahwa limbah kulit jeruk efektif digunakan untuk menyerap logam berat seperti Pb²?, Cd²?, Cr(VI), Fe²?, dan Hg, serta zat warna sintetis seperti methylene blue dengan kapasitas adsorpsi yang tinggi. Efektivitas adsorpsi dipengaruhi oleh pH, waktu kontak, dosis adsorben, dan metode aktivasi. Modifikasi fisik dan kimia terbukti mampu meningkatkan luas permukaan dan jumlah situs aktif adsorben sehingga kemampuan adsorpsi menjadi lebih optimal. Selain efektif dalam pengolahan air tercemar, pemanfaatan limbah kulit jeruk juga mendukung konsep <em>green technology</em> dan <em>circular economy</em> karena memanfaatkan limbah organik menjadi material bernilai guna dan ramah lingkungan. Dengan demikian, limbah kulit jeruk berpotensi menjadi bioadsorben alternatif yang murah, efektif, dan berkelanjutan untuk pengolahan air tercemar.</p> <p> </p> </td> </tr> <tr> <td width="394"> <p><strong> </strong></p> <p><strong>ABSTRACT </strong></p> <p><em>Water pollution caused by heavy metals and synthetic dyes requires treatment methods that are effective, cost-effective, and environmentally friendly. This study aims to examine the effectiveness of orange peel waste as a bioadsorbent for the remediation of contaminated water through a literature review. The results of the review indicate that orange peel contains active functional groups such as hydroxyl (-OH) and carboxyl (-COOH) groups capable of adsorbing various pollutants in water. Various studies report that orange peel waste is effective for adsorbing heavy metals such as Pb²?, Cd²?, Cr(VI), Fe²?, and Hg, as well as synthetic dyes like methylene blue, with high adsorption capacities. Adsorption effectiveness is influenced by pH, contact time, adsorbent dosage, and activation methods. Physical and chemical modifications have been shown to increase the surface area and number of active sites on the adsorbent, thereby optimizing adsorption capacity. In addition to being effective in treating contaminated water, the utilization of orange peel waste also supports the concepts of green technology and the circular economy by transforming organic waste into a valuable and environmentally friendly material. Thus, orange peel waste has the potential to serve as a low-cost, effective, and sustainable alternative bioadsorbent for treating contaminated water.</em></p> </td> </tr> </tbody> </table>2026-06-29T09:02:41+07:00Copyright (c) 2026 Jurnal Kolaboratif Sainshttps://jurnal.unismuhpalu.ac.id/index.php/JKS/article/view/11283Penurunan Kadar Gula Darah pada Pasien Diabetes Melitus Tipe II dengan Terapi Eucalyptus Lavender di Unit Pelaksana Teknis Puskesmas Batumarta VIII Kabupaten OKU Timur2026-06-29T09:03:26+07:00Eka Yuni Lestariekayunilestari25@gmail.comAbu Bakar Sidikekayunilestari25@gmail.comSutrisari Sabrinaekayunilestari25@gmail.comAmaliaekayunilestari25@gmail.com<p>Diabetes Mellitus Tipe II merupakan penyakit metabolik dengan prevalensi yang terus meningkat dan berisiko menimbulkan berbagai komplikasi kronis. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh aromaterapi <em>eucalyptus lavender</em> terhadap penurunan kadar gula darah pada pasien <em>Diabetes Mellitus</em> Tipe II di UPTD Puskesmas Batumarta VIII. Penelitian menggunakan desain <em>quasi experiment</em> dengan pendekatan <em>one group pretest-posttest</em>. Sampel penelitian sebanyak 30 responden dipilih menggunakan teknik <em>purposive sampling</em>. Pengukuran kadar gula darah dilakukan sebelum dan sesudah pemberian intervensi aromaterapi <em>eucalyptus lavender</em> selama tujuh hari. Analisis data menggunakan uji <em>Shapiro-Wilk</em> dan <em>paired t-test</em>. Hasil penelitian menunjukkan rerata kadar gula darah sebelum intervensi sebesar 251,50 mg/dL dan sesudah intervensi sebesar 192,83 mg/dL. Hasil uji <em>paired t-test</em> diperoleh <em>p-value</em> = 0,000 (<0,05), yang menunjukkan adanya pengaruh signifikan aromaterapi <em>eucalyptus lavender</em> terhadap penurunan kadar gula darah pada pasien Diabetes Mellitus Tipe II. Aromaterapi <em>eucalyptus lavender</em> dapat dijadikan terapi komplementer non-farmakologis yang aman dan efektif dalam membantu pengendalian kadar gula darah.</p> <p><strong>A</strong><strong>BSTRACT </strong></p> <p>Type II Diabetes Mellitus is a metabolic disease with an increasing prevalence and a high risk of chronic complications. This study aimed to analyze the effect of eucalyptus lavender aromatherapy on reducing blood glucose levels in patients with Type II Diabetes Mellitus at UPTD Puskesmas Batumarta VIII. This study used a quasi-experimental design with a one group pretest-posttest approach. A total of 30 respondents were selected using purposive sampling technique. Blood glucose levels were measured before and after the administration of eucalyptus lavender aromatherapy for seven days. Data analysis used the Shapiro-Wilk test and paired t-test. The results showed that the mean blood glucose level before the intervention was 251.50 mg/dL and decreased to 192.83 mg/dL after the intervention. The paired t-test result obtained a p-value of 0.000 (<0.05), indicating a significant effect of eucalyptus lavender aromatherapy on reducing blood glucose levels in patients with Type II Diabetes Mellitus. Eucalyptus lavender aromatherapy can be used as a safe and effective complementary non-pharmacological therapy to help control blood glucose levels.</p>2026-06-29T09:03:26+07:00Copyright (c) 2026 Jurnal Kolaboratif Sainshttps://jurnal.unismuhpalu.ac.id/index.php/JKS/article/view/11307The Potential of Sorghum in the Sustainable Food System of West Nusa Tenggara (NTB): A Review of History, Nutrition, Phytochemistry, Bioactivity, and Development Strategies 2026-06-29T09:04:13+07:00Fuad Sauqi Isnainfuadsauqii@staff.unram.ac.idYuhendra APyuhendra.ap@staff.unram.ac.idMi'raj Fuadimirajfuadi@unram.ac.idElya Antariksana Bachmidaelya.antariksana@staff.unram.ac.idM. Azhar Mustafidazharmustafid@staff.unram.ac.idNur Afninurafni@staff.unram.ac.idWiwin Apriyanditrawiwinapriyan@staff.unram.ac.id<p>Sorghum (Sorghum bicolor L. Moench) is a cereal crop with potential as a local food resource, functional food ingredient, and dryland-adaptive commodity. West Nusa Tenggara, Indonesia, faces food security challenges related to dietary diversification, dependence on rice and wheat, climate change, and dryland resource limitations. This article aims to map the potential of sorghum in the West Nusa Tenggara context using a scoping review approach. Literature was drawn from scientific articles, review papers, official reports, and relevant policy documents, mainly published between 2014 and 2026, while older sources were used for foundational concepts on food security, sorghum history, and review methodology. A narrative-thematic synthesis was conducted covering sorghum history, food security, nutritional composition, primary metabolites, bioactive compounds, in vitro and in vivo biological activities, processing effects, research trends, and development strategies. The review indicates that sorghum is a potential source of carbohydrates, protein, dietary fiber, minerals, phenolic compounds, flavonoids, tannins, anthocyanins, 3-deoxyanthocyanidins, and phytosterols. Sorghum also has development opportunities as local flour, gluten-free food, school food, small-scale enterprise products, animal feed, and simple bioindustry materials. However, evidence specific to West Nusa Tenggara remains limited. Further local studies are needed on varieties, productivity, nutritional composition, phytochemical profiles, biological activities, processing technologies, consumer acceptance, value chains, and regional policy support.</p>2026-06-29T09:04:13+07:00Copyright (c) 2026 Jurnal Kolaboratif Sainshttps://jurnal.unismuhpalu.ac.id/index.php/JKS/article/view/11320AKUNTABILITAS DALAM PROSES PELAPORAN KEUANGAN ORGANISASI MAHASISWA AKUNNTANSI: STUDI ETNOMETODOLOGI2026-06-29T09:05:02+07:00Sahrul Asdarsahrulasdar58@gmail.comFatir Dwi Pamungkasfathirdwi996@gmail.comRizki Polimengopr744656@gmail.comNina Yusmita Yaminnyusnita.untad@gmail.com<table width="100%"> <tbody> <tr> <td width="394"> <p><strong>ABSTRAK (Indonesia)</strong></p> <p>Penelitian ini berangkat dari fenomena bahwa akuntabilitas dalam organisasi mahasiswa sering kali direduksi menjadi sekadar prosedur administratif formal. Padahal secara substansial, akuntabilitas dibentuk melalui interaksi sosial yang dinamis. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi secara mendalam bagaimana anggota Himpunan Mahasiswa Akuntansi (Himaksi) Universitas Tadulako memaknai, mempraktikkan, dan memelihara akuntabilitas dalam proses penyusunan laporan keuangan. Menggunakan pendekatan kualitatif melalui metode etnometodologi, studi ini berfokus pada "keaslian" tindakan anggota dalam situasi sehari-hari. Data dihimpun melalui observasi partisipatif dan wawancara mendalam guna menangkap realitas percakapan, tindakan, dan rutinitas organisasi. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa akuntabilitas dalam organisasi tidak hanya bersumber dari aturan formal, melainkan terkonstruksi melalui rutinitas praktis (<em>ordinary activities</em>) seperti pembagian tugas secara kolektif, verifikasi silang antar anggota, serta dialog informal yang terjadi selama proses penyusunan laporan. Praktik-praktik keseharian ini berfungsi sebagai mekanisme pemeliharaan kepercayaan (<em>trust</em>) dan penegasan tanggung jawab individu di dalam kelompok. Studi ini menunjukkan bahwa norma sosial dan relasi interpersonal antar anggota secara signifikan memengaruhi derajat akuntabilitas dibandingkan dengan kepatuhan terhadap instruksi tertulis semata. Penelitian ini menyimpulkan bahwa akuntabilitas merupakan produk dari konstruksi sosial yang dinamis dan terus diproduksi melalui interaksi berulang. Implikasi dari penelitian ini menegaskan bahwa penguatan tata kelola organisasi mahasiswa harus mempertimbangkan aspek budaya organisasi dan praktik sosial yang telah mengakar, bukan hanya berfokus pada penguatan aturan formal.</p> <p><em> </em></p> <table width="100%"> <tbody> <tr> <td width="394"> <p><strong>ABSTRACT (English)</strong></p> <p><em>This research stems from the phenomenon that accountability in student organizations is often reduced to mere formal administrative procedures. Yet, substantially, accountability is formed through dynamic social interactions. This study aims to explore in depth how members of the Accounting Student Association (Himaksi) at Tadulako University interpret, practice, and maintain accountability in the process of preparing financial reports. Using a qualitative approach through ethnomethodology, this study focuses on the "authenticity" of members' actions in everyday situations. Data were collected through participant observation and in-depth interviews to capture the reality of conversations, actions, and organizational routines. The results reveal that accountability in the organization does not only originate from formal rules but is constructed through practical routines (ordinary activities) such as collective task allocation, cross-verification between members, and informal dialogue that occurs during the report preparation process. These daily practices serve as mechanisms for maintaining trust and affirming individual responsibility within the group. This study shows that social norms and interpersonal relationships between members significantly influence the degree of accountability compared to mere compliance with written instructions. This research concludes that accountability is a product of dynamic social construction and is continuously produced through repeated interactions. The implications of this research emphasize that strengthening student organization governance must consider aspects of organizational culture and entrenched social practices, rather than solely focusing on strengthening formal rules.</em></p> </td> </tr> </tbody> </table> </td> </tr> </tbody> </table>2026-06-29T09:05:02+07:00Copyright (c) 2026 Jurnal Kolaboratif Sainshttps://jurnal.unismuhpalu.ac.id/index.php/JKS/article/view/11319Hubungan Tingkat Pengetahuan dan Kepatuhan Penggunaan Obat Antidiabetes pada Pasien Diabetes Melitus Tipe 2 di Puskesmas Wenang2026-06-29T09:07:33+07:00Aminatus Sakdiaaminatussakdia19@gmail.comMeilani Jayantiaminatussakdia19@gmail.comDian Parwatiaminatussakdia19@gmail.com<table width="100%"> <tbody> <tr> <td width="394"> <p><strong>ABSTRAK </strong></p> <p>X Diabetes melitus tipe 2 merupakan penyakit kronis yang memerlukan terapi jangka panjang, sehingga tingkat pengetahuan pasien berperan penting dalam meningkatkan kepatuhan penggunaan obat antidiabetes. Penelitian ini bertujuan mengetahui tingkat pengetahuan, tingkat kepatuhan, serta hubungan keduanya pada pasien diabetes melitus tipe 2 di Puskesmas Wenang. Penelitian menggunakan desain deskriptif analitik dengan pendekatan <em>cross-sectional</em> terhadap 51 responden yang dipilih secara <em>purposive sampling</em>. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner Diabetes <em>Knowledge Questionnaire-24</em> (DKQ-24) dan <em>Morisky Medication Adherence Scale</em> (MMAS-8), kemudian dianalisis menggunakan uji <em>Spearman Rank</em>. Hasil penelitian menunjukkan tingkat pengetahuan kategori baik sebesar 51,0%, kepatuhan tinggi sebesar 58,8%, serta terdapat hubungan signifikan dan kuat antara tingkat pengetahuan dengan kepatuhan penggunaan obat antidiabetes (p<0,001; r=0,636). Disimpulkan bahwa semakin baik pengetahuan pasien, maka semakin tinggi kepatuhan dalam menjalani terapi diabetes melitus tipe 2.</p> </td> </tr> <tr> <td width="394"> <p><strong>A</strong><strong>BSTRACT </strong></p> <p>Type 2 diabetes mellitus is a chronic disease that requires long-term therapy; therefore, patients’ level of knowledge plays an important role in improving adherence to antidiabetic medication use. This study aimed to determine the level of knowledge, the level of adherence, and the relationship between both variables among patients with type 2 diabetes mellitus at Wenang Primary Health Center. This study employed a descriptive-analytic design with a cross-sectional approach involving 51 respondents selected through purposive sampling. Data were collected using the Diabetes Knowledge Questionnaire-24 (DKQ-24) and the Morisky Medication Adherence Scale (MMAS-8), then analyzed using the Spearman Rank test. The results showed that 51.0% of respondents had a good level of knowledge, 58.8% had high medication adherence, and there was a significant and strong relationship between knowledge level and adherence to antidiabetic medication use (p<0.001; r=0.636). It was concluded that the better the patients’ knowledge, the higher their adherence to undergoing type 2 diabetes mellitus therapy.</p> </td> </tr> </tbody> </table>2026-06-29T09:07:32+07:00Copyright (c) 2026 Jurnal Kolaboratif Sainshttps://jurnal.unismuhpalu.ac.id/index.php/JKS/article/view/11315Pengaruh Operating Cash Flow Terhadap Net Income PT Nippon Indosari Corpindo Tbk. Periode 2018-20252026-06-29T09:10:50+07:00Flinneta Anabel Pranoto6042401144@student.unpar.ac.idFiona Angie Tanuatmadja6042401108@student.unpar.ac.idKinesha Millie Halim6042401112@student.unpar.ac.idElizabeth Tiur Manurungeliz@unpar.ac.id<table width="100%"> <tbody> <tr> <td width="394"> <p><strong>ABSTRAK </strong></p> <p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh <em>operating cash flow</em> terhadap<em> net income </em>pada PT Nippon Indosari Corpindo Tbk periode 2018–2025. <em>Operating cash flow </em>merupakan arus kas yang dihasilkan dari aktivitas operasional utama perusahaan, sedangkan <em>net income </em>merupakan laba bersih yang diperoleh perusahaan setelah dikurangi seluruh beban dan pajak. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif analitik kuantitatif dengan teknik analisis regresi linear sederhana menggunakan bantuan Microsoft Excel. Data yang digunakan merupakan data sekunder berupa laporan keuangan triwulanan PT Nippon Indosari Corpindo Tbk periode Q1 2018 hingga Q2 2025. Hasil penelitian menunjukkan bahwa <em>operating cash flow </em>berpengaruh positif dan signifikan terhadap<em> net income. </em>Hal ini dibuktikan dengan nilai <em>Significance F</em> dan <em>P-value</em> yang lebih kecil dari 0,05. Nilai <em>Adjusted R Square</em> sebesar 55,71% menunjukkan bahwa <em>operating cash flow</em> mampu menjelaskan perubahan <em>net income </em>sebesar 55,71%, sedangkan sisanya dipengaruhi oleh variabel lain di luar penelitian. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa semakin baik<em> operating cash flow </em>perusahaan, maka<em> net income</em> perusahaan cenderung meningkat karena aktivitas operasional perusahaan berjalan secara efektif dan mampu menghasilkan penerimaan kas yang stabil.</p> <p><strong> </strong></p> </td> </tr> <tr> <td width="394"> <p><strong>ABSTRACT </strong></p> <p><em>This study aims to analyze the effect of operating cash flow on net income at PT Nippon Indosari Corpindo Tbk during the 2018–2025 period. Operating cash flow represents the cash generated from the company’s main operational activities, while net income refers to the company’s profit after deducting all expenses and taxes. The research method used in this study is descriptive quantitative analytical method with simple linear regression analysis using Microsoft Excel. The data used are secondary data obtained from the quarterly financial statements of PT Nippon Indosari Corpindo Tbk from Q1 2018 to Q2 2025. The results show that operating cash flow has a positive and significant effect on net income. This is proven by the Significance F and P-value results which are lower than 0.05. The Adjusted R Square value of 55.71% indicates that operating cash flow is able to explain 55.71% of the changes in net income, while the remaining percentage is influenced by other variables outside this study. The findings indicate that better operating cash flow tends to increase the company’s net income because the company’s operational activities run effectively and generate stable cash inflows.</em></p> <p> </p> </td> </tr> </tbody> </table>2026-06-29T09:10:50+07:00Copyright (c) 2026 Jurnal Kolaboratif Sainshttps://jurnal.unismuhpalu.ac.id/index.php/JKS/article/view/11298Budget Forecast Menggunakan Metode Arima2026-06-29T09:12:48+07:00Ishak Semuel Karmaishakkarma35@gmail.comDini Nonik Trianitatrianitadini8@gmail.comAgnes Ratu Tehresia Tailagnestail08@gmail.comPutri Nur Rohmaputrinurrohma@gmail.com<table width="100%"> <tbody> <tr> <td rowspan="2" width="192"> <p> </p> <p><strong> </strong></p> </td> <td width="17"> <p> </p> </td> <td width="394"> <p><strong>ABSTRAK </strong></p> <p>Pada penelitian yang dilakukan ole Makridakis dan Hibon (1997), metode ARIMA merupakan salah satu metode yang forecasting time series yang banyak dipakai, karena mampu menghasilkan prediksi yang bisa dibilang cukup akurat berdasarkan pola hostoris pada data sebelumnya. Metode ARIMA ini sering diterapkan dalam bidang keuangan, penjualan, maupun penganggaran Perusahaan karena memiliki tingkat error yang relatif dan mungkin sangat kecil. Penelitian yang kami buat ini bertujuan untuk melakukan budget forecasting pada Perusahaan PT Barito Pacific Tbk (BRPT) menggunakan metode ARIMA berdasarkan pada data anggaran dan realisasi beberapa departemen tahun 2024 hingga 2025. Data yang kami gunakan berasal dari Departemen Finance, HR, IT, Marketing, Operations, dan Sales. Hasil dari penelitian kami menggunakan metode ARIMA menunjukkan prediksi yang mendekati nilai actual yaitu nilai yang diterima atau diperoleh adalah nilai error terkecil pada periode ke 6 dengan selisih sebesar -136.67 dan nilai varian sebesar -0.00222 maka model di anggap memiliki tingkat akurasi yang lebih baik dibandingkan periode lainnya. Hasil akhir menunjukkan bahwa metode ARIMA cukup efektif digunakan untuk membantu proses budget forecasting Perusahaan tersebut.</p> <p><strong> </strong></p> </td> </tr> <tr> <td width="17"> <p> </p> </td> <td width="394"> <p><strong>ABSTRACT </strong></p> <p>In a study conducted by Makridakis and Hibon (1997), the ARIMA method was identified as one of the most widely used time series forecasting methods, as it is capable of generating fairly accurate predictions based on historical patterns in past data. The ARIMA method is frequently applied in the fields of finance, sales, and corporate budgeting because it has a relatively low error rate. The purpose of our study is to conduct budget forecasting for PT Barito Pacific Tbk (BRPT) using the ARIMA method based on budget and actual data from several departments for the years 2024 to 2025. The data we used was sourced from the Finance, HR, IT, Marketing, Operations, and Sales departments. The results of our research using the ARIMA method show predictions that closely approximate actual values; specifically, the smallest error value was observed in the 6th period, with a difference of -136.67 and a variance of -0.00222. Consequently, the model is considered to have a higher level of accuracy compared to other periods. The final results indicate that the ARIMA method is sufficiently effective for assisting the company’s budget forecasting process.</p> <p><em> </em></p> </td> </tr> </tbody> </table> <p><strong> </strong></p>2026-06-29T09:12:48+07:00Copyright (c) 2026 Jurnal Kolaboratif Sainshttps://jurnal.unismuhpalu.ac.id/index.php/JKS/article/view/11294Sinergitas Teori Hukum dan Kriminologi Dalam Manifestasi Pembuktian Hukum Acara Pidana: Analisis Penegakan Hukum Pidana Yang Berkeadilan2026-06-29T09:13:53+07:00Alwan Hadiyantoalwan.hadiyanto@gmail.comPutri RahmawatiPutrirahmawati010203@gmail.comDedy PriantoDedyprianto11@gmail.comTino Desmawantotinodesmawanto88@gmail.comLauren Situmoranglaurensitumorang20@gmail.comYanisa Putri Hutagaolyanisaptri1307@gmail.com<table width="100%"> <tbody> <tr> <td width="394"> <p><strong>ABSTRAK </strong></p> <p>Proses pembuktian dalam hukum acara pidana sering kali terjebak dalam formalisme tekstual, sehingga gagal menangkap dimensi keadilan substantif dan latar belakang empiris terjadinya kejahatan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis urgensi sinergitas antara teori hukum (dogmatika hukum) dan kriminologi dalam memanifestasikan sistem pembuktian yang berkeadilan. Rumusan masalah berfokus pada bagaimana integrasi analisis normatif-empiris kedua disiplin tersebut dapat mengatasi kelemahan standardisasi pembuktian formil serta bagaimana penerapannya dalam keputusan peradilan. Metode penelitian yang digunakan adalah yuridis normatif dengan pendekatan konseptual dan pendekatan kasus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hukum pidana positif yang bersifat kaku memerlukan pasokan data empiris dari kriminologi mengenai etiologi kriminal agar hakim dapat menilai aspek pertanggungjawaban pidana (<em>mens rea</em>) secara utuh, bukan sekadar pemenuhan unsur pasal. Kesimpulannya, sinergitas antara dogmatika hukum dan kriminologi dalam hukum acara pidana berfungsi sebagai jembatan yang menghubungkan kepastian hukum formil dengan keadilan substantif masyarakat. Integrasi ini terbukti mampu memecahkan persoalan mendasar dalam penegakan hukum pidana melalui penilaian alat bukti yang lebih komprehensif, sosiologis, dan humanis.</p> <p><strong> </strong></p> </td> </tr> <tr> <td width="394"> <p><strong>ABSTRACT </strong></p> <p><em>The evidential process in criminal procedure code is frequently trapped in textual formalism, thereby failing to capture the dimensions of substantive justice and the empirical background of criminal acts. This study aims to analyze the urgency of synergy between legal theory (legal dogmatics) and criminology in manifesting an equitable system of proof. The formulation of the problem focuses on how the integration of normative-empirical analysis from both disciplines can overcome the weaknesses of formal standard of proof and how it is implemented in judicial decisions. The research method employed is normative juridical with conceptual and case approaches. The results indicate that rigid positive criminal law requires empirical data from criminology regarding criminal etiology, allowing judges to thoroughly assess criminal responsibility (mens rea) rather than merely checking statutory elements. In conclusion, the synergy between legal dogmatics and criminology within criminal procedure acts as a bridge connecting formal legal certainty with societal substantive justice. This integration is proven capable of resolving fundamental issues in law enforcement through a more comprehensive, sociological, and humanistic evaluation of evidence.</em></p> <p><em> </em></p> </td> </tr> </tbody> </table>2026-06-29T09:13:53+07:00Copyright (c) 2026 Jurnal Kolaboratif Sainshttps://jurnal.unismuhpalu.ac.id/index.php/JKS/article/view/11306Pengaruh Nilai Kepasundanan Terhadap Transparansi dan Akuntabilitas Laporan Keuangan Pada PT Melania Indonesia Ciwidey2026-06-29T09:29:04+07:00Zaneta Anindya Rahmazanetanr@gmail.comDahliadahlialiaapr@gmail.comDona Alda Restudonaaldar@gmail.comNayma Rohima Sastraningrumnaymaningrum@gmail.comSaela Miftahul Zanahselamiftahul1@gmail.comSuci Ramadhanisucirmadni1410@gmail.com<table width="100%"> <tbody> <tr> <td width="394"> <p><strong>ABSTRAK </strong></p> <p>Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara mendalam peran nilai kepasundanan dalam membentuk transparansi dan akuntabilitas laporan keuangan pada PT Melania Indonesia Ciwidey. Laporan keuangan tidak semata-mata merepresentasikan angka, tetapi juga mencerminkan nilai, etika, dan budaya organisasi yang melatarbelakanginya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik wawancara sebagai metode utama pengumpulan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai-nilai kepasundanan seperti kejujuran, tanggung jawab, keterbukaan, serta semangat kebersamaan berkontribusi secara signifikan dalam menciptakan praktik pelaporan keuangan yang transparan dan akuntabel. Hal ini tercermin dalam proses pencatatan yang sistematis, penggunaan bukti transaksi yang valid, serta penerapan standar akuntansi yang mengacu pada Ikatan Akuntan Indonesia (IAI). Meskipun perusahaan menghadapi kendala dalam integrasi data antardivisi, nilai budaya yang kuat mendorong adanya koordinasi yang efektif dan adaptasi melalui pemanfaatan sistem informasi akuntansi. Dengan demikian, penelitian ini menegaskan bahwa budaya lokal, khususnya kepasundanan, tidak hanya berfungsi sebagai identitas sosial, tetapi juga sebagai fondasi etis yang memperkuat kualitas dan kredibilitas laporan keuangan perusahaan.</p> <p><strong> </strong></p> </td> </tr> <tr> <td width="394"> <p><strong>ABSTRACT </strong></p> <p><em>This study aims to critically examine the role of Sundanese cultural values (kepasundanan) in shaping the transparency and accountability of financial statements at PT Melania Indonesia Ciwidey. Financial statements are not merely numerical representations, but also reflect the underlying values, ethics, and organizational culture. This research adopts a qualitative approach, with interviews as the primary data collection method. The findings reveal that Sundanese values such as honesty, responsibility, openness, and collectivism significantly contribute to the development of transparent and accountable financial reporting practices. This is reflected in systematic recording processes, the use of valid transaction evidence, and the application of accounting standards in accordance with the Indonesian Institute of Accountants (IAI). Despite challenges in data integration across divisions, strong cultural values encourage effective coordination and adaptive improvements through accounting information systems. Therefore, this study highlights that local cultural values, particularly kepasundanan, serve not only as a social identity but also as an ethical foundation that enhances the quality and credibility of corporate financial reporting.</em></p> <p><em> </em></p> </td> </tr> </tbody> </table>2026-06-29T00:00:00+07:00Copyright (c) 2026 Jurnal Kolaboratif Sainshttps://jurnal.unismuhpalu.ac.id/index.php/JKS/article/view/11312Studi Analisis Pengaruh Suhu Tanah terhadap Tahanan Pentanahan Menggunakan Elektroda Batang2026-06-29T09:32:06+07:00M.Isnandi Saputraisnandisaputra2003@gmail.comYani Ridalyani.ridalddg@gmail.comBudimanbudiman.yulianti@gmail.com<table width="100%"> <tbody> <tr> <td width="394"> <p><strong>ABSTRAK </strong></p> <p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh suhu tanah terhadap nilai tahanan pentanahan menggunakan elektroda batang. Pengukuran dilakukan selama 24 jam pada tiga hari berbeda, yaitu tanggal 10, 13, dan 14 Juni 2025, di lokasi rumah tinggal di daerah Ulak Karang, Padang. Data dikumpulkan setiap satu jam menggunakan <em>earth tester</em> dan alat pengukur suhu tanah dengan metode pengukuran tiga titik (<em>fall-of-potential</em>). Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai tahanan pentanahan relatif stabil, dengan fluktuasi yang cenderung mengikuti pola suhu harian. Penurunan tahanan pentanahan paling signifikan terjadi pada siang hari saat suhu tanah meningkat, walaupun secara umum pengaruh suhu tidak terlalu dominan. Nilai tahanan pentanahan tertinggi berada pada rentang 91 ? dan menghasilkan tahanan jenis tanah sebesar 207,64 ?m, yang masih melebihi standar ideal PUIL 2011. Hal ini menunjukkan bahwa meskipun suhu berperan, faktor lain seperti kelembapan tanah dan jenis tanah lebih berpengaruh terhadap nilai tahanan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa diperlukan optimalisasi sistem pentanahan agar sesuai dengan standar, seperti menambah elektroda atau menggunakan material peningkat konduktivitas tanah.</p> </td> </tr> <tr> <td width="394"> <p><strong>A</strong><strong>BSTRACT </strong></p> <p>This study aims to analyze the effect of soil temperature on the grounding resistance value using a rod electrode. Measurements were conducted over 24 hours on three different days, namely on 10, 13, and 14 June 2025, at a residential location in the Ulak Karang area, Padang. Data were collected every hour using an earth tester and a soil temperature measuring device with the three-point measurement method (fall-of-potential). The results show that the grounding resistance value was relatively stable, with fluctuations tending to follow the daily temperature pattern. The most significant decrease in grounding resistance occurred during the day when the soil temperature increased, although in general the effect of temperature was not very dominant. The highest grounding resistance value was in the range of 91 ? and produced a soil resistivity of 207.64 ?m, which still exceeds the ideal PUIL 2011 standard. This indicates that although temperature plays a role, other factors such as soil moisture and soil type have a greater influence on the resistance value. This study concludes that optimization of the grounding system is required to comply with the standard, such as adding electrodes or using a soil conductivity enhancement material.</p> <p> </p> </td> </tr> </tbody> </table>2026-06-29T09:32:06+07:00Copyright (c) 2026 Jurnal Kolaboratif Sainshttps://jurnal.unismuhpalu.ac.id/index.php/JKS/article/view/11082Analisis Perencanaan Pembangunan Bendungan Bulango Ulu Kabupaten Bone Bolango2026-06-29T09:32:47+07:00Siti Nurcahyati Abdussamadsitinurcahyatiabd@ung.ac.id<p>Penelitian ini menganalisis perencanaan pembangunan Bendungan Bulango Ulu di Kabupaten Bone Bolango dalam perspektif kebijakan publik serta faktor-faktor yang memengaruhi efektivitas perencanaannya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif melalui studi dokumentasi dan penelusuran berbagai literatur, seperti jurnal ilmiah, dokumen kebijakan, laporan pemerintah, dan artikel terkait pembangunan infrastruktur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perencanaan pembangunan Bendungan Bulango Ulu dilakukan melalui tahapan identifikasi masalah, penyusunan agenda, formulasi kebijakan, implementasi, dan evaluasi. Efektivitas perencanaan dipengaruhi oleh faktor politik, administrasi, serta sosial ekonomi masyarakat. Dukungan kebijakan, koordinasi antarinstansi, kapasitas kelembagaan, dan partisipasi masyarakat menjadi faktor penting dalam mendukung keberhasilan pembangunan. Penelitian ini menegaskan pentingnya perencanaan yang terintegrasi, partisipatif, dan berkelanjutan dalam pembangunan infrastruktur daerah.</p>2026-06-29T09:32:47+07:00Copyright (c) 2026 Jurnal Kolaboratif Sainshttps://jurnal.unismuhpalu.ac.id/index.php/JKS/article/view/11350Analisis Peramalan Harga Saham Menggunakan Metode ARIMA pada PT Astra Agro Lestari Tbk (AALI)2026-06-29T09:33:28+07:00Dian Priyani Wambrauwdhian.wbr@gmail.comHendrina Ortumilenadhian.wbr@gmail.comMarlina C Demetouwmarlinademetouw72@gmail.comAna Kerlin Kobakanakobak550@gmail.com<p>Penelitian ini bertujuan menganalisis dan memprediksi pergerakan harga saham PT Astra Agro Lestari Tbk (AALI) menggunakan metode Autoregressive Integrated Moving Average (ARIMA). Pergerakan harga saham AALI dipengaruhi oleh berbagai faktor, seperti kondisi ekonomi, harga Crude Palm Oil (CPO), inflasi, nilai tukar rupiah, dan dinamika pasar global, sehingga diperlukan metode peramalan yang akurat untuk mendukung pengambilan keputusan investasi. Data yang digunakan berupa harga penutupan saham yang diperoleh dari Bursa Efek Indonesia dan sumber keuangan lainnya. Tahapan penelitian meliputi pengumpulan data, pengujian stasioneritas, proses differencing, identifikasi model, estimasi parameter, evaluasi model, dan peramalan. Pemilihan model terbaik dilakukan berdasarkan indikator statistik seperti Mean Squared Error (MSE), Mean Absolute Percentage Error (MAPE), dan Akaike Information Criterion (AIC). Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode ARIMA mampu menghasilkan prediksi harga saham dengan tingkat akurasi yang baik serta menggambarkan pola pergerakan saham berdasarkan data historis. Temuan ini dapat dimanfaatkan investor dan perusahaan dalam menyusun strategi investasi serta pengambilan keputusan keuangan.</p> <table width="100%"> <tbody> <tr> <td width="394"> <p><strong>ABSTRACT </strong></p> <p>This study aims to analyze and predict the price movements of PT Astra Agro Lestari Tbk (AALI) shares using the Autoregressive Integrated Moving Average (ARIMA) method. AALI’s stock price movements are influenced by various factors, such as economic conditions, Crude Palm Oil (CPO) prices, inflation, the rupiah exchange rate, and global market dynamics; therefore, an accurate forecasting method is needed to support investment decision-making. The data used consists of closing stock prices obtained from the Indonesia Stock Exchange and other financial sources. The research stages include data collection, stationarity testing, differencing, model identification, parameter estimation, model evaluation, and forecasting. The best model was selected based on statistical indicators such as Mean Squared Error (MSE), Mean Absolute Percentage Error (MAPE), and the Akaike Information Criterion (AIC). The results of the study indicate that the ARIMA method is capable of producing stock price forecasts with a high degree of accuracy and of describing stock movement patterns based on historical data. These findings can be utilized by investors and companies in formulating investment strategies and making financial decisions.</p> </td> </tr> </tbody> </table>2026-06-29T09:33:28+07:00Copyright (c) 2026 Jurnal Kolaboratif Sainshttps://jurnal.unismuhpalu.ac.id/index.php/JKS/article/view/11348Determinan Kinerja pada Dealer Otomotif: Paradoks Kepuasan Kerja Sebagai Mediator2026-06-29T09:34:11+07:00Willy Hadiyantowillyhadiyanto@gmail.comSuyantowillyhadiyanto@gmail.com<p>Industri otomotif yang dinamis menuntut efisiensi operasional dan kualitas layanan tinggi, di mana Sumber Daya Manusia (SDM) menjadi inti keunggulan kompetitif. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh fluktuasi kinerja operasional di Setiajaya Toyota Cibubur, khususnya pada metrik <em>Service</em> Berkala Internal (SBI), Ganti Oli, dan <em>Warranty</em>, yang mengindikasikan adanya pengaruh faktor non-teknis terhadap performa karyawan. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh kepemimpinan, lingkungan kerja, dan kompetensi terhadap kinerja karyawan, baik secara langsung maupun melalui kepuasan kerja sebagai variabel <em>intervening</em>. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan desain <em>explanatory research</em>. Data dikumpulkan melalui kuesioner berskala <em>Likert</em> kepada 73 karyawan menggunakan teknik sampel jenuh (sensus), dan dianalisis menggunakan <em>Structural Equation Modeling</em> (SEM) berbasis <em>Partial Least Squares</em> (PLS) dengan perangkat lunak SmartPLS 3. Temuan utama menunjukkan bahwa lingkungan kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan kerja, namun kepuasan kerja tidak berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan. Kepemimpinan tidak terbukti berpengaruh signifikan terhadap kepuasan kerja dalam konteks ini. Penelitian ini memberikan kontribusi teoritis mengenai batas-batas efektivitas kepuasan kerja sebagai mediator dalam industri dengan pengawasan target yang ketat, serta implikasi praktis bagi manajemen untuk mengevaluasi kembali struktur tugas dan gaya kepemimpinan agar lebih adaptif.</p> <p>Abstract </p> <p>The dynamic automotive industry demands high operational efficiency and service quality, where Human Resources (HR) serve as the core of competitive advantage. This research is motivated by fluctuations in operational performance at Setiajaya Toyota Cibubur, specifically in Internal Periodic Service (SBI), Oil Change, and Warranty metrics, which indicate the influence of non-technical factors on employee performance. This study aims to analyze the influence of leadership, work environment, and competence on employee performance, both directly and through job satisfaction as an intervening variable. The method used is a quantitative approach with an explanatory research design. Data were collected through Likert-scale questionnaires distributed to 73 employees using a total sampling (census) technique, and analyzed using Structural Equation Modeling (SEM) based on Partial Least Squares (PLS) with SmartPLS 3 software. The main findings show that the work environment has a positive and significant effect on job satisfaction, but job satisfaction itself has no significant effect on employee performance. Leadership was not proven to have a significant effect on job satisfaction in this context. This research provides a theoretical contribution regarding the limits of job satisfaction as a mediator in industries with strict target supervision, as well as practical implications for management to re-evaluate task structures and leadership styles to be more adaptive.</p>2026-06-29T09:34:11+07:00Copyright (c) 2026 Jurnal Kolaboratif Sainshttps://jurnal.unismuhpalu.ac.id/index.php/JKS/article/view/11323Review Artikel: Penggunaan Asam Benzoat Dalam Industri Pangan Dan Dampaknya Terhadap Kesehatan2026-06-29T09:36:17+07:00Moses Christanto Siahaanmosessiahaan.4241210013@mhs.unimed.ac.idJessica Angelita Lubisjessicalubis.4242510001@mhs.unimed.ac.idSilfanny Anastasia Putrisilfannyans.4243210020@mhs.unimed.ac.idDimas Rizqidimasrizqi.4242510002@mhs.unimed.ac.idAiryn Dwi Rezkiqaairyndwirezkiqa@gmail.comAnnura Nazila Mumtazmnazila.4233210014@mhs.unimed.ac.idTria Wulandaritriawulandari.4243510005@mhs.unimed.ac.idSyairal Fahmy Dalimunthefahmy@unimed.ac.id<table width="100%"> <tbody> <tr> <td width="17"> <p> </p> </td> <td width="394"> <p><strong>ABSTRAK </strong></p> <p>Penggunaan asam benzoat dan garamnya yaitu natrium benzoat merupakan salah satu bahan pengawet yang paling banyak dimanfaatkan dalam industri pangan karena efektif menghambat pertumbuhan mikroorganisme, mudah larut dalam air, serta biaya penggunaannya yang murah. Artikel review ini disusun dengan metode studi literatur deskriptif kualitatif dengan tujuan membahas penggunaan, mekanisme kerja, batas aman, serta dampaknya terhadap kesehatan manusia. Berdasarkan hasil kajian terhadap berbagai penelitian, diketahui bahwa efektivitas asam benzoat dipengaruhi oleh tingkat keasaman produk, konsentrasi, dan jenis mikroorganisme sasaran. Sebagian besar produk pangan yang beredar di Indonesia memiliki kadar yang memenuhi syarat keamanan, namun beberapa produk seperti saus tomat, kecap manis, dan margarin ditemukan melebihi batas aman. Secara umum bahan ini tergolong aman jika dikonsumsi sesuai batas ADI 0–5 mg/kg berat badan/hari, namun konsumsi berlebihan dan jangka panjang dapat memicu stres oksidatif, gangguan fungsi organ, perubahan mikrobiota usus, serta berpotensi membentuk senyawa karsinogenik yaitu benzena jika bereaksi dengan vitamin C. Oleh karena itu, pengawasan berkala terhadap penggunaannya tetap diperlukan untuk menjamin keamanan pangan dan kesehatan konsumen.</p> <p><strong> </strong></p> <p><strong> </strong></p> <p><strong> </strong></p> </td> </tr> <tr> <td width="17"> <p> </p> </td> <td width="394"> <p><strong>ABSTRACT </strong></p> <p>Benzoic acid and its salt, sodium benzoate, are among the most widely used preservatives in the food industry because they effectively inhibit the growth of microorganisms, are easily soluble in water, and are inexpensive to use. This review article was prepared using a qualitative descriptive literature review method with the aim of discussing their use, mechanism of action, safe limits, and impact on human health. Based on a review of various studies, it is known that the effectiveness of benzoic acid is influenced by the product’s acidity level, concentration, and the type of target microorganisms. Most food products available in Indonesia have levels that meet safety standards; however, some products such as tomato sauce, sweet soy sauce, and margarine were found to exceed safe limits. In general, this substance is considered safe when consumed within the ADI limit of 0–5 mg/kg body weight/day; however, excessive and long-term consumption can trigger oxidative stress, organ dysfunction, changes in gut microbiota, and has the potential to form the carcinogenic compound benzene when reacting with vitamin C. Therefore, regular monitoring of its use remains necessary to ensure food safety and consumer health.</p> </td> </tr> </tbody> </table>2026-06-29T09:36:17+07:00Copyright (c) 2026 Jurnal Kolaboratif Sainshttps://jurnal.unismuhpalu.ac.id/index.php/JKS/article/view/11377Pengaruh Political Connection dan Military Connection terhadap Firm Value dengan Political Uncertainty sebagai Variabel Moderasi pada Perusahaan Infrastruktur yang Terdaftar dalam Indeks SMInfra18 Periode 2015–20242026-06-29T09:37:03+07:00Bimo Nurcahyobimo.125249238@stu.untar.ac.idHendro Lukmanhendrol@fe.untar.ac.id<p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh <em>political connection</em> dan <em>military connection</em> terhadap <em>firm value</em> dengan <em>political uncertainty</em> sebagai variabel moderasi pada perusahaan infrastruktur yang terdaftar dalam indeks SMInfra18 periode 2015–2024. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data sekunder berupa data panel dari 15 perusahaan selama sepuluh tahun (150 observasi) yang dipilih melalui <em>purposive sampling</em>. <em>Firm value</em> diproksikan dengan <em>Tobin's Q</em>, sedangkan analisis dilakukan menggunakan regresi data panel dengan <em>Random Effect Model</em> melalui aplikasi STATA 17.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa <em>political connection</em> berpengaruh positif dan signifikan terhadap <em>firm value</em>, dan <em>military connection</em> juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap <em>firm value</em>. <em>Political uncertainty</em> terbukti memperkuat pengaruh <em>political connection</em> terhadap <em>firm value</em>, tetapi tidak terbukti memoderasi pengaruh <em>military connection</em> terhadap <em>firm value</em>. Temuan ini mengindikasikan bahwa hubungan eksternal dengan aktor politik dan militer merupakan sumber daya strategis bagi perusahaan infrastruktur, dengan peran moderasi ketidakpastian politik yang lebih relevan pada koneksi politik.</p> <p><strong>A</strong><strong>BSTRACT </strong></p> <p>This study aims to analyze the effect of political connection and military connection on firm value with political uncertainty as a moderating variable in infrastructure companies listed in the SMInfra18 index for the 2015–2024 period. This study uses a quantitative approach with secondary panel data from 15 companies over ten years (150 observations) selected through purposive sampling. Firm value is proxied by Tobin's Q, while the analysis uses panel data regression with the Random Effect Model in STATA 17.0. The results show that political connection has a positive and significant effect on firm value, and military connection also has a positive and significant effect on firm value. Political uncertainty is proven to strengthen the effect of political connection on firm value, but is not proven to moderate the effect of military connection on firm value. These findings indicate that external relationships with political and military actors are strategic resources for infrastructure companies, with the moderating role of political uncertainty being more relevant to political connections.</p>2026-06-29T09:37:03+07:00Copyright (c) 2026 Jurnal Kolaboratif Sainshttps://jurnal.unismuhpalu.ac.id/index.php/JKS/article/view/11376Rancang Bangun Website Sistem Pencatatan dan Pengelolaan Keuangan Mahasiswa Menggunakan Metode Waterfall2026-06-29T09:37:42+07:00Mikhael Kelvio Bahihimikhael@it.upr.ac.idZefanyah Damai FIladelfiazefanyahdamaifiladelfia@gmail.comJenny Aila Sintajennysinta7@gmail.comLia Neldalianeldaa@gmail.comWidiatrywidiatry@it.upr.ac.id<p>Pengelolaan keuangan pribadi merupakan kompetensi esensial yang perlu dikuasai oleh mahasiswa guna menjaga keseimbangan finansial selama masa studi. Kondisi yang terjadi di lapangan menunjukkan bahwa sebagian besar mahasiswa belum memiliki sistem pencatatan yang terstruktur, sehingga sulit memantau kondisi keuangan secara akurat dan berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan membangun sebuah website sistem pencatatan dan pengelolaan keuangan mahasiswa yang dikembangkan menggunakan metode Waterfall. Sistem yang dihasilkan menyediakan fitur manajemen transaksi pemasukan dan pengeluaran secara digital, visualisasi saldo secara real-time, laporan keuangan periodik berbasis kategori, serta manajemen profil pengguna. Sistem ini melibatkan dua aktor, yaitu Mahasiswa sebagai pengguna utama dan Admin sebagai pengelola sistem. Perancangan sistem dimodelkan menggunakan Entity Relationship Diagram (ERD), Data Flow Diagram (DFD) Level 0 dan Level 1, serta Flowchart alur proses. Pengujian fungsionalitas dilakukan dengan metode Blackbox Testing. Hasil pengujian membuktikan bahwa seluruh fungsi utama sistem berjalan sesuai spesifikasi kebutuhan, dengan tingkat keberhasilan pengujian mencapai 100%. Sistem ini diharapkan mampu meningkatkan kesadaran dan kemampuan manajemen keuangan mahasiswa secara mandiri dan efisien.</p> <p><strong>ABSTRACT </strong></p> <p>Personal financial management is an essential skill that students need to master in order to maintain financial stability during their studies. Real-world conditions indicate that most students do not yet have a structured record-keeping system, making it difficult to monitor their financial status accurately and consistently. This study aims to design and develop a website for student financial record-keeping and management using the Waterfall method. The resulting system provides features for digital management of income and expenditure transactions, real-time balance visualization, periodic financial reports based on categories, and user profile management. This system involves two actors: Students as the primary users and Admins as system administrators. The system design was modeled using an Entity Relationship Diagram (ERD), Data Flow Diagrams (DFD) at Levels 0 and 1, and process flowcharts. Functionality testing was conducted using the Blackbox Testing method. The test results confirmed that all primary system functions operate in accordance with the specified requirements, with a test success rate of 100%. This system is expected to enhance students’ awareness and ability to manage their finances independently and efficiently.</p>2026-06-29T09:37:42+07:00Copyright (c) 2026 Jurnal Kolaboratif Sainshttps://jurnal.unismuhpalu.ac.id/index.php/JKS/article/view/11365Tinjauan Literatur Terkini Penyakit Penting pada Tanaman Kelapa Sawit dalam Perspektif Keberlanjutan Perkebunan2026-06-29T09:39:44+07:00Setia Gunawansetiagunawangaro@gmail.comDimas Mauladanadimass4228@gmail.comRiki Pransisko Riki Pransiskosetiagunawangaro@gmail.comTengku Hasrul Ramadhan Nasutionsetiagunawangaro@gmail.comGuntoroguntoro@itsi.ac.id<p>Industri kelapa sawit di Indonesia menghadapi tantangan besar berupa serangan organisme pengganggu tumbuhan (OPT) yang mengancam produktivitas dan kelestarian lingkungan. Penyakit yang menyerang bagian akar, batang, dan daun dapat menurunkan populasi tegakan pohon secara signifikan. Penelitian ini bertujuan untuk menelaah jenis-jenis penyakit penting pada kelapa sawit serta merumuskan strategi pengendalian yang selaras dengan prinsip perkebunan kelapa sawit berkelanjutan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kajian literatur (<em>literature review</em>) dengan menganalisis artikel ilmiah bereputasi nasional dari periode 2016–2026 yang berfokus pada fitopatologi kelapa sawit. Hasil ulasan menunjukkan bahwa penyakit busuk pangkal batang akibat <em>Ganoderma boninense</em> tetap menjadi ancaman paling destruktif pada organ batang dan akar (<em>silent killer</em>), mampu membunuh hingga lebih dari 50% populasi pohon menjelang replanting. Pada organ daun, penyakit bercak daun (<em>Curvularia</em> spp.) dan penyakit <em>blast</em> dominan menyerang fase pembibitan. Strategi pengendalian konvensional secara kimiawi mulai digantikan oleh pendekatan kultur teknis terpadu dan pemanfaatan agens hayati seperti <em>Trichoderma</em> spp. dan Mikoriza Arbuskula. Pengendalian penyakit berbasis agens hayati dan sanitasi lahan terpadu merupakan kunci utama dalam mempertahankan produktivitas tanpa merusak stabilitas ekosistem perkebunan kelapa sawit masa depan.</p> <p><strong>ABSTRACT </strong></p> <p>The palm oil industry in Indonesia faces a major challenge in the form of attacks by plant pests and diseases (PPDs) that threaten productivity and environmental sustainability. Diseases that attack the roots, trunks, and leaves can significantly reduce tree populations. This study aims to examine major diseases in oil palm and formulate control strategies aligned with the principles of sustainable oil palm plantation management. The method used in this study is a literature review, analyzing nationally reputable scientific articles from 2016–2026 focused on oil palm phytopathology. The review results indicate that basal stem rot caused by Ganoderma boninense remains the most destructive threat to the stem and root systems (a “silent killer”), capable of killing more than 50% of the tree population prior to replanting. In the leaf tissue, leaf spot disease (Curvularia spp.) and blast disease predominantly affect the seedling stage. Conventional chemical control strategies are beginning to be replaced by integrated cultural practices and the use of biological agents such as Trichoderma spp. and arbuscular mycorrhizae. Disease control based on biological agents and integrated land sanitation is the key to maintaining productivity without compromising the stability of future oil palm plantation ecosystems.</p>2026-06-29T09:39:44+07:00Copyright (c) 2026 Jurnal Kolaboratif Sainshttps://jurnal.unismuhpalu.ac.id/index.php/JKS/article/view/11400Perancangan dan Pengembangan Aplikasi Mobile Bimbingan dan Konseling (BK) Untuk Guru dan Siswa Berbasis Flutter Di SMK Bintang Nusantara2026-06-29T09:40:21+07:00M Arif Fathur Rahmanm.arif.fathur09@gmail.comAlif Afrizaafrizaa252@gmail.comMuhammad Hilmi Khadafidafidafi080@gmail.com<p>Perkembangan teknologi informasi telah memberikan pengaruh yang signifikan dalam dunia pendidikan, termasuk pada layanan bimbingan dan konseling (BK). Di SMK Bintang Nusantara, proses konseling siswa dan pengelolaan data pelanggaran masih dilakukan secara manual sehingga menyebabkan kesulitan dalam pencatatan data, monitoring siswa, serta komunikasi antara siswa dengan guru BK. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengembangkan aplikasi mobile bimbingan dan konseling berbasis Flutter yang dapat digunakan oleh siswa, wali kelas, dan guru BK. Metode penelitian yang digunakan meliputi observasi, wawancara, dan studi pustaka. Aplikasi dikembangkan menggunakan framework Flutter dengan Firebase sebagai basis data dan layanan autentikasi. Sistem yang dibangun memiliki fitur login, pengelolaan poin pelanggaran siswa, pengajuan konseling, komunikasi melalui chat, monitoring siswa, serta pembuatan laporan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aplikasi mampu membantu proses layanan bimbingan dan konseling menjadi lebih efektif, mempermudah pengelolaan data siswa, serta meningkatkan komunikasi antara siswa dan guru BK secara digital.</p> <p>Abstract</p> <p>The development of information technology has significantly influenced the field of education, including guidance and counseling services. At SMK Bintang Nusantara, counseling activities and student violation records were still managed manually, causing difficulties in data management, student monitoring, and communication between students and counseling teachers. This study aims to design and develop a mobile-based guidance and counseling application using Flutter for students, homeroom teachers, and counseling teachers. The research methods include observation, interviews, and literature review. The application was developed using Flutter and Firebase as the backend database and authentication service. The system provides features such as login, student violation point management, counseling requests, chat communication, student monitoring, and report generation. The results show that the application improves the effectiveness of counseling services, simplifies student data management, and enhances digital communication between students and counseling teachers.</p>2026-06-29T09:40:21+07:00Copyright (c) 2026 Jurnal Kolaboratif Sainshttps://jurnal.unismuhpalu.ac.id/index.php/JKS/article/view/11396Strategi Optimalisasi Pasar Domestik Desa Melalui Bazar Mingguan UMKM: Analisis Swot Pada Desa Kampung Sawah Kecamatan Jayakerta Kabupaten Karawang2026-06-29T09:40:58+07:00Rofi'ah Febrianifebrianirofiah600@gmail.comAhmad Hadibrataahmad.hadibrata@gmail.com<p>Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memiliki peran strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi nasional maupun daerah. Meskipun demikian, sebagian besar UMKM di wilayah pedesaan masih menghadapi berbagai kendala seperti keterbatasan akses pasar, rendahnya kemampuan pemasaran, serta ketergantungan terhadap perantara distribusi. Salah satu upaya yang dilakukan untuk mengatasi permasalahan tersebut adalah penyelenggaraan bazar mingguan sebagai sarana pemasaran langsung produk lokal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi optimalisasi pasar domestik desa melalui pengelolaan bazar mingguan dalam mendorong perputaran ekonomi UMKM di Desa Kampung Sawah Kecamatan Jayakerta Kabupaten Karawang. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dokumentasi, serta studi literatur. Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman yang dipadukan dengan analisis SWOT melalui identifikasi faktor internal dan eksternal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bazar mingguan memiliki peran penting dalam meningkatkan akses pasar UMKM, memperkuat interaksi ekonomi masyarakat, memperpendek rantai distribusi, serta menciptakan efek pengganda ekonomi lokal. Berdasarkan hasil analisis SWOT diperoleh strategi prioritas berupa penguatan promosi digital, peningkatan kualitas produk, pengembangan bazar berbasis wisata desa, serta penguatan kolaborasi antara pemerintah desa, masyarakat, dan pelaku UMKM. Penelitian ini menghasilkan model pengembangan bazar berkelanjutan sebagai instrumen optimalisasi pasar domestik desa yang mampu meningkatkan daya saing UMKM secara berkelanjutan.</p> <p><strong>ABSTRACT </strong></p> <p>Micro, Small and Medium Enterprises (MSMEs) play a strategic role in promoting economic growth at both national and regional levels. However, many rural MSMEs still face challenges such as limited market access, weak marketing capabilities, and dependence on intermediaries. One of the initiatives implemented to address these issues is the organization of weekly bazaars as direct marketing platforms for local products. This study aims to analyze strategies for optimizing village domestic markets through weekly bazaar management in supporting MSME economic circulation in Kampung Sawah Village, Jayakerta District, Karawang Regency. This research employed a qualitative case study approach. Data were collected through observation, interviews, documentation, and literature review. Data analysis used the Miles and Huberman interactive model combined with SWOT analysis. The findings indicate that weekly bazaars significantly contribute to improving market access, strengthening local economic interaction, shortening distribution channels, and generating a multiplier effect within the village economy. SWOT analysis suggests several strategic priorities, including digital promotion enhancement, product quality improvement, village tourism integration, and stronger collaboration among stakeholders. This study proposes a sustainable bazaar development model to optimize village domestic markets and improve MSME competitiveness.</p>2026-06-29T09:40:58+07:00Copyright (c) 2026 Jurnal Kolaboratif Sainshttps://jurnal.unismuhpalu.ac.id/index.php/JKS/article/view/11387Analisis Pengukuran Kinerja Rantai Pasok Pada Agroindustri Rumah Tempe Indonesia Menggunakan Model Scor2026-06-29T09:41:37+07:00Dhea Fitriadheaafitri27@gmail.comMohammad Alif Rifqimohammadalif@apps.ipb.ac.idMuhammad Rendika Gojalidikagojali6@gmail.comSudewa Sahya Regiasudewasahya77@gmail.comTasya Oryza Sativatasyaoryzasavita@gmail.comRasidin Karo Karo Sitepumakaro888@gmail.com<table width="100%"> <tbody> <tr> <td width="394"> <p><strong>ABSTRAK </strong></p> <p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis serta mengukur kinerja rantai pasok pada agroindustri tempe di wilayah Cilendek, Kota Bogor, Jawa Barat. Objek penelitian difokuskan pada salah satu pelaku usaha, yaitu KOPTI Bogor yang dikenal sebagai Rumah Tempe Indonesia. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi lapangan, wawancara dengan pihak terkait, serta studi dokumentasi dengan penedekatan dengan menggunakan model <em>Supply Chain Operations Reference</em> (SCOR). Pengukuran kinerja rantai pasok dilakukan berdasarkan lima atribut utama dalam model SCOR, yaitu <em>reliability</em>, <em>responsiveness</em>, <em>agility</em>, <em>cost</em>, dan <em>asset management</em>. Hasil analisis menunjukkan bahwa secara umum kinerja rantai pasok pada agroindustri tempe tersebut telah berjalan cukup baik, masih terdapat beberapa kendala yang dihadapi, seperti permasalahan utama terletak pada efisiensi operasional, kecepatan pemenuhan pesanan, serta kemampuan adaptasi rantai pasok yang masih perlu ditingkatkan. Oleh karena itu, diperlukan upaya perbaikan yang berkelanjutan, terutama dalam pengelolaan persediaan dan peningkatan koordinasi antar pelaku rantai pasok. Dengan demikian, penerapan model SCOR dalam penelitian ini mampu memberikan gambaran yang lebih sistematis dan komprehensif terkait kondisi kinerja rantai pasok pada agroindustri tempe</p> <p><strong> </strong></p> </td> </tr> <tr> <td width="394"> <p><strong>ABSTRACT </strong></p> <p>This study aims to evaluate the supply chain performance of the tempeh agro-industry in Cilendek, Bogor City, West Java, with a focus on KOPTI Bogor (Rumah Tempe Indonesia). A descriptive quantitative approach was applied, with data collected through field observations, interviews, and documentation review. The analysis employed the Supply Chain Operations Reference (SCOR) model. Supply chain performance was assessed using five key SCOR attributes: reliability, responsiveness, agility, cost, and asset management. The results indicate that overall performance is relatively satisfactory, particularly in maintaining product flow and meeting customer demand. However, several critical issues remain, including suboptimal operational efficiency, prolonged order fulfillment lead times, and limited supply chain adaptability to demand fluctuations. These findings highlight the need for continuous improvement, particularly in inventory management and coordination among supply chain actors. The application of the SCOR model provides a structured and comprehensive framework for evaluating supply chain performance and offers practical insights to enhance the efficiency, responsiveness, and sustainability of the tempeh agro-industry.</p> <p><em> </em></p> </td> </tr> </tbody> </table>2026-06-29T09:41:37+07:00Copyright (c) 2026 Jurnal Kolaboratif Sainshttps://jurnal.unismuhpalu.ac.id/index.php/JKS/article/view/11339ANALISIS KESULITAN PEMAHAMAN KONSEP PECAHAN PADA SISWA KELAS IV SEKOLAH DASAR DALAM MENGIDENTIFIKASI HAMBATAN BELAJAR MATEMATIKA2026-06-29T09:42:13+07:00Livina Zetta Nugrahalivinazetta28@gmail.comVira Nurfitrahviranurfitrah27@gmail.comGhina Hasan Khaerunnisaginahasan6@gmail.comRahma Yulianirhmaylnii7@gmail.comNovia Dwi Fitri Yaninoviaaaaja04@gmail.comHafiziani Eka Putrihafizianiekaputri@upi.edu<p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesulitan pemahaman konsep pecahan pada siswa kelas IV sekolah dasar dalam mengidentifikasi hambatan belajar matematika. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif dan pendekatan studi kasus. Subjek penelitian berjumlah 7 siswa kelas IV sekolah dasar yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling.</p> <p>Teknik pengumpulan data meliputi tes, wawancara semi terstruktur, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, sedangkan keabsahan data diuji menggunakan triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa masih mengalami kesulitan dalam memahami konsep dasar pecahan, menjalankan operasi pecahan, menyelesaikan soal cerita, serta merepresentasikan pecahan secara visual. Siswa cenderung memahami pecahan secara prosedural dibandingkan konseptual sehingga sering mengalami miskonsepsi dalam membandingkan dan menyederhanakan pecahan.</p> <p>Faktor penyebab kesulitan belajar meliputi rendahnya pemahaman konsep dasar, kurangnya penggunaan media konkret, serta pembelajaran yang masih bersifat abstrak dan berpusat pada guru. Oleh karena itu, diperlukan pembelajaran yang lebih konkret, visual, interaktif, dan kontekstual agar pemahaman konsep pecahan siswa dapat berkembang secara optimal.</p>2026-06-29T09:42:13+07:00Copyright (c) 2026 Jurnal Kolaboratif Sainshttps://jurnal.unismuhpalu.ac.id/index.php/JKS/article/view/11388PENGARUH MEDIA SOSIAL TERHADAP MENURUNNYA ETIKA BERBAHASA SISWA DI SDN 060879 MEDAN TIMUR2026-06-29T09:43:25+07:00Clara Sriyusniar Binjoriclarasriyusniarbinjori@gmail.comDelima Situmorangdelimasitumorang199@gmail.comGnade Denalita Saragihgenade498@gmail.comKhairunnisakhairunnisa@unimed.ac.id<p>Saat ini, menggunakan media sosial sudah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari siswa sekolah dasar. Siswa sering menggunakan platform seperti TikTok, Instagram, dan Facebook untuk mencari hiburan, berkomunikasi, dan mengikuti tren informasi. Penggunaan media sosial yang semakin meningkat tidak hanya mempermudah mendapatkan informasi, tetapi juga dapat memengaruhi cara siswa berinteraksi satu sama lain. Fokus penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana media sosial berdampak pada kebiasaan berbahasa siswa di SDN 060879 Medan Timur. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif yang dilakukan melalui pendekatan deskriptif. Observasi, wawancara, angket, dan dokumentasi adalah metode yang digunakan untuk mendapatkan data. Menurut penelitian, sebagian besar siswa aktif menggunakan media sosial, khususnya TikTok. Kebiasaan berbahasa siswa dipengaruhi oleh penggunaan media sosial, seperti yang ditunjukkan oleh peningkatan penggunaan bahasa gaul, peniruan kata-kata yang sedang viral, dan penurunan penggunaan bahasa yang santun dalam percakapan sehari-hari. Media sosial juga bermanfaat bagi siswa, seperti memperluas wawasan mereka, memperluas kosakata mereka, dan membuatnya lebih mudah untuk mendapatkan informasi. Oleh karena itu, peran orang tua dan guru sangat penting untuk mengajarkan siswa bagaimana menggunakan media sosial secara bijak sambil memperhatikan tata bahasa</p>2026-06-29T09:43:25+07:00Copyright (c) 2026 Jurnal Kolaboratif Sainshttps://jurnal.unismuhpalu.ac.id/index.php/JKS/article/view/11391ANALISIS KESULITAN BELAJAR SISWA KELAS V SEKOLAH DASAR PADA MATERI STATISTIKA DALAM PEMBELAJARAN MATEMATIKA2026-06-29T09:43:59+07:00Dianah Asla Nuurul Arifinasladnh@gmail.comCaca Nurjannahcacanurjannah2@gmail.comDewi Intan Maulidi Laelidinmaulii40@gmail.comChaeruz Zumarin Zahrachaeruzzz96@gmail.comSri Restu Awaliahsriawlhhh@gmail.comHafiziani Eka Putrihafizianiekaputri@upi.edu<p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesulitan belajar siswa kelas V sekolah dasar pada materi statistika dalam pembelajaran matematika. Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan subjek lima siswa kelas V SDN Ciwangi. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan pemberian tes diagnostik mengenai mean, median, dan modus.</p> <p>Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa mengalami kesulitan dalam menghitung mean, menentukan median, membaca diagram, dan menarik kesimpulan dari data. Persentase kesalahan tertinggi terdapat pada konsep mean dan median, masing-masing sebesar 40%, sedangkan kesalahan pada konsep modus lebih rendah, yaitu 20%. Kesulitan tersebut disebabkan oleh kurangnya ketelitian dan pemahaman siswa terhadap langkah-langkah penyelesaian soal. Selain itu, pembelajaran kelompok dan penggunaan contoh yang dekat dengan kehidupan sehari-hari terbukti membantu siswa lebih mudah memahami materi statistika.</p> <p>Berdasarkan hasil penelitian, diperlukan strategi pembelajaran yang lebih bervariasi, seperti penggunaan media visual dan pembelajaran kontekstual, untuk meningkatkan pemahaman siswa terhadap materi statistika.</p>2026-06-29T09:43:59+07:00Copyright (c) 2026 Jurnal Kolaboratif Sainshttps://jurnal.unismuhpalu.ac.id/index.php/JKS/article/view/11420A Pragmatic Analysis of Persuasive Language in Sunscreen Advertisements and Its Influence on Students’ Buying Decisions2026-06-29T09:44:35+07:00Dian Saputridiansaputrimns@gmail.comRia Rahmawatidiansaputrimns@gmail.comTatu Siti Rohbiahdiansaputrimns@gmail.com<p>The impact of persuasive language in sunscreen ads on students' purchasing choices is the subject of this research. The purpose of the study is to determine the different types of conversational implicatures and persuasive techniques used in sunscreen commercials disseminated via social media networks like Instagram, TikTok, and YouTube. Particularly for college students, who are regularly subjected to online advertisements, social media has become a powerful marketing channel in the digital age. Sunscreen advertisements frequently use engaging images and persuasive language to influence consumers' attitudes, feelings, and purchasing decisions. As a result, this research investigates how language is intentionally employed to sway readers while also presenting facts about sunscreen products. This study uses a descriptive qualitative approach to examine students' reactions to advertisements by analyzing slogans, headlines, taglines, promotional claims, and product descriptions. College students who actively use social media and are regularly exposed to online sunscreen ads were interviewed and observed in semi structured data collecting sessions. The study is based on Grice's Conversational Implicature theory and Petty and Cacioppo's Elaboration Likelihood Model (ELM). The research shows that sunscreen ads often employ conversational implicatures both generalized and specific to indirectly sway consumers and foster favorable attitudes about the product. Through their exaggerated claims, scientific language, emotional appeals, and restricted product information, the advertisements also break Grice's maxims, especially the maxim of quantity. In addition, university students in today's digital advertising environment are influenced by persuasive methods in both central and peripheral ways, which have an impact on their attitudes, opinions, and willingness to buy sunscreen products.</p>2026-06-29T09:44:35+07:00Copyright (c) 2026 Jurnal Kolaboratif Sainshttps://jurnal.unismuhpalu.ac.id/index.php/JKS/article/view/11419Perancangan Sistem Informasi Manajemen Stok dan Produksi Untuk Mendukung Pengelolaan Persediaan Pada Usaha Konveksi Totebag CV Ibu Agus Jahit Berbasis Web2026-06-29T09:45:10+07:00Abirama Cahyo Kusumaabirama800@gmail.comRasyid Al Ghibranrasyidalgibran08@gmail.comRizki Surya Pratamarizkisuryapratama.19@gmail.com<p>Penelitian ini bertujuan merancang dan membangun sistem informasi manajemen stok dan produksi berbasis web pada usaha konveksi totebag CV Bu Agus Jahit. Permasalahan utama yang dihadapi adalah proses pengelolaan stok bahan baku, produksi, serta pencatatan transaksi yang masih dilakukan secara manual, sehingga berpotensi menimbulkan kesalahan pencatatan, keterlambatan informasi, serta kesulitan dalam pembuatan laporan. Metode penelitian yang digunakan meliputi observasi, wawancara, dan studi literatur untuk mengidentifikasi kebutuhan sistem serta merancang solusi yang sesuai. Sistem dikembangkan menggunakan teknologi berbasis web dengan database terintegrasi untuk mengelola data secara terpusat. Fitur utama sistem meliputi pengelolaan data barang, pencatatan produksi, transaksi barang keluar, serta laporan stok dan riwayat produksi. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sistem mampu meningkatkan efisiensi operasional, meminimalisir kesalahan data, serta mempermudah pemantauan stok secara <em>real-time</em>. Dengan adanya sistem ini, proses manajemen stok dan produksi menjadi lebih terstruktur, akurat, dan efektif dalam mendukung pengambilan keputusan usaha.</p> <p>Abstract</p> <p>This study aims to design and develop a web-based inventory and production management information system for a totebag convection business, CV Bu Agus Jahit. The main problem faced is the manual management of raw material stock, production processes, and transaction records, which can lead to data recording errors, delays in information, and difficulties in generating reports. The research methods used include observation, interviews, and literature study to identify system requirements and design appropriate solutions. The system is developed using web-based technology with an integrated database to manage data centrally. The main features of the system include product data management, production recording, outgoing goods transactions, as well as stock reports and production history. The testing results show that the system is able to improve operational efficiency, minimize data errors, and facilitate real-time stock monitoring. With the implementation of this system, the inventory and production management processes become more structured, accurate, and effective in supporting business decision-making</p>2026-06-29T09:45:10+07:00Copyright (c) 2026 Jurnal Kolaboratif Sainshttps://jurnal.unismuhpalu.ac.id/index.php/JKS/article/view/11418Analisis Rekam Medik Elektronik (RME) terhadap Kecepatan dan Ketepatan Pelayanan Resep di Puskesmas Tilango2026-06-29T09:45:44+07:00Egi Auliaegimesly241@gmail.comEndah Nurrohwinta Djuwarnoendah@ung.ac.idMultiani S. Latifegimesly241@gmail.comMahdalena Sy. Pakayaegimesly241@gmail.comAriani H. Hutubaegimesly241@gmail.com<p>Rekam Medis Elektronik (RME) merupakan sistem digital yang digunakan untuk mendukung pengelolaan data pasien secara terintegrasi dan meningkatkan efisiensi pelayanan kesehatan, termasuk pelayanan resep di puskesmas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas penggunaan RME terhadap kecepatan dan ketepatan pelayanan resep di Apotek Puskesmas Tilango. Penelitian menggunakan desain kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi terhadap tenaga farmasi yang terlibat dalam pelayanan resep. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata waktu pelayanan resep non-racikan berkisar 3,0–4,3 menit dan resep racikan 7,5–8,67 menit, yang masih berada di bawah standar pelayanan kefarmasian. Tingkat ketepatan pelayanan resep mencapai 100% pada seluruh indikator, meliputi ketepatan obat, dosis, pasien, dan aturan pakai. Faktor pendukung efektivitas RME meliputi kemampuan SDM, ketersediaan perangkat, kemudahan sistem, kualitas informasi, dan dukungan manajemen, sedangkan hambatan utama adalah ketidakstabilan jaringan internet dan kurangnya pelatihan berkala. Dapat disimpulkan bahwa RME efektif meningkatkan kecepatan dan ketepatan pelayanan resep di Puskesmas Tilango.</p> <table width="100%"> <tbody> <tr> <td width="394"> <p><strong>ABSTRACT </strong></p> <p>The Electronic Medical Record (EMR) is a digital system used to support integrated patient data management and improve the efficiency of healthcare services, including prescription services at community health centers. This study aims to analyze the effectiveness of using the EMR on the speed and accuracy of prescription services at the Tilango Community Health Center Pharmacy. The study employed a descriptive qualitative design using a case study approach. Data were collected through observation, interviews, and documentation of pharmacy staff involved in prescription services. The results showed that the average time for non-compounded prescription services ranged from 3.0 to 4.3 minutes and for compounded prescriptions from 7.5 to 8.67 minutes, which is still below pharmaceutical service standards. The accuracy rate of prescription services reached 100% across all indicators, including medication accuracy, dosage, patient identification, and usage instructions. Factors supporting the effectiveness of the EMR include staff competence, device availability, system ease of use, information quality, and management support, while the main barriers are internet connectivity instability and a lack of regular training. It can be concluded that the EMR effectively improves the speed and accuracy of prescription services at the Tilango Community Health Center.</p> </td> </tr> </tbody> </table> <p> </p>2026-06-29T09:45:44+07:00Copyright (c) 2026 Jurnal Kolaboratif Sainshttps://jurnal.unismuhpalu.ac.id/index.php/JKS/article/view/11321Peran Etika Bisnis Dalam Membentuk Budaya Kerja Transparan Dan Berintegritas2026-06-29T09:46:19+07:00Putri Najwa Maylaffayzaputrinajwaa428@gmail.comAmelia Nabila Syahnabilaamelia300@gmail.comDifa Sulistyawatidifasulistyawati27@gmail.comHadi Waluyowaluyohadi917@gmail.comBagus Aryo Wicaksonobagusaryo409@gmail.comErnisa Agustinernisaagustin.bdp2020@gmail.com<table width="100%"> <tbody> <tr> <td width="17"> <p> </p> </td> <td width="394"> <p><strong>ABSTRAK </strong></p> <p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran etika bisnis dalam membentuk budaya kerja yang transparan dan berintegritas di lingkungan organisasi. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi literatur (library research). Data diperoleh dari berbagai sumber pustaka berupa jurnal ilmiah nasional dan internasional, buku, artikel ilmiah, serta referensi lain yang relevan dengan topik penelitian. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui identifikasi, pengkajian, dan penelaahan literatur yang berkaitan dengan etika bisnis, budaya kerja, transparansi, integritas, dan budaya organisasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan etika bisnis memiliki peran penting dalam menciptakan budaya kerja yang sehat, profesional, transparan, dan berintegritas. Nilai-nilai etika yang diterapkan melalui kode etik, kepemimpinan yang memberi teladan, keterbukaan informasi, serta pengawasan yang adil mampu meningkatkan kejujuran, tanggung jawab, disiplin kerja, dan kepercayaan dalam organisasi. Selain itu, budaya kerja yang transparan dan berintegritas dapat meminimalkan terjadinya penyimpangan serta memperkuat hubungan antar anggota organisasi. Etika bisnis tidak hanya berfungsi sebagai pedoman moral, tetapi juga menjadi landasan penting dalam membangun budaya organisasi yang profesional dan berkelanjutan.</p> <p><strong> </strong></p> </td> </tr> <tr> <td width="17"> <p> </p> </td> <td width="394"> <p><strong>ABSTRACT </strong></p> <p><em>This study aims to analyze the role of business ethics in shaping a transparent and integrity based work culture within organizations. The research employed a qualitative approach using a literature review (library research) method. Data were collected from various sources, including national and international scientific journals, books, scholarly articles, and other references relevant to the research topic. Data collection techniques were carried out through the identification, review, and examination of literature related to business ethics, work culture, transparency, work integrity and organizational culture. The results indicate that the implementation of business ethics plays an important role in creating a healthy, professional, transparent, and integrity-oriented work culture. Ethical values implemented through codes of conduct, exemplary leadership, information transparency, and fair supervision systems can improve honesty, responsibility, work discipline, and trust within organizations. Furthermore, a transparent and integrity-based work culture can minimize unethical behavior and strengthen relationships among organizational members. Business ethics functions not only as a moral guideline but also as an essential foundation for building a professional and sustainable organizational culture.</em></p> <p> </p> </td> </tr> </tbody> </table>2026-06-29T09:46:19+07:00Copyright (c) 2026 Jurnal Kolaboratif Sainshttps://jurnal.unismuhpalu.ac.id/index.php/JKS/article/view/11405Dampak Serangan Kanker Batang Terhadap Pertumbuhan dan Produksi Tanaman Karet (Hevea Brasiliensis)2026-06-29T09:47:05+07:00Guntoroguntoro@itsi.ac.idArjuna Wiseshaguntoro@itsi.ac.idImmanuel Sinagaguntoro@itsi.ac.idRuben Sianturiguntoro@itsi.ac.idSopyanguntoro@itsi.ac.id<p>Tanaman karet (<em>Hevea brasiliensis</em>) merupakan salah satu komoditas perkebunan penting yang berperan dalam penyediaan bahan baku industri dan sumber pendapatan masyarakat. Salah satu kendala utama dalam budidaya karet adalah serangan penyakit kanker batang yang disebabkan oleh <em>Lasiodiplodia theobromae</em>. Penyakit ini dilaporkan menyebabkan kerusakan jaringan batang, gangguan fisiologis tanaman, serta penurunan produksi lateks. Kajian ini bertujuan menganalisis dampak serangan kanker batang terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman karet berdasarkan hasil-hasil penelitian terdahulu. Metode yang digunakan adalah studi literatur terhadap artikel ilmiah yang membahas identifikasi patogen, gejala penyakit, faktor epidemi, patogenisitas, dan strategi pengendalian. Hasil kajian menunjukkan bahwa <em>L. theobromae</em> merupakan patogen oportunistik yang menginfeksi tanaman melalui luka pada batang dan cabang. Infeksi menyebabkan nekrosis jaringan, gumosis, kematian cabang, penurunan luas tajuk, serta kerusakan panel sadap. Dampak tersebut berpengaruh terhadap penurunan pertumbuhan vegetatif dan produktivitas lateks. Pengelolaan penyakit dapat dilakukan melalui sanitasi kebun, penggunaan bahan tanam sehat, dan pemanfaatan agen hayati seperti <em>Trichoderma spp.</em> dan bakteri antagonis. Penyakit kanker batang perlu mendapat perhatian serius karena berpotensi menimbulkan kerugian ekonomi yang besar pada perkebunan karet.</p> <p><strong>ABSTRACT </strong></p> <p>Rubber plants (Hevea brasiliensis) are an important plantation commodity, providing industrial raw materials and a source of income for the community. One of the main obstacles in rubber cultivation is the attack of stem canker disease caused by Lasiodiplodia theobromae. This disease is reported to cause stem tissue damage, plant physiological disorders, and reduced latex production. This study aims to analyze the impact of stem canker on rubber plant growth and production based on previous research. The method used was a literature review of scientific articles discussing pathogen identification, disease symptoms, epidemic factors, pathogenicity, and control strategies. The results indicate that L. theobromae is an opportunistic pathogen that infects plants through wounds on the stems and branches. Infection causes tissue necrosis, gummosis, branch death, reduced canopy area, and damage to tapping panels. These impacts contribute to reduced vegetative growth and latex productivity. Disease management can be achieved through plantation sanitation, the use of healthy planting material, and the use of biological agents such as Trichoderma spp. and antagonistic bacteria. Stem canker disease requires serious attention because it has the potential to cause significant economic losses in rubber plantations.</p>2026-06-29T09:47:04+07:00Copyright (c) 2026 Jurnal Kolaboratif Sainshttps://jurnal.unismuhpalu.ac.id/index.php/JKS/article/view/11404Analisis Penerapan Nilai Kearifan Lokal Terhadap Praktik Akuntansi Biaya Pada UMKM: Studi Kasus Pabrik Handuk Kijang Mas2026-06-29T09:47:43+07:00Moh Ikmalul Muharam Nur Hidayatmohikmal29@gmail.comAbdurrahman Fajar Imanabdurrfajariman@gmail.comSyahira Yuliana Puspitawatisyahiraaypw@gmail.comHaelena Khaerunisakhaerunisahaelena@gmail.comZidna Shalihanzidnashalihan@gmail.comNayla Ageztynaylaagezty@gmail.com<p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara mendalam bagaimana nilai-nilai kearifan lokal Sunda, khususnya konsep Silih Asih, Silih Asuh, Silih Asah, Someah Hade ka Semah, Amanah, Bener, dan Musyawarah, diterapkan dalam praktik akuntansi biaya pada Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) sektor manufaktur tekstil. Objek penelitian adalah Pabrik Handuk Kijang Mas, sebuah usaha turun-temurun yang telah beroperasi sejak tahun 1990 di Kabupaten Bandung. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus tunggal embedded, data dikumpulkan melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam, serta dokumentasi. Temuan studi menunjukkan bahwa meskipun nilai-nilai kepasundanan telah terinternalisasi kuat dalam tata kelola operasional dan ketenagakerjaan, hal tersebut belum tercermin secara sistematis dalam praktik akuntansi biaya. Kesenjangan utama ditemukan pada belum adanya pemisahan entitas, transaksi sosial yang tidak tercatat, serta ketiadaan laporan keuangan berbasis akrual. Penelitian ini menawarkan rekonstruksi model akuntansi biaya berbasis budaya yang memetakan praktik lokal ke dalam akun standar akuntansi SAK EMKM tanpa menghilangkan makna sosial dan spiritualnya.</p> <p><strong>ABSTRACT </strong></p> <p>This study aims to analyze in depth how Sundanese local wisdom values, specifically the concepts of Silih Asih, Silih Asuh, Silih Asah, Someah Hade ka Semah, Amanah, Bener, and Musyawarah, are applied in cost accounting practices in the textile manufacturing sector of Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs). The research object is the Kijang Mas Towel Factory, a family business operating since 1990 in Bandung Regency, West Java. Using a qualitative approach with an embedded single case study design, data were collected through participatory observation, in-depth interviews, and documentation of informal financial records. The findings indicate that while Sundanese values are strongly internalized in operational and labor governance—such as employee receivable systems functioning as social capital and donation allocations—they are not yet systematically reflected in cost accounting practices. Key gaps include the lack of separation between personal and business entities, unrecorded social transactions, and the absence of accrual-based financial reports. This research proposes a reconstruction of a culture-based cost accounting model that maps local practices into standard accounting accounts under SAK EMKM without losing their social and spiritual meaning.</p>2026-06-29T09:47:43+07:00Copyright (c) 2026 Jurnal Kolaboratif Sainshttps://jurnal.unismuhpalu.ac.id/index.php/JKS/article/view/11409Analisis Kesulitan Siswa Sekolah Dasar dalam Memahami Konsep Bilangan Desimal2026-06-29T09:48:19+07:00Hana Afifahhanaafifah2217@gmail.comNabila Nadya Shafwahnadyashafwahnabila@gmail.comSanty Dewi Purwantysantydewipurwanty05@gmail.comSyevia Ramdhanisyeviaramdhanivvie@gmail.comHafiziani Eka Putrihafizianiekaputri@upi.edu<table width="100%"> <tbody> <tr> <td width="423"> <p><strong>ABSTRAK </strong></p> <p>Bilangan desimal merupakan salah satu konsep matematika fundamental yang seringkali menjadi sumber kesukaran bagi peserta didik pada jenjang sekolah dasar di Indonesia. Penelitian ini untuk mengidentifikasi berbagai bentuk kesukaran dan miskonsepsi yang dialami oleh peserta didik, menganalisis faktor-faktor yang mendasari penyebabnya, serta mensintesiskan temuan-temuan penelitian sebelumnya yang kajiannya berfokus pada pembelajaran bilangan desimal di tingkat sekolah dasar dalam kurun waktu 2016–2026. Metodologi yang diterapkan dalam penelitian ini adalah Systematic Literature Review (SLR) dengan pendekatan kualitatif deskriptif, yang dilaksanakan dengan mengikuti pedoman PRISMA. Pengumpulan data melalui akses pada basis data Google Scholar, Garuda, dan jurnal-jurnal nasional terakreditasi SINTA, dengan hasil akhir berupa enam artikel yang memenuhi kriteria inklusi sebagai data primer. Berdasarkan hasil analisis yang telah dilaksanakan, teridentifikasi lima kategori miskonsepsi utama, yaitu: (1) miskonsepsi terkait nilai tempat (place value), (2) whole number thinking atau cara berpikir bilangan bulat, (3) kekeliruan dalam penerapan prosedur operasi hitung, (4) hambatan dalam proses konversi representasi matematis, serta (5) kesalahan interpretasi terhadap bahasa dan simbol desimal. Faktor-faktor yang menjadi penyebab kesukaran tersebut mencakup tiga dimensi analisis: (a) rendahnya motivasi serta belum optimalnya pemahaman awal yang dimiliki peserta didik, (b) keterbatasan penguasaan konsep yang dimiliki oleh pendidik, dan (c) praktik pembelajaran yang bersifat prosedural dengan keterbatasan variasi contoh soal dan media pembelajaran. Penelitian ini memberikan simpulan bahwa penanggulian terhadap ???????? miskonsepsi bilangan desimal membutuhkan adanya transformasi dalam pendekatan pembelajaran menuju model konstruktivistik yang bermakna serta berbasis pada representasi multipel.</p> </td> </tr> </tbody> </table>2026-06-29T09:48:19+07:00Copyright (c) 2026 Jurnal Kolaboratif Sainshttps://jurnal.unismuhpalu.ac.id/index.php/JKS/article/view/11389Nilai Syukur Dan Implementasi Nya Dalam Pendidikan Agama Islam: Studi Pustaka 2026-06-29T09:49:04+07:00Nabila Putri Amalia23041070183@radenfatah.ac.idLili Rahmawati23041070249@radenfatah.ac.idAmelia Vega23051070378@radenfatah.ac.idAhmad Fikri Ramahdoni23021070059@radenfatah.ac.idDwi Oktariani23021070098@radenfatah.ac.idAlihan Satraalihansatra_uin@radenfatah.ac.id<p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konsep syukur atas berkat-berkat Allah dan kewajiban seorang hamba dalam Islam. Penelitian ini menggunakan metode penelitian perpustakaan dengan memeriksa berbagai sumber seperti Al-Qur'an, Hadis, buku-buku tafsir, buku-buku Islam klasik, dan literatur ilmiah yang relevan. Data dikumpulkan melalui teknik dokumentasi dan dianalisis menggunakan analisis kualitatif deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa berkat Allah dalam Islam tidak terbatas pada aspek materi, tetapi juga mencakup berkat spiritual seperti iman, nalar, kesehatan, dan bimbingan. Studi ini juga menemukan bahwa rasa syukur dalam Islam tidak hanya diungkapkan melalui kata-kata, tetapi juga harus dimanifestasikan melalui hati dan tindakan. Selain itu, temuan menunjukkan bahwa setiap berkat yang diberikan oleh Allah membutuhkan tanggung jawab dari manusia sebagai hamba, yaitu dengan menunjukkan rasa syukur dan ketaatan kepada Allah. Oleh karena itu, konsep syukur dalam Islam terkait erat dengan konsep perbudakan kepada Allah. Kesimpulan dari penelitian ini menekankan bahwa memahami berkat-berkat Allah dan kewajiban bersyukur dapat memperkuat iman, meningkatkan kesadaran akan ibadah, dan mendorong umat Islam untuk menggunakan berkat yang diberikan oleh Allah dengan cara yang lebih baik dan lebih bertanggung jawab</p>2026-06-29T09:49:04+07:00Copyright (c) 2026 Jurnal Kolaboratif Sainshttps://jurnal.unismuhpalu.ac.id/index.php/JKS/article/view/11432Analisis Penyusunan Anggaran dalam Pengelolaan Keuangan Pribadi (Studi Kasus Pada Mahasiswa UIN Sunan Gunung Djati)2026-06-29T09:49:40+07:00Najwa Nurul Rahmahnaajwanrl@gmail.comArif Budimanbudimanzarif@gmail.comZachari Muhamad Aldialdichannel1001@gmail.comFauzy Abdurrahmanfauzyabdurrohman71@gmail.comSuhendisuhendi@uinsgd.ac.id<table width="100%"> <tbody> <tr> <td width="393"> <p><strong>ABSTRAK </strong></p> <p>Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengkaji pelaksanaan penyusunan anggaran dalam pengelolaan keuangan mahasiswa dan juga mengidentifikasi hambatan yang dihadapi selama proses tersebut. Penyusunan anggaran merupakan bagian penting dalam fungsi perencanaan dan pengendalian keuangan yang dapat membantu mahasiswa menjaga stabilitas finansial selama masa perkuliahan. Penelitian ini menerapkan pendekatan deskriptif kualitatif dengan metode pengumpulan data melalui wawancara pada mahasiswa sebagai responden. Analisis data dilakukan dengan langkahlangkah reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan secara sistematis. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa mahasiswa umumnya sudah menyadari pentingnya pengelolaan keuangan, tetapi belum sepenuhnya mengimplementasikan penyusunan anggaran dengan cara tertulis dan terstruktur. Sebagian mahasiswa masih mengandalkan perkiraan dalam mengatur pengeluaran tanpa melakukan pencatatan yang konsisten. Mahasiswa yang menerapkan perencanaan dan pengendalian anggaran secara rutin terbukti lebih mampu mengontrol pengeluaran dan meminimalkan risiko kekurangan dana sebelum akhir periode. Adapun kendala yang ditemukan meliputi rendahnya kedisiplinan, pengaruh gaya hidup konsumtif, serta kurangnya evaluasi terhadap realisasi anggaran. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penerapan konsep budgeting pada mahasiswa masih perlu ditingkatkan melalui pembiasaan perencanaan yang sistematis serta peningkatan literasi keuangan. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi acuan dalam usaha meningkatkan pemahaman dan keterampilan mahasiswa dalam mengatur keuangan dengan cara yang lebih efisien dan penuh tanggung jawab. </p> <p><strong> </strong></p> <p><strong> </strong></p> </td> </tr> <tr> <td width="393"> <p><strong>ABSTRACT </strong></p> <p><em>This research aims to examine the implementation of budgeting in student financial management and also identify the obstacles faced during the process. Budgeting is an important part of financial planning and control functions that can help students maintain financial stability during the lectures. This research aims to examine the implementation of budgeting in student financial management and also identify the obstacles faced during the process. Budgeting is an important part of financial planning and control functions that can help students maintain financial stability during the lectures. Some students still rely on estimates in managing expenses without doing consistent recording. Students who regularly implement budget planning and control are proven to be better able to control expenses and minimize the risk of lack of funds before the end of the period. The obstacles found include low discipline, the influence of consumptive lifestyles, and lack of evaluation on budget realization. This study concludes that the application of the concept of budgeting in students still needs to be improved through systematic planning habituation and increasing financial literacy. This research is expected to be a reference in an effort to improve students' understanding and skills in managing finances in a more efficient and responsible way. </em></p> <p><em> </em></p> </td> </tr> </tbody> </table>2026-06-29T09:49:40+07:00Copyright (c) 2026 Jurnal Kolaboratif Sainshttps://jurnal.unismuhpalu.ac.id/index.php/JKS/article/view/11454Analisis Integrasi Konsep Green Economy dalam RPJMD Kabupaten Banyumas Tahun 2025-2029: Analisis Dokumen2026-06-29T09:50:16+07:00Selvi Regita Cahyaniselviregita.2006@gmail.comHumaira Rasyida Sahharanihum.rasyida@gmail.comNaerul Edwin Kiky Apriantonaerul.edwin@uinsaizu.ac.id<p>Transisi menuju pembangunan berkelanjutan menuntut integrasi prinsip lingkungan dalam dokumen perencanaan daerah. Penelitian ini bertujuan menganalisis integrasi konsep <em>Green Economy</em> dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Banyumas Tahun 2025-2029. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif melalui analisis kebijakan berbasis dokumen dan analisis isi kualitatif untuk menilai integrasi pada dimensi normatif, strategis, dan operasional kebijakan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa prinsip ekonomi hijau telah terintegrasi secara bertahap dalam RPJMD, tercermin dalam visi pembangunan yang berorientasi keberlanjutan, diterjemahkan dalam strategi kebijakan lingkungan, serta dioperasionalkan melalui program dan indikator kinerja lingkungan. Namun demikian, integrasi tersebut masih bersifat parsial karena belum sepenuhnya menghubungkan pertumbuhan ekonomi dan keberlanjutan lingkungan secara lintas sektor. Penelitian ini menunjukkan bahwa analisis struktural dokumen perencanaan dapat digunakan untuk menilai kesiapan pemerintah daerah dalam mengadopsi kerangka ekonomi hijau.</p> <p><strong>ABSTRACT </strong></p> <p><em>The transition toward sustainable development requires the integration of environmental principles into regional planning documents. This study aims to analyze the integration of the Green Economy concept within the Regional Medium-Term Development Plan (RPJMD) of Banyumas Regency for the period 2025–2029. The research employs a qualitative approach using document-based policy analysis and qualitative content analysis to examine the normative, strategic, and operational dimensions of policy integration. The findings indicate that Green Economy principles have been incorporated gradually within the RPJMD. Sustainability values are reflected at the normative level through development vision, translated into environmental-oriented strategies at the strategic level, and operationalized through programs and environmental performance indicators. However, the integration remains partial, as cross-sectoral linkage between economic growth and environmental sustainability is not yet fully systemic. This study contributes to the evaluation of regional development planning by demonstrating that structural document analysis can be used to assess the readiness of local governments in transitioning toward a Green Economy framework.</em></p>2026-06-29T09:50:16+07:00Copyright (c) 2026 Jurnal Kolaboratif Sainshttps://jurnal.unismuhpalu.ac.id/index.php/JKS/article/view/11453Pengaruh Customer-Based Value Metrics dalam Meningkatkan Hubungan Pelanggan pada Luky Petshop2026-06-29T09:51:07+07:00Golan Hasangolan.hasan@uib.ac.idWinsen2341110.winsen@uib.eduChristine Angel2341168.christine@uib.edu<p>Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi bagaimana Metrik Nilai Berbasis Pelanggan memengaruhi peningkatan interaksi pelanggan di Luky Petshop. Kerangka kerja kualitatif dengan teknik deskriptif diadopsi untuk penelitian ini. Pengumpulan data dilakukan melalui diskusi semi-terstruktur dan observasi yang melibatkan pelanggan dan pemilik. Penelitian ini berfokus pada tiga metrik utama: Ukuran Dompet, Pangsa Dompet, dan Pangsa Kebutuhan Kategori. Temuan menunjukkan bahwa Luky Petshop mempertahankan hubungan yang cukup kuat dengan pelanggannya, yang dibuktikan melalui pembelian berulang. Namun demikian, kontribusi keseluruhan pelanggan terhadap bisnis tetap suboptimal, karena pelanggan terus membeli dari pesaing dan tidak semua permintaan mereka terpenuhi. Oleh karena itu, perlu untuk mengadopsi rencana Manajemen Hubungan Pelanggan (CRM) yang lebih efisien yang didasarkan pada analisis metrik pelanggan. Dengan meningkatkan ketiga metrik ini, Luky Petshop diharapkan dapat meningkatkan loyalitas pelanggan, meningkatkan pengeluaran pelanggan, dan membangun keunggulan berkelanjutan atas pesaing.</p> <p><strong>ABSTRACT </strong></p> <p>This research intends to evaluate how Customer-Based Value Metrics affect the enhancement of customer interactions at Luky Petshop. A qualitative framework with a descriptive technique was adopted for this study. Data collection was conducted via semi-structured discussions and observations involving both customers and owners. The research zeroes in on three primary metrics: Wallet Size, Wallet Share, and Category Requirement Share. Findings indicate that Luky Petshop maintains a reasonably strong rapport with its clientele, evident through repeat purchases. Nevertheless, the overall contribution of customers to the business remains suboptimal, as patrons continue to buy from competitors and not all of their demands are fulfilled. Thus, there is a need to adopt a more efficient Customer Relationship Management (CRM) plan that is informed by an analysis of customer metrics. By enhancing these three metrics, Luky Petshop is anticipated to boost customer fidelity, increase customer spending, and establish a lasting edge over competitors.</p>2026-06-29T09:51:06+07:00Copyright (c) 2026 Jurnal Kolaboratif Sainshttps://jurnal.unismuhpalu.ac.id/index.php/JKS/article/view/11437Uji Aktivitas Antioksidan Ekstrak Etanol Biji Buah Merah (Pandanus conoideus L.) dengan Metode DPPH (2,2-Difenil-1-Pikrilhidrazil) dan Penentuan Nilai SPF (Sun Protection Factor)2026-06-29T09:51:46+07:00Nuriantinnnuuuriiiaaantyyy@gmail.comMirfaidah Nadjamuddinnnnuuuriiiaaantyyy@gmail.comAminah Djunaidnnnuuuriiiaaantyyy@gmail.com<p>Paparan sinar ultraviolet (UV) berperan dalam terjadinya penuaan dini, eritema, dan kerusakan kulit. Buah merah (<em>Pandanus conoideus</em> L.) merupakan tanaman khas Papua yang mengandung senyawa bioaktif berpotensi sebagai antioksidan. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi aktivitas antioksidan dan kemampuan perlindungan terhadap sinar UV dari ekstrak etanol biji buah merah. Ekstraksi dilakukan dengan metode maserasi menggunakan pelarut etanol, diikuti skrining fitokimia. Aktivitas antioksidan diuji menggunakan metode DPPH dengan spektrofotometri UV-Vis, dengan vitamin C sebagai kontrol positif, dan dinyatakan sebagai nilai IC50. Penentuan nilai <em>Sun Protection Factor</em> (SPF) dilakukan secara <em>in vitro</em> pada rentang panjang gelombang 290–320 nm. Hasil menunjukkan bahwa ekstrak etanol biji buah merah memiliki aktivitas antioksidan sangat lemah dengan nilai IC50 sebesar 4364,61 ppm, sedangkan vitamin C menunjukkan aktivitas sangat kuat dengan nilai IC50 sebesar 10,66 ppm. Nilai SPF ekstrak pada konsentrasi terendah 200 ppm sebesar 2,63 yang termasuk dalam kategori proteksi minimal, sedangkan pada konsentrasi tertinggi 1000 ppm diperoleh nilai SPF sebesar 6,76 yang termasuk dalam kategori perlindungan ekstra terhadap sinar ultraviolet.</p> <table width="100%"> <tbody> <tr> <td width="394"> <p><strong>A</strong><strong>BSTRACT </strong></p> <p>Ultraviolet (UV) exposure contributes to premature aging, erythema, and skin damage. Red fruit (Pandanus conoideus L.) is a plant native to Papua that contains bioactive compounds with potential as antioxidants. This study aimed to evaluate the antioxidant activity and ultraviolet protection capability of the ethanol extract of red fruit seeds. Extraction was carried out by maceration using ethanol as the solvent, followed by phytochemical screening. Antioxidant activity was tested using the DPPH method with UV-Vis spectrophotometry, with vitamin C as the positive control, and expressed as an IC50 value. The Sun Protection Factor (SPF) value was determined in vitro over a wavelength range of 290–320 nm. The results showed that the ethanol extract of red fruit seeds had very weak antioxidant activity with an IC50 value of 4364.61 ppm, whereas vitamin C exhibited very strong activity with an IC50 value of 10.66 ppm. The SPF value of the extract at the lowest concentration of 200 ppm was 2.63, classified as minimal protection, while at the highest concentration of 1000 ppm an SPF value of 6.76 was obtained, classified as extra protection against ultraviolet rays.</p> <table width="100%"> <tbody> <tr> <td width="394"> </td> </tr> </tbody> </table> </td> </tr> </tbody> </table>2026-06-29T09:51:46+07:00Copyright (c) 2026 Jurnal Kolaboratif Sainshttps://jurnal.unismuhpalu.ac.id/index.php/JKS/article/view/11513Analisis Manajemen Penanggulangan Bencana Banjir di Kabupaten Sumba Timur: Studi Evaluatif Terhadap Sistem Tanggap Darurat2026-06-29T09:52:23+07:00Jamal Jeiwu Malamalajamal294@gmail.comPaulus Patriawanmalajamal294@gmail.comWulandri Charistania Lobamalajamal294@gmail.com<p>Bencana banjir merupakan salah satu bencana alam yang paling sering terjadi di Kabupaten Sumba Timur, Provinsi Nusa Tenggara Timur. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis manajemen penanggulangan bencana banjir serta mengevaluasi sistem tanggap darurat yang diterapkan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sumba Timur. Penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan library research (kajian pustaka), yaitu dengan menelaah berbagai literatur ilmiah, dokumen kebijakan, laporan resmi pemerintah, dan hasil penelitian terdahulu yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa sistem manajemen penanggulangan bencana banjir di Kabupaten Sumba Timur masih menghadapi sejumlah tantangan, meliputi keterbatasan kapasitas kelembagaan, belum optimalnya koordinasi lintas sektor, rendahnya kesiapsiagaan masyarakat, serta lemahnya sistem peringatan dini. Evaluasi terhadap sistem tanggap darurat mengindikasikan perlunya penguatan kapasitas sumber daya manusia, peningkatan anggaran kebencanaan, serta integrasi kearifan lokal dalam strategi penanggulangan bencana. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan rekomendasi kebijakan yang konstruktif bagi pemangku kepentingan dalam upaya memperkuat ketahanan daerah terhadap bencana banjir.</p> <p><strong>ABSTRACT </strong></p> <p><em>Flood disaster is one of the most frequent natural disasters in East Sumba Regency, East Nusa Tenggara Province. This study aims to analyze flood disaster management and evaluate the emergency response system implemented by the Regional Disaster Management Agency (BPBD) of East Sumba Regency. This study employs a descriptive qualitative method with a library research approach, reviewing scientific literature, policy documents, official government reports, and relevant prior research. The findings indicate that the flood disaster management system in East Sumba Regency still faces several challenges, including limited institutional capacity, suboptimal cross-sector coordination, low community preparedness, and weak early warning systems. Evaluation of the emergency response system suggests the need to strengthen human resource capacity, increase disaster management budgets, and integrate local wisdom into disaster mitigation strategies. This study is expected to provide constructive policy recommendations for stakeholders in strengthening regional resilience against flood disasters.</em></p>2026-06-29T09:52:23+07:00Copyright (c) 2026 Jurnal Kolaboratif Sainshttps://jurnal.unismuhpalu.ac.id/index.php/JKS/article/view/11511Analisis Kebijakan Zonasi Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) pada Jenjang SMP/MTs: Kajian Literatur2026-06-29T09:52:59+07:00Sri Rahayu DamayantiSrirahayudamayanti1@gmail.comImanda Restavianaimandarestaviana@gmail.comSri Rizki Amaliasririzkiamalia3@gmail.comDwi Nur Kumalasaridwinurkumalasari0513@gmail.comRia Chintiyariachintiya29@gmail.comNoprinopriariyanti83@gmail.comNovilianoviliaholid@gmail.comDarwin Efendidarwinpasca2010@gmail.comAkbar Riansyahakbariansyah@univpgri-palembang.ac.id<p>Kebijakan zonasi dalam Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) yang diberlakukan melalui Permendikbud Nomor 14 Tahun 2018 bertujuan mewujudkan pemerataan akses dan mutu pendidikan serta menghapus stigma sekolah favorit. Artikel ini mengkaji implementasi kebijakan zonasi PPDB pada jenjang SMP/MTs melalui studi literatur sistematis. Kajian difokuskan pada tiga aspek: (1) landasan regulasi dan tujuan kebijakan zonasi, (2) dampak implementasi terhadap pemerataan akses pendidikan, dan (3) tantangan serta rekomendasi perbaikan kebijakan. Sebanyak 35 sumber literatur tahun 2018-2024 dianalisis menggunakan analisis isi. Hasil kajian menunjukkan bahwa kebijakan zonasi telah berhasil meningkatkan pemerataan akses pendidikan bagi masyarakat kurang mampu dan mendistribusikan siswa lebih merata antarsekolah. Namun implementasinya masih menghadapi tantangan serius berupa kesenjangan kualitas antarsekolah, manipulasi data domisili, kendala geografis, dan rendahnya pemahaman masyarakat. Diperlukan sinergi antara pemerintah pusat, daerah, dan pemangku kepentingan lainnya untuk mengoptimalkan implementasi kebijakan zonasi demi tercapainya pemerataan pendidikan yang berkeadilan. Kebaruan artikel ini terletak pada sintesis komprehensif lintas wilayah dan jenjang yang belum banyak dilakukan sebelumnya.</p> <p><strong>ABSTRACT </strong></p> <p>The zoning policy in New Student Admissions (PPDB) enacted through Minister of Educational Equity and Culture Regulation Number 14 of 2018 aims to achieve equitable access and quality of education and eliminate the stigma of elite schools. This article examines the implementation of the PPDB zoning policy at the SMP/MTs level through a systematic literature study. The study focuses on three aspects: (1) regulatory foundations and objectives of the zoning policy, (2) the impact of implementation on equitable access to education, and (3) challenges and policy improvement recommendations. A total of 35 literature sources from 2018-2024 were analyzed using content analysis. Results show that the zoning policy has succeeded in improving educational access for underprivileged communities and distributing students more evenly across schools. However, implementation still faces serious challenges including quality gaps between schools, domicile data manipulation, geographical constraints, and low public understanding. Synergy between central and local governments and other stakeholders is needed to optimize the zoning policy toward equitable and just education. The novelty of this article lies in its comprehensive cross-regional and cross-level synthesis that has not been widely conducted before.</p>2026-06-29T09:52:59+07:00Copyright (c) 2026 Jurnal Kolaboratif Sainshttps://jurnal.unismuhpalu.ac.id/index.php/JKS/article/view/11510Analisis Risiko Bencana Tanah Longsor dan Strategi Mitigasi di Kecamatan Takari, Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur (Studi Evaluatif terhadap Strategi Mitigasi Bencana Longsor Berulang)2026-06-29T09:53:38+07:00Angelina Rorrekristenballo13@gmail.comMaria Bhebhekristenballo13@gmail.comKristen Ballokristenballo13@gmail.com<p>Kecamatan Takari, Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) merupakan salah satu kawasan yang secara konsisten mengalami kejadian bencana tanah longsor berulang, terutama sepanjang jalur Jalan Trans Timor Km 73. Kejadian longsor besar tercatat pada Februari 2023, Juni 2023, dan Maret 2025, yang masing-masing berdampak pada terputusnya akses transportasi lintas Pulau Timor, kerusakan permukiman warga, serta pengungsian ratusan jiwa. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) menganalisis faktor-faktor risiko yang melatarbelakangi kejadian tanah longsor di Kecamatan Takari; (2) mengevaluasi efektivitas strategi mitigasi yang telah diterapkan oleh pemerintah daerah dan BPBD Kabupaten Kupang; serta (3) merumuskan rekomendasi strategi mitigasi yang lebih adaptif dan berkelanjutan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode library research, yaitu pengumpulan dan analisis data dari berbagai sumber literatur ilmiah, dokumen kebijakan, laporan resmi BPBD, berita media massa, dan regulasi penanggulangan bencana yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa faktor utama risiko longsor di Takari meliputi kondisi geologi yang labil, curah hujan tinggi pada musim penghujan, kemiringan lereng yang curam, serta alih fungsi lahan dan minimnya vegetasi penutup tanah. Dari sisi mitigasi, pemerintah daerah telah melakukan langkah-langkah responsif berupa pengerahan alat berat, evakuasi warga, dan koordinasi lintas sektor, namun belum didukung oleh sistem peringatan dini yang memadai, peta rawan longsor yang diperbaharui, serta program mitigasi berbasis komunitas yang berkelanjutan. Penelitian ini merekomendasikan penguatan kapasitas kelembagaan BPBD, pengembangan sistem peringatan dini berbasis teknologi, serta pemberdayaan masyarakat sebagai ujung tombak mitigasi bencana.</p> <table width="100%"> <tbody> <tr> <td width="17"> <p> </p> </td> <td width="394"> <p><strong>ABSTRACT </strong></p> <p>Takari Sub-district, Kupang Regency, East Nusa Tenggara (NTT) is a region that has consistently experienced recurring landslide disasters, particularly along the Trans-Timor Highway at Km 73. Major landslide events were recorded in February 2023, June 2023, and March 2025, each resulting in severed cross-island transportation access, residential damage, and the displacement of hundreds of residents. This study aims to: (1) analyze risk factors underlying landslide occurrences in Takari Sub-district; (2) evaluate the effectiveness of mitigation strategies implemented by the local government and BPBD Kupang Regency; and (3) formulate recommendations for more adaptive and sustainable mitigation strategies. This research employs a descriptive qualitative approach with library research methodology, involving the collection and analysis of data from scientific literature, policy documents, official BPBD reports, media coverage, and relevant disaster management regulations. Findings indicate that the primary landslide risk factors in Takari include unstable geological conditions, high seasonal rainfall, steep slope gradients, and land use changes with minimal vegetation cover. In terms of mitigation, the local government has taken responsive measures including deploying heavy equipment, evacuating residents, and coordinating across sectors, but these efforts lack adequate early warning systems, updated landslide hazard maps, and sustainable community-based mitigation programs. This study recommends strengthening BPBD institutional capacity, developing technology-based early warning systems, and empowering communities as the frontline of disaster mitigation.</p> </td> </tr> </tbody> </table> <p> </p>2026-06-29T09:53:37+07:00Copyright (c) 2026 Jurnal Kolaboratif Sainshttps://jurnal.unismuhpalu.ac.id/index.php/JKS/article/view/11512Analisis Gerakan Tanah akibat Siklon Tropis Seroja dan Dampaknya terhadap Banjir Bandang di Pulau Adonara, Kabupaten Flores Timur, NTT, April 2021: Studi Evaluatif terhadap Strategi Mitigasi Bencana Hidrometeorologi2026-06-29T09:54:15+07:00Anastasia Giska G Banasemariahekin11@gmail.comMaria Krisyanti Mala Limahekinmariahekin11@gmail.comJerold Davis Nepa Faymariahekin11@gmail.com<p>Bencana banjir bandang dan tanah longsor yang melanda Pulau Adonara, Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT) pada 4 April 2021 merupakan salah satu bencana hidrometeorologi terparah dalam sejarah provinsi tersebut. Dipicu oleh Siklon Tropis Seroja yang oleh BMKG (2021) dikategorikan sebagai siklon paling intensif dalam catatan modern di perairan Flores dengan kecepatan angin mencapai 95 knot peristiwa ini mengakibatkan 72 jiwa meninggal dunia di Kabupaten Flores Timur, 76 orang luka-luka, 1 orang dinyatakan hilang, 27.560 jiwa terdampak, 2.579 jiwa mengungsi, serta terputusnya akses jalan dan lima jembatan utama di Pulau Adonara secara total. Kerugian ekonomi ditaksir mencapai Rp 1,2 triliun berdasarkan estimasi BNPB (2021). Dalam lingkup NTT secara keseluruhan, total korban meninggal dunia akibat Siklon Seroja mencapai 179 jiwa (Wakil Gubernur NTT, 2021). Penelitian ini bertujuan menganalisis mekanisme gerakan tanah yang dipicu Siklon Tropis Seroja, mendokumentasikan dampak banjir bandang terhadap infrastruktur dan masyarakat, serta mengevaluasi efektivitas strategi mitigasi yang ada dan merumuskan rekomendasi perbaikan. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan pendekatan library research melalui telaah mendalam terhadap laporan BNPB, PVMBG, BPBD Flores Timur, dokumen kebijakan, hasil penelitian terdahulu, serta pemberitaan media yang terverifikasi. Hasil kajian menunjukkan bahwa faktor utama bencana adalah curah hujan ekstrem (>200 mm/12 jam) yang bertautan dengan kondisi lereng curam (>30°), tanah labil berlapis abu vulkanik Gunung Lewotolo, dan deforestasi kawasan hulu. Mekanisme dam break failure menjadi penguat destruktif yang melipatgandakan energi banjir bandang. Strategi mitigasi yang ada dinilai belum memadai, ditandai oleh ketiadaan sistem peringatan dini yang efektif di tingkat komunitas, lemahnya integrasi peta risiko bencana ke dalam tata ruang kabupaten, dan tingginya kerentanan sosial masyarakat kepulauan. Penelitian ini merekomendasikan pendekatan mitigasi terpadu yang melibatkan: (1) pembangunan EWS berbasis komunitas, (2) reboisasi kawasan hulu DAS, (3) relokasi permukiman rawan secara partisipatif, (4) revisi standar infrastruktur tahan bencana, dan (5) penguatan kapasitas Destana berbasis kearifan lokal.</p> <p><strong>ABSTRACT </strong></p> <p>The flash flood and landslide disaster that struck Adonara Island, East Flores Regency, East Nusa Tenggara (NTT) on April 4, 2021, was one of the most devastating hydrometeorological disasters in the province's recorded history. Triggered by Tropical Cyclone Seroja classified by BMKG (2021) as the most intense cyclone in modern records over Flores waters, with wind speeds reaching 95 knots the event resulted in 72 fatalities in East Flores Regency, 76 injured, 1 still missing, 27,560 people directly affected, 2,579 displaced, and the total severance of road access and five major bridges across Adonara Island. Economic losses were estimated at IDR 1.2 trillion by BNPB (2021). Across NTT province as a whole, the total death toll from Cyclone Seroja reached 179 people (Deputy Governor of NTT, 2021). This study aims to analyze the land movement mechanism triggered by Tropical Cyclone Seroja, document the flash flood impact on infrastructure and communities, and evaluate existing mitigation strategies while formulating improvement recommendations. The method employed is descriptive qualitative with a library research approach, through in-depth review of BNPB, PVMBG, BPBD East Flores reports, policy documents, prior research findings, and verified media coverage. Study results indicate that primary drivers were extreme rainfall (>200 mm/12 hours) combined with steep slopes (>30°), unstable volcanic ash-layered soils from Mount Lewotolo, and upstream deforestation. The dam break failure mechanism served as a destructive amplifier that multiplied the flash flood's energy. Existing mitigation strategies are deemed inadequate, marked by the absence of effective community-level early warning systems, weak integration of hazard maps into spatial planning, and high social vulnerability of island communities. This study recommends an integrated mitigation approach encompassing: (1) community-based EWS construction, (2) upstream watershed reforestation, (3) participatory relocation of high-risk settlements, (4) revision of disaster-resilient infrastructure standards, and (5) strengthening Destana capacity based on local wisdom.</p>2026-06-29T09:54:15+07:00Copyright (c) 2026 Jurnal Kolaboratif Sainshttps://jurnal.unismuhpalu.ac.id/index.php/JKS/article/view/11497Pengaruh Self-Image dan Social Status terhadap Consumer Behavior pada Mahasiswa FISIP USU (Studi Kasus Sepatu Onitsuka Tiger)2026-06-29T09:54:51+07:00Nea Arinaneaarina30@gmail.comGeby Sarah Br Simamoragebysarah1606@gmail.comSheila Azahra Hasibuansheilaazahra40@gmail.comSylvia Syahwasylviasyahwa@gmail.comMutiara Humairohmutiarahumairoh82@gmail.comOnan Marakali Siregaronan@usu.ac.idUmmi Salamah Sitorusmutiarahumairoh82@gmail.com<p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh self-image dan social status terhadap perilaku konsumen dalam pembelian sepatu Onitsuka Tiger di kalangan mahasiswa S1 Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Sumatera Utara (USU). Metode penelitian yang digunakan adalah survei kuantitatif dengan teknik pengambilan sampel secara acak sederhana. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang dibagikan kepada 200 responden mahasiswa FISIP USU. Analisis data dilakukan dengan menggunakan regresi berganda untuk mengidentifikasi hubungan antara variabel independen (self-image dan social status) dan variabel dependen (perilaku konsumen dalam pembelian sepatu Onitsuka Tiger). Hasil penelitian menunjukkan bahwa self-image memiliki pengaruh positif signifikan terhadap perilaku konsumen, di mana mahasiswa cenderung membeli sepatu Onitsuka Tiger untuk meningkatkan citra diri mereka. Selain itu, social status juga berkontribusi secara signifikan dalam keputusan pembelian, di mana mahasiswa merasa lebih percaya diri dan diterima di lingkungan sosial dengan menggunakan produk yang dianggap bergengsi. Penelitian ini memberikan kontribusi terhadap pemahaman hubungan antara citra diri, status sosial, dan perilaku konsumen, serta implikasi praktis bagi pemasar dalam merancang strategi pemasaran yang lebih efektif untuk produk fashion. Rekomendasi untuk penelitian selanjutnya mencakup eksplorasi variabel lain yang mungkin memengaruhi perilaku konsumsi di kalangan mahasiswa</p> <p><strong>ABSTRACT </strong></p> <p>This study aims to analyze the influence of self-image and social status on consumer behavior regarding the purchase of Onitsuka Tiger shoes among undergraduate students in the Faculty of Social and Political Sciences (FISIP) at the University of North Sumatra (USU). The research method used was a quantitative survey employing simple random sampling. Data were collected through a questionnaire distributed to 200 FISIP USU student respondents. Data analysis was conducted using multiple regression to identify the relationship between the independent variables (self-image and social status) and the dependent variable (consumer behavior regarding the purchase of Onitsuka Tiger shoes). The results indicate that self-image has a significant positive influence on consumer behavior, as students tend to purchase Onitsuka Tiger shoes to enhance their self-image. Additionally, social status significantly contributes to purchasing decisions, as students feel more confident and accepted in social settings by using products perceived as prestigious. This study contributes to the understanding of the relationship between self-image, social status, and consumer behavior, as well as practical implications for marketers in designing more effective marketing strategies for fashion products. Recommendations for future research include exploring other variables that may influence consumption behavior among college students.</p>2026-06-29T09:54:51+07:00Copyright (c) 2026 Jurnal Kolaboratif Sainshttps://jurnal.unismuhpalu.ac.id/index.php/JKS/article/view/11484Kedudukan Notaris sebagai Penengah dalam Penyelesaian Sengketa2026-06-29T09:55:51+07:00Ajda Afifah Nuriadinajdaafifah772@gmail.comRahmida Erliyanirahmida.erliyani@ulm.ac.id<p>Penelitian ini mengkaji kedudukan notaris sebagai penengah dalam penyelesaian sengketa perdata di Indonesia dari perspektif normatif. Menggunakan metode penelitian hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan, konseptual, dan kasus, penelitian ini menelaah apakah peran penengah notaris berdasarkan Pasal 15 ayat (1) Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2014 tentang Jabatan Notaris (UUJN) dapat dioptimalkan menuju fungsi mediator bersertifikat, serta menganalisis implikasi hukumnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara normatif tidak terdapat larangan bagi notaris untuk merangkap sebagai mediator bersertifikat karena mediator bukan jabatan permanen sebagaimana dimaksud Pasal 17 UUJN. Prinsip imparsialitas notaris berdasarkan Pasal 16 ayat (1) huruf a UUJN sejalan dengan prinsip netralitas mediator. Namun, apabila notaris merangkap sebagai mediator sekaligus pembuat akta dalam perkara yang sama, timbul implikasi hukum serius berupa potensi degradasi akta menjadi akta di bawah tangan berdasarkan Pasal 1869 KUHPerdata, gugatan pembatalan berdasarkan Pasal 1321 KUHPerdata, gugatan perbuatan melawan hukum berdasarkan Pasal 1365 KUHPerdata, serta sanksi administratif berdasarkan Pasal 85 UUJN. Penelitian ini merekomendasikan revisi UUJN yang mengatur secara eksplisit fungsi penengah notaris, larangan konflik kepentingan, dan mekanisme pertanggungjawaban.</p> <p><strong>ABSTRACT </strong></p> <p>This study examines the legal position of a notary as a mediator (penengah) in civil dispute resolution in Indonesia from a normative perspective. Employing a normative legal research method with statutory, conceptual, and case approaches, this research investigates whether the notary's mediation role under Article 15(1) of Law No. 2 of 2014 on Notary Profession (UUJN) can be optimized toward a certified mediator function, and analyzes its legal implications. The findings indicate that there is no normative prohibition against a notary concurrently serving as a certified mediator, since a mediator is not a permanent position within the meaning of Article 17 UUJN. The notary's impartiality principle under Article 16(1)(a) UUJN aligns with the mediator's neutrality principle. However, when a notary simultaneously acts as mediator and deed-maker in the same case, serious legal implications arise: potential degradation of the deed under Article 1869 Indonesian Civil Code, annulment claims under Article 1321, tortious liability under Article 1365, and administrative sanctions under Article 85 UUJN. This study recommends amending UUJN to explicitly regulate the notary's mediator function, conflict of interest prohibitions, and accountability mechanisms.</p>2026-06-29T09:55:51+07:00Copyright (c) 2026 Jurnal Kolaboratif Sainshttps://jurnal.unismuhpalu.ac.id/index.php/JKS/article/view/11472Hubungan Mekanisme Koping, Respons Fisiologis-Emosional, dan Proses Kognitif dengan Kualitas Adaptasi Pasangan dalam Pengambilan Keputusan Kontrasepsi Bersama pada Pasangan Usia Subur: Literatur Review2026-06-29T09:58:07+07:00Cindy Maharani DewiMaharanic139@gmail.comYusri Arisandi Ilyasyusriariiii07@gmail.comBagas SaputraPunyaorang2711@gmail.comRusni Masninarm180@umkt.ac.id<p>Program <em>Keluarga Berencana</em> (KB) merupakan salah satu upaya strategis dalam mengendalikan jumlah serta jarak kelahiran guna meningkatkan kualitas hidup keluarga dan menurunkan angka kematian ibu, Menurut Sister Callista Roy, manusia merupakan sistem adaptif yang mampu merespons stimulus internal dan eksternal melalui proses koping dan adaptasi. Dalam penggunaan kontrasepsi, pasangan usia subur memerlukan kemampuan adaptasi fisiologis, psikologis, dan sosial agar mampu mempertahankan keberhasilan penggunaan kontrasepsi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan mekanisme koping, regulator subsystem, cognator subsystem, dan <em>Spousal Dyadic Adaptation</em> (SDA) berdasarkan hasil penelitian terdahulu. Metode penelitian menggunakan <em>Literature Review</em> dengan menelaah 20 jurnal nasional dan internasional tahun 2021–2025 yang diperoleh melalui Google Scholar, PubMed, dan ScienceDirect. Kata kunci yang digunakan yaitu “dyadic coping”, “Roy Adaptation Model”, “contraceptive use”, “spousal dyadic adaptation”, dan “coping mechanism”. Hasil literature review menunjukkan bahwa mekanisme koping adaptif, dukungan pasangan, komunikasi dyadic, regulator subsystem yang baik, serta cognator subsystem positif berhubungan dengan keberhasilan penggunaan kontrasepsi dan peningkatan SDA. Berbagai penelitian menunjukkan bahwa dyadic coping berperan dalam meningkatkan kesehatan mental, kepuasan hubungan, serta kemampuan pasangan dalam menghaddapi setres selama penggunaan kontrasepsi. Selain itu, persepsi negatif terhadap efek samping kontrasepsi diketahui memengaruhi keberlanjutan penggunaan kontrasepsi. Dukungan suami juga terbukti memiliki hubungan signifikan dengan kenyamanan dan keberhasilan penggunaan kontrasepsi pada pasangan usia subur. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa keberhasilan penggunaan kontrasepsi dipengaruhi oleh kemampuan adaptasi pasangan secara biopsikososial berdasarkan Roy Adaptation Model dan konsep <em>Spousal Dyadic Adaptation</em>.</p> <p><strong>ABSTRACT </strong></p> <p>The Family Planning (FP) Program is a strategic effort to control the number and spacing of births to improve the quality of family life and reduce maternal mortality. According to Sister Callista Roy, humans are adaptive systems capable of responding to internal and external stimuli through coping and adaptation processes. In using contraception, fertile couples require physiological, psychological, and social adaptation skills to be able to maintain successful contraceptive use. This study aims to analyze the relationship between coping mechanisms, regulator subsystems, cognator subsystems, and Spousal Dyadic Adaptation (SDA) based on the results of previous research. The research method used a Literature Review by examining 20 national and international journals from 2021–2025 obtained through Google Scholar, PubMed, and ScienceDirect. The keywords used were "dyadic coping", "Roy Adaptation Model", "contraceptive use", "spousal dyadic adaptation", and "coping mechanism". The results of the literature review showed that adaptive coping mechanisms, partner support, dyadic communication, good regulator subsystems, and positive cognator subsystems were related to successful contraceptive use and increased SDA. Various studies have shown that dyadic coping plays a role in improving mental health, relationship satisfaction, and couples' ability to cope with stress during contraceptive use. Furthermore, negative perceptions of contraceptive side effects are known to influence continued contraceptive use. Husband's support has also been shown to significantly correlate with comfort and success in contraceptive use among couples of childbearing age. The conclusion of this study indicates that successful contraceptive use is influenced by the couple's biopsychosocial adaptation abilities, based on the Roy Adaptation Model and the concept of Spousal Dyadic Adaptation.</p>2026-06-29T09:58:07+07:00Copyright (c) 2026 Jurnal Kolaboratif Sainshttps://jurnal.unismuhpalu.ac.id/index.php/JKS/article/view/11466Saji Minang, Jiwa Sunda: Analisis Sistem Akuntansi dan Kearifan Lokal pada Usaha Rumah Makan Nasi Padang Duo Saudara2026-06-29T09:59:13+07:00Fuji Lestarifuzilestari620@gmail.comAmanda Fitryaniamandafitriani2021@gmail.comShilvi NoviyanaShilvinoviyana0@gmail.comMuhamad Rizqi Rukmanarizqirukmana53@gmail.com<p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan sistem akuntansi pada usaha Rumah Makan Nasi Padang Duo Saudara serta mengkaji peran kearifan lokal dalam mendukung keberlangsungan usaha di lingkungan budaya Sunda. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode wawancara mendalam terhadap pemilik usaha sebagai sumber data utama. Melalui wawancara tersebut, peneliti memperoleh informasi mengenai praktik pencatatan keuangan, pengelolaan usaha serta nilai - nilai budaya yang diterapkan dalam kegiatan operasional sehari - hari. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem akuntansi yang diterapkan masih sederhana dan berfokus pada pencatatan kas masuk serta kas keluar. Pencatatan tersebut digunakan untuk memantau kondisi keuangan usaha dan membantu pengambilan keputusan dalam kegiatan operasional. Namun, praktik akuntansi yang diterapkan belum sepenuhnya sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan Entitas Mikro, Kecil, dan Menengah (SAK EMKM). Meskipun demikian, usaha ini tetap mampu bertahan dan berkembang karena didukung oleh penerapan nilai - nilai budaya yang kuat. Nilai budaya Minangkabau yang dimiliki pemilik usaha berpadu dengan nilai budaya Sunda yang berkembang di lingkungan sekitar, terutama nilai silih asih, silih asah dan silih asuh. Nilai - nilai tersebut tercermin dalam hubungan yang baik dengan pelanggan, pelayanan yang ramah serta terciptanya suasana kerja yang harmonis. Penelitian ini menunjukkan bahwa kearifan lokal memiliki peran penting dalam mendukung keberlangsungan usaha dan melengkapi praktik akuntansi yang masih sederhana. Oleh karena itu, peningkatan kualitas pencatatan keuangan perlu dilakukan tanpa mengabaikan nilai - nilai budaya yang menjadi kekuatan utama usaha.</p> <p><strong>ABSTRACT </strong></p> <p>This study aims to analyze the implementation of the accounting system in Duo Saudara Padang Restaurant and examine the role of local wisdom in supporting business sustainability within the Sundanese cultural environment. This study employs a qualitative approach using in-depth interviews with the business owner as the primary source of data. Through these interviews, information was obtained regarding financial recording practices, business management, and the cultural values applied in daily operational activities. The results show that the accounting system implemented is still relatively simple and focuses on recording cash inflows and cash outflows. These records are used to monitor the financial condition of the business and support operational decision-making. However, the accounting practices applied have not fully complied with the Financial Accounting Standards for Micro, Small, and Medium Entities (SAK EMKM). Nevertheless, the business has been able to survive and grow due to the strong cultural values embedded in its operations. The Minangkabau cultural values upheld by the owner are combined with Sundanese cultural values that prevail in the surrounding community, particularly the principles of silih asih (mutual care), silih asah (mutual learning), and silih asuh (mutual guidance). These values are reflected in good relationships with customers, friendly service, and the creation of a harmonious working environment. This study demonstrates that local wisdom plays an important role in supporting business sustainability and complementing simple accounting practices. Therefore, improving the quality of financial record-keeping is necessary without neglecting the cultural values that constitute the business's main strength.</p>2026-06-29T09:59:13+07:00Copyright (c) 2026 Jurnal Kolaboratif Sainshttps://jurnal.unismuhpalu.ac.id/index.php/JKS/article/view/11172Penerapan Perhitungan Laporan Harga Pokok Penjualan dan Laporan Laba/Rugi pada UMKM “Pop Ice Mak Sasa”2026-06-29T08:28:35+07:00Aura Dinda Kiraniaurakirani92@gmail.comSri Lestari Sianturilestaritahun2024@gmail.comDwisela Chica Kasandra Purbadwisela143@gmail.comKayla Fitria Octavianikayla020425@gmail.comAlya Aprilla Saragihalyasaragih190@gmail.comDesmi Triyanti Purbapurbadesmi82@gmail.com<table width="100%"> <tbody> <tr> <td width="394"> <p><strong>ABSTRAK </strong></p> <p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perhitungan laba rugi pada Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang bergerak di bidang penjualan minuman Pop Ice. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada observasi pelaku UMKM yang belum melakukan pencatatan keuangan secara rinci, khususnya dalam menghitung biaya produksi dan laba yang diperoleh. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kuantitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi dan wawancara langsung kepada pemilik usaha. Data yang dianalisis meliputi biaya bahan baku, biaya perlengkapan, serta jumlah penjualan per hari. Hasil penelitian menunjukkan bahwa usaha minuman Pop Ice memiliki potensi keuntungan yang cukup baik dengan perhitungan harga pokok penjualan (HPP) yang relatif rendah dibandingkan dengan harga jual. Dengan demikian, Penelitian ini diharapkan dapat membantu pelaku UMKM dalam memahami pentingnya pencatatan keuangan sederhana untuk mengetahui kondisi usaha secara lebih akurat.</p> </td> </tr> <tr> <td width="394"> <p><strong>ABSTRACT </strong></p> <p>This study aims to analyze the profit and loss calculations of Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) engaged in the sale of Pop Ice beverages. The background of this research is based on observations of MSMEs who have not yet maintained detailed financial records, particularly in calculating production costs and profits. The research method used is descriptive quantitative, with data collection through direct observation and interviews with business owners. The data analyzed included raw material costs, equipment costs, and daily sales volume. The results indicate that the Pop Ice beverage business has quite good profit potential, with a relatively low cost of goods sold (COGS) calculation compared to the selling price. Therefore, this research is expected to help MSMEs understand the importance of simple financial records for more accurate business performance.</p> </td> </tr> </tbody> </table>2026-06-29T08:28:35+07:00Copyright (c) 2026 Jurnal Kolaboratif Sainshttps://jurnal.unismuhpalu.ac.id/index.php/JKS/article/view/11258Analisis Infrastruktur Teknologi Informasi dalam Mendukung Efisiensi Layanan Digital pada Bank Perekonomian Rakyat (BPR) di Kota Palembang2026-06-29T08:59:21+07:00Bella Ramadhanibellarmdhnii69@gmail.comAlda Dwi Aptasarialdadwi814@gmail.comMaya Sarimayaasariiii280805@gmail.comFeny Purwanifennypurwani_uin@radenfatah.ac.id<table width="100%"> <tbody> <tr> <td width="395"> <p><strong>ABSTRAK </strong></p> <p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran infrastruktur teknologi informasi dalam mendukung efisiensi layanan digital pada Bank Perekonomian Rakyat (BPR) di Kota Palembang. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif untuk memperoleh pemahaman yang mendalam mengenai penerapan infrastruktur layanan digital di sektor perbankan. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara langsung, observasi lapangan, dan dokumentasi yang melibatkan pegawai serta pihak terkait di lingkungan BPR. Hasil penelitian menunjukkan bahwa infrastruktur teknologi informasi, seperti jaringan komputer, server, basis data, koneksi internet, dan sistem core banking, memberikan kontribusi yang signifikan dalam meningkatkan efisiensi dan efektivitas layanan digital perbankan. Penerapan sistem digital yang terintegrasi mampu mempercepat proses transaksi, meminimalkan kesalahan pencatatan data, serta meningkatkan produktivitas pegawai dan kualitas pelayanan kepada nasabah. Namun, penelitian ini juga menemukan beberapa kendala, seperti jaringan internet yang tidak stabil, keterbatasan kapasitas server, risiko keamanan data, dan kurangnya sumber daya manusia di bidang pengelolaan teknologi informasi. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, pihak BPR melakukan berbagai upaya pengembangan, seperti peningkatan kualitas jaringan, penguatan sistem keamanan data, pembaruan perangkat keras, dan pelatihan teknologi bagi pegawai. Penelitian ini menegaskan pentingnya pengembangan infrastruktur teknologi informasi yang andal guna meningkatkan kinerja layanan digital serta memperkuat daya saing BPR di era transformasi digital.</p> </td> </tr> </tbody> </table>2026-06-29T08:59:21+07:00Copyright (c) 2026 Jurnal Kolaboratif Sainshttps://jurnal.unismuhpalu.ac.id/index.php/JKS/article/view/11318Urang Sunda Jualan Gaya: Silih Asah, Asih, Asuh Di Marketplace Fashion2026-06-29T09:08:54+07:00Muthia Maharani Zahramuthiamaharanii22@gmail.comDhafa Alya Putridhafaalya586@gmail.comAzhar Aga Pradanaazharagapr123@gmail.comDeskia Meisa Windi Santikadeskia20meisa@gmail.comNazma Vidar Nurfadillahnazmavdr574@gmail.comAnidya Syahyanianidyasyahyani0@gmail.com<table width="100%"> <tbody> <tr> <td width="394"> <p><strong>ABSTRAK </strong></p> <p>Penelitian ini menganalisis penerapan nilai kearifan lokal Sunda Silih Asah, Silih Asih, Silih Asuh dalam pengelolaan keuangan UMKM fashion berbasis marketplace. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam semi-terstruktur terhadap pemilik UMKM fashion <em>"S For Style"</em> yang berjualan menggunakan media sosial TikTok dari Bandung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai Silih Asah diwujudkan melalui diskusi rutin antara pemilik dan karyawan tentang penjualan, pengeluaran produksi, dan strategi peningkatan penjualan. Nilai Silih Asih tercermin dalam pemberian gaji yang layak, menjaga hubungan kerja yang baik, tetap membayar gaji penuh meskipun penjualan sedang sepi, serta pemberian bantuan sosial kepada masyarakat sekitar. Nilai Silih Asuh diimplementasikan melalui arahan langsung tentang efisiensi penggunaan bahan produksi agar tidak banyak terbuang. Ketiga nilai ini bekerja secara sinergis: Silih Asah menciptakan transparansi dan pembelajaran bersama, Silih Asih menciptakan loyalitas dan rasa aman bagi karyawan, Silih Asuh menciptakan efisiensi dan tanggung jawab dalam bekerja. Penelitian ini memperkaya kajian integrasi nilai Tri Silih dalam manajemen keuangan UMKM digital. Kebaruan penelitian terletak pada pengungkapan empiris tentang sinergi Silih Asah, Silih Asih, Silih Asuh sebagai fondasi pengelolaan keuangan UMKM fashion berbasis marketplace di Jawa Barat.</p> <p><strong> </strong></p> </td> </tr> <tr> <td width="394"> <p><strong>ABSTRACT </strong></p> <p><em>This research analyzes the application of Sundanese local wisdom values Silih Asah, Silih Asih, Silih Asuh in the financial management of marketplace-based fashion MSMEs. The study employs a qualitative approach with a case study method. Data were collected through semi-structured in-depth interviews with the owner of the fashion MSME "S For Style," which sells on TikTok in Bandung. The results show that the value of Silih Asah is manifested through regular discussions between the owner and employees regarding sales, production costs, and strategies to increase sales. The value of Silih Asih is reflected in the provision of decent wages, maintaining good working relationships, paying full salaries even during slow sales periods, and providing social assistance to the surrounding community. The value of Silih Asuh is implemented through direct guidance on the efficient use of production materials to minimize waste. These three values work synergistically: Silih Asah creates transparency and shared learning, Silih Asih fosters loyalty and a sense of security among employees, and Silih Asuh promotes efficiency and responsibility in work. This research enriches the study of the integration of Tri Silih values into the financial management of digital MSMEs. The novelty of the research lies in its empirical revelation of the synergy of Silih Asah, Silih Asih, and Silih Asuh as a foundation for financial management in marketplace-based fashion MSMEs in West Java.</em></p> <p><em> </em></p> </td> </tr> </tbody> </table>2026-06-29T09:08:54+07:00Copyright (c) 2026 Jurnal Kolaboratif Sainshttps://jurnal.unismuhpalu.ac.id/index.php/JKS/article/view/11301Analisis Dampak Pelayanan Birokrasi Perumda Tirta Kencana (Pdam) Terhadap Tingkat Kepercayaan Masyarakat Wilayah Bengkuring Samarinda2026-06-29T09:31:03+07:00Arestha Benayabenayaarestha@gmail.comDefa Zahara FadillahDepaazahara@gmail.comHanareta Sasvina Haryantisasvinahanareta@gmail.comNabila Amalianabilaamalia109g@gmail.comOctavia Nurrahmadani Sugaraoctaviasugara22@gmail.comZelita AmandaZelitaamanda693@gmail.comDianasasvinahanareta@gmail.com<p>Perumda Tirta Kencana, sebagai penyedia layanan air bersih di Samarinda, memainkan peran penting dalam memenuhi kebutuhan dasar masyarakat, termasuk warga di kawasan Bengkuring. Namun, keluhan masyarakat terkait kualitas layanan terus berlanjut, yang telah mengikis kepercayaan masyarakat terhadap lembaga tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi jenis-jenis layanan yang tersedia di Perumda Tirta Kencana dan menganalisis bagaimana layanan birokrasinya memengaruhi tingkat kepercayaan masyarakat. Metode kualitatif deskriptif digunakan, yang melibatkan wawancara langsung dengan staf hubungan masyarakat, asisten manajer hubungan masyarakat, dan direktur layanan, serta observasi lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Perumda telah menjalankan fungsi layanannya dengan cukup baik melalui Pusat Layanan 24 jam, distribusi tangki air, pengujian meteran portabel, dan perbaikan jaringan. Namun, keterbatasan pipa sekunder, masalah koordinasi lapangan, dan transparansi komunikasi yang kurang memadai tetap menjadi hambatan yang memengaruhi kepercayaan masyarakat. Penelitian ini menyimpulkan bahwa peningkatan kualitas layanan disertai dengan transparansi dan komunikasi yang lebih baik dapat memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap Perumda Tirta Kencana</p> <p>Abstract</p> <p>Perumda Tirta Kencana as a clean water service provider in Samarinda plays an important role in meeting the basic needs of the community, including residents of the Bengkuring area. However, public complaints regarding service quality remain, which has affected public trust in the institution. This study aims to identify the types of services available at Perumda Tirta Kencana and analyze how its bureaucratic services influence the level of public trust. A descriptive qualitative method was used, involving direct interviews with public relations staff, the public relations assistant manager, and the service director, as well as field observations. The results show that Perumda has carried out its service functions reasonably well through a 24-hour Contact Center, water tank distribution, portable meter testing, and network repairs. However, limited secondary pipelines, field coordination issues, and insufficient communication transparency remain obstacles that affect public trust. This study concludes that improving service quality alongside better transparency and communication can strengthen public trust in Perumda Tirta Kencana</p>2026-06-29T09:31:02+07:00Copyright (c) 2026 Jurnal Kolaboratif Sainshttps://jurnal.unismuhpalu.ac.id/index.php/JKS/article/view/11336MENUMBUHKAN KEPERCAYAAN DIRI SISWA SD MELALUI KETERAMPILAN BERBICARA DALAM PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA2026-06-29T09:42:49+07:00Roniah Ritonganiaritonga722@gmail.comWesly Ifania Silalahiwesliifaniasilalahi@gmail.comOxana Karaninaoxanakaranina1727@gmail.comMerry Prettymerrypretty2@gmail.comSerlyserlymedan@gmail.comCristin Indah Rani Sihombingshmbgcrstn@gmail.comTri Landetrilande0101@unimed.ac.id<p>Keterampilan berbicara merupakan salah satu kompetensi inti dalam pembelajaran Bahasa Indonesia di sekolah dasar. Menumbuhkan kepercayaan diri siswa melalui kegiatan berbicara menjadi tujuan sentral yang mendasari keseluruhan kurikulum Bahasa Indonesia. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan strategi keterampilan berbicara dalam pembelajaran Bahasa Indonesia yang dapat menumbuhkan kepercayaan diri siswa SD menggunakan metode tinjauan pustaka. Data dikumpulkan dari jurnal akademik, buku teks, dan penelitian yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa kegiatan berbicara seperti bercerita, bermain peran, diskusi kelompok, presentasi sederhana, dan <em>show and tell</em> yang semuanya merupakan bagian dari kurikulum Bahasa Indonesia terbukti efektif membangun kepercayaan diri siswa. Lingkungan kelas yang suportif, umpan balik konstruktif dari guru, serta Program Berbicara Terstruktur (PBT) berbasis <em>scaffolding</em><em> Vygotsky</em> diusulkan sebagai strategi kunci. Artikel ini diharapkan menjadi referensi bagi guru Bahasa Indonesia dalam merancang pembelajaran yang berpusat pada siswa, bermakna, dan mendukung perkembangan linguistik sekaligus afektif siswa.</p>2026-06-29T09:42:49+07:00Copyright (c) 2026 Jurnal Kolaboratif Sainshttps://jurnal.unismuhpalu.ac.id/index.php/JKS/article/view/11280Studi Literatur: Perencanaan Strategi Advokasi Kesehatan dalam Upaya Pencegahan ISPA Pada Masyarakat2026-06-29T08:46:44+07:00Hutri Agustina Br Ginting hutriagustina2@gmail.comIrfan Sazali Nasutionirfan1100000177@uinsu.ac.idZahratul Ulya zilazila922@gmail.com Azahra Agustina Tanjungzahratanjung2505@gmail.comNadia Angelina Br Tarigannadiaangelina118@gmail.comNursanita Nasutionnasutionnursanita@gmail.comWulan HasibuanWulanhasibuan427@gmail.com<p>Latar Belakang: Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) masih menjadi masalah kesehatan masyarakat krusial di Indonesia, terutama karena tingginya angka kejadian pada bayi dan balita. Berbagai faktor demografis (seperti usia), biologis (status gizi, imunisasi, pemberian ASI), serta lingkungan (paparan asap rokok, penggunaan bahan bakar padat, dan ventilasi rumah buruk) turut berkontribusi terhadap kejadian ISPA.</p> <p>Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perencanaan strategi advokasi kesehatan untuk pencegahan ISPA, meliputi identifikasi determinan, pemetaan pemangku kepentingan, perumusan strategi, serta penyusunan sistem monitoring dan evaluasi.</p> <p>Metode: Penelitian ini menggunakan metode studi review literatur dengan pendekatan deskriptif-analitik.</p> <p>Hasil: Pencegahan ISPA memerlukan strategi komprehensif yang mencakup advokasi kebijakan, mobilisasi sosial, komunikasi perubahan perilaku, serta penguatan kapasitas tenaga kesehatan dan kader. Keterlibatan pemangku kepentingan di tingkat makro, meso, dan mikro sangat vital. Sistem monitoring dan evaluasi berbasis input, proses, output, serta outcome diperlukan untuk mengukur efektivitas program advokasi.</p> <p>Kesimpulan: Strategi advokasi kesehatan yang terencana, terstruktur, dan berbasis bukti dapat menjadi upaya efektif dalam menurunkan kejadian ISPA di masyarakat.</p> <p>Saran: Penerapan strategi ini sebaiknya didukung dengan kolaborasi lintas sektor dan penelitian lanjutan untuk adaptasi lokal.</p>2026-06-29T08:46:43+07:00Copyright (c) 2026 Jurnal Kolaboratif Sainshttps://jurnal.unismuhpalu.ac.id/index.php/JKS/article/view/11371Tradisi Lisan Pantang Larang dalam Film Horor “KKN di Desa Penari” dan “Sekawan Limo”2026-06-29T09:38:20+07:00Diar Lestari Anjarwatidiarlestari26@gmail.comMelinda Nurhikmahmelly160803@gmail.comRatna Kurniasih Setiawankurniasihratna06@gmail.com<p>Tradisi lisan memiliki fungsi sebagai medium untuk menyampaikan bagaimana nilai-nilai budaya dan norma dalam masyarakat, salah satunya pantang larang. Dalam perkembangan teknologi yang semakin pesat ini, film menjadi salah satu media untuk menggambarkan dan mengangkat kembali nilai-nilai budaya di Indonesia, khususnya pantang larang. Pantang larang tersebut disampaikan melalui film horor, yaitu “KKN di Desa Penari” dan “Sekawan Limo”. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkapkan ujaran pantang, yaitu tindakan, kata-kata, dan benda atau hal yang dipantangkan yang terdapat di masyarakat secara luas melalui film. Data utama dalam penelitian ini terdapat dalam film horor “KKN di Desa Penari” dan “Sekawan Limo” dengan topik tradisi lisan pantang larang. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode simak dan catat. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode analisis wacana kualitatif interpretif dengan pendekatan ekokritik melalui kegiatan kategorisasi dan inferensi. Hasil analisisnya terdapat 18 data yang ditemukan dalam film KKN di Desa Penari dan film Sekawan Limo yang dikelompokkan menjadi tiga: dalam film “KKN di Desa Penari”, 4 data tindakan yang dipantangkan, 1 data benda atau hal yang dipantangkan, dan 1 data kata-kata yang dipantangkan. Sedangkan dalam film “Sekawan Limo”, 10 data tindakan yang dipantangkan dan 2 data kata-kata yang dipantangkan.</p> <p><strong>ABSTRACT </strong></p> <p>Oral tradition has a function as a medium to convey how cultural values and norms in society, one of which is pantang larang. In this rapid technological development, film has become one of the media to portray and promote cultural values in Indonesia, especially pantang larang. This abstinence is conveyed through horror movies, namely “KKN di Desa Penari” and “Sekawan Limo”. This research aims to reveal abstinence speech, namely actions, words, and objects or things that are symbolized in society at large through movies. The main data in this study are found in the horror films “KKN di Desa Penari” and “Sekawan Limo” on the topic of oral tradition of pantang larang. The data collection technique used in this research is the method of listening and noting. The data analysis technique used in this research is an interpretive qualitative discourse analysis method with an ecocritical approach through categorization and inference activities. The results of the analysis are 18 data found in the KKN di Desa Penari film and Sekawan Limo film which are grouped into three: in the film “KKN di Desa Penari”, 4 data of paired actions, 1 data of paired objects or things, and 1 data of paired words. In the movie Sekawan Limo, there are 10 paired actions and 2 paired words.</p>2026-06-29T09:38:20+07:00Copyright (c) 2026 Jurnal Kolaboratif Sainshttps://jurnal.unismuhpalu.ac.id/index.php/JKS/article/view/11180Analisis Kepastian Hukum Hak Waris Anak Angkat Menurut Hukum Adat Desa Tanjung Kemuning Kabupaten Kaur2026-06-29T08:11:04+07:00Milva Milva Gusri Puspamilvagusripuspa@gmail.com<table width="100%"> <tbody> <tr> <td width="394"> <p><strong>ABSTRAK</strong></p> <p>Penelitian ini membahas kepastian hukum hak waris anak angkat menurut hukum adat di Desa Tanjung Kemuning Kabupaten Kaur. Penelitian bertujuan untuk mengetahui kedudukan anak angkat dalam pembagian warisan, proses pengangkatan anak menurut adat, serta peran tokoh adat dan perangkat desa dalam menyelesaikan sengketa waris. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian hukum empiris dengan pendekatan kualitatif melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa anak angkat pada masyarakat Desa Tanjung Kemuning pada umumnya diperlakukan setara dengan anak kandung dalam pembagian warisan, namun pelaksanaannya masih bergantung pada amanah orang tua angkat, musyawarah keluarga, dan kebiasaan adat yang berlaku. Proses pengangkatan anak dilakukan melalui tradisi jamuan adat yang disaksikan oleh kepala desa dan tokoh adat sehingga diakui secara sosial oleh masyarakat. Tokoh adat dan perangkat desa berperan penting sebagai mediator dalam penyelesaian sengketa secara kekeluargaan. Meskipun demikian, kepastian hukum hak waris anak angkat masih bersifat fleksibel karena belum adanya aturan tertulis yang mengatur secara khusus, sehingga diperlukan dokumentasi dan penguatan hukum adat agar hak anak angkat memiliki perlindungan hukum yang lebih jelas.</p> <p><strong>ABSTRACT</strong></p> <p>This study discusses the legal certainty of inheritance rights for adopted children according to customary law in Tanjung Kemuning Village, Kaur Regency. The study aims to examine the status of adopted children in inheritance distribution, the process of adopting children according to customary law, and the role of traditional leaders and village officials in resolving inheritance disputes. The research method used is empirical legal research with a qualitative approach through interviews, observation, and documentation. The results show that adopted children in the Tanjung Kemuning Village community are generally treated equally with biological children in inheritance distribution; however, implementation still depends on the trust of the adoptive parents, family deliberations, and prevailing customary practices. The adoption process is carried out through customary ceremonies witnessed by the village head and traditional leaders, thus being socially recognized by the community. Traditional leaders and village officials play a crucial role as mediators in resolving disputes In a familial manner. Nevertheless, the legal certainty of inheritance rights for adopted children is still flexible because there are no written regulations that specifically govern it, thus documentation and strengthening of customary law are needed so that the rights of adopted children have clearer legal protection.</p> </td> </tr> </tbody> </table>2026-06-29T08:11:04+07:00Copyright (c) 2026 Jurnal Kolaboratif Sainshttps://jurnal.unismuhpalu.ac.id/index.php/JKS/article/view/11367Pengaruh Akupresure Titik SP6 dan LI4 terhadap Intensitas Nyeri Dismenore pada Remaja Putri2026-06-29T09:38:57+07:00Sifa Fauziyanahsifafauziya521@gmail.comRosyidah Alfitrirosyidahalfitri@itsk-soepraoen.ac.id<p>Dismenore merupakan rasa nyeri yang dirasakan di area perut bagian bawah yang dialami perempuan menjelang atau selama masa menstruasi. Dampak dari dismenore dapat mengakibatkan ketidaknyamanan yang mengganggu aktivitas para remaja. Salah satu cara untuk meredakan nyeri dismenore adalah melalui akupresur. Titik akupresur yang digunakan yaitu LI4 dan SP6. Penekanan pada titik hegu (LI4) memiliki efek positif pada kondisi mental sehingga efektif untuk meredakan pikiran dan mengurangi kecemasan, karena dismenore bisa dipicu oleh stres dan masalah psikologis. Sementara itu, titik SP6 berguna untuk memperkuat fungsi limpa, menyeimbangkan Yin di hati dan ginjal, yang mendukung kelancaran sirkulasi darah sehingga dapat mengurangi nyeri dismenore. Tujuan: Untuk mengevaluasi dampak akupresur titik SP6 dan LI4 terhadap pengurangan dismenore pada remaja. Metode: Penelitian ini menggunakan rancangan pre-eksperimental dengan penerapan pre-test dan post-test yang melibatkan 30 remaja putri. Hasil; Rata-rata skor sebelum dilakukan akupresur mencapai 6,23 dan setelah intervensi, skala nyeri dismenore menurun menjadi 2,73. Skala nyeri mengalami penurunan dan tidak terdapat intensitas nyeri yang sangat berat. Hasil ini menunjukkan bahwa akupresur pada titik SP6 dan LI4 terbukti efektif dalam mengurangi nyeri dismenore pada remaja putri di Karang Taruna Dusun Gumathok.</p> <p><strong>ABSTRACT </strong></p> <p>Dysmenorrhea is pain that occurs in the lower abdomen experienced by women approaching or during menstruation. Dysmenorrhea can cause discomfort that can disrupt adolescent activities. Dysmenorrhea pain can be addressed with acupressure. The acupressure points used are LI4 and SP6. Pressure on the hegu point (LI4) has a strong effect on the mind, thus calming the mind and reducing anxiety, as dysmenorrhea can be caused by stress and psychological disorders. Meanwhile, SP6 strengthens the spleen and restores Yin balance to the liver and kidneys, thus improving blood circulation. Thus, SP6 can reduce dysmenorrhea pain. Objective: To determine the effect of acupressure on SP6 and LI4 points on reducing dysmenorrhea in adolescents. Method: This type of research used a pre-experimental method with a pre-test post-test involving 30 young women. Results: The average score before being given acupressure was 6.23, while after being given the dysmenorrhea pain scale decreased to 2.73. The pain scale has decreased and there is no intensity of the very severe pain scale. With the values ??listed, it is proven that SP6 and LI4 acupressure are effective in reducing dysmenorrhea pain in young women at Karang Taruna in Gumathok Hamlet.</p>2026-06-29T09:38:57+07:00Copyright (c) 2026 Jurnal Kolaboratif Sains