https://jurnal.unismuhpalu.ac.id/index.php/JKS/issue/feedJurnal Kolaboratif Sains2026-05-19T11:35:45+07:00Dr. Guasminjksunismuhpalu@gmail.comOpen Journal Systemshttps://jurnal.unismuhpalu.ac.id/index.php/JKS/article/view/11102Peran Ibu dalam Transmisi Bahasa Daerah Kaili pada Anak Usia Dini 2026-05-16T09:57:08+07:00Rabiah Al’adawiyarabiahaladawiya09@gmail.comWismanWisman@gmail.comSyamsidarSyamsidar@gmail.com<p>Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk-bentuk peran ibu dalam mentransmisikan bahasa daerah Kaili dialek Tara pada anak usia dini serta menganalisis faktor-faktor pendukung dan penghambat yang memengaruhi peran tersebut. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Partisipan penelitian adalah tiga orang ibu yang memiliki anak usia 4-6 tahun, fasih berbahasa Kaili dialek Tara, dan bertempat tinggal di Kecamatan Parigi Tengah, Sulawesi Tengah. Teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam semi-terstruktur, observasi partisipatif pasif, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan model Miles-Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bentuk peran ibu meliputi: (1) peran sebagai model bahasa yang masih bersifat situasional dan tidak konsisten; (2) peran sebagai penentu kebijakan bahasa keluarga yang memprioritaskan Bahasa Indonesia; dan (3) peran dalam aktivitas stimulasi seperti bercerita, bermain peran, dan bernyanyi yang masih terbatas pada kosakata tertentu. Faktor penghambat yang teridentifikasi meliputi rendahnya konsistensi, dominasi Bahasa Indonesia, minim dukungan suami, minim bahan bacaan, kekhawatiran orang tua, dan kesibukan ibu. Adapun faktor pendukung meliputi kemampuan bahasa Kaili ibu, motivasi melestarikan identitas, ketertarikan anak pada lagu daerah, dukungan kakek/nenek, model dari sekolah, serta kreativitas ibu. Penelitian ini menyimpulkan bahwa transmisi bahasa Kaili dialek Tara masih lemah karena faktor penghambat lebih dominan, namun terdapat modal sosial dan kultural yang dapat dioptimalkan untuk penguatan peran ibu di ranah keluarga.</p>2026-05-16T00:00:00+07:00Copyright (c) 2026 Jurnal Kolaboratif Sainshttps://jurnal.unismuhpalu.ac.id/index.php/JKS/article/view/10833Evaluasi Kesesuaian Fasilitas Aksesibilitas Ruang Terbuka Publik Pantai Manakarra Mamuju Berdasarkan Prinsip Universal Desain dan Permen PUPR No. 14 Tahun 20172026-05-18T07:18:42+07:00Cahyani Suhardicahyani.suhardi@gmail.comDui Buana MustakimaDuiBuanaMustakima@gmail.comMunarsi MunandarMunarsiMunandar@gmail.com<p>Ruang terbuka publik merupakan elemen penting dalam mewujudkan kota yang inklusif dan berkelanjutan, di mana seluruh lapisan masyarakat, termasuk penyandang disabilitas, memiliki hak yang sama untuk mengakses dan memanfaatkannya. Namun demikian, pada banyak kawasan pesisir di Indonesia, penyediaan fasilitas aksesibilitas masih belum sepenuhnya memenuhi prinsip desain inklusif dan standar teknis yang berlaku. Pantai Manakarra di Mamuju sebagai salah satu ruang terbuka publik utama memiliki potensi tinggi sebagai destinasi rekreasi, namun diduga belum optimal dalam mendukung kebutuhan pengguna difabel. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kesesuaian fasilitas aksesibilitas di kawasan tersebut berdasarkan prinsip Universal Design dan Permen PUPR No. 14/PRT/M/2017. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan evaluatif melalui observasi lapangan, dokumentasi visual, serta analisis berbasis checklist yang membandingkan kondisi eksisting dengan standar yang ditetapkan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kesesuaian fasilitas aksesibilitas di kawasan Pantai Manakarra masih tergolong rendah. Jalur pedestrian telah tersedia, namun memiliki permukaan yang tidak rata, kerusakan pada beberapa segmen, serta tidak dilengkapi dengan guiding block, sehingga belum mendukung mobilitas penyandang disabilitas netra. Akses vertikal didominasi oleh tangga tanpa ramp dengan kemiringan standar dan tanpa handrail, yang menjadi hambatan utama bagi pengguna kursi roda dan lansia. Selain itu, area parkir belum tertata dengan baik dan tidak menyediakan ruang khusus difabel, sementara keberadaan pedagang kaki lima pada jalur pedestrian mengurangi lebar efektif jalur dan menghambat sirkulasi. Jalur waterfront juga belum dilengkapi dengan elemen keselamatan dan fasilitas aksesibilitas yang memadai. Secara keseluruhan, fasilitas aksesibilitas di kawasan ini belum memenuhi prinsip Universal Design, terutama pada aspek kesetaraan penggunaan, kemudahan akses, keselamatan, dan keterbacaan informasi, serta belum sesuai dengan ketentuan Permen PUPR No. 14 Tahun 2017. Penelitian ini merekomendasikan perlunya penataan ulang kawasan berbasis desain inklusif dengan memperhatikan karakteristik tapak pesisir guna meningkatkan kualitas aksesibilitas, keselamatan, dan kenyamanan bagi seluruh pengguna, khususnya penyandang disabilitas.</p>2026-05-18T00:00:00+07:00Copyright (c) 2026 Jurnal Kolaboratif Sainshttps://jurnal.unismuhpalu.ac.id/index.php/JKS/article/view/10858Katekisasi Sidi Kontekstual Di Era Digital Untuk Penguatan Spritualitas Dan Kepemimpinan Remaja HKBP Pulo Asem2026-05-18T07:23:40+07:00Riana Lumbanrajariana.lumbanraja@uhn.ac.idElfina Sinagaelfinasinaga@student.uhn.ac.idDewi Nainggolandewinainggolan@student.uhn.ac.idDosmaria Simanjuntakdosmasimanjuntak@student.uhn.ac.idEfarina Lumbantobingefarinalumbantobing@student.uhn.ac.id<p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pelaksanaan katekisasi sidi kontekstual dalam memperkuat spiritualitas dan kepemimpinan remaja di HKBP Pulo Asem pada era digital. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data diperoleh melalui observasi partisipatif, refleksi tertulis, dan dokumentasi selama kegiatan berlangsung pada Februari 2026. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan katekisasi yang mengintegrasikan pendekatan kontekstual dan partisipatif mampu meningkatkan keterlibatan peserta serta pemahaman iman yang lebih aplikatif. Remaja menunjukkan kesadaran dalam mengaitkan nilai-nilai iman dengan kehidupan digital, khususnya dalam penggunaan teknologi secara bijak dan bertanggung jawab. Selain itu, kegiatan ini juga berkontribusi dalam mengembangkan kemampuan komunikasi, kerja sama, dan sikap tanggung jawab sebagai bagian dari pembentukan kepemimpinan Kristen. Dengan demikian, katekisasi sidi kontekstual di era digital merupakan pendekatan yang efektif dalam mendukung pembinaan iman dan pengembangan karakter remaja.</p>2026-05-18T00:00:00+07:00Copyright (c) 2026 Jurnal Kolaboratif Sainshttps://jurnal.unismuhpalu.ac.id/index.php/JKS/article/view/10901Analisis Deskriptif Pemilihan Sampah Non Organik Terhadap Pencemaran Tanah Di Desa Cangkring Kecamatan Jenggawah Jember2026-05-18T07:33:55+07:00Septyani Dwi Zaniaseptyanidwisania@gmai.comMuhammad Suwignyo Prayogowignyoprayogo@uinkhas.ac.idFatwa Azizatul Risqiafatwaazizah27@gmail.comNurul Fadilanfadilaa392@gmail.com<p>enelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak pembuangan sampah non-organik rumah tangga terhadap kualitas fisik tanah di Desa Cangkring, Kecamatan Jenggawah, Jember. Menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif, data dikumpulkan melalui observasi lapangan, dokumentasi, dan wawancara mendalam dengan warga setempat. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa ketiadaan fasilitas Tempat Pembuangan Akhir (TPA) menjadi pemicu utama masyarakat membuang sampah campuran di lahan terbuka dan pekarangan. Temuan lapangan menunjukkan adanya sampah plastik (seperti kemasan bumbu instan) yang tetap utuh meski telah tertimbun selama tiga tahun, yang secara nyata menghambat siklus hara alami. Analisis fisik menunjukkan bahwa tanah yang terpapar sampah memiliki tekstur lebih padat, menggumpal, kering, dan berbau asam dibandingkan dengan tanah subur yang remah dan lembap. Selain itu, biota tanah seperti cacing pada area terdampak sampah tampak lebih kusam dan pucat akibat pengaruh polutan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa perilaku manajemen sampah yang buruk berdampak langsung pada degradasi ekosistem tanah dan memerlukan solusi berupa penyediaan fasilitas pengelolaan sampah serta edukasi berkelanjutan bagi masyarakat desa.</p>2026-05-18T00:00:00+07:00Copyright (c) 2026 Jurnal Kolaboratif Sainshttps://jurnal.unismuhpalu.ac.id/index.php/JKS/article/view/10896Pengaruh Return On Asset (ROA), Capital Adequacy Ratio (CAR), Dan Dana Pihak Ketiga (DPK) Terhadap Pertumbuhan Laba Pada Bank Muamalat Indonesia Periode 2015-20242026-05-18T07:53:48+07:00Muhammad Rizky Ibnu Azizrizkyibnua08@gmail.comMaulana Syarif Hidayatullahmsyarif@staff.gunadarma.ac.id<p>Tujuan penelitian ini adalah menganalisis pengaruh Return On Asset (ROA), Capital Adequacy Ratio (CAR) dan Dana Pihak Ketiga (DPK) terhadap Pertumbuhan Laba. Metode analisis pada penelitian ini menggunakan data sekunder kuantitatif, tahap uji yang dilakukan adalah uji statistik deskriptif dan uji asumsi klasik, meliputi uji normalitas, multikolinieritas, heteroskedastisitas, autokorelasi, regresi linear berganda, uji t, uji F dan koefisien determinasi. Data yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan laporan keuangan triwulan I sampai IV Bank Muamalat Indonesia. Alat bantu pengujian yang digunakan adalah E-views 12. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa secara parsial variabel ROA, CAR dan DPK berpengaruh positif signifikan terhadap pertumbuhan laba Bank Muamalat Indonesia, sedangkan secara simultan variabel ROA, CAR dan DPK berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan laba Bank Muamalat Indonesia.</p>2026-05-17T00:00:00+07:00Copyright (c) 2026 Jurnal Kolaboratif Sainshttps://jurnal.unismuhpalu.ac.id/index.php/JKS/article/view/10904Hubungan Body Image dengan Kecemasan Sosial dan Gangguan Makan pada Remaja Putri SMKN 1 Cikarang Selatan2026-05-18T08:06:24+07:00Rani Nafhisa Putrieurain2610@gmail.comFitriana Nugrahenieurain2610@gmail.com<p>Masa remaja merupakan masa penting dalam perkembangan fisik, emosional, dan sosial yang mempengaruhi pembentukan identitas diri. <em>Body image</em> merupakan salah satu faktor yang berperan penting dalam perkembangan remaja, khususnya remaja putri. Persepsi negatif terhadap <em>body image</em> dapat berdampak pada kecemasan sosial dan gangguan makan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan <em>body image</em> dengan kecemasan sosial dan gangguan makan pada remaja putri di Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 1 Cikarang Selatan. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan <em>cross-sectional</em> dan mendapatkan 90 responden dengan teknik <em>stratified random sampling</em>. Data dikumpulkan melalui kuesioner <em>Multidimensional Body-Self Relations Questionnaire – Appearance Scales</em> (MBSRQ-AS), <em>Social Anxiety Scale for Adolescents</em> (SAS-A), dan <em>Eating Attitudes Test</em>-26 (EAT-26). Hasil penelitian menunjukkan bahwa responden dengan <em>body image</em> negatif mengalami kecemasan sosial tingkat tinggi, yaitu sebesar 82%, sedangkan responden dengan <em>body image</em> positif mengalami kecemasan sosial tingkat rendah sebesar 55,2%. Hasil uji <em>chi-square</em> menunjukkan nilai p = 0,001 yang menandakan adanya hubungan signifikan antara <em>body image</em> dan kecemasan sosial. Selain itu, responden dengan <em>body image</em> negatif lebih banyak mengalami gangguan makan (62,3%) dibandingkan dengan responden dengan <em>body image </em>positif (31%). Hasil uji <em>chi-square</em> menunjukkan adanya hubungan signifikan antara <em>body image</em> dan gangguan makan dengan nilai p= 0,006.</p>2026-05-17T00:00:00+07:00Copyright (c) 2026 Jurnal Kolaboratif Sainshttps://jurnal.unismuhpalu.ac.id/index.php/JKS/article/view/10905Efektivitas Induksi Propofol dan Inhalasi Sevofluran terhadap Kestabilan Hemodinamik pada Pasien Craniotomy: Systematic Literature Review2026-05-18T08:43:56+07:00Kingkin Alman Estungkarakingkinalman7@gmail.comMade Suandikakingkinalman7@gmail.comHeru Purnawan Jati Wibowokingkinalman7@gmail.com<p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbandingan efek hemodinamik antara propofol dan sevofluran pada pasien <em>craniotomy</em> melalui pendekatan <em>systematic literature review (SLR)</em>. Pencarian literatur dilakukan pada Google Scholar, ScienceDirect, dan PubMed dengan pedoman <em>Preferred Reporting Items for Systematic Reviews and Meta-Analyses (PRISMA)</em>. Sebanyak 10 studi dianalisis menggunakan <em>Joanna Briggs Institute (JBI) Critical Appraisal Tools</em>. Hasil menunjukkan bahwa sevofluran cenderung memberikan kestabilan hemodinamik yang lebih baik dengan fluktuasi tekanan darah yang lebih ringan, sedangkan propofol lebih sering menyebabkan hipotensi meskipun memiliki keunggulan dalam menurunkan tekanan intrakranial. Kombinasi kedua agen menunjukkan hasil yang lebih optimal dalam beberapa studi. Kesimpulannya, sevofluran lebih stabil secara hemodinamik, namun pemilihan agen anestesi harus disesuaikan dengan kondisi klinis pasien untuk mencapai keamanan optimal selama tindakan <em>craniotomy</em>.</p>2026-05-17T00:00:00+07:00Copyright (c) 2026 Jurnal Kolaboratif Sainshttps://jurnal.unismuhpalu.ac.id/index.php/JKS/article/view/10906Efektivitas Ekstrak Tanaman Lokal sebagai Pilihan Pengendalian Penyakit pada Kelapa Sawit2026-05-18T09:39:07+07:00Kapung GeoVery WedaSumaapunk2019@gmail.comMuhammad Nur Kholiskholis03230@gmail.comSamuel Riyaldo MarbunSamuelrialdo@gmail.comMiftakul Hudahudamiftakul164@gmail.comGuntoroguntoro@itsi.ac.id<p>Penyakit pada tanaman kelapa sawit, khususnya yang disebabkan oleh jamur patogen seperti <em>Ganoderma boninense</em>, merupakan salah satu faktor utama yang menyebabkan penurunan produktivitas. Pengendalian yang umum dilakukan menggunakan fungisida kimia dinilai kurang ramah lingkungan dan berpotensi menimbulkan resistensi patogen. Oleh karena itu, diperlukan alternatif pengendalian yang lebih berkelanjutan, salah satunya melalui pemanfaatan ekstrak tanaman lokal. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji efektivitas ekstrak tanaman lokal sebagai agen pengendali penyakit pada kelapa sawit melalui pendekatan studi literatur. Metode yang digunakan adalah analisis terhadap berbagai hasil penelitian terkait kandungan senyawa aktif dan aktivitas antifungi dari tanaman lokal. Hasil kajian menunjukkan bahwa ekstrak tanaman lokal mengandung metabolit sekunder seperti flavonoid, alkaloid, tanin, dan saponin yang berperan dalam menghambat pertumbuhan patogen. Dengan demikian, ekstrak tanaman lokal memiliki potensi sebagai alternatif pengendalian penyakit yang efektif, ramah lingkungan, dan berkelanjutan pada tanaman kelapa sawit.</p>2026-05-17T00:00:00+07:00Copyright (c) 2026 Jurnal Kolaboratif Sainshttps://jurnal.unismuhpalu.ac.id/index.php/JKS/article/view/10915Potensi dan Pemanfaatan Pangan Lokal di Provinsi Nusa Tenggara Barat: Kajian Literatur2026-05-18T09:47:55+07:00Elya Antariksana Bachmidaelya.antariksana@staff.unram.ac.idNur Afninurafni@staff.unram.ac.idWiwin ApriyanditraWiwinApriyanditra@gmail.comM. Azhar MustafidM.AzharMustafid@gmail.comYuhendra APYuhendra@gmail.comFuad Sauqi IsnainFuadSauqiIsnain@gmail.com<p>Pangan lokal memiliki peran strategis dalam mendukung ketahanan pangan dan perbaikan status gizi masyarakat, khususnya di wilayah Nusa Tenggara Barat (NTB). Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji potensi dan pemanfaatan pangan lokal di NTB melalui pendekatan <em>literature review</em> terhadap 15 artikel ilmiah. Analisis dilakukan secara kualitatif dengan meninjau keragaman komoditas, pola pemanfaatan, serta kontribusinya terhadap aspek gizi. Hasil kajian menunjukkan bahwa NTB memiliki keragaman pangan lokal yang tinggi, meliputi komoditas hortikultura, serealia, dan tanaman fungsional yang adaptif terhadap kondisi lingkungan. Namun, pemanfaatannya masih didominasi oleh pola konsumsi tradisional dengan tingkat inovasi yang terbatas. Di sisi lain, pangan lokal terbukti berpotensi dalam meningkatkan status gizi masyarakat, terutama dalam pencegahan stunting melalui pengembangan pangan fungsional. Tantangan utama meliputi rendahnya inovasi teknologi, perubahan preferensi konsumsi, dan keterbatasan pengembangan produk. Oleh karena itu, diperlukan pendekatan terintegrasi untuk mengoptimalkan peran pangan lokal dalam sistem pangan berkelanjutan.</p>2026-05-17T00:00:00+07:00Copyright (c) 2026 Jurnal Kolaboratif Sainshttps://jurnal.unismuhpalu.ac.id/index.php/JKS/article/view/10959Kesenjangan Materialitas dalam Laporan Keberlanjutan Analisis Ketidakselarasan Kepentingan Stakeholder dan Strategi Perusahaan2026-05-18T09:58:21+07:00Umi Farichahumifarichah1@gmail.comArifa Khairunisaarifakhairunisa09@gmail.comAgus Triyaniagus@yahoo.com<p>Penelitian ini bertujuan mengevaluasi penerapan prinsip materialitas dalam laporan keberlanjutan, menganalisis faktor penyebab kesenjangan materialitas, serta dampaknya terhadap strategi keberlanjutan perusahaan. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan studi kasus pada PT Unilever Indonesia Tbk dan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk berdasarkan laporan keberlanjutan 2023–2024 menggunakan analisis konten berbasis pedoman GRI. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedua perusahaan telah menerapkan prinsip materialitas, namun terdapat perbedaan konsistensi pengungkapan. BRI cenderung stabil, sementara Unilever mengalami penurunan pada beberapa indikator di 2024. Hal ini menunjukkan adanya materiality gap yang dipengaruhi oleh karakteristik industri, strategi bisnis, tata kelola, dan keterlibatan stakeholder. Penelitian ini menegaskan bahwa keselarasan antara isu material dan pengungkapan dapat meningkatkan efektivitas strategi keberlanjutan dan kepercayaan stakeholder, sedangkan ketidakkonsistenan dapat menurunkan kredibilitas laporan. Faktor-faktor yang mempengaruhi kesenjangan tersebut meliputi karakteristik industri, strategi bisnis, kualitas tata kelola, serta tingkat keterlibatan <em>stakeholder</em>. Penelitian ini memberikan kontribusi dengan menghadirkan bukti empiris mengenai kesenjangan materialitas dalam konteks perbandingan lintas sektor di Indonesia. Implikasi penelitian menunjukkan bahwa keselarasan antara isu material dan pengungkapan dapat meningkatkan efektivitas strategi keberlanjutan dan kepercayaan stakeholder, sedangkan ketidakkonsistenan pengungkapan berpotensi menurunkan kredibilitas laporan.</p>2026-05-17T00:00:00+07:00Copyright (c) 2026 Jurnal Kolaboratif Sainshttps://jurnal.unismuhpalu.ac.id/index.php/JKS/article/view/10949Optimalisasi Load Break Switch Motorized pada Jaringan Distribusi 20 kV untuk Meningkatkan Keandalan Sistem Aplikasi Feeder pada Gardu Induk Lubuk Alung2026-05-18T10:03:58+07:00M Zaky Ramadhanm.zakyramadhan1012@gmail.comYani Ridalyani.ridalddg@gmail.comBudimanbudiman.yulianti@gmail.com<p><em>Load break switch motorized</em> (LBS) merupakan saklar pemutus arus tiga fasa yang dipasang pada jaringan luar (outdoor) di tiang distribusi, yang dapat dikendalikan dari jarak jauh serta dioptimalkan melalui skema otomatisasi. Dengan mempertimbangkan setiap komponen dalam jaringan distribusi, dapat dihitung indeks keandalan sistem. Selain itu, dilakukan studi untuk meningkatkan nilai indeks keandalan melalui penambahan komponen <em>load break switch motorized</em>. Penelitian skripsi ini dilakukan di PT. PLN (Persero) Lubuk Alung, Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat. Pada penyulang Tapakis, diperoleh nilai SAIDI sebelum optimalisasi <em>load break switch motorized</em> sebesar 1,9949 jam/tahun dan nilai SAIFI sebesar 0,6677 kali pemadaman/tahun. Setelah dilakukan peningkatan keandalan melalui penambahan <em>load break switch motorized</em>, diperoleh perbaikan nilai indeks keandalan, yaitu SAIDI menjadi 0,28870 jam/tahun dan SAIFI menjadi 0,236697 kali pemadaman/tahun. Dengan demikian, jaringan distribusi di PT. PLN (Persero) Lubuk Alung termasuk dalam kategori tingkat keandalan yang baik.</p>2026-05-17T00:00:00+07:00Copyright (c) 2026 Jurnal Kolaboratif Sainshttps://jurnal.unismuhpalu.ac.id/index.php/JKS/article/view/10937Hubungan Emotional Eating Dengan Status Gizi Pada Remaja Di SMP Muhammadiyah 1 Jember2026-05-18T10:11:13+07:00Aisah Humayrohaisahhumayy@gmail.comZuhrotul Eka Yuliszuhrotulekayulis@unmuhjember.ac.idEly Rahmatika Nugrahanielyrahmatikanugrahani@unmuhjember.ac.id<p>Masa remaja merupakan periode yang rentan terhadap perubahan emosional yang dapat memengaruhi perilaku makan salah satunya adalah <em>emotional eating</em>, dimana perilaku ini dapat mempengaruhi status gizi remaja. Tujuan penelitian yakni mengidentifikasi hubungan <em>emotional eating</em> dengan status gizi pada remaja di SMP Muhamamdiyah 1 Jember. Penelitian menggunakan desain kuantitatif korelasional dengan pendekatan <em>cross-sectional</em>. Sampel penelitian berjumlah 84 responden di SMP Muhammadiyah 1 Jember dan menggunakan teknik sampling <em>simple random sampling</em> Data emotional eating dikumpulkan menggunakan kuesioner <em>Dutch Eating Behavior Questionnaire</em> (DEBQ), dan status gizi diukur menggunakan Indeks Massa Tubuh (IMT) sesuai dengan SOP. Analisis data dilakukan secara univariat untuk melihat karakteristik responden dan bivariat untuk melihat hubungan antar variabel, kekuatan, serta arah dengan menggunakan uji <em>Spearman Rho</em>. Hasil penelitian diperoleh sebagian besar responden memiliki emotional eating kategori tinggi (50,0%). Status gizi responden sebagian besar overweight (40,5%). Hasil uji statistik menunjukkan p value 0,001 (< 0,05) dengan koefisien korelasi r = 0,655, yang berarti terdapat hubungan signifikan dengan kekuatan kuat dan arah positif antara emotional eating dan status gizi. Semakin tinggi tingkat <em>emotional eating</em> maka semakin tinggi kecenderungan peningkatan status gizi lebih.</p>2026-05-17T00:00:00+07:00Copyright (c) 2026 Jurnal Kolaboratif Sainshttps://jurnal.unismuhpalu.ac.id/index.php/JKS/article/view/10934Efektivitas Implementasi Kebijakan Pengelolaan Sampah dalam Mewujudkan Lingkungan Perkotaan yang Berkelanjutan di Kota Kupang2026-05-18T10:15:33+07:00Christina Chindy Tatuintatuinsindy@gmail.comMargaretha Ignatin Subanisubaninona06@gmail.comAnzu Anjani Manimabianzumanimabi82@gmail.comAldi Imanuel Tualakaaldytualaka222@gmail.comDewanry Putra Nakmofanakmofaputra18@gmail.comJoseph Israel Nenot’ekjojocavario@gmail.comMelki Tamonobmellotamonob@gmail.comYanuarius Taloimyanuariustaloim@gmail.com<p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas implementasi kebijakan pengelolaan sampah dalam mewujudkan lingkungan perkotaan yang berkelanjutan di Kota Kupang. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus pada Dinas Lingkungan Hidup Kota Kupang. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi, dengan analisis data menggunakan model interaktif Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi kebijakan sudah cukup efektif dilihat dari ketepatan sasaran, sosialisasi program, dan pencapaian tujuan. Keterbatasan sarana prasarana serta rendahnya partisipasi masyarakat masih menjadi kendala utama. Meskipun demikian, kebijakan ini berkontribusi dalam mengurangi timbunan sampah, meningkatkan kebersihan lingkungan, dan mendukung pembangunan kota berkelanjutan. Diperlukan penguatan partisipasi masyarakat, optimalisasi infrastruktur, dan monitoring berkelanjutan untuk meningkatkan efektivitas kebijakan.</p>2026-05-17T00:00:00+07:00Copyright (c) 2026 Jurnal Kolaboratif Sainshttps://jurnal.unismuhpalu.ac.id/index.php/JKS/article/view/10960Pemenuhan Hak Atas Kesehatan Terhadap Narapidana Di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Bengkulu2026-05-18T10:23:37+07:00Claudia Olivia Anggraini claudiaanggraini773@gmail.comDwikari Nuristiningsihdwikarinuristiningsih898@gmail.comAddy Chandraaddycandra07@gmail.com<p>Pokok masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana pelaksanaan pemenuhan hak atas kesehatan bagi narapidana di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Bengkulu serta apa saja hambatan yang dihadapi dalam pelaksanaannya. Hak atas kesehatan merupakan bagian dari hak asasi manusia yang wajib dijamin oleh negara, termasuk bagi narapidana sebagaimana diatur dalam peraturan perundang-undangan yang berlaku.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis pelaksanaan pemenuhan hak atas kesehatan terhadap narapidana di Lapas Kelas IIA Bengkulu serta mengidentifikasi berbagai hambatan yang memengaruhi pelaksanaannya, sehingga dapat menjadi bahan evaluasi dalam meningkatkan pelayanan kesehatan di lingkungan pemasyarakatan.Metode penelitian yang digunakan adalah metode hukum empiris dengan pendekatan socio-legal. Data primer diperoleh melalui wawancara dengan petugas lapas dan pihak terkait, sedangkan data sekunder diperoleh melalui studi kepustakaan. Analisis data dilakukan secara deskriptif kualitatif dengan menggambarkan kondisi nyata di lapangan secara sistematis.Kesimpulan menunjukkan bahwa pemenuhan hak atas kesehatan narapidana telah dilaksanakan melalui pelayanan kesehatan dasar, pemeriksaan rutin, pemberian obat-obatan, serta rujukan ke fasilitas kesehatan luar. Namun, pelaksanaannya belum optimal karena berbagai hambatan, seperti keterbatasan tenaga medis, sarana dan prasarana yang belum memadai, keterbatasan obat-obatan, tidak adanya tenaga ahli gizi, keterbatasan anggaran, tidak tersedianya transportasi medis, prosedur administratif yang rumit, serta kondisi lapas yang padat dan kurang mendukung kesehatan.</p> <p> </p> <p>Kata Kunci: Hak Kesehatan, Narapidana, Lembaga Pemasyarakatan, Hambatan, Lapas Kelas IIA Bengkulu.</p> <p><strong> </strong></p> <p><strong> </strong></p>2026-05-17T00:00:00+07:00Copyright (c) 2026 Jurnal Kolaboratif Sainshttps://jurnal.unismuhpalu.ac.id/index.php/JKS/article/view/10813Praktik Pengelolaan Keuangan Pribadi pada Komunitas K-popers di Kota Palu2026-05-18T10:29:33+07:00Datu Putri Adela Tandungandatutandungan@gmail.comAisyah Rizkinaaisyahrizkina006@gmail.comSeptrilion Barengkolhionbarengko@gmail.comAndi Bayu Hamidandibayu1763@gmail.comRudy Usmanrudyusman77@gmail.comJamaluddinjamaluddin.akuntad@gmail.com<p>Fenomena meningkatnya minat terhadap budaya K-Pop di kalangan anak muda memengaruhi pola konsumsi dan gaya hidup, termasuk dalam pengelolaan keuangan pribadi. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi praktik pengelolaan keuangan pribadi pada penggemar K-Pop di Kota Palu. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan paradigma interpretif dan metode etnometodologi melalui wawancara mendalam dan observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa praktik pengelolaan keuangan dipengaruhi oleh keterikatan emosional terhadap idola, gaya hidup, serta tekanan sosial dalam komunitas, di mana informan menerapkan strategi seperti penyusunan anggaran dan pembatasan pengeluaran, namun juga menunjukkan perilaku konsumtif yang bersifat impulsif. Temuan ini menegaskan bahwa pengelolaan keuangan pribadi tidak hanya didasarkan pada pertimbangan rasional, tetapi juga dipengaruhi oleh faktor sosial dan budaya, sehingga memberikan kontribusi dalam memahami perilaku keuangan dalam konteks budaya populer.</p>2026-05-17T00:00:00+07:00Copyright (c) 2026 Jurnal Kolaboratif Sainshttps://jurnal.unismuhpalu.ac.id/index.php/JKS/article/view/10964Konseling Kelompok Teknik Assertiveness Training Untuk Mereduksi Perilaku People Pleaser Pada Siswa2026-05-18T10:35:34+07:00Endang Lestariendanglestari34049@gmail.comRidwan SyahranRidwanSyahran@gmail.comDhevy Puswiartikadhevypuswiartikaa@gmail.comAzam ArifyadiAzamArifyadi@gmail.com<p>Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan gambaran perilaku <em>people pleaser</em> serta mengetahui efektivitas efektivitas layanan konseling kelompok dengan teknik <em>assertiveness training </em>dalam mereduksi perilaku <em>people pleaser</em> pada siswa. Metode yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain kuasi-eksperimen dengan bentuk <em>Non Equevalent Control Group Design</em>. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 168 siswa kelas X SMA Negeri 1 Bolano Lambunu, 16 sampel penelitian yang dipilih menggunakan teknik <em>purposive sampling</em>. Analisis data yang digunakan yaitu analisis deksriptif dan analisis inferensial menggunakan uji <em>Mann Whitney U Test Non-Parametrik</em> dengan taraf signifikan (=0,05). Hasil analisis deskriptif skor rata-rata <em>pre-test</em> perilaku <em>people pleaser</em> kelompok eksperimen adalah 94 dengan klasifikasi perilaku <em>people pleaser</em> tinggi., sedangkan kelompok kontrol 91,75 dengan klasifikasi perilaku <em>people pleaser</em> tinggi. Setelah diberikan layanan skor rata-rata <em>post-test</em> perilaku <em>people pleaser</em> kelompok eksperimen menjadi 76,25 dengan klasifikasi perilaku <em>people pleaser</em> dengan klasifiksi tinggi, sementara kelompok kontrol menjadi 82,5 dengan klasifiksi tinggi. Hasil analisis inferensial menggunakan uji Mann Whitney U Test memperoleh nilai signifikan atau Sig. (2-tailed) sebesar 0,002 < 0,05. Sehingga membuktikan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan perilaku <em>people pleaser</em> siswa, antara kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Sehingga konseling kelompok teknik <em>assertiveness training </em>efektif mereduksi perilaku <em>people pleaser</em> pada siswa.</p>2026-05-17T00:00:00+07:00Copyright (c) 2026 Jurnal Kolaboratif Sainshttps://jurnal.unismuhpalu.ac.id/index.php/JKS/article/view/10998Analisis Kriminologi Terhadap Pelaku Geng Motor Sebagai Bentuk Kenakalan Remaja Di Kota Bengkulu2026-05-18T10:46:31+07:00Yeyen Efrianzaefrianzayeyen@gmail.comFitri Anitafitri@gmail.comM. Rochmandrrochman18@gmail.com<p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor kriminologis yang menyebabkan keterlibatan remaja dalam geng motor, mengidentifikasi karakteristik pelaku, serta mengkaji upaya penanggulangan fenomena tersebut di Kota Bengkulu. Metode yang digunakan adalah penelitian hukum empiris dengan pendekatan socio-legal. Data diperoleh melalui wawancara langsung dengan aparat kepolisian dan remaja anggota geng motor sebagai data primer, serta studi kepustakaan sebagai data sekunder. Teknik analisis yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterlibatan remaja dalam geng motor dipengaruhi oleh berbagai faktor, yaitu faktor individu (krisis identitas dan kontrol diri rendah), faktor keluarga (kurangnya perhatian dan pengawasan), faktor lingkungan sosial (pengaruh teman sebaya), faktor pendidikan, faktor ekonomi, serta pengaruh media dan lemahnya penegakan hukum. Karakteristik pelaku geng motor umumnya berada pada usia remaja dengan identitas diri yang belum stabil, cenderung anti-sosial, agresif, melakukan kejahatan jalanan secara berkelompok, serta memiliki loyalitas tinggi terhadap kelompok. Upaya penanggulangan yang dapat dilakukan meliputi pendekatan preventif, represif, dan rehabilitatif, seperti penguatan peran keluarga, penegakan hukum yang tegas, serta pembinaan dan reintegrasi sosial bagi pelaku. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam upaya pencegahan dan penanggulangan kenakalan remaja khususnya geng motor di Kota Bengkulu.</p>2026-05-17T00:00:00+07:00Copyright (c) 2026 Jurnal Kolaboratif Sainshttps://jurnal.unismuhpalu.ac.id/index.php/JKS/article/view/11009Perlindungan Hukum Terhadap Tenaga Kerja Pelabuhan Pulau Baai Di Tinjau Dari Undang-Undang No.13 Tahun 2003 Tentang Ketenagakerjaan2026-05-18T10:52:41+07:00Muhammad DaryantoDaryanto.asenk30@gmail.comMarlinahmarlinahdjamri@gmail.comUswatun HasanahUswatunHasanah@gmail.com<p>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bentuk perlindungan hukum terhadap tenaga kerja di Pelabuhan Pulau Baai serta mengidentifikasi hambatan dalam pelaksanaannya. Metode penelitian yang digunakan adalah hukum empiris dengan pendekatan socio-legal. Data primer diperoleh melalui wawancara dengan tenaga kerja, pihak perusahaan, dan instansi terkait, sedangkan data sekunder diperoleh melalui studi kepustakaan. Analisis data dilakukan secara deskriptif kualitatif untuk menggambarkan kondisi yang terjadi di lapangan secara sistematis.Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlindungan hukum terhadap tenaga kerja di Pelabuhan Pulau Baai meliputi perlindungan atas hak upah, keselamatan dan kesehatan kerja, jaminan sosial, serta hubungan kerja yang diatur dalam perjanjian kerja. Namun, pelaksanaannya belum optimal karena masih terdapat hambatan, seperti kurangnya pengawasan, rendahnya pemahaman tenaga kerja terhadap hak-haknya, ketidakpatuhan sebagian perusahaan terhadap peraturan, serta factor</p>2026-05-17T00:00:00+07:00Copyright (c) 2026 Jurnal Kolaboratif Sainshttps://jurnal.unismuhpalu.ac.id/index.php/JKS/article/view/10885Pemanfaatan Wearable Device dalam Peningkatan Keterampilan Self-Monitoring Kesehatan Jantung pada Masyarakat Perdesaan melalui Program HeartFit Community2026-05-18T11:21:41+07:00Taqwintaqwin.sahe78@gmail.comSupriadi Bsupriadib.poltek@gmail.comIrsanty Colleincollein2002@gmail.comFirdaus Y. Kunolikunolifirdaus@gmail.comBaharuddin Condengbaharuddincondeng@gmail.comNurlailah Umarnurlailah.umarr@gmail.comJurana Tadjojurana.tadjo@yahoo.comRizkaningsihrizkaningsih1234@gmail.comNasrulsahenasrul@gmail.comYulianus Sudarman1sudarmanyulianus18@gmail.comZainulzainullaginta@gmail.comAmyadinamy.sempo@yahoo.comI Wayan Supetraniiwayansupetran@gmail.com<p>Penyakit kardiovaskular tetap menjadi penyebab utama kematian di seluruh dunia, dengan tantangan besar dalam deteksi dini, terutama di daerah pedesaan dengan akses terbatas terhadap layanan kesehatan. Penggunaan perangkat wearable seperti smartwatch telah muncul sebagai pendekatan inovatif untuk meningkatkan kemampuan individu dalam memantau kesehatan mereka secara mandiri. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan peserta dalam menggunakan perangkat wearable untuk memantau tekanan darah dan detak jantung sebagai strategi deteksi dini penyakit kardiovaskular. Program ini dilaksanakan melalui inisiatif Komunitas HeartFit di Desa Wani Lumbupetigo, Kabupaten Donggala, yang melibatkan 35 peserta yang terdiri dari anggota masyarakat dan kader kesehatan desa. Metode yang digunakan adalah pelatihan partisipatif langsung, termasuk demonstrasi perangkat, praktik terbimbing, dan pendampingan oleh dosen dan mahasiswa. Hasil menunjukkan bahwa sebagian besar peserta mampu mengoperasikan perangkat, menafsirkan hasil pemantauan, dan memahami pentingnya penggunaan data kesehatan dalam kehidupan sehari-hari. Peningkatan keterlibatan dan kesadaran mengenai kesehatan jantung juga diamati. Program ini menunjukkan bahwa mengintegrasikan teknologi wearable ke dalam kegiatan pengabdian masyarakat efektif dalam meningkatkan keterampilan masyarakat dan kemandirian dalam pemantauan kesehatan kardiovaskular. Pendekatan ini memiliki potensi besar sebagai model inovatif untuk strategi promotif dan preventif dalam pengaturan layanan kesehatan pedesaan.</p>2026-05-17T00:00:00+07:00Copyright (c) 2026 Jurnal Kolaboratif Sainshttps://jurnal.unismuhpalu.ac.id/index.php/JKS/article/view/10914Efek Kebiasaan Merokok Terhadap Stabilitas Saturasi Oksigen Pasca Anestesi Umum: Systematic2026-05-18T11:27:46+07:00Mario Fransisco Putra Tjikuiotjiku@gmail.comMade Suandikaiotjiku@gmail.comTophan Heri Wibowoiotjiku@gmail.com<p>Anestesi umum banyak digunakan dalam tindakan pembedahan, namun berisiko menimbulkan komplikasi terutama pada sistem pernapasan, salah satunya penurunan saturasi oksigen. Kebiasaan merokok diketahui dapat mengganggu fungsi paru dan transportasi oksigen akibat paparan karbon monoksida. Mengetahui efek kebiasaan merokok terhadap stabilitas saturasi oksigen pasca anestesi umum. Penelitian ini menggunakan pendekatan <em>Systematic Literature Review </em>(SLR) berdasarkan pedoman PRISMA. Pencarian artikel dilakukan melalui database <em>Google Scholar</em>, <em>PubMed</em>, dan <em>ScienceDirect </em>pada rentang tahun 2016–2025. Kriteria inklusi meliputi penelitian kuantitatif dengan desain <em>cohort</em> yang melibatkan pasien perokok yang menjalani anestesi umum serta melaporkan saturasi oksigen pascaoperasi. Penilaian kualitas studi menggunakan <em>Joanna Briggs Institute</em> (JBI). Sebanyak 8 studi memenuhi kriteria inklusi. asil kajian menunjukkan bahwa pasien perokok cenderung mengalami penurunan saturasi oksigen yang lebih signifikan dibandingkan non-perokok setelah anestesi umum. Hal ini disebabkan oleh gangguan fungsi paru, peningkatan sekresi saluran napas, serta pembentukan karboksihemoglobin yang menghambat distribusi oksigen ke jaringan. Selain itu, perokok memiliki risiko lebih tinggi mengalami hipoksia dan komplikasi respirasi pascaoperasi. Kebiasaan merokok berpengaruh terhadap penurunan stabilitas saturasi oksigen pasca anestesi umum. Oleh karena itu, diperlukan evaluasi perioperatif yang komprehensif serta anjuran penghentian merokok sebelum tindakan operasi.</p>2026-05-17T00:00:00+07:00Copyright (c) 2026 Jurnal Kolaboratif Sainshttps://jurnal.unismuhpalu.ac.id/index.php/JKS/article/view/11022Harmoni Laba dan Budaya: Analisis Akuntansi serta Nilai Kepasundanan pada UMKM Zanana Chips Bandung2026-05-18T13:51:29+07:00Raden Muhamad Rafi Rajendramrafirajendra@gmail.comKarina Rahma Naurahkarinarahmanaurah05@gmail.comDini Sopiya Putridinisopiya18@gmail.comKayla Febrinakaylafebrina002@gmail.comLintang Febrianalintangfebriana17@gmail.com<p>Penelitian ini bertujuan menganalisis bagaimana praktik akuntansi serta nilai kepasundanan diterapkan dalam pengelolaan UMKM Zanana Chips Bandung sebagai faktor pendukung keberhasilan usaha. Kajian difokuskan pada sistem pencatatan keuangan, penyusunan laporan keuangan, pengelolaan biaya, serta implementasi nilai budaya lokal dalam aktivitas bisnis sehari-hari. Metodologi penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus melalui wawancara. Analisis dilakukan untuk memahami mekanisme pengelolaan keuangan yang diterapkan, kemudian dikaitkan dengan prinsip akuntansi dasar serta nilai kepasundanan yang berkembang dalam organisasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Zanana Chips telah menerapkan pencatatan transaksi secara rutin menggunakan software akuntansi, memisahkan keuangan pribadi dan usaha, menyusun laporan laba rugi, serta menggunakan metode costing dalam penentuan harga jual. Selain itu, nilai bener tercermin dalam kejujuran pencatatan transaksi, nilai singer tampak pada ketelitian operasional dan penggunaan sistem digital, serta nilai silih asih terlihat melalui pemberdayaan tenaga kerja dan kemitraan usaha. Meskipun demikian, tantangan masih ditemukan pada aspek akses pembiayaan eksternal dan inovasi kemasan ramah lingkungan. Temuan ini menegaskan bahwa perpaduan antara praktik akuntansi yang baik dan nilai budaya lokal mampu meningkatkan tata kelola, daya saing, serta keberlanjutan UMKM.</p>2026-05-18T00:00:00+07:00Copyright (c) 2026 Jurnal Kolaboratif Sainshttps://jurnal.unismuhpalu.ac.id/index.php/JKS/article/view/10994Analisis Konflik Peran Ganda dan Kecerdasan Emosional terhadap Kinerja Pegawai Perempuan yang Dimediasi oleh Resiliensi pada PT BPR Dana Raya Jakarta2026-05-18T13:55:30+07:00Tita Astutititaastutie91@gmail.comSusanti Widhiastutisantiwidhiastuti@gmail.com<p>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh konflik peran ganda dan kecerdasan emosional terhadap kinerja pegawai perempuan yang dimediasi oleh resiliensi pada PT BPR Dana Raya Jakarta. Penelitian ini menggunakan sampel sebanyak 35 responden yang merupakan karyawan perempuan PT BPR Dana Raya Jakarta, pengumpulan data menggunakan metode kuesioner. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitaf, dengan metode penelitian yang digunakan adalah <em>Structural Equation Modelling</em> (SEM- PLS) dengan menggunakan PLS 4.0. Hasil pengujian langsung menunjukkan bahwa (1) Konflik peran ganda berpengaruh terhadap resiliensi, (2) Kecerdasan emosional berpengaruh terhadap resiliensi, (3) Resiliensi berpengaruh terhadap kinerja (4) Konflik peran ganda berpengaruh terhadap kinerja, (5) Kecerdasan emosional berpengaruh terhadap kinerja. Adapun dari hasil pengujian tidak langsung menunjukkan bahwa (1) Konflik peran ganda berpengaruh terhadap kinerja dimediasi oleh resiliensi, (2) Kecerdasan emosional berpengaruh terhadap kinerja dimediasi oleh resiliensi.</p>2026-05-18T00:00:00+07:00Copyright (c) 2026 Jurnal Kolaboratif Sainshttps://jurnal.unismuhpalu.ac.id/index.php/JKS/article/view/11020Pengaruh Fomo dan Flash Sale Strategy Terhadap Minat Beli Konsumen Shopee2026-05-18T14:03:56+07:00Siti Mei Eka Watimeiyeka6@gmail.comPemilia Sulistyowatipemilia@stekom.ac.id<p style="margin: 0in; text-indent: 0in;"><span style="font-size: 10.0pt;">Abstrak ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Fear of Missing Out (FOMO) dan Strategi Flash Sale terhadap niat pembelian konsumen di platform e-commerce Shopee di Desa Sadartengah. Shopee, sebagai salah satu platform e-commerce terkemuka, secara aktif menggunakan strategi promosi seperti flash sale dan FOMO untuk meningkatkan niat pembelian konsumen. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode kausal-komparatif. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan pengujian instrumen, pengujian asumsi klasik, dan pengujian hipotesis (uji-t dan uji-F). Hasil penelitian menunjukkan bahwa baik FOMO (Fear of Missing Out) maupun strategi flash sale memiliki pengaruh signifikan terhadap niat pembelian konsumen, baik sebagian maupun secara simultan. Kedua variabel tersebut memiliki pengaruh gabungan yang lebih kuat dalam membentuk perilaku konsumen. Temuan penelitian terbukti valid, dapat diandalkan, dan layak untuk digunakan.</span></p>2026-05-18T00:00:00+07:00Copyright (c) 2026 Jurnal Kolaboratif Sainshttps://jurnal.unismuhpalu.ac.id/index.php/JKS/article/view/10995Tinjauan Literatur Mengenai Patogenitas dan Pengendalian Penyakit Culvularia Pada Tanaman Kelapa Sawit (Elaeis guineensis Jacq)2026-05-19T08:56:09+07:00Rafa Tabinatabinar034@gmail.comEykin Steven Tariganeykinsteventarigan82@gmail.comRifki Sakila Wahyu Pratamaiky23802@gmail.comTria Putra Julius Siahaantriasiahaan@gmail.comGuntoroguntoro@itsi.ac.id<p style="margin: 0in; text-indent: 0in;"><span style="font-size: 10.0pt;">Penyakit yang disebabkan oleh jamur <em>Curvularia</em> merupakan salah satu masalah yang dapat mempengaruhi pertumbuhan dan produktivitas tanaman kelapa sawit. Serangan patogen ini umumnya terjadi pada bagian daun dan dapat menimbulkan bercak berwarna cokelat hingga kehitaman yang pada kondisi berat dapat menyebabkan penurunan luas daun hijau dan mengganggu proses fotosintesis. Penelitian ini bertujuan untuk meninjau berbagai hasil penelitian sebelumnya yang berkaitan dengan patogenitas jamur <em>Curvularia</em> serta metode pengendalian yang dapat dilakukan pada tanaman kelapa sawit. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi literatur dengan mengumpulkan dan menganalisis berbagai sumber ilmiah seperti jurnal, buku, dan laporan penelitian yang relevan. Hasil tinjauan menunjukkan bahwa tingkat patogenitas <em>Curvularia</em> dipengaruhi oleh kondisi lingkungan seperti kelembapan, suhu, dan kondisi tanaman inang. Pengendalian penyakit dapat dilakukan melalui beberapa cara, antara lain penggunaan varietas tahan, penerapan teknik budidaya yang baik, pengendalian secara hayati, serta penggunaan fungisida secara tepat dan terukur. Dengan memahami sifat patogenitas serta metode pengendalian yang efektif, diharapkan serangan penyakit <em>Curvularia</em> pada tanaman kelapa sawit dapat diminimalkan sehingga produktivitas tanaman tetap terjaga.</span></p>2026-05-18T00:00:00+07:00Copyright (c) 2026 Jurnal Kolaboratif Sainshttps://jurnal.unismuhpalu.ac.id/index.php/JKS/article/view/11028Analisis Efektivitas Pengendalian Proyek Pembangunan Sekolah Secara Swakelola Berbasis Earned Value Management dan Earned Schedule2026-05-19T09:00:46+07:00Clara Zenicha Lioniclarazen17@gmail.comTutang Muhtar Kamaludintutang.untad@gmail.comAdnan Fadjaradnan.fadjar@gmail.comRezky Susmono Karururezkykaruru@gmail.comAdina Khusnudzan Hadidadinahadid@gmail.com<p>Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas pengendalian waktu pada proyek pembangunan dan rehabilitasi gedung sekolah yang dilaksanakan secara swakelola dengan menggunakan metode <em>Earned Value Management (EVM)</em> dan <em>Earned Schedule (ES). </em>Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode studi kasus berdasarkan data sekunder, yaitu Rencana Anggaran Biaya (RAB) dengan nilai <em>Budget at Completion</em> (BAC) sebesar Rp839.466.250 dan laporan kemajuan pekerjaan mingguan selama 13 minggu. Analisis dilakukan dengan menghitung P<em>lanned Value (PV), Earned Value (EV), Schedule Variance (SV)</em>, dan <em>Schedule Performance Index (SPI</em>), serta menerapkan metode <em>Earned Schedule</em> melalui interpolasi nilai EV terhadap kurva kumulatif PV untuk memperoleh <em>Schedule Variance</em> berbasis waktu (SVt) dan <em>Schedule Performance Index</em> berbasis waktu (SPIt). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kinerja proyek bersifat dinamis, ditandai dengan percepatan pada fase awal (SPI > 1), penurunan kinerja pada fase tengah (SPI < 1), dan pemulihan pada fase akhir hingga proyek selesai sesuai jadwal. Keterlambatan maksimum terjadi pada minggu ke-9 dengan nilai SPI sebesar 0,90 dan keterlambatan waktu sekitar 1 minggu (SPIt = 0,89). Temuan ini menunjukkan bahwa fase tengah merupakan periode paling kritis dalam pengendalian proyek. Metode EVM terbukti efektif dalam mendeteksi penyimpangan kinerja secara kuantitatif, namun memiliki keterbatasan dalam merepresentasikan keterlambatan dalam satuan waktu. Sebaliknya, metode ES mampu memberikan interpretasi keterlambatan yang lebih konkret dan operasional. Integrasi metode EVM dan ES menghasilkan evaluasi kinerja proyek yang lebih komprehensif, sehingga dapat meningkatkan akurasi monitoring dan mendukung pengambilan keputusan dalam pengendalian proyek konstruksi secara swakelola.</p>2026-05-18T00:00:00+07:00Copyright (c) 2026 Jurnal Kolaboratif Sainshttps://jurnal.unismuhpalu.ac.id/index.php/JKS/article/view/10835Digital Marketing Strategies to Enhance the Tourism Appeal of Pasir Panjang Beach, Pu’ungkeu Village Through a Blue Economy Framework2026-05-19T09:08:09+07:00Muhammad Isra Iradatisramakkawang@gmail.comMiftahul Jannah Alwimiftahuljannahalwi@untad.ac.idArson Abd, Rasyid Nunuarson_c204@untad.ac.idSalma Daudsalmadaud091@gmail.comZulkifli Pitaanzulkiflipitaansmansa@gmail.com<p><em>Pasir Panjang Beach, located in Pu’ungkeu Village, Bungku Pesisir District, Morowali, Central Sulawesi, is a coastal destination characterized by a long stretch of white sand, clear seawater, and a tranquil marine atmosphere. These natural qualities make it an increasingly preferred leisure site among local visitors, particularly during weekends. However, limited digital exposure and promotional initiatives have hindered its wider recognition. This study aims to formulate digital marketing strategies to strengthen the branding of Pasir Panjang Beach as a sustainable marine tourism destination grounded in the blue-economy concept. A descriptive qualitative approach was applied through field observation, visual documentation, and literature review related to ecotourism and digital promotion. Findings indicate that digital content focused on natural beauty, sustainability narratives, and local community participation can significantly enhance destination visibility while fostering environmental preservation. Recommended strategies include creative content development, social media optimization, collaborative promotion, and applying green-tourism principles to reinforce the beach’s identity as an eco-friendly coastal tourism destination.</em></p>2026-05-18T00:00:00+07:00Copyright (c) 2026 Jurnal Kolaboratif Sainshttps://jurnal.unismuhpalu.ac.id/index.php/JKS/article/view/10822Marketing Management Strategy Of Konanami SME For Business Sustainability Amid Mining Activities In Morowali Regency2026-05-19T09:15:03+07:00Jusmawatijusmawati@untad.ac.idMuhammad Isra Iradatisramakkawang@gmail.comMahfud Supumahfud_c204@untad.ac.idAgung Budi Winotoagung.b@untad.ac.idDenda Suliastun PebriantiSfdenda@gmail.com<p><em>Konanami SME, a local microenterprise in Unsongi Village, Morowali Regency, was established under the PKK Women’s Organization to empower the community through sustainable entrepreneurship. This study aims to analyze Konanami’s marketing management strategy in maintaining business sustainability amid intensive mining activities in Morowali. Using a qualitative descriptive method, the research explores the application of segmentation, targeting, positioning, and the marketing mix (4P), product, price, place, and promotion. The findings show that Konanami successfully differentiates its nutmeg-based products by emphasizing natural ingredients, halal certification, and local cultural value. The enterprise applies affordable pricing, hybrid distribution and community based promotion through social media and local events. These strategies not only enhance brand recognition but also strengthen the local economy by creating jobs and supporting women’s empowerment. Konanami demonstrates that a community-based business can remain competitive and sustainable even in regions dominated by mining industries through adaptive and ethical marketing management.</em></p>2026-05-18T00:00:00+07:00Copyright (c) 2026 Jurnal Kolaboratif Sainshttps://jurnal.unismuhpalu.ac.id/index.php/JKS/article/view/10899Analisis Transformasi Digital Pelayanan Publik Identitas Kependudukan Digital (IKD) dalam Implementasi Digital Governance di Suku Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Jakarta Selatan2026-05-19T09:21:51+07:00Alifah Jasmine Kallista Remanu2310413061@mahasiswa.upnvj.ac.idBella Ola Shakira2310413069@mahasiswa.upnvj.ac.idNajwa Adhwa Ramadhani2310413051@mahasiswa.upnvj.ac.idZahra Hanifah Salma2310413071@mahasiswa.upnvj.ac.idMuhammad Prakoso Ajiprakosoaji@upnvj.ac.id<p><span style="font-weight: 400;">Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis transformasi digital yang terjadi dalam segi pelayanan publik melalui implementasi Identitas Kependudukan Digital (IKD) di Suku Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Jakarta Selatan. Dalam penelitian ini, fokus utama ditujukan pada evaluasi proses transisi dalam pelayanan yang dapat memberikan dampak kepada masyarakat dalam kerangka </span><em><span style="font-weight: 400;">digital government</span></em><span style="font-weight: 400;">. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori </span><em><span style="font-weight: 400;">Implementing Public Policy</span></em><span style="font-weight: 400;"> oleh George C. Edwards III karena relevan dalam menjawab pertanyaan terkait implementasi transformasi IKD dari konvensional menjadi digital dengan aspek komunikasi, sumber daya, disposisi, dan struktur birokrasi. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini yakni pendekatan kualitatif dengan desain penelitian studi kasus. Dalam hal ini, pengumpulan data dilakukan melalui dua cara, yakni dengan melakukan wawancara secara mendalam oleh Kepala Seksi Pelayanan Pendaftaran Penduduk dan Kepala Subbagian Tata Usaha Suku Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Jakarta Selatan serta dengan studi literatur dari buku, jurnal, </span><em><span style="font-weight: 400;">e-book</span></em><span style="font-weight: 400;">, laporan, dan literatur relevan lainnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi IKD di Jakarta Selatan telah melampaui target nasional dengan capaian sekitar 33%. Keberhasilan ini juga didukung oleh strategi sosialisasi dan edukasi masyarakat yang diterapkan Suku Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Jakarta Selatan dengan integrasi layanan secara langsung. Meski demikian, terdapat tantangan yang dihadapi seperti jaringan internet tidak memadai, rendahnya literasi digital, dan maraknya modus berbasis WhatsApp yang menjadi hambatan utama. Penelitian ini memberikan kontribusi penting dalam penguatan edukasi keamanan data yang memerlukan kolaborasi untuk memastikan transformasi digital yang aman dan inklusif.</span></p>2026-05-18T00:00:00+07:00Copyright (c) 2026 Jurnal Kolaboratif Sainshttps://jurnal.unismuhpalu.ac.id/index.php/JKS/article/view/11085Aspek Hukum Pidana Dalam Perlindungan Konsumen Pada Perdagangan Pakaian Bekas Atau Thrifting Di Kota Bengkulu2026-05-19T09:27:06+07:00Habiburrahman Raishabiburrahmanrais05@gmail.comMarlinahmarlinahdjamri@gmail.comUswatun HasanahUswatunHasanah@gmail.com<p>Penelitian ini bertujuan mengkaji pengaturan dan perlindungan hukum pidana terhadap konsumen dalam perdagangan pakaian bekas (thrifting) di Kota Bengkulu. Penelitian menggunakan metode hukum empiris dengan data yang diperoleh melalui wawancara dan studi literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlindungan konsumen telah diatur dalam Undang-Undang Perlindungan Konsumen dan Undang-Undang Perdagangan, namun penerapannya belum optimal akibat kurangnya pengawasan, rendahnya kesadaran hukum, dan lemahnya penegakan hukum. Perlindungan pidana diberikan melalui sanksi bagi pelaku usaha yang melanggar, tetapi efektivitasnya masih menghadapi berbagai kendala sehingga diperlukan pengawasan dan penegakan hukum yang lebih tegas.</p>2026-05-18T00:00:00+07:00Copyright (c) 2026 Jurnal Kolaboratif Sainshttps://jurnal.unismuhpalu.ac.id/index.php/JKS/article/view/11072Transparansi Pengelolaan Bantuan Keuangan Partai Politik dari APBD di Provinsi Sulawesi Tengah2026-05-19T09:34:43+07:00M. Muchlismuchlisss2026@gmail.comArmin ArsyadArminArsyad@GMAIL.COMGustiana A. KamboGustianaKambo@gmail.com<p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan prinsip <em>good governance</em> dalam pengelolaan bantuan keuangan partai politik yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) di Provinsi Sulawesi Tengah, dengan fokus pada PDI Perjuangan. Prinsip <em>good governance</em> dalam penelitian ini dibatasi pada tiga aspek utama, yaitu transparansi, akuntabilitas, dan partisipasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, serta dianalisis melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan bantuan keuangan partai politik dari APBD telah berjalan secara formal sesuai ketentuan administratif, terutama dalam mekanisme pencairan dan penyampaian laporan pertanggungjawaban. Namun, penerapan prinsip <em>good governance</em> belum sepenuhnya optimal. Pada aspek transparansi, informasi penggunaan dana belum sepenuhnya terbuka kepada anggota partai dan masyarakat. Pada aspek akuntabilitas, laporan pertanggungjawaban masih cenderung bersifat administratif dan belum menjelaskan secara mendalam manfaat penggunaan dana, khususnya untuk pendidikan politik. Sementara itu, pada aspek partisipasi, keterlibatan anggota partai dalam perencanaan, pengawasan, dan evaluasi penggunaan dana masih terbatas. Hambatan utama yang ditemukan meliputi keterbatasan kapasitas administrasi, lemahnya mekanisme pengawasan internal, budaya organisasi yang hierarkis, serta rendahnya pengawasan publik. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pengelolaan bantuan keuangan partai politik dari APBD di Provinsi Sulawesi Tengah perlu diperkuat melalui peningkatan keterbukaan informasi, penguatan akuntabilitas substantif, dan pelibatan anggota partai dalam proses pengawasan dana publik.</p>2026-05-18T00:00:00+07:00Copyright (c) 2026 Jurnal Kolaboratif Sainshttps://jurnal.unismuhpalu.ac.id/index.php/JKS/article/view/11094Faktor Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Stunting Di Kecamatan Pining Kabupaten Gayo Lues Provinsi Aceh2026-05-19T09:50:26+07:00Fadhila Azzahra Pardosialya46181@gmail.comRani Surayaranisuraya@uinsu.ac.id<p>Stunting merupakan salah satu masalah gizi kronis yang disebabkan oleh kurangnya asupan gizi dalam waktu lama serta penyakit infeksi berulang, dan menjadi perhatian serius di Kecamatan Pining, Kabupaten Gayo Lues. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian stunting pada balita di wilayah kerja Puskesmas Pining. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain cross sectional. Jumlah sampel sebanyak 75 ibu yang memiliki balita, dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Analisis data dilakukan menggunakan uji Chi-square. Hasil analisis menunjukkan bahwa terdapat hubungan signifikan antara pernikahan dini (p = 0,634), pendidikan ibu (p = 0,246), dan pemberian ASI eksklusif (p = 0,529) dengan kejadian stunting. Sementara status gizi ibu tidak menunjukkan hubungan yang signifikan (p = 0,403). Faktor-faktor seperti pernikahan dini, tingkat pendidikan ibu, dan pemberian ASI eksklusif berpengaruh terhadap kejadian stunting di Kecamatan Pining. Diperlukan edukasi lebih lanjut kepada masyarakat terkait pentingnya gizi dan pernikahan pada usia matang.</p>2026-05-18T00:00:00+07:00Copyright (c) 2026 Jurnal Kolaboratif Sainshttps://jurnal.unismuhpalu.ac.id/index.php/JKS/article/view/10865Perencanaan Dan Evaluasi Program Kesehatan Ibu Dan Anak Dalam Menurunkan Angka Kematian Ibu: Tinjauan Literatur2026-05-19T10:03:23+07:00Aulia Purnama Rangkutialya46181@gmail.comJihan AuliyaJihanAuliya@gmail.comDewi Agustinadewiagustina@uinsu.ac.idAlvina FauziahAlvinaFauziah@gmail.comArindi Safina AzharaArindi@gmail.comMiftah Chairia ZannahMiftahulJannah@gmail.comShindika AndrainiShindika@gmail.comAd Ledy Oftapiani HarahapHarahap@gmail.comYenni Depita SariYenni@gmail.comZuhra Nazwa LubisZuhra@gmail.comJulian AuliaJulianAulia@gmail.comAtika ArizkyAtikaArizky@gmail.com<p>Kesehatan ibu dan anak merupakan indikator penting dalam menilai derajat kesehatan masyarakat, khususnya dalam upaya menurunkan Angka Kematian Ibu (AKI). Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji perencanaan dan evaluasi program kesehatan ibu dan anak dalam menurunkan AKI melalui pendekatan studi literatur. Metode yang digunakan adalah tinjauan literatur dengan mengumpulkan artikel ilmiah dari sumber nasional dan internasional yang dipublikasikan dalam lima tahun terakhir. Data diperoleh melalui database jurnal elektronik dan dianalisis secara deskriptif kualitatif dengan cara mengelompokkan, membandingkan, dan mensintesis hasil penelitian yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa program kesehatan ibu dan anak telah mencakup berbagai intervensi penting, seperti pelayanan antenatal, persalinan oleh tenaga kesehatan, pelayanan nifas, serta penguatan sistem rujukan. Namun, implementasi program masih menghadapi berbagai kendala, antara lain keterbatasan sumber daya manusia, kualitas pelayanan yang belum merata, serta sistem monitoring dan evaluasi yang belum optimal. Evaluasi program menunjukkan bahwa sebagian besar masih berfokus pada capaian output dan belum menyentuh aspek proses dan outcome secara menyeluruh. Kesimpulannya, keberhasilan penurunan AKI sangat bergantung pada perencanaan berbasis data, pelaksanaan program yang efektif, serta evaluasi yang komprehensif dan berkelanjutan. Oleh karena itu, diperlukan penguatan pada aspek perencanaan, implementasi, dan evaluasi program untuk mencapai target penurunan AKI secara optimal.</p>2026-05-18T00:00:00+07:00Copyright (c) 2026 Jurnal Kolaboratif Sainshttps://jurnal.unismuhpalu.ac.id/index.php/JKS/article/view/10794Pengaruh Shift Kerja Terhadap Kelelahan Kerja Pada Perawat Di Rsud Djoelham Binjai2026-05-19T10:10:41+07:00Clarissa Adisty Hagareninsa Br Bangunalya46181@gmail.comSalianto2Salianto@gmail.com<p>Kelelahan kerja merupakan suatu keadaan yang dialami tenaga kerja yang dapat mengakibatkan penurunan vitalitas dan produktivitas kerja. kelelahan adalah keadaan lelah yang berhubungan dengan jam kerja yang panjang, jangka waktu yang lama tanpa tidur, atau persyaratan untuk bekerja pada waktu yang tidak selaras dengan irama biologis tubuh. Kelelahan kerja akan menurunkan kinerja dan menambah tingkat kesalahan kerja. Meningkatnya kesalahan kerja akan memberikan peluang terjadinya kecelakaan kerja dalam industry, serta menurunkan efektifitas kerja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh shift kerja terhadap kelelahan terhadap kelelahan kerja pada perawat di RSUD DJOELHAM BINJAI. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain penelitian cross sectional. Sebanyak 71 responden dijadikan sampel dengan non probability sampling. Analisis statistik univariat dan bivariat dengan menggunakan uji chi-square. Hasil analisis bivariat menunjukan adanya pengaruh shift kerja dengan kelelahan pada pekerja pengelolahan dengan hasil uji statistik menggunakan chi-square di dapatkan nilai p-value 0,001 <0,05. Dapat disimpulkan bahwa shift kerja, khususnya shift malam, merupakan faktor penting yang mempengaruhi tingkat kelelahan kerja.</p>2026-05-18T00:00:00+07:00Copyright (c) 2026 Jurnal Kolaboratif Sainshttps://jurnal.unismuhpalu.ac.id/index.php/JKS/article/view/11036One Piece Arc Wano: Konflik Sosialisme-Imperialisme-Kapitalisme dan Relevansinya dengan Sejarah Kolonialisme Indonesia2026-05-19T10:18:39+07:00I Ketut Arya Sentana Maharthaketutarya99@icloud.comKristoforus Bagas Romualdikristoforus.bagas.romualdi@fkip.untan.ac.idI Made Devid Krisna Utama Putradevidkrisna2000@gmail.com<p class="Ventura-Abstract"><span style="font-family: 'Times New Roman',serif; letter-spacing: 0pt; font-style: normal;">Studi ini meneliti bagaimana sosialisme, kapitalisme, dan imperialisme ditampilkan dalam Arc Wano One Piece. Studi ini juga mengeksplorasi bagaimana hal ini berkaitan dengan sejarah kolonialisme di Indonesia. Alasan dilakukannya studi ini adalah karena orang-orang menggunakan gambar One Piece dalam diskusi, yang menunjukkan bagaimana perasaan orang-orang tentang isu-isu sosial dan politik. Studi ini menggunakan metode yang melihat contoh dan mendeskripsikannya secara detail. Studi ini memeriksa bagian-bagian cerita seperti adegan, percakapan, dan bagaimana karakter berinteraksi dalam Arc Wano. Kemudian membandingkannya dengan cara-cara kekuatan kolonial bertindak di Indonesia di masa lalu. Yang ditemukan dalam studi ini adalah bahwa cara Kaido dan Orochi memperlakukan satu sama lain seperti sistem kapitalis. Sistem ini didasarkan pada pengambilan sumber daya, pengendalian orang, dan bekerja sama dengan penduduk setempat. Ini mirip dengan bagaimana kekuatan kolonial Belanda memerintah Indonesia. Di sisi lain, cara Luffy dan teman-temannya bekerja sama melawan musuh mereka menunjukkan nilai-nilai seperti solidaritas, kesetaraan, dan memperjuangkan hak-hak orang yang tertindas, yang semuanya terkait dengan sosialisme. Studi ini menunjukkan bahwa hal-hal seperti film, buku, dan acara TV dapat membantu kita berpikir kritis tentang isu-isu dari masa lalu dan tentang ideologi. Hal ini membantu kita memahami bagaimana cerita yang tidak nyata dapat mencerminkan apa yang terjadi di dunia dan dapat digunakan untuk mengajarkan sejarah kepada orang-orang dengan cara yang berbeda.</span></p>2026-05-18T00:00:00+07:00Copyright (c) 2026 Jurnal Kolaboratif Sainshttps://jurnal.unismuhpalu.ac.id/index.php/JKS/article/view/11095Peran Aktivitas Musik Ritmis Terhadap Perkembangan Motorik Kasar Anak ADHD Di Sekolah Dasar2026-05-19T10:24:35+07:00Aida Nurasyiphaaidanurasyipha23@upi.eduKarin Aulianikarinauliani@upi.eduLisna Mauliamaulialisna@upi.eduSahrany Nurmalasarisahranyyns24@upi.eduVerga Delasianavergadelasiana1821@upi.eduTeten Ginanjar Rahayutetenginanjarr@upi.edu<p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran aktivitas musik ritmis terhadap perkembangan motorik kasar anak dengan Attention Deficit Hyperactivity Disorder (ADHD) di sekolah dasar. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan jenis studi literatur, melalui pengumpulan dan analisis berbagai sumber ilmiah yang relevan dalam rentang waktu terkini. Hasil kajian menunjukkan bahwa anak ADHD memiliki karakteristik gangguan motorik kasar seperti kesulitan koordinasi gerak, keseimbangan, serta ketidaksesuaian gerakan dengan irama. Aktivitas musik ritmis, seperti gerak dan lagu, senam irama, serta permainan alat musik sederhana, terbukti mampu memberikan stimulasi multisensorik yang efektif dalam meningkatkan koordinasi, keseimbangan, dan kontrol gerak anak. Selain itu, musik ritmis juga berpengaruh terhadap peningkatan fokus perhatian, pengendalian impulsivitas, serta kemampuan sosial anak. Dengan demikian, aktivitas musik ritmis dapat menjadi alternatif strategi pembelajaran dan intervensi yang efektif dalam mendukung perkembangan motorik kasar anak ADHD di sekolah dasar, khususnya dalam konteks pendidikan inklusif.</p>2026-05-18T00:00:00+07:00Copyright (c) 2026 Jurnal Kolaboratif Sainshttps://jurnal.unismuhpalu.ac.id/index.php/JKS/article/view/11047Analisis Persepsi Guru Terhadap Pemanfaatan Permainan Tradisional Gobak Sodor Dalam Pembelajaran Di Sekolah Dasar 2026-05-19T10:30:02+07:00Thalytha Majma Tsaqifa Taftazanithalytha.majma20@upi.eduEsti Yulianiesti704@upi.eduShifa Aulia Sabnashifaaulia@upi.eduViona Christina Anatasya Lumbanrajavionatasya.14@upi.eduIndah Nurmahananinurmahanani@upi.edu<p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis persepsi guru sekolah dasar terhadap pemanfaatan permainan tradisional Gobak Sodor dalam pembelajaran. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan subjek 12 guru di salah satu sekolah dasar negeri di Kota Bekasi yang dipilih secara purposive. Pengumpulan data dilakukan melalui angket berbasis Google Form dengan skala Likert yang terdiri dari 15 butir pernyataan. Data dianalisis menggunakan teknik deskriptif kualitatif melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru memiliki persepsi positif terhadap pemanfaatan Gobak Sodor sebagai media pembelajaran. Permainan ini dinilai mampu menciptakan suasana belajar yang menyenangkan, meningkatkan keaktifan dan antusiasme siswa, serta mudah diterapkan dalam pembelajaran. Kendala utama yang dihadapi adalah keterbatasan waktu, sedangkan faktor fasilitas dan pengelolaan kelas tidak menjadi hambatan. Selain itu, guru juga menunjukkan minat dan kesiapan yang tinggi untuk menggunakan Gobak Sodor serta mendukung pelestarian permainan tradisional dalam pembelajaran. Dengan demikian, Gobak Sodor memiliki potensi sebagai media pembelajaran yang efektif, inovatif, dan kontekstual di sekolah dasar.</p>2026-05-18T00:00:00+07:00Copyright (c) 2026 Jurnal Kolaboratif Sainshttps://jurnal.unismuhpalu.ac.id/index.php/JKS/article/view/11048Eksplorasi Nilai Budaya Kaulinan Barudak Sunda Pada Permainan Oray-Orayan Dalam Pembelajaran Di SD2026-05-19T10:36:22+07:00Sahrany Nurmalasarisahranyyns24@upi.eduAida Nurasyiphaaidanurasyipha23@upi.eduLaila Puspitalailapoespita@upi.eduRita Nuraeniritanuraeni97@upi.eduIndah Nurmahananinurmahanani@upi.edu<p>Penelitian ini dilatarbelakangi oleh menurunnya eksistensi kaulinan barudak Sunda akibat perkembangan teknologi digital, sehingga nilai-nilai budaya yang terkandung dalam permainan tradisional mulai kurang dikenal oleh anak-anak. Salah satu permainan tradisional yang memiliki nilai budaya dan edukatif adalah permainan oray-orayan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan mendeskripsikan nilai-nilai budaya yang terkandung dalam permainan tradisional oray-orayan serta relevansinya dalam pembelajaran di sekolah dasar. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kepustakaan. Data diperoleh melalui kajian terhadap berbagai artikel ilmiah dan literatur yang relevan mengenai permainan oray-orayan dan nilai budaya dalam pembelajaran. Teknik analisis data menggunakan analisis isi dengan mengelompokkan data berdasarkan indikator nilai budaya, yaitu nilai moral, nilai kearifan lokal, dan nilai karakter. Hasil penelitian menunjukkan bahwa permainan oray-orayan mengandung nilai moral berupa sikap saling menghargai dan kebersamaan, nilai kearifan lokal berupa pelestarian budaya Sunda melalui bahasa, lagu, dan tradisi permainan, serta nilai karakter berupa kerja sama, disiplin, dan tanggung jawab. Selain itu, permainan oray-orayan memiliki potensi sebagai media pembelajaran kontekstual yang mampu menciptakan pengalaman belajar yang aktif, menyenangkan, dan bermakna bagi siswa sekolah dasar. Dengan demikian, permainan tradisional oray-orayan dapat diintegrasikan dalam pembelajaran sebagai upaya penguatan pendidikan karakter sekaligus pelestarian budaya lokal.</p>2026-05-18T00:00:00+07:00Copyright (c) 2026 Jurnal Kolaboratif Sainshttps://jurnal.unismuhpalu.ac.id/index.php/JKS/article/view/11141Pendidikan Karakter di Sekolah Dasar: Studi Komparatif antara Indonesia dan Thailand2026-05-19T11:23:59+07:00Muhammad Ali Akbaraliakbarbks8@gmail.comAnnisa Fitriannisafitri3568@gmail.comSiti Intan Rahmawatioppointan463@gmail.comMarissa Salsabillamarissa.bks1519@gmail.comIka Kurnia Sofianiikur.wafie@gmail.com<p>Penelitian ini dimaksudkan untuk mengkaji serta membandingkan penerapan pendidikan karakter pada tingkat sekolah dasar di Indonesia dan Thailand guna mengatasi dampak globalisasi serta kemerosotan moral di kalangan generasi muda. Pendekatan yang dipakai adalah studi literatur dengan metode kualitatif melalui penguraian beragam sumber pustaka. Temuan utama mengungkap bahwa kedua negara menganggap pendidikan karakter sebagai elemen krusial dalam kerangka pendidikan nasional. Indonesia mengadopsi strategi terintegrasi dan adaptif lewat kurikulum, proses belajar-mengajar, serta iklim budaya sekolah, sementara Thailand menerapkan model yang lebih terorganisir via mata pelajaran tersendiri dan pembentukan kebiasaan berlandaskan nilai-nilai budaya serta agama. Kedua negara memiliki kesamaan dalam pengembangan nilai karakter seperti integritas, disiplin, rasa tanggung jawab, dan empati sosial, tetapi berbeda pada mekanisme pelaksanaan dan derajat penataan sistematisnya. Faktor pendorong mencakup regulasi pemerintah, kontribusi pendidik, suasana sekolah, serta partisipasi orang tua dan komunitas, sedangkan kendala utama meliputi kekurangan kualifikasi guru, minimnya penilaian yang quantifiable, pengaruh arus globalisasi, dan variasi latar belakang sosial murid. Kesimpulannya, masing-masing negara punya kekuatan tersendiri, sehingga disarankan pengembangan lebih lanjut dengan mengintegrasikan praktik unggulan untuk mengoptimalkan pendidikan karakter di sekolah dasar.</p>2026-05-19T11:23:59+07:00Copyright (c) 2026 Jurnal Kolaboratif Sainshttps://jurnal.unismuhpalu.ac.id/index.php/JKS/article/view/11160Strategi Pengembangan Sumberdaya Manusia dalam Meningkatkan Kualitas Pelayanan Publik (Studi Kecamatan Mantikulore)2026-05-19T11:26:33+07:00Filo Leonardo Tinggogoyfiloleo1983@gmail.comSyugiarto Syugiartoughenk007@gmail.com<p>Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan Sumberdaya manusia apparat kecamatan dalam meningkatkan kualitas pelayanan di kantor Kecamatan Mantikulore. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Penelitian ini melihat proses pengembangan sumberdaya manusia yang dilakukan oleh Camat Mantikulore kepada aparat pemerintahannya. Tahap awal dalam penelitian ini yaitu melakukan penelitian dengan mewawancarai langsung aparat pemerintah kecamatan. Tahap selanjutnya yaitu melihat Implikasi Strategi Pengembangan SDM Terhadap Kualitas Pelayanan di Kecamatan Mantikulore. Adapun hasil penelitian menunjukkan bahwa Strategi pengembangan SDM berdasarkan teori Ndraha (1999), yang mencakup kecerdasan, kreativitas, dan imajinasi, sangat berperan dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik di Kecamatan Mantikulore. Kecerdasan pegawai dibina melalui pendidikan dan pelatihan, kreativitas didukung oleh lingkungan kerja inovatif, serta imajinasi diasah lewat visi jangka panjang dan pelatihan soft skill. Penerapan strategi ini meningkatkan modernisasi, keandalan, responsivitas, profesionalisme, empati, dan kepuasan publik, sehingga layak menjadi contoh praktik terbaik bagi wilayah lainnya</p>2026-05-19T11:26:33+07:00Copyright (c) 2026 Jurnal Kolaboratif Sainshttps://jurnal.unismuhpalu.ac.id/index.php/JKS/article/view/11142Identifikasi Prosedur Operasional Standar (Sop) dan Alur Instalasi Pengolahan Air Limbah (Ipal) Pada Industri Herbal Pt Khalila Tramed Indonesia, Klaten, Jawa Tengah2026-05-19T11:32:24+07:00Gressy Novitagressynovita@stifar-riau.ac.idDwi Setyaningsihsiwinaya86@gmail.comVaula Yones Tessavaulayonestessa2@gmail.comAlfitra Ramadhanalfitra.ramadhan12@gmail.comNanda Rahma Tri Cahyaningrumnandarahmatricahya@gmail.com<p>ABSTRAK <br>Industri obat tradisional menghasilkan limbah cair dengan konsentrasi organik tinggi yang berpotensi mencemari ekosistem perairan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi alur proses IPAL dan efektivitas Prosedur Operasional Standar (SOP) pada PT Khalila Tramed Indonesia, Klaten, Jawa Tengah melalui metode kualitatif deskriptif. Data diperoleh melalui observasi lapangan dan wawancara mendalam. Hasil penelitian menunjukkan pengolahan limbah dilakukan melalui empat unit kolam utama: kolam ekualisasi/sedimentasi, kolam filtrasi bertingkat, kolam bioremediasi bakteri aerob, dan kolam aerasi akhir. Proses pendiaman di kolam awal efektif menstabilkan debit limbah. Penggunaan mikroba aerob terbaru (Bacillus sp. dan Nitrosomonas sp.) direkomendasikan untuk menggantikan oksidator kimia guna mengoptimalkan degradasi zat organik secara berkelanjutan. Penelitian ini memberikan landasan bagi industri herbal menengah dalam menyusun manajemen IPAL yang sesuai regulasi lingkungan terbaru.</p> <p>ABSTRACT <br>The traditional medicine industry produces liquid waste with high organic concentrations that have the potential to pollute aquatic ecosystems. This study aims to identify the Wastewater Treatment Plant (WWTP) process flow and the effectiveness of Standard Operating Procedures (SOP) at PT Khalila Tramed Indonesia, Klaten, Central Java, using a descriptive qualitative method. Data were obtained through field observations and in-depth interviews with management. The results showed that waste treatment was carried out through four main pond units: an equalization/sedimentation pond, a multi-stage filtration pond, a bioremediation pond with aerobic bacteria, and a final aeration pond. The stabilization process in the first pond effectively equalizes waste discharge from the production unit. The use of the latest aerobic microbial consortium (Bacillus sp. and Nitrosomonas sp.) is recommended to replace chemical oxidants to optimize the degradation of complex organic substances sustainably. This research provides a framework for medium-scale herbal industries in developing WWTP management that complies with the latest environmental regulations.</p>2026-05-19T11:32:24+07:00Copyright (c) 2026 Jurnal Kolaboratif Sainshttps://jurnal.unismuhpalu.ac.id/index.php/JKS/article/view/11139Ulumul Qur’an sebagai Ilmu: Perkembangan Disiplin Ulumul Qur’an sebagai Sains Islam2026-05-19T11:34:00+07:00Muhammad Rahmatdaengtimung1991@gmail.comAchmad Abubakarachmad.abubakar@uin-alauddin.ac.idFirdausFirdaus.malik@uin-alauddin.ac.id<table width="100%"> <tbody> <tr> <td width="394"> <p><strong>ABSTRAK </strong></p> <p>Ulumul Qur’an merupakan disiplin ilmu yang membahas berbagai aspek yang berkaitan dengan Al-Qur’an, mulai dari proses turunnya wahyu, kodifikasi, hingga metode penafsiran. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis Ulumul Qur’an sebagai sebuah ilmu yang memiliki struktur sistematis, objek kajian yang jelas, serta metode ilmiah yang dapat dipertanggungjawabkan. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan metode studi kepustakaan (library research), melalui pengkajian terhadap kitab klasik seperti <em>Al-Itqan fi Ulum al-Qur’an</em> karya As-Suyuthi dan <em>Al-Burhan fi Ulum al-Qur’an</em> karya Az-Zarkasyi, serta didukung oleh literatur dan jurnal ilmiah kontemporer. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Ulumul Qur’an telah memenuhi kriteria sebagai suatu disiplin ilmu karena memiliki objek material berupa Al-Qur’an, objek formal berupa cara memahami kandungan Al-Qur’an, serta metode yang beragam seperti pendekatan linguistik, historis, dan tematik. Selain itu, Ulumul Qur’an memiliki ruang lingkup yang luas yang mencakup berbagai cabang ilmu seperti asbabun nuzul, nasikh-mansukh, qira’at, dan tafsir. Implikasi dari penelitian ini menunjukkan bahwa penguasaan Ulumul Qur’an sangat penting dalam memahami Al-Qur’an secara komprehensif dan kontekstual, sehingga mampu menjawab berbagai persoalan umat di era kontemporer. Dengan demikian, Ulumul Qur’an tidak hanya berfungsi sebagai alat bantu dalam memahami teks wahyu, tetapi juga sebagai disiplin ilmu yang dinamis dan adaptif terhadap perkembangan ilmu pengetahuan.</p> </td> </tr> <tr> <td width="394"> <p><strong>ABSTRACT </strong></p> <p>Ulumul Qur’an is a discipline that examines various aspects related to the Qur’an, ranging from the process of revelation and codification to methods of interpretation. This study aims to analyze Ulumul Qur’an as a field of knowledge with a systematic structure, clear objects of study, and scientifically sound methods. The approach used in this study is qualitative, employing library research, through an examination of classical texts such as *Al-Itqan fi Ulum al-Qur’an* by As-Suyuthi and *Al-Burhan fi Ulum al-Qur’an* by Az-Zarkasyi, supported by contemporary literature and scientific journals. The research findings indicate that Ulumul Qur’an meets the criteria for a scientific discipline because it has a material object in the form of the Qur’an, a formal object in the form of methods for understanding the content of the Qur’an, and diverse methodologies such as linguistic, historical, and thematic approaches. Furthermore, Ulumul Qur’an has a broad scope encompassing various branches of knowledge such as asbabun nuzul, nasikh-mansukh, qira’at, and tafsir. The implications of this research indicate that mastery of Ulumul Qur’an is crucial for comprehensively and contextually understanding the Qur’an, thereby enabling one to address the various challenges faced by the Muslim community in the contemporary era. Thus, Ulumul Qur’an serves not only as a tool for understanding the revealed text, but also as a dynamic academic discipline that adapts to advances in knowledge.</p> </td> </tr> </tbody> </table>2026-05-19T11:34:00+07:00Copyright (c) 2026 Jurnal Kolaboratif Sainshttps://jurnal.unismuhpalu.ac.id/index.php/JKS/article/view/11140Hubungan Antara Beban Kerja dengan Motivasi Kerja Pada Tenaga Vokasi Farmasi di Apotek X Pekanbaru2026-05-19T11:35:45+07:00Mira Febrinamirafebrina@stifar-riau.ac.idYohandita Suciaptak.buci@gmail.comWulan Desmawatiwulandesmawati@stifar-riau.ac.idRahidatul 'Aisyrahidatulaisy@stifar-riau.ac.idFauziah Cania Wulandarifauziahcania@stifar-riau.ac.idNur Fadhilahnurfadhilah@stifar-riau.ac.id<table width="100%"> <tbody> <tr> <td width="394"> <p><strong>ABSTRAK </strong></p> <p>Motivasi kerja merupakan faktor penting dalam menunjang pelaksanaan pekerjaan. Motivasi kerja didefinisikan sebagai dorongan internal berupa keinginan atau kebutuhan yang mendorong seseorang untuk bekerja dan mencapai tujuan tertentu. Sementara itu, beban kerja merupakan sejumlah tugas atau aktivitas yang harus diselesaikan oleh individu atau kelompok dalam jangka waktu tertentu. Apotek X merupakan salah satu apotek besar di Pekanbaru yang menyediakan obat bebas, obat resep, serta alat kesehatan. Tingginya jumlah pasien yang datang menyebabkan tenaga kefarmasian harus melaksanakan berbagai tugas secara bersamaan, seperti pelayanan pasien, pencatatan administrasi, dan pengelolaan stok obat. Kondisi ini berpotensi menimbulkan beban kerja yang cukup tinggi dan dapat memengaruhi tingkat motivasi kerja tenaga kefarmasian. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara beban kerja dengan motivasi kerja pada tenaga vokasi farmasi di Apotek X Pekanbaru dan diharapkan menjadi informasi bagi Apotek dan karyawan dalam mengelola tugas sesuai dengan kapasitas sehingga tercipta semangat kerja yang tinggi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dan deskriptif dengan metode pengumpulan data berupa skala untuk mengukur dua variabel, yaitu motivasi kerja dan beban kerja dan sampel yang digunakan berupa tenaga vokasi farmasi yakni 1 orang apoteker dan 3 orang asisten apoteker yang dipilih menggunakan teknik <em>Purposive Sampling</em>. Pengambilan data dilakukan melalui kuesioner yang diukur menggunakan skala Likert. Analisis data dilakukan secara deskriptif kuantitatif dengan perhitungan interval dan persentase yang disajikan dalam bentuk diagram batang. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan antara beban kerja motivasi kerja, dimana semakin kecil beban kerja maka motivasi kerja semakin meningkat. Rata-rata beban kerja berada pada kategori sedang sedangkan motivasi kerja berada pada kategori tinggi. Persentase tertinggi pada aspek motivasi kerja terdapat pada indikator rasa aman sebesar 83,33%, yang menunjukkan bahwa jaminan kerja mampu meningkatkan motivasi kerja meskipun beban kerja tergolong sedang</p> <p> </p> </td> </tr> <tr> <td width="394"> <p><strong>ABSTRACT </strong></p> <p>Work motivation is an important factor in supporting work performance. Work motivation is defined as an internal drive in the form of a desire or need that encourages a person to work and achieve certain goals. Meanwhile, workload is number of tasks or activities that must be completed by individual or group within a certain period of time. Apotek X a is one of the largest pharmacies in Pekanbaru that provides over-the-counter medicines, prescription, and medical devices. High number of patients visiting pharmacy requires pharmaceutical staff to perform various tasks simultaneously, such as patient service, administrative record-keeping, and medicine stock management. This condition has potential to create a high workload and can affect the level of work motivation pharmaceutical staff. This study aims to determine relationship between workload and work motivation among pharmacy vocational staff at Apotek X Pekanbaru and expected to provide information for the pharmacy and employees in managing tasks according capacity as to create high work enthusiasm. This study uses a quantitative and descriptive approach with data collection method in the form of scale to measure two variables, namely work motivation and workload. Sample used consists of vocational pharmacy personnel, namely 1 pharmacist and 3 pharmacy assistants selected using the Purposive Sampling technique. Data collection was conducted through a questionnaire measured using a Likert scale. Analysis was performed using quantitative descriptive methods with interval calculations and percentages presented in bar charts. The results showed a relationship between workload and work motivation, where a smaller workload led to increased work motivation. The average workload was in the moderate category, while work motivation was in the high category. Highest percentage in the work motivation aspect was in the sense of security indicator at 83.33%, which shows that job security can increase work motivation even though the workload is moderate.</p> </td> </tr> </tbody> </table>2026-05-19T11:35:45+07:00Copyright (c) 2026 Jurnal Kolaboratif Sainshttps://jurnal.unismuhpalu.ac.id/index.php/JKS/article/view/11143Pengaruh Struktur Aset, Ukuran Perusahaan, dan Profitabilitas terhadap Struktur Modal Perusahaan Sektor Transportasi dan Logistik yang Terdaftar di BEI2026-05-19T11:29:18+07:00Tasya Sawa Adiliatasyaadiliaa@gmail.comArdian Adhiatmaardian@unissula.ac.id<table width="100%"> <tbody> <tr> <td width="394"> <p><strong>ABSTRAK </strong></p> <p>Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh struktur aset, ukuran perusahaan, dan profitabilitas terhadap struktur modal pada perusahaan sektor transportasi dan logistik yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2020-2024. Data yang digunakan merupakan data sekunder dari 105 data laporan keuangan tahunan perusahaan dari 21 perusahaan. Teknik pengambilan sampel menggunakan <em>purposive sampling.</em> Metode analisis data yang digunakan adalah analisis regresi linier berganda dengan menggunakan SPSS versi 31. Hasil penelitian ini menunjukkan struktur aset tidak berpengaruh terhadap struktur modal, ukuran perusahaan berpengaruh positif terhadap struktur modal, dan profitabilitas berpengaruh negatif terhadap struktur modal. Selain itu, penelitian ini diharapkan dapat menjadi bahan pertimbangan bagi manajemen perusahaan dalam pengambilan keputusan pendanaan serta menjadi referensi bagi penelitian selanjutnya di bidang keuangan perusahaan.</p> </td> </tr> <tr> <td width="394"> <p><strong>A</strong><strong>BSTRACT </strong></p> <p>The purpose of this study is to analyze the effect of asset structure, company size, and profitability on capital structure in transportation and logistics companies listed on the Indonesia Stock Exchange for the period 2020-2024. The data used is secondary data from 105 annual financial reports of 21 companies. The sampling technique used is purposive sampling. The data analysis method used is multiple linear regression analysis using SPSS version 31. The results of this study indicate that asset structure does not affect capital structure, company size has a positive effect on capital structure, and profitability has a negative effect on capital structure. In addition, this study is expected to be a consideration for company management in making funding decisions and a reference for further research in the field of corporate finance.</p> <p> </p> </td> </tr> </tbody> </table>2026-05-19T11:29:18+07:00Copyright (c) 2026 Jurnal Kolaboratif Sains