https://jurnal.unismuhpalu.ac.id/index.php/JKS/issue/feedJurnal Kolaboratif Sains2025-08-29T22:02:21+07:00Dr. Guasminjksunismuhpalu@gmail.comOpen Journal Systemshttps://jurnal.unismuhpalu.ac.id/index.php/JKS/article/view/8054Studi Literatur: Pengaruh Kebijakan Dividen dan Profitabilitas Terhadap Nilai Perusahaan2025-08-24T22:10:19+07:00Miftahul Jannah Alwimiftalwi@gmail.comRizkiani Iskandarrizkianiiskandar@gmail.comJusmawatijusuntad@gmail.comNini Andrianininiandriani@untad.ac.idMuhammad Isra Iradatisramakkawang@gmail.com<p>Studi ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kebijakan dividen dan profitabilitas terhadap nilai perusahaan melalui pendekatan <em>literature review</em> terhadap berbagai studi empiris yang diterbitkan dalam lima tahun terakhir. Dalam dunia korporasi, kebijakan dividen dan profitabilitas menjadi dua faktor penting yang tidak hanya mencerminkan kondisi keuangan perusahaan, tetapi juga nilai-nilai intrinsik seperti kepercayaan, tanggung jawab, dan prospek keberlanjutan usaha. Hasil <em>review</em> menunjukkan bahwa mayoritas penelitian menemukan hubungan atau pengaruh positif antara kebijakan dividen dan nilai perusahaan, di mana pembagian dividen yang konsisten memberi sinyal keuangan yang sehat dan meningkatkan kepercayaan investor. Begitu pula dengan profitabilitas, yang dinilai mampu meningkatkan nilai perusahaan melalui efisiensi operasional dan potensi pertumbuhan laba. Meskipun terdapat beberapa hasil penelitian yang menyatakan sebaliknya, secara umum dapat disimpulkan bahwa kebijakan dividen dan profitabilitas merupakan indikator efektif dalam mencerminkan serta meningkatkan nilai perusahaan. Temuan ini memberikan implikasi penting bagi manajemen perusahaan dalam merumuskan kebijakan keuangan strategis, dan bagi investor dalam menilai potensi serta kualitas perusahaan di pasar modal.</p>2025-08-19T00:00:00+07:00Copyright (c) 2025 Jurnal Kolaboratif Sainshttps://jurnal.unismuhpalu.ac.id/index.php/JKS/article/view/8372Deteksi Dini Penyakit Tidak Menular (PTM) Usia 45- 59 Tahun Melalui Penguatan Peran Kader Intergasi Layanan Primer (IIP) Kesehatan di Wilayah Kerja Puskesmas Talise Palu2025-08-24T22:10:19+07:00Firdaus Hi. Yahya Kunolikunolifirdaus0000@gmail.comAzizah Salehhj.azizahsaleh07@gmail.comBaharuddin Condengbaharuddincondeng@gmail.com<p>Masalah yang dihadapi dalam pembangunan kesehatan saat ini adalah terjadinya pergeseran pola penyakit dari penyakit menular ke penyakit tidak menular. Menurut WHO penyakit Tidak Menular (PTM) sampai ini merupakan penyebab utama kematian di dunia dari 63% dari semua kematian pertahun. PTM membunuh lebih dari 36 juta orang setiap tahun. Tujuannya adalah untuk mendeteksi dini Penyakit Tidak Menular (PTM) usia 45- 59 tahun melalui penguatan peran kader Intergasi Layanan Primer (ILP) Kesehatan di Wilayah kerja Puskesmas Talise Palu. Sasaran kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah seluruh kader ILP dan sasaran lansia di wilayah kerja Puskesmas Talise di Kelurahan Talise valangguni Palu sebanyak 30 sasaran. Metode pengabdian masyarakat ini dilakukan dengan memberikan penyuluhan dan simulasi pengukuran tekanan darah, pengukuran lingkar perut, tinggi badan dan berat badan sesuai SOP kepada kader ILP dan melakukan pendampingan kepada kader dalam memberikan edukasi kepada lansia di Posyandu Lansia tentang perilaku gaya hidup dalam mencegah penyakit tidak menular (PTM). Hasil pendampingan penguatan peran kader Intergasi Layanan Primer (ILP) Kesehatan di Wilayah kerja Puskesmas Talise Palu berjalan dengan baik, para kader ILP sudah mampu mengukur tekanan darah, pengukuran lingkar perut, tinggi badan dan berat badan dengan benar sesuai SOP, memberikan edukasi tentang deteksi dini Penyakit Tidak Menular (PTM) kepada Lansia dengan lancar. Disarankan diperlukan kesadaran dan partisipasi aktif masyarakat pentingnya deteksi dini penyakit tidak menular dan kerjasama antara pihak puskesmas, kelurahan dan kader Integrasi Layanan Primer (ILP) kesehatan dalam upaya peningkatan kesehatan masyarakat.</p>2025-08-19T00:00:00+07:00Copyright (c) 2025 Jurnal Kolaboratif Sainshttps://jurnal.unismuhpalu.ac.id/index.php/JKS/article/view/8374Upaya Mitigasi Sumber Daya Air Mata Air Uwe Gusu 2025-08-24T22:10:19+07:00Hamsiahchiya.mm1790@gmail.comSugeng NuradjiNuradji@gmail.com<p>Mata air Uwe Gusu yang terletak di Jalan Uwe Gusu Kelurahan Mamboro Induk merupakan sumber air vital bagi masyarakat sekitar, digunakan untuk kebutuhan domestik, irigasi pertanian, dan aktivitas harian. Namun, keberlanjutannya terancam oleh eksploitasi berlebihan, pencemaran limbah domestik, dan dampak perubahan iklim. Dalam upaya mencegah terjadi ekploitasi yang berlebih yang dapat mengancam punahnya vegetasi disekitar maka dilakukan pengabdian masyarakat yang tujuan PKM dilaksanakan Upaya Mitigasi Sumber Daya Air Mata Air Uwe Gusu yang berlokasi di Kelurahan Mamboro Induk Kota Palu Provinsi Sulawesi Tengah. Metode yang dilakukan membantu menjelaskan informasi atas status keberadaan sumber mata air dan memberikan masukan terhadap program mitigasi sumber mata air termasuk tantangan dan rekomendasi untuk perbaikan agar sumber mata air terus dapat terjaga dan dapat dimanfaatkan oleh masyarakat sekitar, khususnya untuk pengairan pertanian dan kebutuhan air dirumah tangga. Kesimpulannya, Dalam rangka menjaga keberlanjutan vegetasi di sekitar mata air Uwe Gusu, diperlukan upaya mitigasi sumber daya air yang mencakup evaluasi berkala terhadap kondisi lingkungan, komitmen nyata dari para pemangku kepentingan terhadap keberadaan mata air sebagai aset pembangunan jangka panjang, serta partisipasi aktif masyarakat setempat dalam menjaga dan melestarikan vegetasi di kawasan sekitar sumber mata air. merupakan pengabdian masyarakat sebagai wujud Tri Dharma Perguruan Tinggi bagi dosen Program studi DIII Sanitasi Jurusan Kesehatan Lingkungan.</p>2025-08-19T00:00:00+07:00Copyright (c) 2025 Jurnal Kolaboratif Sainshttps://jurnal.unismuhpalu.ac.id/index.php/JKS/article/view/8353Dampak Penyalahgunaan Narkoba DiTinjau Dari Segi Hukum, Miras Di Tinjau Dari Segi Agama Dan Kesehatan Di Desa Jono Kab. Sigi Provinsi Sulawesi Tengah2025-08-24T22:10:19+07:00Maryamjustitiamaryam@gmail.comImam Hikamimanhikan54@gmail.comMuhammad Asrummuhammadasrum27@gmail.com<p>The tri dharma of higher education is the obligation of lecturers, and one of them is community service. This service raised the theme of health education about the impact of drug use in terms of law, Miras in terms of religion and health. Previously, a joint observation was made by the Sheep Indonesia Foundation that the problem obtained in Jono Village was the average community consuming liquor (Miras). Jono Village is a remote area in Sigi Regency. The purpose of this community service is to increase public knowledge about the impact of the Miras. The method of implementing community service with direct counseling techniques to the community with Flip chart and Leaflet media. The results of community service are very enthusiastic to listen to the material. Previously, many residents did not know the impact of liquor. This is reflected in the number of questions asked regarding the harm caused by drinking liquor. In the evaluation session, the community is given questions and the average community can answer correctly according to the material provided. Conclusions community service activities have been carried out well and lancer. The community welcome is very good and it is hoped that the community can avoid liquor, and this activity and community service can be carried out regularly. </p>2025-08-22T00:00:00+07:00Copyright (c) 2025 Jurnal Kolaboratif Sainshttps://jurnal.unismuhpalu.ac.id/index.php/JKS/article/view/8354Edukasi Hewan Ternak Berkeliaran di Jalan Raya Picu Kecelakaan Lalu lintas 2025-08-24T22:10:19+07:00Maryamjustitiamaryam@gmail.comMuhammad Asrummuhammadasrum27@gmail.comSyaifulifulrustamtahir@gmail.com<p>Hewan ternak yang berkeliaran bebas di jalan menjadi salah satu pemicu terjadinya kecelakaan lalu lintas atau lakalantas di Kabupaten Donggala. Penyuluhan ini bertujuan Untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang bahaya hewan berkeliaran dijalan raya picu kecelakaan Lalu Lintas dan meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang peraturan yang mengatur hewan ternak yang berkeliaran dijalan Raya. Metode pelaksanaan kegiatan yaitu dengan sosialisasi dengan mengadakan penyuluhan tentang hewan ternak berkeliaran di jalan raya picu kecelakaan lalu lintas. Peraturan Daerah Nomor 14 tahun 2010 tentang peternakan dan penertiban ternak, kemudian dibuat aturan pelaksanaanya melalui Peraturan Bupati Nomor 24 tahun 2020 tentang pelaksanaan Perda Nomor 14 tahun 2010 agar seluruh pemilik ternak mengandangkan hewan ternaknya. pemilik hewan ternak, agar menjaga, mengandangkan hewan ternaknya, baik sapi maupun kambing dan sebagainya. Supaya menyiapkan kandang untuk hewan ternaknya jangan diumbar di jalan umum dan sebagainya, dengan adanya Perda ini apabila masih ada hewan ternak yang berkeliaran, maka akan dikenakan sanksi denda.</p>2025-08-22T00:00:00+07:00Copyright (c) 2025 Jurnal Kolaboratif Sainshttps://jurnal.unismuhpalu.ac.id/index.php/JKS/article/view/8094Pengaruh Profitabilitas (ROA) dan Likuiditas (CR) terhadap Nilai Perusahaan (PBV) pada Perusahaan LQ45 Non – Bank yang Tercatat di Bursa Efek Indonesia Periode 2020 – 20242025-08-24T22:10:19+07:00Jusmawatijusuntad@gmail.comMiftahul Jannah Alwimiftalwi@gmail.comNini Andrianininiandriani@untad.ac.idMuhammad Isra Iradatisramakkawang@gmail.com<p>Bursa efek Indonesia dibedakan berdasarkan tingkat likuidasi saham dan kapitalisasi pasarnya yang besar, berfungsi sebagai tolok ukur untuk mengevaluasi kinerja emiten dipasar modal nasional. Daya tarik perusahaan bagi investor, diukur dari prospek pertumbuhan dan stabilitas keuangan jangka panjang merupakan faktor penting untuk mengevaluasi kinerjanya. Faktor ini berpengaruh besar terhadap perusahaan secara keseluruhan. Profitabilitas didefinisikan sebagai kemampuan untuk menghasilkan laba, yang berpotensi menarik investor, meningkatkan harga saham dan meningkatkan nilai perusahaan. Sebaliknya, Likuiditas didefinisikan sebagai kemampuan memenuhi kewajiban jangka pendek dan dianggap sebagai faktor penting dalam menjaga kepercayaan investor. Namun penelitian yang ada menunjukkan ketidaksesuaian antara teori dan hasil empiris mengenai profitabilitas dan likuiditas terhadap nilai perusahaan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dan asosiatif bertujuan untuk menguji hubungan antara profitabilitas dan likuiditas. Untuk tujuan tersebut, <em>Statistical Package for the Social Sciences</em> (SPSS) sebagai instrumen analisis. Kesimpulan berikut ini diperoleh peneliti: Temuan penelitian menunjukkan bahwa profitabilitas (ROA) menunjukkan hubungan negatif dan signifikan dengan kekayaan bersih (PBV). Selain itu, rasio likuiditas (CR) terbukti memberikan pengaruh yang substansial dan positif terhadap <em>price to book value</em> (PBV).</p>2025-08-22T00:00:00+07:00Copyright (c) 2025 Jurnal Kolaboratif Sainshttps://jurnal.unismuhpalu.ac.id/index.php/JKS/article/view/8373Efektivitas Penyuluhan Kesehatan dengan Media Leaflet dan Simulasi Terhadap Tindakan Mencuci Tangan pada Siswa Kelas V di SDN 27 Kota Palu2025-08-24T22:10:19+07:00Nirvana Agilnirvanaagil@gmail.comFirdaus Hi. Yahya Kunolikunolifirdaus0000@gmail.comIsmunandarIsmunandar@gmail.com<p>Perilaku mencuci tangan dengan sabun masih belum menjadi kebiasaan rutin di kalangan siswa sekolah dasar, padahal praktik ini sangat penting dalam mencegah penularan penyakit menular seperti diare hingga 30% dan infeksi saluran pernapasan akut hingga sekitar 20% karena kurangnya fasilitas pendukung seperti ketersediaan air bersih dan sabun. Tujuan penelitian ini yaitu diketahuinya efektivitas penyuluhan kesehatan menggunakan media leaflet dan simulasi terhadap peningkatan tindakan mencuci tangan pada siswa kelas V di SDN 27 Kota Palu. Metode penelitian menggunakan kuantitatif dengan pendekatan <em>quasi eksperimen</em> desain <em>two group</em> <em>pre test</em> – <em>post test</em>. Variabel independen yaitu penyuluhan kesehatan dengan media leaflet dan simulasi, sedangkan variabel dependen yaitu tindakan mencuci tangan di SDN 27 Kota Palu. Penelitian dilakukan di SDN 27 Kota Palu pada tanggal 6 Mei 2025. Sampel sebanyak 50 siswa yang terdiri dari kelas V<sub>A </sub>sebanyak 25 siswa dan kelas V<sub>B </sub>sebanyak 25 siswa. Instrumen yang digunakan adalah lembar observasi 6 langkah mencuci tangan berdasarkan standar WHO. Uji normalitas dilakukan dengan <em>Shapiro-Wilk</em>, sedangkan untuk analisis bivariat menggunakan uji <em>Wilcoxon</em> dan uji <em>Mann-Whitney</em>. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan tindakan mencuci tangan yang signifikan pada kedua kelompok setelah penyuluhan (p < 0,001). Namun, hasil uji <em>Mann-Whitney</em> menunjukkan perbedaan signifikan antara kedua metode, dengan nilai p = 0,012 dan <em>mean rank</em> lebih tinggi pada kelompok simulasi. Kesimpulannya bahwa metode simulasi lebih efektif dibandingkan media leaflet dalam meningkatkan tindakan mencuci tangan siswa. Penelitian ini disarankan agar penyuluhan kesehatan di sekolah dasar lebih diarahkan pada pendekatan pembelajaran aktif seperti simulasi untuk mendukung perilaku hidup bersih dan sehat.</p>2025-08-22T00:00:00+07:00Copyright (c) 2025 Jurnal Kolaboratif Sainshttps://jurnal.unismuhpalu.ac.id/index.php/JKS/article/view/8375Implementasi Kebijakan Pelayanan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) di Kepolisian Resor (Polres) Poso2025-08-24T22:10:19+07:00Mohammad Rusli Syuaibmohruslisyuaib90@gmail.com<p>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi Kebijakan pelayanan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) di Kepolisian Resor (Polres)Poso. Data untuk penelitian ini berasal dari data primer serta sekunder. Adapun data primer adalah data yang dikumpulkan secara langsung melalui observasi dan wawancara, dan sedangkan untuk data sekunder, yang berupa data dari orgaisasi yang terlibat dalam objek penelitian. Selanjutnya data tersebut dianalisis secara kualitatif. Penelitian ini menggunakan teori Edward III yaitu Komunikasi, Sumber Daya, Disposisi, Struktur Birokrasi, sebagai indikator acuan dalam melakukan penelitian. Adapun untuk Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi Kebijakan pelayanan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) di Kepolisian Resor ( Polres) Poso adalah Implementasi proses pelayanan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) di Kepolisian Resor Poso menurut hasil wawancara dengan informan penelitian dan yang telah dijelaskan dalam pembahasan dapat dikatakan belum maksimal. Serta untuk faktor – faktor yang mempengaruhi implementasi Kebijakan pelayanan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) di Kepolisian Resor (Polres) Poso dari wawancara dengan informan penelitian dan yang telah dijelaskan dalam pembahasan maka faktor yang mempengaruhi adalah sumber daya manusia petugas dan pengurusan yang menggunakan system <em>online.</em></p>2025-08-22T00:00:00+07:00Copyright (c) 2025 Jurnal Kolaboratif Sainshttps://jurnal.unismuhpalu.ac.id/index.php/JKS/article/view/8433 Penyuluhan Kesehatan Tentang Hipertensi Dalam kehamilan di Desa Enu, Kabupaten Donggala, Provinsi Sulawesi Tengah2025-08-24T22:10:19+07:00Rositarosita.ners87@gmail.comNur Febriantinur.febrianti90@yahoo.co.idSyaiful Tahirifulrustamtahir@gmail.com<p>Hipertensi pada kehamilan dapat digolongkan menjadi pre-eklampsia/ eklampsia, hipertensi kronis pada kehamilan, hipertensi kronis disertai pre-eklampsia, dan hipertensi gestasional (Alatas, 2019). Hipertensi dalam kehamilan merupakan 5-15 % penyulit kehamilan dan cukup tinggi. Menurut data <em>World Health Organization </em>(WHO) angka kematian ibu hamil disebabkan oleh hipertensi mencapai 14% dari keseluruhan kasus kematian ibu hamil (Tri Putri, 2022). Salah satu indikasi terjadinya hipertensi dalam kehamilan yaitu terjadinya peningkatan tekanan darah ?140/90 mmHg (Mubin, 2016). Kejadian hipertensi dalam kehamilan dipengaruhi oleh faktor usia ibu, jumlah kehamilan, riwayat hipertensi, dan obesitas (Astri <em>et al.</em>, 2025). Untuk mencegah beberapa faktor risiko dan meminimalkan terjadinya komplikasi dari penyakit hipertensi dalam kehamilan maka sangat diperlukan adanya peningkatan pengetahuan dan pemahaman yang baik pada masa kehamilan. Oleh karena itu, Program Studi Diploma III Keperawatan Akademi Keperawatan Justitia melakukan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) tentang hipertensi dalam kehamilan. Kegiatan PkM ini dilaksanakan di Desa Enu, Kabupaten Donggala, Provinsi Sulawesi Tengah. Metode yang digunakan adalah dengan melakukan penyuluhan kesehatan dengan media penyuluhan menggunakan media <em>Power Point</em> dan <em>Leaflet</em> untuk dapat meningkatkan pengetahuan ibu hamil tentang hipertensi dalam kehamilan. Hasil kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini menyimpulkan bahwa pengetahuan ibu hamil, suami, serta keluarga yang mendampingi dalam kehamilan sudah mengalami peningkatan yang signifikan. Pada awalnya terdapat 5 orang ibu hamil belum mengetahui tentang penyakit hipertensi dalam kehamilan, tetapi setelah dilakukan penyuluhan kesehatan tentang DMG terdapat 15 orang yang mengalami peningkatan pengetahuan sehingga mereka dapat melakukan pencegahan dan pengobatan secara rutin di Puskesmas untuk mempertahankan kualitas hidup yang lebih sehat dan lebih baik di masa kehamilan, persalinan, dan setelah persalinan.</p>2025-08-24T00:00:00+07:00Copyright (c) 2025 Jurnal Kolaboratif Sainshttps://jurnal.unismuhpalu.ac.id/index.php/JKS/article/view/8432Penyuluhan Kesehatan Tentang Diabetes Mellitus Gestasional (DMG) Di Desa Bomba, Kecamatan Marawola, Kabupaten Sigi, Provinsi Sulawesi Tengah2025-08-24T22:10:19+07:00Rositarosita.ners87@gmail.comNur Febriantinur.febrianti90@yahoo.co.idIndri Irianiindriiriani59@gmail.com<p>Kualitas Diabetes Mellitus Gestasional merupakan suatu gangguan toleransi glukosa yang pertama kali ditemukan pada saat kehamilan, keadaan ini terjadi pada seorang wanita yang belum pernah didiagnosis diabetes kemudian menunjukkan kadar glukosa yang tinggi selama kehamilan. Berdasarkan riset <em>International Diabetes Federation,</em> 90% kasus diabetes pada wanita hamil merupakan kasus diabetes gestasional. Pada ibu yang mengalami Diabetes mellitus Gestasional (DMG) akan timbul beberapa masalah kesehatan yaitu masalah yang terjadi saat periode kehamilan dan persalinan yaang berdampak pada peningkatan risiko preeklamsia dan eklamsia serta terjadi makrosomia dan dapat mengalami hipoglikemia perinatal. Sedangkan untuk dampak jangka panjangnya ibu mengalami risiko obesitas dan diabetes mellitus tipe 2 baik pada ibu maupun anak yang dilahirkan. Kegiatan PkM ini dilaksanakan pada ibu hamil yang tinggal di Desa Bomba, Kecamatan Marawola, Kabupaten Sigi, Provinsi Sulawesi Tengah. Metode yang digunakan adalah dengan melakukan penyuluhan kesehatan dengan media penyuluhan menggunakan media <em>Power Point</em> dan <em>Leaflet</em> untuk dapat meningkatkan pengetahuan ibu hamil tentang DMG. Hasil kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini menyimpulkan bahwa pemahaman ibu hamil tentang penyakit DMG mengalami peningkatan. Pada awalnya terdapat 16 orang ibu hamil belum mengetahui secara umum tentang penyakit DMG dan 4 orang yang sudah memiliki tanda dan gejala DMG, tetapi setelah dilakukan penyuluhan kesehatan tentang DMG terdapat 19 orang yang mengalami peningkatan pengetahuan sehingga mereka dapat melakukan pencegahan dan pengobatan secara rutin di Puskesmas untuk mempertahankan kualitas hidup yang lebih sehat dan lebih baik di masa kehamilan, persalinan, dan setelah persalinan. Namun, masih terdapat 1 orang yang masih belum maksimal dalam memahami materi penyuluhan yang diberikan.</p>2025-08-24T00:00:00+07:00Copyright (c) 2025 Jurnal Kolaboratif Sainshttps://jurnal.unismuhpalu.ac.id/index.php/JKS/article/view/8388Penyuluhan Kesehatan Tentang Hipertensi Pada Lansia Di Desa Labuan Lelea Kecamatan Labuan Kabupaten Donggala Provinsi Sulawesi Tengah2025-08-24T22:10:19+07:00Indri Irianiindriiriani59@gmail.comSri Yuliantiyuliantisri8930@gmail.comMaryamjustitiamaryam@gmail.com<p><strong>Pendahuluan:</strong> Lansia (?60 tahun) memiliki risiko lebih tinggi mengalami hipertensi akibat proses penuaan yang menurunkan elastisitas pembuluh darah dan memengaruhi fungsi kardiovaskular. Hipertensi dikenal sebagai <em>silent killer</em> karena dapat terjadi tanpa gejala namun berpotensi menimbulkan komplikasi serius seperti stroke, gagal ginjal, dan penyakit jantung koroner. Berdasarkan Riskesdas 2018, prevalensi hipertensi di Indonesia pada usia 65–74 tahun mencapai 63,2% dan meningkat menjadi 69,5% pada usia >75 tahun. Edukasi kesehatan menjadi salah satu upaya pencegahan yang efektif untuk meningkatkan pengetahuan dan mendorong perubahan perilaku lansia.</p> <p><strong>Metode:</strong> Kegiatan pengabdian kepada masyarakat dilakukan di Desa Labuan Lelea, Kecamatan Labuan, Kabupaten Donggala, melibatkan 20 peserta dari berbagai kalangan usia. Metode pelaksanaan meliputi koordinasi awal dengan pihak desa, penyuluhan interaktif menggunakan media presentasi, leaflet, dan poster, sesi diskusi serta konsultasi kesehatan, serta layanan pemeriksaan kesehatan gratis. Materi meliputi definisi, faktor risiko, tanda/gejala, patofisiologi, komplikasi, dan pencegahan hipertensi.</p> <p><strong>Hasil:</strong> Kegiatan penyuluhan meningkatkan pengetahuan peserta terkait pengertian dan faktor risiko hipertensi, kesadaran akan pentingnya pola hidup sehat, dan pemahaman langkah pencegahan. Sebagian besar peserta yang sebelumnya tidak memahami hubungan pola makan dan gaya hidup dengan hipertensi menjadi lebih sadar akan pentingnya deteksi dini dan pengelolaan faktor risiko. Layanan pemeriksaan kesehatan mendorong peserta untuk melakukan tindak lanjut ke fasilitas kesehatan.</p> <p><strong>Kesimpulan:</strong> Penyuluhan kesehatan di Desa Labuan Lelea efektif meningkatkan pemahaman masyarakat tentang hipertensi dan memotivasi mereka untuk menerapkan gaya hidup sehat. Disarankan kegiatan serupa dilakukan secara berkala dengan melibatkan kader kesehatan desa, pendampingan bagi penderita hipertensi, serta penguatan program gizi keluarga untuk menekan angka kejadian dan komplikasi hipertensi di masa mendatang.</p>2025-08-24T00:00:00+07:00Copyright (c) 2025 Jurnal Kolaboratif Sainshttps://jurnal.unismuhpalu.ac.id/index.php/JKS/article/view/8385Penyuluhan Kesehatan Tentang Diabetes Mellitus Di Desa Enu Kecamatan Sindue Kabupaten Donggala Provinsi Sulawesi Tengah2025-08-25T08:58:33+07:00Indri Irianiindriiriani59@gmail.comRabiah Rabiah90@yahoo.co.idMaryammaryamanhar48@gmail.com<p><strong>Pendahuluan:</strong> Diabetes Mellitus (DM) merupakan penyakit metabolik kronis yang ditandai dengan hiperglikemia akibat gangguan sekresi insulin, kerja insulin, atau keduanya. Perubahan gaya hidup dan pola makan yang tidak sehat menjadi faktor utama meningkatnya prevalensi DM, baik secara global maupun nasional. Edukasi kesehatan diperlukan untuk meningkatkan pengetahuan, kesadaran, dan pencegahan DM di masyarakat.</p> <p><strong>Metode:</strong> Kegiatan pengabdian kepada masyarakat dilakukan di Desa Enu, Kecamatan Sindue, dengan melibatkan 20 peserta dari berbagai kelompok usia. Metode pelaksanaan meliputi koordinasi dengan pemerintah desa dan puskesmas, penyuluhan interaktif menggunakan media presentasi, diskusi, serta pemeriksaan gula darah gratis. Materi meliputi pengertian, faktor risiko, gejala, komplikasi, dan pencegahan DM.</p> <p><strong>Hasil:</strong> Kegiatan ini meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang DM, kesadaran pentingnya pola hidup sehat, dan motivasi untuk melakukan pemeriksaan gula darah secara berkala. Beberapa peserta yang terdeteksi memiliki kadar gula darah tinggi diarahkan untuk pemeriksaan lanjutan. Partisipasi aktif terlihat dari antusiasme pada sesi tanya jawab, dan mayoritas peserta menyatakan puas terhadap kegiatan.</p> <p><strong>Kesimpulan:</strong> Penyuluhan interaktif tentang DM di Desa Enu efektif dalam meningkatkan pengetahuan, kesadaran, dan motivasi masyarakat untuk mencegah dan mengelola DM. Rekomendasi meliputi pelaksanaan program serupa secara berkala, pelibatan kader kesehatan, dan pendampingan bagi penderita DM.</p>2025-08-25T00:00:00+07:00Copyright (c) 2025 Jurnal Kolaboratif Sainshttps://jurnal.unismuhpalu.ac.id/index.php/JKS/article/view/8411Upaya Pencegahan Terjadinya Diabetes Melitus Di Desa Labuan Lelea Kecamatan Labuan Kabupaten Donggala2025-08-25T09:04:56+07:00Nur Febriantinur.febrianti90@yahoo.co.idRabiahrabiah.s.579@gmail.comMuhammad AsrumMuhammadasrum27@gmail.comRositarosita.ners87@gmail.com<p>Diabetes Mellitus sebagai suatu penyakit atau gangguan metabolisme kronis dengan multi etiologi yang ditandai dengan tingginya kadar gula darah disertai dengan gangguan metabolisme karbohidrat, lipid, dan protein sebagai akibat insufisiensi fungsi insulin. Tujuan pengabdian kepada masyarakat ini untuk upaya meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang pencegahan terjadinya Diabetes Mellitus. Metode penyuluhan dengan menggunakan media <em>power point</em> dan <em>leaflet</em>, dilaksanakan pada tanggal 6 Desember 2024 di Desa Labuan Lelea. Hasil pengabdian adalah masyarakat datang sesuai waktu yang ditentukan, mendengarkan materi yang disampaikan, serta pada sesi tanya jawab banyak masyarakat yang mengajukan pertanyaan. Pada sesi evaluasi, masyarakat bisa menjawab sesuai dengan materi yang dipaparkan. Kesimpulan kegiatan pengabdian masyarakat telah terlaksana dengan lancar dan diharapkan masyarakat bisa mencegah terjadinya penyakit Diabetes Mellitus.</p>2025-08-25T00:00:00+07:00Copyright (c) 2025 Jurnal Kolaboratif Sainshttps://jurnal.unismuhpalu.ac.id/index.php/JKS/article/view/8401Penyuluhan Kesehatan Tentang Diabetes Mellitus Di Desa Enu Kecamatan Sindue Kabupaten Donggala Provinsi Sulawesi Tengah2025-08-25T09:24:41+07:00Indri Irianiindriiriani59@gmail.comRabiahakperjustitia@gmail.comMaryamjustitiamaryam@gmail.com<p><strong>Pendahuluan:</strong> Diabetes Mellitus (DM) merupakan penyakit metabolik kronis yang ditandai dengan hiperglikemia akibat gangguan sekresi insulin, kerja insulin, atau keduanya. Perubahan gaya hidup dan pola makan yang tidak sehat menjadi faktor utama meningkatnya prevalensi DM, baik secara global maupun nasional. Edukasi kesehatan diperlukan untuk meningkatkan pengetahuan, kesadaran, dan pencegahan DM di masyarakat.</p> <p><strong>Metode:</strong> Kegiatan pengabdian kepada masyarakat dilakukan di Desa Enu, Kecamatan Sindue, dengan melibatkan 20 peserta dari berbagai kelompok usia. Metode pelaksanaan meliputi koordinasi dengan pemerintah desa dan puskesmas, penyuluhan interaktif menggunakan media presentasi, diskusi, serta pemeriksaan gula darah gratis. Materi meliputi pengertian, faktor risiko, gejala, komplikasi, dan pencegahan DM.</p> <p><strong>Hasil:</strong> Kegiatan ini meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang DM, kesadaran pentingnya pola hidup sehat, dan motivasi untuk melakukan pemeriksaan gula darah secara berkala. Beberapa peserta yang terdeteksi memiliki kadar gula darah tinggi diarahkan untuk pemeriksaan lanjutan. Partisipasi aktif terlihat dari antusiasme pada sesi tanya jawab, dan mayoritas peserta menyatakan puas terhadap kegiatan.</p> <p><strong>Kesimpulan:</strong> Penyuluhan interaktif tentang DM di Desa Enu efektif dalam meningkatkan pengetahuan, kesadaran, dan motivasi masyarakat untuk mencegah dan mengelola DM. Rekomendasi meliputi pelaksanaan program serupa secara berkala, pelibatan kader kesehatan, dan pendampingan bagi penderita DM.</p>2025-08-25T00:00:00+07:00Copyright (c) 2025 Jurnal Kolaboratif Sainshttps://jurnal.unismuhpalu.ac.id/index.php/JKS/article/view/8389Penyuluhan Kesehatan Tentang Stunting Di Desa Kalukutinggu Kecamatan Dolo Barat Kabupaten Sigi Provinsi Sulawesi Tengah2025-08-25T09:34:34+07:00Indri Irianiindriiriani59@gmail.comMaryamjustitiamaryam@gmail.comMuhammad Asrummuhammadasrum27@gmail.com<p><strong>Pendahuluan:</strong> Stunting merupakan masalah gizi kronis yang masih menjadi tantangan kesehatan masyarakat di Indonesia. Berdasarkan data <em>Studi Status Gizi Indonesia</em> (SSGI) 2022, prevalensi stunting nasional sebesar 21,6%, masih di atas target WHO sebesar 20%. Desa Kalukutinggu, Kecamatan Dolo Barat, Kabupaten Sigi, memiliki angka risiko stunting yang tinggi dan rendahnya pengetahuan masyarakat mengenai pencegahannya.</p> <p><strong>Metode:</strong> Kegiatan pengabdian kepada masyarakat dilakukan pada 19 Juli 2024 dengan metode ceramah interaktif, diskusi, dan tanya jawab menggunakan media leaflet dan flip chart. Materi meliputi definisi, faktor penyebab, gejala, dampak, dan langkah pencegahan stunting. Peserta adalah masyarakat Desa Kalukutinggu, khususnya orang tua balita. Evaluasi dilakukan melalui observasi partisipasi, sesi tanya jawab, dan skrining kesehatan.</p> <p><strong>Hasil:</strong> Kegiatan diikuti oleh 20 peserta dengan antusiasme tinggi. Terdapat peningkatan pengetahuan tentang stunting, pola makan sehat, dan pentingnya deteksi dini. Hasil skrining menemukan 10 anak (21,2%) dengan tanda-tanda stunting. Peserta menunjukkan perubahan sikap awal terhadap gaya hidup sehat dan kesediaan untuk melakukan pemantauan rutin.</p> <p><strong>Kesimpulan:</strong> Penyuluhan kesehatan efektif meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat terkait pencegahan stunting. Kegiatan serupa direkomendasikan untuk dilaksanakan secara berkala, melibatkan kader kesehatan desa, dan diintegrasikan dengan program perbaikan gizi keluarga.</p>2025-08-25T00:00:00+07:00Copyright (c) 2025 Jurnal Kolaboratif Sainshttps://jurnal.unismuhpalu.ac.id/index.php/JKS/article/view/8387Penyuluhan Kesehatan Tentang Stunting di Desa Bomba Kecamatan Marawola Kabupaten Sigi Provinsi Sulawesi Tengah2025-08-29T21:11:54+07:00Indri Irianiindriiriani59@gmail.comRabiahakperjustitia@gmail.comSyaifulifhulrustantahir@gmail.com<p><strong>Pendahuluan:</strong> Stunting merupakan masalah gizi kronis yang terjadi pada anak balita akibat kekurangan gizi dalam jangka panjang, terutama pada 1.000 hari pertama kehidupan. Kondisi ini berdampak pada keterlambatan pertumbuhan fisik, perkembangan kognitif, serta peningkatan risiko penyakit di masa depan. Di Desa Bomba, Kabupaten Sigi, prevalensi stunting pada balita mencapai 25%, lebih tinggi dari rata-rata nasional sebesar 21,6% (SSGI 2023).</p> <p><strong>Metode:</strong> Kegiatan pengabdian kepada masyarakat dilakukan pada 19 Februari 2024 di Balai Desa Bomba dengan melibatkan 20 peserta, terdiri dari ibu hamil, ibu menyusui, orang tua balita, kader kesehatan, dan tokoh masyarakat. Metode pelaksanaan meliputi koordinasi dengan pemerintah desa dan puskesmas, penyuluhan interaktif menggunakan media presentasi, poster, dan leaflet, diskusi tanya jawab, serta konsultasi individual terkait gizi dan pencegahan stunting.</p> <p><strong>Hasil:</strong> Kegiatan ini meningkatkan pengetahuan peserta mengenai stunting, faktor risiko, dan strategi pencegahan. Terjadi peningkatan kesadaran akan pentingnya gizi seimbang, pola asuh yang tepat, dan pemantauan tumbuh kembang di posyandu. Beberapa peserta yang memiliki anak terindikasi stunting segera melakukan pemeriksaan lanjutan ke fasilitas kesehatan.</p> <p><strong>Diskusi:</strong> Edukasi kesehatan yang terstruktur dan melibatkan berbagai pihak efektif dalam meningkatkan pemahaman serta mendorong perubahan perilaku masyarakat. Keberlanjutan program melalui pendampingan kader kesehatan dan penyuluhan berkala diperlukan untuk memperkuat dampak pencegahan stunting.</p>2025-08-29T00:00:00+07:00Copyright (c) 2025 Jurnal Kolaboratif Sainshttps://jurnal.unismuhpalu.ac.id/index.php/JKS/article/view/8357Kekerasan Dalam Rumah Tangga ( KDRT ) Di Desa Sibedi, Kec. Marawola Kab. Sigi Provinsi Sulawesi Tengah2025-08-29T21:19:21+07:00Maryamjustitiamaryam@gmail.comMuhammad Asrummuhammadasrum27@gmail.comSyaifulifulrustamtahir@gmail.com<p>Kekerasan Dalam rumah tangga dapat terjadi karena rendahnya kemampuan anggota keluarga untuk beradaptasi satu sama lain, sehingga anggota keluarga yang memiliki kekuasaan dan kekuatan cenderung menggunakan dominasi dan eksploitasi terhadap anggota keluarga yang lebih lemah. Tujuan penyuluhan Untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang dampak Kekerasan dalam rumah tangga. Metode penyuluhan yaitu sosialisasi dengan mengadakan penyuluhan hukum, bentuk-bentuk dan Kesehatan pada Kekerasan dalam Rumah Tangga. Penyuluhan Kekerasan Dalam Rumah Tangga ( KDRT ) di tinjau dari Hukum, bentuk-bentuk kekerasan serta dampak dari segi kesehatan yang dipaparkan oleh pemateri dan dihadiri 20 orang peserta. Peserta sangat antusias mendengarkan materi yang disampaikan oleh pemateri dengan berbagai aturan atau hukuman jika Kekerasan Dalam Rumah Tangga sangat besar hukumannya. Kegiatan pengabdian masyarakat dengan judul Penyuluhan Tentang Dampak Hukum KDRT dan Dari Segi Kesehatan, Akademi keperawatan Justitia di desa Sibedi Kabupaten Sigi telah terlaksana dengan lancar. Sambutan masyarakat yang sangat baik dan mengharapkan agar kegiatan pengabdian masyarakat ini dapat dilakukan secara rutin.</p>2025-08-26T00:00:00+07:00Copyright (c) 2025 Jurnal Kolaboratif Sainshttps://jurnal.unismuhpalu.ac.id/index.php/JKS/article/view/8386 Health Education About Rheumatism Di Desa Sibedi Kecamatan Marawola Kabupaten Sigi2025-08-29T21:27:22+07:00Indri Irianiindriiriani59@gmail.comRabiahakperjustitia@gmail.comSri Yuliantiyuliantisri8930@gmail.com<p><strong>Pendahuluan:</strong> Rematik atau artritis merupakan penyakit muskuloskeletal yang dapat menyerang sendi, otot, tulang, ligamen, dan tendon, bersifat kronis, progresif, dan berpotensi menyebabkan kecacatan permanen. Prevalensi nyeri sendi akibat rematik di Indonesia mencapai 7,3% dan meningkat menjadi >15% pada usia di atas 55 tahun (Riskesdas, 2018). Rendahnya pengetahuan masyarakat, khususnya di daerah pedesaan, memicu tingginya miskonsepsi dan keterlambatan deteksi dini.</p> <p><strong>Metode:</strong> Kegiatan pengabdian kepada masyarakat dilaksanakan pada 27 Juli 2023 di Desa Sibedi, Kecamatan Marawola, Kabupaten Sigi, melibatkan 20 peserta. Metode pelaksanaan meliputi koordinasi dengan pemangku kepentingan desa, penyuluhan interaktif menggunakan media presentasi, poster, dan leaflet, serta sesi diskusi dan konsultasi individual. Materi mencakup definisi, jenis, faktor risiko, tanda dan gejala, pencegahan, penatalaksanaan farmakologis dan nonfarmakologis, serta pola hidup sehat.</p> <p><strong>Hasil:</strong> Kegiatan meningkatkan pemahaman peserta mengenai hubungan pola makan tinggi purin dengan gout arthritis (85% peserta mampu menyebutkan makanan yang perlu dihindari). Kesadaran terhadap pola hidup sehat meningkat, dan sebagian peserta menyarankan pemeriksaan kesehatan berkala untuk deteksi dini. Edukasi berhasil mengoreksi miskonsepsi seperti anggapan bahwa mandi malam menjadi penyebab tunggal rematik.</p> <p><strong>Kesimpulan:</strong> Penyuluhan kesehatan ini efektif meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat terkait pencegahan dan pengelolaan rematik. Keberlanjutan program melalui penyuluhan berkala, keterlibatan kader kesehatan, serta program pendampingan bagi penderita rematik direkomendasikan untuk menekan angka kejadian dan komplikasi di masa depan. </p>2025-08-27T00:00:00+07:00Copyright (c) 2025 Jurnal Kolaboratif Sainshttps://jurnal.unismuhpalu.ac.id/index.php/JKS/article/view/8355Akibat Hukum Perceraian Dan Dampak Terhadap Kesehatan Mental Anak Di Desa Labuan Lelea, Kec. Labuan Kab. Donggala Provinsi Sulawesi Tengah2025-08-29T21:36:30+07:00Maryamjustitiamaryam@gmail.comIndri Irianiindriiriani59@gmail.comSri Yuliantiyuliantisri8930@gmail.com<p>Kasus perceraian yang terjadi semakin hari terus meningkat setiap tahunnya seiring dengan terjadinya perubahan zaman dan pergeseran nilai-nilai sosial yang berkembang ditengah masyarakat. Kondisi ekonomi yang tidak stabil menimbulkan gejolak di tengah masyarakat dan menjadi salah satu yang mempengaruhi tingginya angka perceraian di Pengadilan. Tujuan Untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang Akibat Hukum Perceraian dan Dampak Kesehatan Mental Anak. Metode pelaksanaan kegiatan yaitu dengan sosialisasi dengan mengadakan penyuluhan akibat hukum perceraian dan dampak Kesehatan mental anak. Hasil Kegiatan pengabdian masyarakat dengan judul “ Akibat Hukum Perceraian Dan Dampak Terhadap Kesehatan Mental Anak pada Akademi Keperawatan Justitia di Desa Labuan Lelea Kabupaten Donggala ”telah terlaksana pada hari Jumat, 06 Desember 2024 pada pukul 08.00 – 09.00 wita. Penyuluhan tentang akibat hukum perceraian dan Dampak terhadap Kesehatan Mental anak yang dipaparkan oleh pemateri dan dihadiri 36 orang peserta. Peserta sangat antusias mendengarkan materi yang disampaikan oleh pemateri dengan berbagai aturan atau hukuman jika terjadi perceraian dan dampaknya terhadap kesehatan mental anak.</p>2025-08-26T00:00:00+07:00Copyright (c) 2025 Jurnal Kolaboratif Sainshttps://jurnal.unismuhpalu.ac.id/index.php/JKS/article/view/8428Peran Kejaksaan Tinggi Jawa Tengah Dalam Melakukan Penuntutan Perkara Pidana2025-08-29T21:44:29+07:00Kastubikastubishmh@yahoo.comAgus Wibowoaguswibowo@gmail.com<p>Kejaksaan sebagai unsur penegak hukum dan keadilan merupakan salah satu syarat mutlak dalam mencapai tujuan nasional. Salah satu pilar Pemerintah yang berfungsi dalam mewujudkan tujuan nasional adalah Kejaksaan Republik Indonesia yang diberi tugas, fungsi, dan wewenang sebagai Penuntut Umum. Dalam penulisan ini menggunakan metode yuridis normatif yang didasarkan pada landasan teoritis hukum positif di Indonesia. Penuntutan adalah tindakan penuntut umum untuk melimpahkan perkara pidana ke Pengadilan Negeri yang berwenang dalam hal dan menurut cara yang diatur dalam undang-undang ini dengan permintaan supaya diperiksa dan diputus oleh hakim di sidang pengadilan.</p>2025-08-26T00:00:00+07:00Copyright (c) 2025 Jurnal Kolaboratif Sainshttps://jurnal.unismuhpalu.ac.id/index.php/JKS/article/view/8356Dampak Pernikahan Dini Di Tinjau Dari Segi Hukum Dan Kesehatan Di Desa Kalukutinggu Kec. Dolo Barat Kab. Sigi Provinsi Sulawesi Tengah2025-08-29T21:53:35+07:00Maryamjustitiamaryam@gmail.comIndri Irianiindriiriani59@gmail.comMuhammad Asrummuhammadasrum27@gmail.com<p>Pernikahan dini adalah akad nikah yang dilangsungkan pada usia dibawah kesesuaian aturan yang berlaku. Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2019 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan menyebutkan bahwa perkawinan hanya diizinkan apabila pria dan wanita sudah mencapai umur 19 tahun. Tujuan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang pernikahan dini ditinjau dari segi hukum dan kesehatan di Desa Kaluku tinggu kecamatan Dolo Barat kabupaten Sigi Provinsi Sulawesi Tengah</p> <p>Metode yang digunakan yaitu penelitian kuantitatif dengan pendekatan coss-sectional, populasi adalah Seluruh Masyarakat Desa Kaluku Tinggu Kecamatan Dolo Barat, Kabupaten Donggala Provinsi Sulawesi Tengah, sampel sebanyak 30 responden, dilakukan di Desa Kaluku Tinggu Kecamatan Dolo Barat, Kabupaten Sigi Provinsi Sulawesi Tengah.</p> <p>Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa Sebagian besa kurang mengetahui sebanyak 23 responden (76.7%), hal ini didukung rata-rata ibu rumah tangga sebanyak 26 responden (86,7%), sisanya tidah tahu 2 responden (6,6%).</p> <p>Apabila ditinjau dari sisi kesehatan, pernikahan usia muda dapat menimbulkan resiko kematian jika fisik remaja perempuan yang belum siap untuk hamil dan melahirkan (UNICEF, 2005). Pernikahan usia dini juga bisa berpengaruh tidak baik terhadap kesehatan perempuan1. Belum matangnya organ reproduksi dan fisik remaja perempuan akan berpengaruh terhadap resiko mengandung. Hal ini dapat menimbulkan kemungkinan kecacatan pada anak, ibu meninggal saat melahirkan, dan resiko lainnya yang berbahaya ketika perkawinan usia dini terjadi.</p> <p>Kesimpulan penelitian ini adalah Sebagian besar masyarakat Desa Kaluku Tinggu Kecamatan Dolo Barat Kabupaten Sigi Provinsi Sulawesi Tengah belum mengetahui serta memahami tentang Dampak hukum/aturan dan Dampak kesehatan akibat terhadap pernikahan Dini.</p>2025-08-26T00:00:00+07:00Copyright (c) 2025 Jurnal Kolaboratif Sainshttps://jurnal.unismuhpalu.ac.id/index.php/JKS/article/view/8429Tindak Pidana Gratifikasi Dalam Jabatan Publik: Studi Perbandingan Antara Kuhp Dan Uu Tipikor2025-08-29T22:02:21+07:00Karolus Charlaes Begojohari@unimal.ac.idJohariJohari@gmail.comYudi Krismenyudikrismen12@gmail.comZulkarnain SZulkarnain@gmail.comMuchamad Taufiqmuchamadtaufiqsh@dosen.itbwigalumajang.ac.id<p>Gratifikasi merupakan salah satu bentuk tindak pidana yang berkaitan erat dengan praktik korupsi di Indonesia. Dalam hukum nasional, gratifikasi dimaknai sebagai pemberian dalam arti luas yang diterima oleh pejabat atau penyelenggara negara, baik berupa uang, barang, fasilitas, maupun bentuk keuntungan lain yang berhubungan dengan jabatannya. Penelitian ini membandingkan pengaturan gratifikasi dalam Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) dengan ketentuan dalam Undang-Undang Tindak Pidana Korupsi (UU Tipikor). UU Tipikor, khususnya Pasal 12B dan 12C, menetapkan bahwa gratifikasi dianggap sebagai suap apabila berkaitan dengan jabatan serta bertentangan dengan kewajiban penerimanya, kecuali apabila dilaporkan kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam waktu 30 hari. Sebaliknya, KUHP baru (UU No. 1 Tahun 2023) mengatur delik gratifikasi dalam sistem kodifikasi nasional, namun tidak menyediakan mekanisme pelaporan khusus yang dapat memberi perlindungan hukum bagi penerima. Dengan pendekatan penelitian hukum normatif, tulisan ini mengulas perbedaan substansi antara kedua regulasi tersebut dari segi perumusan, sanksi, hingga penerapan prinsip pembalikan beban pembuktian. Hasil kajian menegaskan bahwa meskipun KUHP telah memperluas cakupan tindak pidana korupsi, UU Tipikor tetap lebih komprehensif dalam aspek pencegahan maupun penegakan hukum. Oleh karena itu, diperlukan upaya harmonisasi agar tidak terjadi tumpang tindih norma dalam praktik hukum di Indonesia.</p> <p> </p>2025-08-27T00:00:00+07:00Copyright (c) 2025 Jurnal Kolaboratif Sainshttps://jurnal.unismuhpalu.ac.id/index.php/JKS/article/view/8351Strategi Pemasaran dan Pengelolaan Keuangan Usaha Telur pada Peternakan “Sawung Sae Mas Hayat”2025-08-24T22:10:20+07:00M Ma’ruf, Nastiti Dwi Lestariemmarufannahdliyah@gmail.com<p>Usaha peternakan ayam petelur skala kecil memiliki potensi besar untuk berkembang apabila dikelola dengan pendekatan yang tepat, terutama dalam aspek pemasaran dan akuntasi keuangan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi pemasaran yang diterapkan oleh Mas Hayat dalam mengelola usaha peternakan telur “Sawung Sae” di Jawa Tengah. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi untuk menggambarkan praktik pemasaran dan pengelolaan keuangan secara sistematis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keberhasilan “Sawung Sae” didorong oleh penerapan strategi yang mencakup branding berbasis kearifan lokal, segmentasi pasar yang terarah, pemanfaatan teknologi digital secara sederhana, pengemasan produk yang higienis, serta model distribusi berbasis komunitas. Dalam hal keuangan, Mas Hayat menerapkan pencatatan harian yang disiplin, perencanaan modal yang realistis, serta kebijakan reinvestasi dan dana darurat yang berkelanjutan. Pendekatan personal dalam menjaga hubungan dengan pelanggan melalui pelayanan ramah dan pemberian insentif loyalitas juga menjadi faktor penentu keberhasilan usahanya. Temuan ini mempertegas bahwa strategi pemasaran yang adaptif, akuntasi keuangan mikro yang cermat, serta orientasi terhadap kepuasan konsumen mampu menciptakan keunggulan kompetitif, bahkan dalam usaha peternakan berskala rumah tangga. Penelitian ini diharapkan menjadi referensi bagi peternak kecil dan menengah dalam merancang strategi bisnis yang berdaya saing tinggi dan berkelanjutan.</p>2025-08-23T13:27:05+07:00Copyright (c) 2025 Jurnal Kolaboratif Sainshttps://jurnal.unismuhpalu.ac.id/index.php/JKS/article/view/8352FENOMENA “NO VIRAL NO JUSTICE” DALAM PENEGAKAN HUKUM DAN KEADILAN DI INDONESIA2025-08-24T22:10:20+07:00Roni Prima Panggabean, Heppy Wajongkere, Pratama Hadi Karsonoroniprimapanggabean.0104@gmail.com<p>Fenomena <em>“ Law Is Viral ”</em> menggambarkan adanya pergesaran paradigma penegakan hukum diera digital. Viralitas di media social kerap menjadi factor penentu dalam mendorong respon aparat penegak hukum. Penelitian ini menkaji peran viralitas media social dalam membentuk akses public terhadap keadilan di Indonesia yang dikenal dengan ‘Tak Viral, Tak Ada Keadilan’. Dengan menggunakan pendekatan sosiolegal, penelitaan ini menganalisis dinamika anatata tekan public digital dan respon aparat penegak hukum dalam sejumlah kasus yang menjadi viral. Hasil penelitian menunjukan bahwa viralitas dapat mempercepat respon Negara dalam menangani suatu kasus dana membuka ruang bagi partisipati publik. Namun, fenomena ini juga berpotensi merusak prinsip – prinsip dasar dalam sistem peradilan, khususnya prinsip <em>due process of law</em>, dan menimbulkan disparitas dalam penanganan kasus viral dan non – viral. Penelitian ini merekomendasikan penting merumuskan kerangka regulasi yang menyeimbangkan partisipa publik melalui media digital sebagai alat kontrol sosial dengan perlindungan integritas, idependensi, dan objektivitas sistem hukum.</p>2025-08-23T13:29:19+07:00Copyright (c) 2025 Jurnal Kolaboratif Sainshttps://jurnal.unismuhpalu.ac.id/index.php/JKS/article/view/8095Notaris Sebagai Konten Kreator Penyuluhan Hukum Dalam Perspektif Undang-Undang Jabatan Notaris2025-08-24T22:10:20+07:00Nanda Rizky Amalia, Mulyani Zulaehanandaraamelia@gmail.com<p>Peran notaris sebagai konten kreator dalam penyuluhan hukum melalui media sosial muncul sebagai respons atas perkembangan teknologi dan kebutuhan masyarakat akan edukasi hukum yang lebih terbuka. Pasal 15 ayat (2) huruf e Undang-Undang Jabatan Notaris (UUJN) mengatur kewenangan notaris untuk melakukan penyuluhan hukum sehubungan dengan akta, namun tidak memberikan batasan ruang lingkup atau media yang digunakan. Hal ini menimbulkan persoalan multitafsir serta ketidaksinkronan dengan Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2011 tentang Bantuan Hukum yang secara tegas mengatur aspek edukasi hukum. Ketiadaan batasan yang jelas membuka ruang potensi pelanggaran terhadap Kode Etik Notaris, khususnya Pasal 4 mengenai larangan promosi dan publikasi, serta dapat menimbulkan risiko pelampauan wewenang, terutama dalam konteks hukum digital berdasarkan UU ITE. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji urgensi penataan norma yang mengatur aktivitas penyuluhan hukum oleh notaris dalam ranah digital agar tetap berada dalam koridor profesionalisme dan hukum yang berlaku. Metode penelitian yang digunakan adalah yuridis normatif dengan pendekatan perundang-undangan, khususnya UUJN dan UU Bantuan Hukum. Penelitian ini bersifat deskriptif kualitatif yang bertujuan memberikan gambaran sistematis dan faktual mengenai praktik penyuluhan hukum oleh notaris dalam konteks perkembangan teknologi digital.</p> <p> </p>2025-08-23T13:32:48+07:00Copyright (c) 2025 Jurnal Kolaboratif Sainshttps://jurnal.unismuhpalu.ac.id/index.php/JKS/article/view/8018Kewenangan Peradilan Militer Dalam Menindak Anggota Tni Yang Melakukan Tindak Pidana Umum2025-08-24T22:10:20+07:00Suprobo Rini, Supraptosuprobo.rini07@gmail.com<p>Penelitian ini membahas kewenangan peradilan militer dalam menindak anggota Tentara Nasional Indonesia (TNI) yang melakukan tindak pidana umum. Dalam praktik sistem hukum Indonesia, peradilan militer tetap memegang yurisdiksi terhadap prajurit aktif, bahkan ketika mereka melakukan kejahatan yang tidak terkait langsung dengan kedinasan militer. Hal ini didasarkan pada ketentuan Pasal 65 ayat (1) dan (2) Undang-Undang Nomor 34 Tahun 2004 tentang TNI, yang memperkuat posisi hukum peradilan militer sebagai lembaga yang memiliki kekhususan terhadap subjek hukum militer. Penelitian ini menggunakan metode yuridis normatif dengan pendekatan peraturan perundang-undangan dan studi pustaka untuk mengkaji dasar yuridis, implikasi hukum, serta kritik terhadap praktik tersebut. Temuan menunjukkan bahwa selain sanksi pidana, prajurit juga dapat dikenakan sanksi administratif berupa Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH), yang membawa konsekuensi terhadap status sosial dan hak-hak administratif. Di sisi lain, penggunaan yurisdiksi militer untuk tindak pidana umum menimbulkan perdebatan mengenai akuntabilitas, keterbukaan persidangan, dan perlindungan hak-hak korban, terutama yang berasal dari masyarakat sipil. Oleh karena itu, reformasi hukum peradilan militer dipandang mendesak guna menjamin keadilan substantif dan kesetaraan di hadapan hukum.</p>2025-08-23T13:35:07+07:00Copyright (c) 2025 Jurnal Kolaboratif Sainshttps://jurnal.unismuhpalu.ac.id/index.php/JKS/article/view/8090Peran Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT) Dalam Pembuatan Akta Hak Pakai Atas Tanah Oleh Warga Negara Asing (WNA)2025-08-24T22:10:20+07:00Imam Cahaya Saputera, Achmad Faishalimam.cahaya029@gmail.com<p>Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT) adalah pejabat umum yang berwenang membuat akta terkait pemindahan, penyerahan, dan pemberian hak atas tanah sesuai peraturan perundang-undangan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis: (1) Kepemilikan hak atas tanah bagi Warga Negara Asing (WNA) menurut Undang-Undang Pokok Agraria; dan (2) Peran PPAT dalam pembuatan akta hak pakai atas tanah oleh WNA. Metode yang digunakan adalah yuridis normatif dengan pendekatan deskriptif-analitis. Data yang digunakan merupakan data sekunder yang dikumpulkan melalui studi pustaka dan dianalisis secara kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa WNA tidak dapat memiliki tanah dengan hak milik, tetapi dapat diberikan hak pakai. Berdasarkan Pasal 52 PP No. 18 Tahun 2021, hak pakai diberikan untuk jangka waktu paling lama 30 tahun, dapat diperpanjang 20 tahun, dan diperbaharui maksimal 30 tahun. Selanjutnya, peran PPAT sangat penting dalam pembuatan akta hak pakai atas tanah oleh WNA. PPAT wajib memastikan seluruh persyaratan formal dan material terpenuhi sebelum membuat akta, sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku. Kewenangan PPAT dalam hal ini bersifat atribusi sebagaimana diatur dalam Pasal 2 PP No. 24 Tahun 2016 tentang Perubahan Atas PP No. 37 Tahun 1998 tentang Jabatan PPAT.</p> <p> </p>2025-08-23T13:37:09+07:00Copyright (c) 2025 Jurnal Kolaboratif Sainshttps://jurnal.unismuhpalu.ac.id/index.php/JKS/article/view/8038Kewenangan Penyidik Mengakses Sistem Elektronik Seseorang Pada Suatu Tindakan Penggeledahan Dalam Perspektif Kepastian Hukum2025-08-24T22:10:20+07:00Ahmad Fajar Firdaus, Mulyani Zulaehaahmadfajarfirdaus25@gmail.com<p>Perkembangan teknologi informasi telah menghadirkan tantangan baru dalam praktik penegakan hukum, khususnya terkait penggeledahan sistem elektronik. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji kewenangan penyidik dalam melakukan penggeledahan sistem elektronik berdasarkan ketentuan hukum acara pidana di Indonesia, serta menganalisis upaya hukum yang dapat ditempuh oleh individu yang merasa hak privasinya dilanggar. Penelitian ini menggunakan pendekatan hukum normatif dengan menelaah peraturan perundang-undangan, putusan pengadilan, dan doktrin hukum. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggeledahan sistem elektronik, seperti pemeriksaan telepon genggam, pada dasarnya termasuk dalam tindakan upaya paksa dan wajib memenuhi prosedur sebagaimana diatur dalam KUHAP, termasuk adanya surat izin dari Ketua Pengadilan Negeri, kecuali dalam keadaan yang sangat mendesak. Penyidik dilarang memeriksa atau menyita data yang tidak berkaitan langsung dengan tindak pidana. Jika penggeledahan dilakukan secara sewenang-wenang, individu yang dirugikan dapat mengajukan upaya hukum berupa praperadilan, serta menempuh banding, kasasi, atau peninjauan kembali apabila pelanggaran tersebut berdampak pada putusan pidana. Penelitian ini merekomendasikan perlunya pengaturan yang lebih spesifik terkait prosedur penggeledahan sistem elektronik dalam KUHAP agar kepastian hukum dan perlindungan hak asasi manusia dapat lebih terjamin di era digital.</p>2025-08-23T13:39:12+07:00Copyright (c) 2025 Jurnal Kolaboratif Sainshttps://jurnal.unismuhpalu.ac.id/index.php/JKS/article/view/8364Analisis Faktor Kejadian Stunting pada Balita Berbasis Transcultural Nursing di Desa Mantikole, Kecamatan Dolo Barat, Kabupaten Sigi, Provinsi Sulawesi Tengah2025-08-26T12:00:15+07:00Rabiahrabiahjustitia@gmail.com<p>Latar Belakang: Stunting merupakan kondisi gagal tumbuh pada anak balita akibat kekurangan gizi kronis, infeksi berulang, dan pola asuh yang kurang tepat. Pendekatan Transcultural Nursing memandang kesehatan sebagai bagian dari sistem budaya, sehingga pemahaman faktor budaya dan sosial menjadi penting dalam pencegahan stunting.<br><br>Tujuan: Menganalisis faktor-faktor kejadian stunting pada balita dengan pendekatan Transcultural Nursing di Desa Mantikole.<br><br>Metode: Penelitian ini menggunakan desain cross-sectional dengan jumlah sampel 60 balita usia 6–59 bulan, dipilih secara purposive sampling. Instrumen menggunakan kuesioner terstruktur mengacu pada teori Leininger yang mencakup tujuh komponen cultural care (nilai, kepercayaan, praktik perawatan, pola makan, dukungan keluarga, akses layanan, dan lingkungan). Analisis dilakukan dengan uji Chi-Square (? = 0,05).<br><br>Hasil: Terdapat hubungan signifikan antara pola asuh berbasis budaya (p=0,021), praktik pemberian makan tradisional (p=0,015), kepercayaan terhadap pengobatan tradisional (p=0,033), dan dukungan keluarga (p=0,027) dengan kejadian stunting. Faktor lingkungan fisik (p=0,082) tidak berhubungan signifikan.<br><br>Kesimpulan: Faktor budaya, khususnya pola asuh, praktik pemberian makan, dan kepercayaan pengobatan, berpengaruh terhadap kejadian stunting. Intervensi pencegahan perlu memadukan edukasi gizi dengan penghormatan nilai budaya lokal.<br><br></p>2025-08-26T12:00:07+07:00Copyright (c) 2025 Jurnal Kolaboratif Sainshttps://jurnal.unismuhpalu.ac.id/index.php/JKS/article/view/8463Potensi Financial Technologi Dan Corporate Governance Terhadap Kinerja Perbankan (Studi Kasus Bank Umum Yang Listing Di Bursa Efek Indonesia) 2025-08-26T10:41:57+07:00Andi Indra Martiniecce.aim798@gmail.com<p>Potensi <em>financial technologi</em> dan <em>corporate governance</em> terhadap kinerja perbankan”. Perkembangan <em>financial tehnologi, corporate governance</em> yang pesat dibidang perbankan menjadi dasar penilaian investor untuk menilai kinerja keuangan suatu perusahaan sehingga layak menjadi pilihan investasi khususnya bidang perbankan. Penelitian ini menggunakan data sekunder yaitu : melalui pengumpulan data laporan keuangan beberapa bank yang menjadi objek penelitian yang terdiri dari neraca dan laporan laba-rugi pada 29 bank umum yang listing di BEI, dengan periode pembukuan 2018-2022. Hasil penelitian ini menyatakan bahwa: (1) <em>Financial Tehnologi</em> berpengaruh terhadap kinerja keuangan, (2) <em>Corporate Governance</em> berpengaruh terhadap kinerja keuangan</p>2025-08-26T10:41:57+07:00Copyright (c) 2025 Jurnal Kolaboratif Sainshttps://jurnal.unismuhpalu.ac.id/index.php/JKS/article/view/8462Pengaruh Pengunaan Teknologi Dan E-Commerce Terhadap Pendapatan Usaha Cafe Kabupaten Mamuju Sulawesi Barat2025-08-26T10:42:35+07:00Jamaludin KamarudinJamaludinkm90@yahoo.co.idNur FajarianiFajariani.tkci@gmail.comMuh. Ilhmuddin DahriMuh.Ilhmuddin@gmail.com<p>Penelitian Pengaruh Pengunaan Teknologi Dan <em>E-Commerce</em> Terhadap Pendapatan Usaha Cafe Di Kabupaten Mamuju Sulawes Barat. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur seberapa besar pengaruh pengunan teknologi dan <em>e-commerce </em>terhadap pendapatan Usaha Cafe Di Kabupaten Mamuju Sulawes Barat. Penelitian ini bersifat kuantitatif dengan populasi yang terdiri dari seluruh pelaku usaha Cafe di Kabupaten Mamuju. Pemilihan sampel sebanyak 30 orang pelaku usaha Cafe yang ada di Kabupaten Mamuju Sulawesi Barat. Data yang dikumpulkan melalui kuesioner akan dianalisis menggunakan regresi linier berganda dengan aplikasi SPSS untuk menguji hubungan antar variabel yang ada. Penelitian ini menggunakan data primer yang diperoleh dari penyebaran kuesioner.</p> <p>Hasil menunjukkan bahwa variabel pengunaan teknologi secara parsial berpengaruh signifikan terhadap pendapatan Usaha Cafe Di Kabupaten Mamuju Sulawes Barat dengan nilai signifikan sebesar 0,023. Variabel <em>E-Commerce</em> secara parsial berpengaruh signifikan terhadap Pendapatan Usaha Cafe Di Kabupaten Mamuju Sulawes Barat dengan nilai signifikan sebesar 0,011 dan variabel teknologi dan <em>E-Commerce</em> secara simultan berpengaruh signifikan terhadap Pendapatan Usaha Cafe Di Kabupaten Mamuju Sulawes Barat. </p>2025-08-26T10:42:35+07:00Copyright (c) 2025 Jurnal Kolaboratif Sainshttps://jurnal.unismuhpalu.ac.id/index.php/JKS/article/view/8461Pengembangan Model Pembelajaran Berbasis Lingkungan Dan Media Digital Berbasis AI Di Sekolah Dasar2025-08-26T10:43:16+07:00Meylan Salehmeylan.saleh0@ung.ac.idShafira Khairunissa Podunggehafirakpodungge@gmail.comRahma Nurul Hidayah Babutaamababuta36@gmail.comApriani Yusufprianiyusuf05@gmail.comNurlisa N Sidurlisansid@gmail.comSri Ayu IshakSriayuishk13@gmail.com<p>Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk mengembangkan model pembelajaran berbasis lingkungan di sekolah dasar melalui pelatihan pemanfaatan media digital Canva. Kegiatan dilaksanakan di Desa Torosiaje dan difasilitasi oleh mahasiswa PGSD Universitas Negeri Gorontalo. Metode yang digunakan berupa workshop kepada para guru sekolah dasar mengenai pembuatan media pembelajaran interaktif yang kontekstual dengan lingkungan sekitar. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa para guru menunjukkan antusiasme yang tinggi serta peningkatan keterampilan dalam merancang media pembelajaran digital. Pemanfaatan lingkungan sebagai sumber belajar, yang didukung dengan teknologi seperti Canva, mampu menciptakan pengalaman belajar yang lebih menyenangkan, bermakna, dan relevan bagi siswa. Model pembelajaran ini juga dinilai efektif dalam meningkatkan minat belajar serta membentuk kesadaran dan tanggung jawab siswa terhadap pelestarian lingkungan. Dengan demikian, pengembangan model pembelajaran berbasis lingkungan sangat relevan untuk diterapkan secara berkelanjutan guna mendukung pencapaian Kurikulum Merdeka dan penguatan pendidikan karakter di sekolah dasar.</p>2025-08-26T10:43:16+07:00Copyright (c) 2025 Jurnal Kolaboratif Sainshttps://jurnal.unismuhpalu.ac.id/index.php/JKS/article/view/8460Analisis Kesadaran Dan Perilaku Keselamatan Terhadap Kecelakaan Kerja Teknisi Yang Bekerja Pada Ketinggian Di Telkom Akses Gorontalo2025-08-26T10:43:54+07:00Zein Anggraini A. IsmaileinIsmail0912@gmail.comHerlina Jusufherlinajusuf@ung.ac.idPutri Ayuningtias MahdangPutriAyuningtiasMahdang@gmail.com<p><strong>Kecelakaan kerja merupakan satu kejadian yang jelas tidak dikehendaki dan sering kali tidak terduga semua yang dapat menimbulkan kerugian baik waktu, harta benda, atau properti maupun korban jiwa terjadi di dalam suatu proses kerja industri atau yang berkaitan dengannya. Hasil survei awal di Telkom Akses Gorontalo terhadap 10 responden menunjukkan 6 responden memiliki kesadaran K3 rendah, 2 responden memiliki kesadaran sedang, dan 2 lainnya tinggi. Dari sisi perilaku K3, 5 responden berperilaku kurang baik, 3 responden cukup baik, dan 2 lainnya baik. Selain itu, 8 responden pernah mengalami kecelakaan kerja, dan 2 responden tidak pernah mengalami kecelakaan. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis kesadaran dan perilaku keselamatan terhadap kecelakaan kerja teknisi yang bekerja pada ketinggian di Telkom Akses Gorontalo. </strong></p> <p><strong>Jenis penelitian kuantitatif, metode penelititan survey analitik dengan pendekatan <em>cross-sectional</em>. Penelitian ini dilaksanakan di Telkom Akses Gorontalo. Populasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknisi yang bekerja pada ketinggian sebanyak 105 teknisi. Penarikan sampel menggunakan <em>rumus slovin</em> sehingga didapatkan sampel sebanyak 94 orang. Analisis data yang digunakan yaitu uji regresi logistic.</strong></p> <p><strong>Hasil analisis data menunjukan ada pengaruh kesadaran K3 terhadap kecelakaan kerja teknisi (p = 0,000) dan ada pengaruh perilaku K3 terhadap kecelakaan kerja teknisi (p = 0,001). Nilai R didapatkan sebesar 0,360 sehingga dapat dikatakan bahwa kesadaran K3 dan perilaku K3 hanya mempengaruhi 36% dari kejadian kecelakaan kerja. Saran kepada teknisi untuk selalu menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) dan patuh terhadap Standar Operasional Prosedur (SOP) untuk melindungi dari risiko kecelakaan kerja seperti jatuh dan cedera.</strong></p>2025-08-26T10:43:54+07:00Copyright (c) 2025 Jurnal Kolaboratif Sainshttps://jurnal.unismuhpalu.ac.id/index.php/JKS/article/view/8459Gambaran Post-Traumatic Stress Disorder (PTSD) Pasca Bencana Banjir Pada Masyarakat Di Daerah Kelurahan Molosipat W (Studi Kasus Di RW 03 RT 02)2025-08-26T10:44:32+07:00Alma Jihan Akilialmaakili90@gmail.comLaksmyn KadirLaksmynkadir@gmail.comNikmatisni Arsadnikmatisni.arsad@ung.ac.id<p>Banjir merupakan perisitiwa meluapnya air ke daratan disebabkan oleh berbagai faktor, seperti curah hujan tinggi, meluapnya sungai, atau naiknya permukaan air laut. Banjir yang melanda Kelurahan Molosipat W pada Juli 2024 telah menyebabkan dampak yang signifikan, baik fisik maupun psikologis termasuk <em>Post-Traumatic Stress Disorder</em> (PTSD). Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan gejala PTSD pada masyarakat yang terdampak. Metode yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif, dengan pengumpulan data melalui kuesioner. Populasi penelitian ini adalah masyarakat di RW 03 RT 02, dengan sampel sebanyak 225 responden berusia 36-45 tahun. Hasil penelitian menunjukkan bahwa distribusi responden berdasarkan jenis kelamin terdiri dari 79,6% perempuan dan 20,4% laki-laki. Kelompok usia 36-45 tahun merupakan yang paling banyak terpengaruh oleh banjir. Sebanyak 48,9% responden mengalami gejala PTSD dengan kategori tinggi, sementara 32,4% berada pada kategori sedang. Gejala yang paling sering dilaporkan meliputi gangguan tidur, kecemasan berlebihan, dan kilas balik terkait peristiwa banjir. Masyarakat Kelurahan Molosipat W mengalami dampak psikologis yang signifikan akibat bencana banjir, menunjukkan perlunya intervensi psikologis dan dukungan sosial untuk memfasilitasi pemulihan mereka<em>.</em></p>2025-08-26T10:44:31+07:00Copyright (c) 2025 Jurnal Kolaboratif Sainshttps://jurnal.unismuhpalu.ac.id/index.php/JKS/article/view/8458Hubungan Antara Usia, Anemia Dan Paritas Dengan Kejadian Komplikasi Pada Ibu Melahirkan di Rsia Sitti Khadijah Kota Gorontalo2025-08-26T10:45:08+07:00Mutiara Fadillah Hadjumutiarafladillahhadju@gmail.comLaksmyn KadirLaksmynkadir@gmail.comYasir MokodompisYasirMokodompis@gmail.com<p>Permasalahan yang cukup besar di Indonesia adalah Angka Kematian Ibu yang cukup tinggi. Tingginya AKI di Indonesia terkait dengan banyak faktor, diantaranya kualitas perilaku ibu hamil yang tidak memanfaatkan <em>Antenatal Care</em> (ANC) pada pelayanan kesehatan, sehingga kehamilannya berisiko tinggi. Tujuan penelitian ini adalah untuk <strong>menganalisis hubungan antara usia, anemia, dan paritas dengan kejadian komplikasi pada ibu melahirkan</strong><strong> di RSIA Siti Khadijah Kota Gorontalo.</strong></p> <p>Jenis penelitian survei analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian adalah seluruh ibu melahirkan di RSIA Siti Khadijah Kota Gorontalo, pada bulan Januari 2025 berjumlah 218 orang, sampel penelitian sebanyak 141 ibu melahirkan. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah teknik accidental sampling. Analisis data menggunakan uji statistic Chi-Square. </p> <p>Hasil penelitian menunjukkan ada hubungan antara usia dengan kejadian komplikasi ibu melahirkan di Rsia Sitti Khadijah Kota Gorontalo (<em>p-value</em> 0,000.). Ada hubungan antara anemia dengan kejadian komplikasi pada ibu melahirkan di Rsia Sitti Khadijah Kota Gorontalo (<em>p-value</em> 0,000). Tidak ada hubungan antara paritas dengan kejadian komplikasi pada ibu melahirkan di Rsia Sitti Khadijah Kota Gorontalo (<em>p-value</em> 0,947)</p> <p>Diharapkan untuk menambahkan beberapa variabel lainnya yang belum diteliti pada penelitian ini yang berhubungan dengan kejadian komplikasi. Sehingga semakin banyak faktor lain yang mampu mempengaruhi kejadian komplikasi.</p>2025-08-26T10:45:08+07:00Copyright (c) 2025 Jurnal Kolaboratif Sainshttps://jurnal.unismuhpalu.ac.id/index.php/JKS/article/view/8454Gambaran Proses Penyembuhan Luka Ulkus Diabetik Pada Pasien Diabetes Melitus Di Rumah Sehat Damata Kabupaten Bone Bolango2025-08-26T10:45:46+07:00Dea Natalia Arvina Luwitidealuwiti90@gmail.comZulkifli B. PomalangoZulkifli@gmail.comSitti Fatimah M. ArsadSittiFatimah@gmail.com<p>Diabetes melitus (DM) merupakan kondisi metabolik yang ditandai dengan peningkatan kadar glukosa darah, yang jika tidak dikelola dengan baik maka dapat menyebabkan komplikasi berupa luka ulkus diabetik. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan proses penyembuhan luka ulkus diabetik pada pasien diabetes melitus di rumah sehat damata. Jenis penelitian adalah kuantitatif dengan desain deskriptif, yang melibatkan 30 responden yang diambil dengan teknik total sampling. Instrumen yang digunakan mencakup kuesioner data demografi dan pengkajian luka menggunakan skor BWAT yang bertujuan untuk menilai keparahan luka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat karakteristik usia, jenis kelamin, tingkat pendidikan, pekerjaan, GDS, kontrol glikemik, frekuensi kunjungan, jenis dressing yang digunakan dan tingkat keparahan luka. Skor BWAT tertinggi adalah 64 yang menunjukkan keparahan yang lebih tinggi dan terendah 16 menunjukkan kondisi luka lebih baik, dengan luka penyembuhan ringan, sedang, berat, dan sangat berat.</p>2025-08-26T10:45:46+07:00Copyright (c) 2025 Jurnal Kolaboratif Sainshttps://jurnal.unismuhpalu.ac.id/index.php/JKS/article/view/8453Hubungan Pengetahuan Dan Dukungan Keluarga Dengan Penanganan Awal Pada Pasien Stroke2025-08-26T10:46:32+07:00Nur Mawadah Djanoawadah35@gmail.comNasrun PakayaNasrunPakaya@gmail.comGusti Pandi LiputoGusti@gmail.com<p>Stroke menyebabkan terjadinya peningkatan prevelensi angka kematian diindonesia disebabkan karena penyumbatan diotak. Kondisi ini memerlukan dukungan keluarga yang mencakup bantuan, perhatian, dan keterlibatan dalam proses pemulihan. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui hubungan pengetahuan dan dukungan keluarga dengan tindakan penanganan awal stroke. Jenis penelitian adalah penelitian deskriptif korelasi dengan desain <em>Cross Sectional</em>. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 76 responden dengan besar sampel 30 responden dengan teknik pengambilan sampel <em>Accidental Sampling</em>. Instrument penelitian menggunakan kuesioner dan dianalisis menggunakan uji <em>Chi-Square</em>. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa untuk pengetahuan keluarga terdapat sebanyak 16 responden (53%) kategori sedang, untuk dukungan keluarga didapatkan sebanyak 19 responden (63%) kategori baik, dan penanganan awal diperoleh dengan masing-masing kategori sebanyak 15 responden (50%). Hasil uji statistic diperoleh hasil <em>p-value </em>0.000 (p<0.05) dimana terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan keluarga dengan penanganan awal pada pasien stroke dan hasil <em>Chi-square </em>diperoleh nilai p-<em>value </em>0.008 (p<0.05) sehingga dukungan keluarga berhubungan signifikan dengan penanganan awal pada pasien stroke. Kesimpulan dari penelitian ini adalah terdapat adanya hubungan antara pengetahuan dan dukungan keluarga dengan penanganan awal pada pasien stroke</p>2025-08-26T10:46:32+07:00Copyright (c) 2025 Jurnal Kolaboratif Sainshttps://jurnal.unismuhpalu.ac.id/index.php/JKS/article/view/8452Hubungan Tingkat Kecemasan Dengan Tekanan Darah Pada Penderita Hipertensi Di Puskesmas Kabila2025-08-26T10:47:10+07:00Moh. Nurhidayat H. Entonurhidayatento0909@gmail.comNurdiana DjamaluddinNurdianaDjamaluddin@gmail.comMihrawaty S. Antu Mihrawaty@gmail.comBergita DumarBergitaDumar@gmail.com<p>Peningkatan tekanan darah dipengaruhi oleh berbagai faktor salah satunya yakni gangguan psikologis. Gangguan psikologis yang sering dijumpai pada pasien hipertensi adalah kecemasan. Berdasarkan data Dinas Kesehatan Provinsi Gorontalo pada tahun 2024 menunjukkan penderita hipertensi di Provinsi Gorontalo sebanyak 52.690 jiwa. Adapun tujuan penelitian ini yaitu mengetahui hubungan tingkat kecemasan dengan tekanan darah pada penderita hipertensi di puskesmas kabila. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif dengan rancangan penelitian cross sectional. Variabel dalam penelitian ini terdiri dari variabel independen tingkat kecemasan dan variabel dependen tekanan darah. Teknik pengambilan sampel menggunakan Purposive Sampling dengan jumlah responden sebanyak 96 responden. Instrumen dalam penelitian ini menggunakan lembar observasi tekanan darah dan kuesioner HARS dengan uji Spearman-Rank untuk analisa data. Hasil penelitian menunjukkan nilai p-value < ? dengan nilai correlation coefficient 0,58 yang artinya terdapat hubungan positif searah antara tingkat kecemasan dengan tekanan darah pada penderita hipertensi. Hasil penelitian ini diharapkan dapat digunakan sebagai landasan dalam pengambilan kebijakan oleh pihak Puskesmas dalam upaya penurunan angka hipertensi dengan cara memberikan Pendidikan kesehatan kepada responden dan juga keluarga untuk meningkatkan motivasi serta dukungan keluarga.</p>2025-08-26T10:47:10+07:00Copyright (c) 2025 Jurnal Kolaboratif Sainshttps://jurnal.unismuhpalu.ac.id/index.php/JKS/article/view/8451Peran Health Belief Model Dalam Meningkatkan Kesadaran Dan Perubahan Perilaku Pada Pasien Hipertensi2025-08-26T10:47:53+07:00Nurlatifah Zakariadewiizakaria90@gmail.comNasrun PakayaNasrunPakaya@gmail.comNur Ayun R. YusufNurAyun@gmail.com<p>Hipertensi merupakan salah satu penyakit degeneratif yang banyak diderita bukan hanya oleh usia lanjut saja, hipertensi juga menyerang orang dewasa. Salah satu cara yang dapat dilakukan untuk mengontrol tekanan darah pasien hipertensi ialah dengan tindakan manajemen hipertensi yang efektif salah satunya yaitu dengan menjalani pola hidup yang sehat. Tujuan Penelitian ini yaitu Untuk mengetahui gambaran penerapan <em>Health Belief Model </em>pada pasien hipertensi di wilayah kerja Puskesmas Kabila. Jenis penelitian adalah penelitian kuantitatif. Desain penelitian ini digunakan untuk mengetahui gambaran penerapan <em>health belief model </em>pada pasien hipertensi di wilayah kerja Puskesmas Kabila. <em>Sampling</em> yang digunakan dalam penelitian ini adalah <em>probability sampling </em>dengan tehnik <em>Cluster sampling</em><em>. </em>Jumlah populasi dalam penelitian ini adalah 2253 orang dan sampel sebanyak 107 responden. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan gambaran penerapan <em>Health Belief Model</em> pada pasien hipertensi di wilayah kerja Puskesmas Kabila yaitu <em>Perceived susceptibility</em> atau tingkat kerentanan yang dirasakan yaitu pada kategori kurang sebanyak 56 responden (52.3%), <em>Perceived</em> <em>severity</em> atau keparahan yang dirasakan yaitu pada kategori kurangs ebanyak 44 responden (41.4%), <em>Perceived</em> <em>benefits</em> atau manfaat yang dirasakan yaitu pada kategori baik sebanyak 59 responden (55.1%), <em>Perceived barrier </em>atau hambatan yang dirasakan yaitu pada kategori baik sebanyak 47 responden (43.9%),<em>Self-efficacy</em> atau kepercayaan diri sendiri yaitu pada kategori baik sebanyak 61 responden (57%), <em>Cues to action</em> atau isyarat untuk bertindak yaitu pada kategori baik sebanyak 49 responden (45.8%). Diharapkan penelitian ini dapat bermanfaat bagi tenaga kesehatan serta bisa menjadi sumber informasi tambahan untuk meningkatkan pelayanan dan juga dapat menjadi bahan pertimbangan untuk penyusunan program penyuluhan atau promosi kesehatan hipertensi.</p>2025-08-26T10:47:53+07:00Copyright (c) 2025 Jurnal Kolaboratif Sainshttps://jurnal.unismuhpalu.ac.id/index.php/JKS/article/view/8450Komparasi Pendapatan Usahatani Jagung Di Desa Modo2025-08-26T10:48:36+07:00Dewi sartindewisartin011@gmail.comNurnaningsihNurnaningsih@gmail.comArmin MuisArminmuis@gmail.comYunus SadingYunusSading@gmail.comRita SuirlanRitaSuirlan@gmail.com<p>Jalur hibrida (Zea mays L)memainkan peran penting dalam perekonomian nasional dan merupakan komoditas pertanian yang sangat penting. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk membandingkan pendapatan petani jagung hibrida di Desa Modo, Kecamatan Bukal, yang menggunakan sistem olah tanah (OT) dan tanpa olah tanah (TOT). Metode deskriptif kualitatif digunakan, menggunakan analisis perbandingan. Data dikumpulkan melalui survei yang dilakukan terhadap 30 petani, yang terdiri dari 15 petani OT dan 15 petani TOT. Biaya produksi, penerimaan, dan pendapatan dievaluasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa petani yang menggunakan sistem OT menghasilkan penerimaan sebesar Rp15.600.000 dan pendapatan bersih Rp4.751.000, sementara petani yang menggunakan sistem TOT menghasilkan penerimaan sebesar Rp11.700.000 dan pendapatan bersih Rp1.046.000. Meskipun biaya produksi sistem OT sedikit lebih tinggi, yaitu Rp10.849.000 dibandingkan dengan TOT Rp10.654.000, selisih penerimaan yang signifikan membuat sistem OT lebih menguntungkan, meskipun TOT mengalami kerugian Penelitian ini menyimpulkan bahwa sistem OT lebih efektif dan layak digunakan untuk meningkatkan pendapatan petani. Untuk memaksimalkan transisi ke sistem OT, diperlukan dukungan pelatihan, pendampingan teknis, dan akses ke sarana produksi.</p>2025-08-26T10:48:34+07:00Copyright (c) 2025 Jurnal Kolaboratif Sainshttps://jurnal.unismuhpalu.ac.id/index.php/JKS/article/view/8301Urban Land Cover Classification Using Sentinel-2 Satellite Imagery and the Random Forest Machine Learning Algorithm (Case Study: Palu City)2025-08-26T10:54:24+07:00Yan RadhinalYanradhinal@untad.ac.idAzizah Putri Abdiazizahputriabdi@untad.ac.idDespry Nur Annisa Ahmaddesprynurannisa@umbulukumba.ac.id<p><em>Accurate and up-to-date land cover data constitutes a critical foundation for spatial planning, environmental monitoring, and development policy-making in urban areas. This study presents an efficient method for classifying land cover in Palu City using Sentinel-2 satellite imagery and the Random Forest machine learning algorithm. By leveraging the Google Earth Engine (GEE) cloud computing platform, satellite imagery for the year 2024 was processed to create a cloud-free composite. The classification was performed using four basic spectral bands as input: Blue, Green, Red, and Near-Infrared. Five primary land cover classes were identified: (1) Built-up Area, (2) Dense Vegetation, (3) Sparse Vegetation, (4) Water Body, and (5) Open Land/Sand. The model's accuracy, evaluated with independent validation data (30% of the total samples), achieved an overall accuracy of 99.28% and a Kappa coefficient of 0.84. The result of this research is a digital land cover map that can serve as baseline data for further spatial analysis and provides a current overview of the physical conditions of Palu City.</em></p>2025-08-26T10:54:24+07:00Copyright (c) 2025 Jurnal Kolaboratif Sainshttps://jurnal.unismuhpalu.ac.id/index.php/JKS/article/view/8365Pengaruh Interaksi Kelompok Sebaya dalam Pembelajaran terhadap Kreativitas Peserta Didik2025-08-26T10:55:32+07:00Sheva Febriant Zahra Khoerunnisashevafebriant.25@upi.eduDwina Nurmalia Putridwinaputri.08@upi.eduCarissa Noverina Althafahcarissanoverina27@upi.eduAli Azhar Herdiansyahali.azhar393@upi.eduNasha Indri Fazilanasha.18@upi.eduAnnisa Eka Sunaryaannisaekasunarya.2@upi.eduWina Mustikaatiwinamustika@upi.edu<p>Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk dan pola interaksi kelompok sebaya dalam pembelajaran serta menganalisis pengaruhnya terhadap kreativitas peserta didik sekolah dasar. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode wawancara bebas terpimpin, data dikumpulkan dari empat guru sekolah dasar yang mewakili mata pelajaran berbeda. Instrumen penelitian memuat 14 indikator penilaian interaksi kelompok sebaya, mencakup aspek pembentukan kelompok, pemberian tugas terbuka, penerapan metode kolaboratif, hingga dukungan terhadap ide kreatif siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa praktik interaksi kelompok sebaya telah diimplementasikan secara konsisten dengan frekuensi sering hingga selalu pada hampir seluruh indikator. Strategi pembelajaran kolaboratif yang diterapkan guru mampu menumbuhkan kreativitas peserta didik, seperti kemampuan memecahkan masalah dengan beragam strategi, memodifikasi media pembelajaran, dan menghasilkan ide orisinal. Meskipun demikian, tantangan masih ditemukan, terutama terkait keterbatasan waktu, ketidakseimbangan kontribusi anggota kelompok, dan perbedaan kemampuan akademik siswa. Disarankan agar guru mengoptimalkan manajemen waktu, menerapkan model pembelajaran variatif, serta memastikan distribusi peran yang adil untuk memaksimalkan potensi kreativitas seluruh peserta didik.</p>2025-08-26T10:55:32+07:00Copyright (c) 2025 Jurnal Kolaboratif Sainshttps://jurnal.unismuhpalu.ac.id/index.php/JKS/article/view/8360Antara Nilai, Citra Diri dan Sunyi: Tantangan Kesehatan Mental Remaja dari Lensa Psikologi Pendidikan2025-08-26T10:56:34+07:00Kaila Alif Sagitakailaalif.s275@upi.eduAyu Rahayu Nurhajatiayurahayunurhajati.21@upi.eduShela Permatasari Setyawatishelapermata86@upi.eduDian Christinedianchristine2@upi.eduMuhammad Bagas Adisetyobagasadisetyo24@upi.eduNurul Hasna Haifanurulhasnahaifa@upi.eduAndita Pratiwianditadita.09@upi.eduWina Mustikaatiwinamustika@upi.edu<p>Masa remaja merupakan fase krusial dalam pembentukan identitas, harga diri, dan kesejahteraan psikologis individu. Kajian ini bertujuan untuk memahami bagaimana tekanan sosial, citra diri, dan rasa kesepian memengaruhi kondisi kesehatan mental remaja, khususnya dalam konteks pendidikan Indonesia. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif melalui metode kajian pustaka, penelitian ini menelaah berbagai literatur dan data empiris yang relevan dalam lima tahun terakhir. Hasil kajian menunjukkan bahwa tekanan akademik, ekspektasi sosial, dan representasi ideal di media sosial berkontribusi pada munculnya gangguan mental seperti depresi, kecemasan, dan gangguan makan di kalangan remaja. Ketidakmampuan sistem pendidikan dalam merespons isu-isu psikososial secara sistematis memperburuk kondisi tersebut. Pendekatan psikologi pendidikan, khususnya teori humanistik, ekologi perkembangan, dan pembelajaran sosial-emosional, dipandang mampu memberikan kontribusi dalam membangun intervensi yang lebih empatik, inklusif, dan kontekstual. Kajian ini merekomendasikan pentingnya reformulasi strategi pendidikan yang memperkuat literasi kesehatan mental, sistem pendampingan psikologis, serta integrasi nilai empati dan refleksi diri dalam proses pembelajaran di sekolah.</p>2025-08-26T10:56:34+07:00Copyright (c) 2025 Jurnal Kolaboratif Sainshttps://jurnal.unismuhpalu.ac.id/index.php/JKS/article/view/7742Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Kelengkapan Imunisasi Berdasarkan Umur Bayi Di Puskesmas Sipatana Kota Gorontalo2025-08-26T10:57:38+07:00Wilyun Tahalawilyuntahala14@gmail.com<p>Imunisasi atau vaksinasi merupakan proses dimana seseorang dibuat kebal atau resisten terhadap penyakit menular khususnya penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor – faktor yang mempengaruhi kelengkapan imunisasi berdasarkan umur bayi di Puskesmas Sipatana. Metode penelitian ini adalah penelitian metode kuantitatif dengan menggunakan pendekatan <em>cross sectional. </em>Populasi dan sampel pada penelitian ini adalah seluruh ibu yang memiliki bayi berusia 0-12 bulan yang tercatat berdasarkan data sekunder Puskesmas Sipatana Kota Gorontalo yaitu sebanyak 96 responden. Instrumen penelitian ini menggunakan kuesioner. Analisis data menggunakan uji statistik <em>Chi- Square.</em> Hasil penelitian untuk variabel pekerjaan ibu dalam kategori bekerja sebanyak 21 responden (21,9%), variabel pendidikan ibu dalam kategori rendah sebanyak 29 responden (30,2%), variabel jarak tempuh dalam kategori jauh sebanyak 65 responden (67,7%), variabel dukungan keluarga dalam kategori tidak mendukung sebanyak 40 responden (41,7%), variabel jumlah anak dalam kategori banyak sebanyak 50 responden (52,1%), dan variabel kelengkapan imunisasi dalam kategori tidak lengkap sebanyak 49 responden (51,0%). Simpulan penelitian berdasarkan perhitungan menggunakan uji statistik <em>Chi- Square </em>bahwa ada hubungan antara pekerjaan ibu, pendidikan ibu, jarak tempuh, dukungan keluarga, dan jumlah anak dengan kelengkapan imunisasi Dasar pada Bayi Di Puskesmas Sipatana Kota Gorontalo. Saran untuk ibu yang memiliki bayi, agar lebih semangat untuk membawa anaknya ke posyandu untuk melakukan imunisasi dasar lengkap.</p>2025-08-26T10:57:38+07:00Copyright (c) 2025 Jurnal Kolaboratif Sainshttps://jurnal.unismuhpalu.ac.id/index.php/JKS/article/view/8262PENGARUH LINGKUNGAN KERJA DAN MOTIVASI KERJA TERHADAP PRODUKTIVITAS KARYAWAN DI CV MERBABU SURABAYA2025-08-26T10:58:17+07:00Muhammad Rizal Al Hafizmrizalalhafiz@gmail.com<p>Penelitian ini bertujuan untuk mengetauhi pengaruh lingkungan kerja dan motivasi kerja terhadap produktivitas karyawan di CV Merbah Surabaya. Lingkungan kerja yang kondusif dan motivasi kerja yang tinggi merupakan faktor penting dalam meningkatkan produktivitas karyawan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode analisis regresi linier berganda untuk mengukur hubungan antara variabel independen (lingkungan kerja dan motivasi kerja) dengan variabel dependen (produktivitas karyawan). Hasil penelitian menunjukkan bahwa baik lingkungan kerja maupun motivasi kerja secara signifikan berpengaruh terhadap produktivitas karyawan. Koefisien determinasi menunjukkan bahwa kontribusi kedua variabel terhadap produktivitas karyawan cukup besar, sementara sisanya dipengaruhi oleh faktor lain. Dengan demikian, penelitian ini memberikan implikasi praktis bagi perusahaan dalam merancang strategi peningkatan kinerja karyawan. Penelitian ini melibatkan sebanyak 32 responden.</p>2025-08-26T10:58:17+07:00Copyright (c) 2025 Jurnal Kolaboratif Sainshttps://jurnal.unismuhpalu.ac.id/index.php/JKS/article/view/8218Hambatan Kualitas Hidup Remaja Obesitas di SMA Muhammadiyah Manado2025-08-26T10:59:12+07:00Rakhmawati Agustinarakhmawatiagustina@unima.ac.idMutiya Bunsalmutiya.bunsal@gmail.comBayu Dwi Setyonurse.bayu@gmail.com<p style="font-weight: 400;">Obesitas salah satu penyebab yang menurunkan kualitas sumber daya manusia, karena obesitas merupakan penyebab dari beberapa penyakit degeneratif, selain dapat menimbulkan beberapa penyakit degeneratif, obesitas juga dapat menimbulkan dampak psikososial yang dapat mempengaruhi kualitas hidup anak. Tujuan penelitian untuk menganalisis hambatan peningkatan kualitas hidup siswa obesitas. Metode penelitian ini pendekatan kualitatif dengan total informan utama sebanyak 5 orang dan informan pendukung sebanyak 3 orang. Data diolah dan dianalisis secara tematik dengan opencode. Hasilnya menunjukkan bahwa hambatan yang dialami siswa di SMA Muhammadiyah Manado terbagi menjadi tiga yaitu perundungan teman, perundungan guru dan lemahnya kebijakan sekolah. Hambatan tersebut menurunkan rasa percaya diri siswa obesitas sehingga tidak dapat melakukan perubahan terhadap dirinya sehingga diperlukan intervensi berbasis sekolah secara holistik.</p>2025-08-26T10:59:02+07:00Copyright (c) 2025 Jurnal Kolaboratif Sainshttps://jurnal.unismuhpalu.ac.id/index.php/JKS/article/view/8343Implementasi Program Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) Di Kelurahan Birobuli Selatan2025-08-26T10:59:57+07:00Ravika Rismawatikrismawati@gmail.comRita YunusRitaYunus@gmail.comYunus SadingYunusSading@gmail.comSanti YunusSantiYunus@gmail.comYohanyohanes990@gmail.com<p>BPNT ditujukan untuk mengurangi tingkat pengeluaran Keluarga Penerima Manfaat (KPM) dengan memberi nutrisi seimbang, memenuhi kebutuhan pangan, meningkatkan ketepatan sasaran dan ketepatan waktu penyaluran bantuan pangan bagi KPM, memberikan pilihan dan kendali kepada KPM dalam memenuhi kebutuhan pangan dan mendorong pencapaian tujuan pembangunan yang berkelanjutan. Hal ini dilakukan oleh pemerintah agar dapat mendorong usaha eceran rakyat dan keluarga Penerima Manfaat (KPM) bukan hanya mendapatkan karbohidrat saja tetapi juga protein. Fokus penelitian ini untuk mengetahui bagaimana Kelurahan Birobuli Selatan menerapkan program Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT). Dalam metode penelitian ini penulis menggunakan penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif, yaitu meneliti suatu objek penelitian dengan mengkaji secara keseluruhan dan mendalam. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian Implementasi Program Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) di Kelurahan Birobuli Selatan adalah wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil dalri penelitialn ini mengindikalsikaln balhwal pelalksalnalaln talhalpaln Progralm BPNT di Keluralhaln Birobuli Selaltaln telalh dilalkukaln secalral umum sesuali dengaln Buku Pedomaln Progralm BPNT 2018, yalitu dimulali dengaln talhalpaln sosiallisalsi, registralsi, daln penyalluraln. Perubalhalaln Kemensos sudalh tidalk lalgi memberikaln balntualn sosiall dallalm bentuk balralng melalinkaln ualng tunali jugal sudalh dilalkukaln di Keluralhaln Birobuli Selaltaln.</p>2025-08-26T10:59:57+07:00Copyright (c) 2025 Jurnal Kolaboratif Sainshttps://jurnal.unismuhpalu.ac.id/index.php/JKS/article/view/8344Analisis Kepemilikan Sertifikat Halal Terhadap Pendapatan Usaha Krepek Sogol di Kelurahan Moengko Kecamatan Poso Kota Kabupaten Poso 2025-08-26T11:00:47+07:00Afrianavanaaafriana90@gmail.com<p>Pencantuman label halal pada produk akan sangat mempengaruhi tingkat kepercayaan konsumen, sehingga memiliki dampak yang positif terhadap peningkatan profit dari Perusahaan. Saat ini para pelaku usaha masih ada yang menganggap sertifikasi Halal hanya untuk pemenuhan kewajiban dalam agama Islam, dan masih sedikit yang melihat peluang bahwa sertifikasi halal dapat untuk meningatkan pendapatan usahanya. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui manfaat dari penerapan sertifikasi halal yang dirasakan oleh pelaku usaha Krepek Sogol yang bergerak di bidang industri pangan setelah memiliki sertifikasi Halal MUI. Manfaat dari penerapan standar pada pelaku usaha Krepek Sogol dapat meningkatkan pendapatan. Hal ini dikarenakan meningkatnya kepercayaan dan minat beli konsumen karena kepemilikan sertifikat halal, kemampuan untuk memasuki pasar yang lebih luas serta mengikuti berbagai program yang telah disediakan oleh pemerintah untuk mempromosikan produk. Sebelum memiliki sertifikat halal, omzet di bulan September yang diperoleh sebesar Rp.3.200.000,00 dan omzet di bulan Oktober sebesar Rp.4.000.000,00 pendapatan tersebut hanya naik 25% sedangkan setelah memilik sertifikat halal di bulan November omzet naik sebesar Rp.7.500.000,00 pendapatan tersebut naik sebesar 87% dari bulan sebelumnya. Dilihat dari manfaat menurut ekonomi yang diperoleh bisa di simpulkan bahwa Dampak kepemilikan Sertifikat Halal dapat meningkatkan pendapatan sekaligus membuktikan bahwa sertifikat halal memiliki hubungan yang signifikan dalam mempengaruhi tingkat pendapatan pelaku usaha, dan bisa membawa pengaruh terhadap pada kualitas produk.</p>2025-08-26T11:00:47+07:00Copyright (c) 2025 Jurnal Kolaboratif Sainshttps://jurnal.unismuhpalu.ac.id/index.php/JKS/article/view/8345Strategi Pengembangan Usaha Tani Jagung di Desa Tambu2025-08-26T11:01:33+07:00RisnawatiRisnawati@gmail.com<p>Penelitian ini bertujuan untuk merumuskan strategi pengembangan usaha tani jagung di Desa Tambu dengan menganalisis faktor internal dan eksternal yang memengaruhi keberhasilannya. Pendekatan yang digunakan adalah analisis SWOT (<em>Strengths, Weaknesses, Opportunities, Threats</em>) untuk mengidentifikasi kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman yang dihadapi petani. Metode penelitian bersifat kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara kepada tujuh responden yang terdiri dari kepala desa dan petani jagung. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan Tabel IFAS (<em>Internal Factor Analysis Summary</em>) dan EFAS (<em>External Factor Analysis Summary</em>) untuk menetapkan bobot dan rating pada setiap faktor strategis. Hasil analisis menunjukkan bahwa usaha tani jagung di Desa Tambu memiliki kekuatan seperti tanah subur, tenaga kerja melimpah, dan permintaan pasar tinggi, serta peluang berupa dukungan pemerintah dan infrastruktur distribusi. Namun, masih terdapat kelemahan seperti keterbatasan modal, teknologi tradisional, dan akses input yang rendah, serta ancaman dari perubahan iklim dan fluktuasi harga. Strategi yang dihasilkan terdiri dari empat jenis: SO, WO, ST, dan WT, yang disesuaikan dengan kondisi lokal. Penerapan strategi ini diharapkan mampu meningkatkan efisiensi, ketahanan, dan keberlanjutan usaha tani jagung di Desa Tambu</p>2025-08-26T11:01:33+07:00Copyright (c) 2025 Jurnal Kolaboratif Sainshttps://jurnal.unismuhpalu.ac.id/index.php/JKS/article/view/8341HUBUNGAN ANTARA KETANGGUHAN MENTAL DAN KESEJAHTERAAN EMOSIONAL PADA MAHASISWA PROGRAM STUDI BIMBINGAN DAN KONSELING2025-08-26T11:02:31+07:00Hesti Lienlin Hestiikhlas0910@gmail.com<p>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara ketangguhan mental dengan kesejahteraan emosional pada mahasiswa Program Studi Bimbingan dan Konseling FKIP Universitas Tadulako. Jenis penelitian adalah <em>cross sectional study</em>. Subjek penelitian adalah mahasiswa program studi Bimbingan dan Konseling FKIP Universitas Tadulako sebanyak 85 orang, dengan teknik <em>quota sampling</em> dalam pengambilan sampel<em>. </em>Instrumen penelitian menggunakan Skala ketangguhan mental yang di adopsi dari penelitian Adam (2022), dengan <em>cronbach alpha </em>sebesar ?=0.70. Skala kesejahteraan emosional diadopsi dari Hafnati, Safarina, Safuwan (2023), dengan <em>cronbach alpha </em>sebesar ?=0.897. Teknik analisis data yang digunakan analisis deskriptif dan analisis inferensial secara statistik dengan rumus korelasi <em>product moment</em>. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketangguhan mental 97.65 % berada pada kategori lemah, dan kesejahteraan emosional 69.42% dikategorikan sangat lemah. Namun demikan, tidak terbukti adanya hubungan positif signifikan antara ketangguhan mental dan kesejahteraan emosional (r = -0.12)</p>2025-08-26T11:02:19+07:00Copyright (c) 2025 Jurnal Kolaboratif Sainshttps://jurnal.unismuhpalu.ac.id/index.php/JKS/article/view/8333PENGARUH DISPOSITIONAL MINDFULNESS TERHADAP PSYCHOLOGICAL WELL BEING MAHASISWA TINGKAT AKHIR YANG SEDANG MENYUSUN SKRIPSI 2025-08-26T11:03:26+07:00Nur Rahma Nasru Rahmarahmanur0210@gmail.com<p><em>Final year students who are completing their theses often face considerable pressure. This pressure can trigger various negative emotions such as stress, excessive anxiety, frustration, and decreased motivation to work on their theses. This condition can ultimately impact students' psychological well-being. The purpose of this study was to determine the effect of dispositional mindfulness on the psychological well-being of final year students who are writing their theses. This study involved 125 students from several study programs, namely Guidance and Counseling, Elementary School Teacher Education, Physical Education, Health and Recreation, and Early Childhood Education Teacher Education. The instruments used to collect data were a dispositional mindfulness questionnaire with the Five Facet Mindfulness Questionnaire (FFMQ) scale and a psychological well-being questionnaire with the Psychological Well-Being Scale scale. The data analysis process was carried out using SPSS version 26. Based on the results of the simple linear regression analysis, the coefficient of determination R = 0.731 and R Square = 0.535 were obtained with a significance level of 0.000 <0.05. These results indicate a significant influence between dispositional mindfulness and the psychological well-being of final year students who are writing their theses.</em></p>2025-08-26T11:03:17+07:00Copyright (c) 2025 Jurnal Kolaboratif Sainshttps://jurnal.unismuhpalu.ac.id/index.php/JKS/article/view/8376Hubungan Mekanisme Koping Dengan Tingkat Kecemasan Pada Pasien Gagal Ginjal Kronik Di Ruangan Hemodialisa RSUD Dr. M.M Dunda Limboto2025-08-26T11:04:15+07:00Saskia Kumadjikiakumadji@gmail.comNasrun PakayaNasrunPakaya@gmail.comGusti Pandi LiputoGusto@gmail.com<p>Gagal ginjal kronik merupakan gangguan pada fungsi ginjal yang progresif dan tidak dapat pulih kembali, sehingga kemampuan ginjal gagal untuk mempertahankan keseimbangan cairan dan elektrolit yang menyebabkan terjadinya peningkatan kadar urea dalam darah dan terjadi penurunan laju filtrasi glomerulus. Salah satu terapi pengganti ginjal adalah hemodialisa, Hemodialisa (HD) atau sering disebut cuci darah adalah proses pembersihan darah dari sampah sisa metabolisme dan cairan yang berlebih oleh bantuan ginjal buatan dari mesin hemodialisa. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui hubungan mekanisme koping dengan tingkat kecemasan pada pasien gagal ginjal kronik di ruangan hemodialisa RSUD Dr. M.M Dunda Limboto. Jenis penelitian adalah penelitian deskriptif analitik dengan desain <em>Cross Sectional</em>. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 67 responden dengan besar sampel 40 responden dengan teknik pengambilan sampel <em>Total Sampling</em>. Instrument penelitian menggunakan kuesioner dan dianalisis menggunakan uji <em>Sperman Rank.</em> Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa hasil <em>p-value = </em>0.000 yang lebih kecil dari a = 0,05 berarti bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara mekanisme koping dengan tingkat kecemasan pada pasien gagal ginjla kronik di ruang hemodialisa RSUD Dr. M.M Dunda Limboto.</p> <p> </p>2025-08-26T11:04:15+07:00Copyright (c) 2025 Jurnal Kolaboratif Sainshttps://jurnal.unismuhpalu.ac.id/index.php/JKS/article/view/8377Pengaruh Edukasi terhadap Pengetahuan Ibu tentang Pemberian MPASI Puding Daun Kelor dalam Pencegahan Stunting2025-08-26T11:05:13+07:00Alya Dwiaryanti Putri AdamAlyadwiaryanti@gmail.comZuhriana K. YusufZuhriana@gmail.comCindy Puspita Sari Haji Fajarcindy@ung.ac.id<p>Stunting masih menjadi masalah kesehatan di Indonesia yang mencapai 21,6% pada tahun 2022, menempatkan Indonesia di urutan ke-5 Asia. Salah satu cara mencegah stunting adalah dengan cara meningkatkan pengetahuan ibu Tujuan dari penelitian untuk mengetahui pengaruh edukasi terhadap pengetahuan ibu tentang pemberian MPASI puding daun kelor dalam pencegahan stunting.</p> <p>Metode penelitian menggunakan jenis rancangan eksperimen dengan desain penelitian one group pretest posttest design. Populasi penelitian yaitu Ibu yang memiliki balita di wilayah kerja Puskesmas Limboto Kabupaten Gorontalo. Jumlah balita di wilayah kerja Puskesmas Limboto Desa Hunggaluwa Kabupaten Gorontalo 37 orang. Sampel terdiri dari 37 responden, dengan Teknik pengambilan sampel purposive sampling.</p> <p>Hasil penilitian didapatkan nilai mean (rata-rata) Pengetahuan ibu sebelum diberikan edukasi yaitu 15,38 dan setelah diberikan edukasi hasil nilai mean (rata-rata) meningkat menjadi 22,62. Hasil uji statistic Wilcoxon mendapatkan nilai p value yaitu 0,000 Sehingga terdapat pengaruh pemberian edukasi terhadap pengetahuan ibu tentang pemberian MPASI puding daun kelor dalam pencegahan stunting di wilayah kerja Puskesmas Limboto Desa Hunggaluwa Kabupaten Gorontalo. Diharapkan penelitian ini menjadi masukkan bagi tenaga kesehatan di Puskesmas memberikan intervensi edukasi tentang pemberian MPASI puding daun kelor dalam pencegahan stunting untuk meningkatkan pengetahuan ibu.</p>2025-08-26T11:05:13+07:00Copyright (c) 2025 Jurnal Kolaboratif Sainshttps://jurnal.unismuhpalu.ac.id/index.php/JKS/article/view/8378Pengaruh Peer Support Group Terhadap Mekanisme Koping pada Penderita Diabetes Melitus tipe 2 di Wilayah Kerja Puskesmas Kabila2025-08-26T11:05:59+07:00Nofiani Tiara KalangiAlyadwiaryanti@gmail.comZulkifli B. PomalangoZulkifli@gmail.comMihrawaty S. Antu Mihrawaty@gmail.com<p>Diabetes melitus dapat menyebabkan komplikasi hipoglikemia dan hiperglikemia. Mekanisme koping penting untuk membantu pasien dan pengasuh menghadapi stres, yang dapat diperkuat melalui penyuluhan, terapi kognitif, dan dukungan kelompok sebaya. Dukungan teman sebaya membantu pertukaran pengalaman serta meningkatkan kesadaran diri pasien.Tujuan umum dalam penelitian ini adalah mengetahui Pengaruh <em>Peer Support Group </em>terhadap Mekanisme Koping pada penderita Diabetes Melitus tipe 2. Metode penelitian ini yakni penelitian kuantitatif <em>pra-eksperimental </em>dengan desain <em>pre-test and post-test nonequivalent</em><em> without</em><em> control gr</em><em>oup</em><em>. </em>Populasi dalam penelitian ini berjumlah 391 responden dengan besar sampel sebanyak 80 responden menggunakan teknik <em>cluster random sampling. </em>Instrumen penelitian menggunakan kuesioner <em>Brief </em><em>Cope </em>dan SOP <em>Peer support group</em><em>.</em> Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan <em>peer support group </em>terhadap mekanisme koping pada penderita diabetes melitus tipe 2 di wilayah kerja Puskesmas Kabila dengan Dengan hasil uji <em>Paired Samples T-Test </em>memperoleh nilai (<em>p=</em> <em>?</em>0,05). Penelitian ini bertujuan mengevaluasi persepsi penderita diabetes melitus tipe 2 terhadap mekanisme koping mereka, agar dapat mengubah mekanisme koping maladaptif menjadi adaptif dan mempertahankan mekanisme koping adaptif yang sudah ada.</p>2025-08-26T11:05:59+07:00Copyright (c) 2025 Jurnal Kolaboratif Sainshttps://jurnal.unismuhpalu.ac.id/index.php/JKS/article/view/8379Analisis Pendapatan Petani Kakao Di Kecamatan Parigi Selatan2025-08-26T11:06:40+07:00Anggi dela PuspitaAlyadwiaryanti@gmail.comEdhi Taqwaedi.taqwa@gmail.comNurnaningsihNurnaningsih@gmail.comAndi Herman JayaAndiHerman@gmail.comMusdayantiMusdayanti@gmail.com<p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pendapatan petani kakao di Kecamatan Parigi Selatan, Kabupaten Parigi Moutong, Provinsi Sulawesi Tengah. Kakao merupakan salah satu komoditas unggulan subsektor perkebunan yang berperan penting dalam perekonomian pedesaan dan ekspor nasional. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan pengumpulan data primer melalui wawancara langsung menggunakan kuesioner kepada 30 petani kakao. Data yang dikumpulkan meliputi biaya produksi, jumlah produksi, harga jual, dan total penerimaan. Analisis dilakukan dengan menghitung total biaya tetap, biaya variabel, total penerimaan, serta pendapatan bersih. Hasil penelitian menunjukkan bahwa total produksi kakao mencapai 36.160 kg dengan harga jual rata-rata Rp 148.000/kg, menghasilkan total penerimaan sebesar Rp 5.350.880.000. Total biaya produksi tercatat sebesar Rp 918.230.700, sehingga total pendapatan bersih petani sebesar Rp 4.432.649.300 atau rata-rata Rp 147.721.643 per petani per musim tanam. Temuan ini menunjukkan bahwa usahatani kakao di wilayah ini tergolong sangat menguntungkan. Faktor harga jual yang tinggi dan produktivitas yang optimal menjadi penentu utama pendapatan petani. Hasil studi ini diharapkan dapat menjadi referensi untuk pengembangan kebijakan dan peningkatan kesejahteraan petani kakao di daerah potensial lainnya.</p>2025-08-26T11:06:40+07:00Copyright (c) 2025 Jurnal Kolaboratif Sainshttps://jurnal.unismuhpalu.ac.id/index.php/JKS/article/view/8380Hubungan Lama Menjalani Hemodialisis dengan Status Gizi Pasien yang Menjalani Hemodialisis di RSUD Prof. Dr. H. Aloei Saboe2025-08-26T11:07:31+07:00Sherly Syakilla Alyadwiaryanti@gmail.comNurdiana DjamaluddinNurdianaDjamaluddin@gmail.comGusti Pandi LiputoGusti@gmail.comMaryadiMaryadi@gmail.com<p>Prevalensi global gagal ginjal kronik pada tahun 2021 sebanyak lebih dari 843,6 juta. Hemodialisis merupakan tindakan yang dilakukan dengan cara mengalirkan darah dari dalam tubuh untuk dialirkan ke dalam mesin hemodialisis dan dilakukan proses penyaringan sisa metabolisme di dalam dializer dengan menggunakan cara kerja ultrafiltrasi. Masalah umum yang terjadi pada pasien gagal ginjal kronik yang menjalani hemodialisis secara rutin adalah penurunan status gizi yang mengarah pada malnutrisi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan lama menjalani hemodialisis dengan status gizi pasien gagal ginjal kronik. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kuantitatif dengan metodel yang digunakan yaitu analitik obervarsional dengan desain <em>cross sectional</em>. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 81 responden dengan teknik pengambilan sampel menggunakan <em>purposive sampling </em>didapatkan sampel sebanyak 67 responden. Instrumen dalam penelitian ini menggunakan kuesioner <em>Subjective Global Assessment </em>(SGA). Analisis data yang digunakan adalah uji <em>Fisher’s Exact Test</em>. Hasil penelitian menunjukkan nilai <em>p value</em> sebesar 0,025 (<em>p value </em>< 0,05) yang artinya terdapat hubungan antara lama menjalani hemodialisis dengan status gizi pasien gagal ginjal kronik. Hasil penelitian ini diharapkan dapat meningkatkan perhatian terhadap status gizi pasien, terutama bagi mereka yang telah menjalani hemodialisis dalam jangka waktu yang lama. </p>2025-08-26T11:07:31+07:00Copyright (c) 2025 Jurnal Kolaboratif Sainshttps://jurnal.unismuhpalu.ac.id/index.php/JKS/article/view/8414PENGARUH LINGKUNGAN KELUARGA TERHADAP PERKEMBANGAN KARAKTER ANAK USIA SEKOLAH DASAR 2025-08-26T11:08:07+07:00Siti AisyahSitiaisyahk480@upi.eduWulan Sapitriwulansapitri@upi.eduWardatul Afiyahwardatulafiyah.243@upi.eduSabrina Jelitasbrnajelita03@upi.eduFebby Deca Lestarifebbydcl913@upi.eduKamiliya Nailah Fitrikamiliyanf23@upi.eduAida Indah Pertiwiaidapertiwi95@upi.eduWina Mustikaatiwinamustika@upi.edu<p>Lingkungan keluarga merupakan tempat pertama dan utama bagi anak dalam membentuk karakter, yang mencakup nilai moral, kedisiplinan, sikap, dan perilaku sosial. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran lingkungan keluarga, khususnya komunikasi, kebiasaan positif, dan dukungan emosional, dalam pembentukan karakter anak usia sekolah dasar. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan pengumpulan data melalui kuesioner terpisah yang diisi oleh 25 orang anak dan 25 orang tua, kemudian dianalisis menggunakan persentase. Hasil menunjukkan bahwa dari sisi anak, 84% sering berkomunikasi dengan orang tua, 88% mendapat nasihat saat melakukan kesalahan, 84% dibiasakan beribadah di rumah, dan 88% merasa nyaman serta didukung keluarga. Dari sisi orang tua, 84% memiliki waktu khusus untuk berinteraksi dengan anak, 48% menggunakan nasihat lembut, 96% membiasakan beribadah di rumah, 68% sering memberi pujian, dan 92% menganggap lingkungan keluarga sangat berpengaruh terhadap pembentukan karakter. Temuan ini menegaskan bahwa komunikasi efektif, keterlibatan aktif, dan keteladanan orang tua menjadi faktor kunci dalam membentuk karakter positif, serta bahwa lingkungan keluarga yang harmonis dan pola asuh demokratis mendukung perkembangan moral, kedisiplinan, dan perilaku sosial anak usia sekolah dasar.</p>2025-08-26T11:08:06+07:00Copyright (c) 2025 Jurnal Kolaboratif Sainshttps://jurnal.unismuhpalu.ac.id/index.php/JKS/article/view/8403ANALISIS PEMAHAMAN ORANGTUA TERHADAP DIMENSI PERKEMBANGAN BUDAYA DAN SPIRITUALITAS ANAK SEKOLAH DASAR2025-08-26T11:08:43+07:00Salma Nurhaliza Darmansyahsalmadarmansyah.91@upi.eduRosdillah Eka Putrirosdillaheka4@upi.eduAnggun Nur Andiany Wiyosoanggun14andiany@upi.eduFiddini Nafa Eka Rohmaningsihfiddini.nafa8@upi.eduLaili Lutfianahlaili.lutfianah43@upi.eduLaras Ayu syahranilarasayu05@upi.eduAnnisa Yumna Rizqannisa.yumna3007@upi.eduWina Mustikaatiwinamustika@upi.edu<p>Pendidikan dasar memiliki peran penting dalam membentuk perkembangan anak secara menyeluruh, mencakup aspek akademik, fisik, sosial, emosional, budaya, spiritual, dan intelektual. Namun, arus globalisasi dan dominasi media digital telah menggeser nilai-nilai budaya lokal serta melemahkan dimensi spiritual anak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemahaman orang tua terhadap perkembangan budaya dan spiritual anak sekolah dasar serta mengidentifikasi faktor yang memengaruhinya. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik survei terbuka dan wawancara ringan pada 30 responden. Hasil penelitian menunjukkan tingkat pemahaman orang tua berada pada kategori sangat tinggi (83,48%), dan perilaku anak yang mencerminkan nilai-nilai tersebut juga sangat tinggi (80,07%). Temuan ini mengindikasikan kesadaran yang kuat, namun penerapan sehari-hari masih menghadapi kendala seperti tingginya penggunaan gadget dan minimnya integrasi nilai budaya-spiritual di rumah. Pembahasan menyoroti bahwa penguatan nilai tersebut memerlukan kolaborasi konsisten antara keluarga dan sekolah, pendampingan media digital, serta penyediaan kegiatan alternatif yang sarat nilai budaya. Dukungan lingkungan sosial dan program sekolah berbasis kearifan lokal terbukti membantu internalisasi nilai secara berkelanjutan. Kesimpulannya, keberhasilan penanaman nilai budaya dan spiritual memerlukan sinergi keluarga sekolah serta strategi pengasuhan yang adaptif terhadap tantangan era digital.</p>2025-08-26T11:08:43+07:00Copyright (c) 2025 Jurnal Kolaboratif Sainshttps://jurnal.unismuhpalu.ac.id/index.php/JKS/article/view/8400OPTIMALISASI PERKEMBANGAN PESERTA DIDIK MELALUI BIMBINGAN KONSELING DAN PSIKOLOGI PENDIDIKAN2025-08-26T11:09:33+07:00Khairunnisa Sri Handayanikhairunnisa.25@upi.eduChairin Zahra Alkautsarichairinzahra17@upi.eduLinda Wahyunindayun.30@upi.eduFazrilina Afrianifazrilina16@upi.eduNurhayatinurhayati04@upi.eduMuhammad Anji Rijalanji.rijal12@upi.eduWina MustikaatiWinamustika@upi.edu<p>Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran strategis bimbingan konseling (BK) dan psikologi pendidikan dalam mengoptimalkan perkembangan peserta didik. Layanan BK berfungsi sebagai sarana bantuan profesional yang bersifat preventif, kuratif, dan pengembangan, yang membantu peserta didik memahami diri, mengelola emosi, membentuk karakter positif, serta mengatasi hambatan belajar dan sosial. Sementara itu, psikologi pendidikan memberikan landasan teoritis dan praktis bagi guru untuk memahami tahap perkembangan, perbedaan individu, serta strategi pembelajaran yang adaptif dan relevan. Penelitian ini menggunakan metode studi pustaka dengan menganalisis berbagai sumber ilmiah, termasuk buku, jurnal terakreditasi, dan artikel akademik. Hasil kajian menunjukkan bahwa sinergi antara BK dan psikologi pendidikan dapat menciptakan lingkungan belajar yang kondusif, meningkatkan prestasi akademik, dan membentuk kompetensi sosial-emosional peserta didik secara seimbang. Integrasi kedua pendekatan ini penting untuk mencetak generasi yang produktif, resilien, dan berkarakter, serta siap menghadapi tantangan masa depan.</p>2025-08-26T11:09:33+07:00Copyright (c) 2025 Jurnal Kolaboratif Sainshttps://jurnal.unismuhpalu.ac.id/index.php/JKS/article/view/8472Analisis Pengukuran Postur Kerja Menggunakan Metode Ovako Work Analysis System (OWAS) Dengan Keluhan Musculoskeletal Disorders (MSDs) Pada Produksi Ikan Di CV. Camar Laut Gorontalo2025-08-26T11:51:21+07:00Fadilla Amalia BahsoanMohamadidrishasan90@gmail.comHerlina Jusufherlinajusuf@ung.ac.idAyu Rofia NurfadillahAyuRofiaNurfadillah@gmail.com<p>CV Camar Laut Gorontalo beroperasi dalam industri perikanan yang memiliki aktivitas mengangkat ikan secara manual dengan berat 10 – 40 kg/ekor setiap harinya. Kondisi kerja yang dilakukan secara berulang, seperti membungkuk, memutar, atau miring ke samping saat mengangkat ikan serta posisi berdiri yang tidak stabil sehingga menyebabkan tingginya risiko terjadinya <em>Musculoskeletal Disorders</em> (MSDs) pada pekerja yang melibatkan otot, tulang, dan jaringan ikat, seperti nyeri sendi, cedera, atau gangguan lainnya. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis hubungan postur kerja dengan keluhan MSDs pada pekerja produksi ikan di CV.Camar Laut Gorontalo.</p> <p>Jenis penelitian adalah <em>observasional analitik</em> dengan desain <em>Cross Sectional</em>. Populasi yaitu seluruh pekerja produksi ikan di CV.Camar Laut Gorontalo sebanyak 32 orang. Jumlah sampel sama dengan jumlah populasi yang diambil menggunakan teknik total sampling. Instrumen penelitian menggunakan Kuesioner <em>Nordic Body Map</em> (NBM) Dan Metode <em>Ovako Work Analysis System</em> (OWAS). Data dianalisis menggunakan uji Korelasi <em>Spearman rho</em>.</p> <p>Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan postur kerja menggunakan metode <em>Ovako Work Analysis System</em> (OWAS) dengan keluhan <em>Musculoskeletal </em></p> <p><em>Disorders</em> (MSDs) yaitu (?-value=0.000; rs=0.777). Pekerja produksi ikan di CV. Camar Laut Gorontalo disarankan mengurangi beban kerja fisik dengan menyesuaikan berat beban yang diangkat dan menjaga postur kerja yang ergonomi saat bekerja untuk mencegah keluhan <em>Musculoskeletal Disorders</em> (MSDs).</p>2025-08-26T11:51:21+07:00Copyright (c) 2025 Jurnal Kolaboratif Sainshttps://jurnal.unismuhpalu.ac.id/index.php/JKS/article/view/8471Hubungan Kepatuhan Minum Obat ARV dengan Kualitas Hidup Penderita HIV/AIDS2025-08-26T11:51:56+07:00Nur Alifta ManopoMohamadidrishasan90@gmail.comNasrun PakayaNasrunPakaya@gmail.comNirwanto K. RahimNirwantoK.Rahim@gmail.com<p>HIV/AIDS merupakan masalah kesehatan global yang berdampak besar terhadap kualitas hidup penderitanya. pengobatan antiretroviral (ARV) merupakan terapi utama untuk menekan laju perkembangan virus. Namun, efektivitas terapi sangat bergantung pada tingkat kepatuhan penderita dalam mengonsumsi obat secara teratur. HIV atau <em>Human Immunodeficiency Virus </em>adalah virus yang menginfeksi sisitem imun manusia terutama sel CD4, sel limfosit T dan makrofag virus ini akan menyebabkan rusaknya fungsi dan sistem imun manusia. Sedangkan <em>Acqired Immunodeficiency Syndrome </em>atau yang dikenal sebagi AIDS adalah sekumpulan gejala yang bersamaan dengan infeksi atau sindrom yang disebabkan oleh gangguan sistem kekebalan tubuh pada manusia yang disebabkan oleh virus <em>Human Immunodeficiency Virus</em> (HIV). Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan antara kepatuhan minum obat ARV dengan kualitas hidup penderita HIV/AIDS. Menggunakan metode desain kuantitatif dengan pendekatan <em>cross-sectional</em>. Pengambilan sampel menggunakan teknik <em>total sampling</em>.sampel berjumlah 35 penderita HIV/AIDS yang menjalani terapi ARV di RSUD Toto Kabila dengan menggunakan teknik <em>total sampling</em>. Hasil penelitian menunjukan bahwa sebanyak 17 responden (48.6%) memeiliki kepatuhan kategori sedang,sementara sebanyak 8 responden memiliki kepatuhan tinggi (22.9%). Selain itu, sebanyak 29 orang (82.9%) memiliki kualitas hidup baik dan sebanyak 6 orang (17.1%) memiliki kualitas hidup buruk. Berdasarkan uji <em>likelhood ratio </em>menunjukan adanya hubungan antara kepatuhan minum obat ARV dengan kualitas hidup penderita HIV/AIDS dengan <em>p value</em> 0.043(p < 0.05) Diharapkan penelitian ini menjadi masukan terhadap Pihak rumah sakit d dalam upaya kepatuhan terhadap ARV dengan dampaknya terhadap kualitas hidup pasien.</p>2025-08-26T11:51:56+07:00Copyright (c) 2025 Jurnal Kolaboratif Sainshttps://jurnal.unismuhpalu.ac.id/index.php/JKS/article/view/8470Gambaran Pendokumentasian Asuhan Keperawatan Melalui Aplikasi SIMGOS di Ruangan Interna RSUD dr. Hasri Ainun Habibie Provinsi Gorontalo2025-08-26T11:52:31+07:00Mohamad Idris HasanMohamadidrishasan90@gmail.comVivien Novarina A. Kasimvidya.avianti@ung.ac.idRachmawaty D. HunawanRahmawati898@gmail.com<p>Pendokumentasian asuhan keperawatan bertujuan untuk mengetahui gambaran asuhan keperawatan baik manual maupun elektronik yang menjadi solusi efektif untuk meningkatkan efisiensi dan kualitas layanan kesehatan di RSUD dr. Hasri Ainun Habibie khususnya di ruangan interna. Aplikasi Rekam Medis Elektronik (RME) yang digunakan dinamakan SIMGOS (Sistem Informasi Manajemen Generik Open Source). Desain dalam penelitian ini adalah kuantitatif. Teknik pengambilan Sampel dalam penelitian ini menggunakan metode <em>Total sampling</em> dengan total sampel 100 Rekam Medik yang sudah selesai perawatan yang datang dan masuk di ruangan interna pada bulan Januari 2025. Instrument yang digunakan dalam penelitian ini adalah lembar ceklis berdasarkan SOP pengisian asuhan keperawatan pada aplikasi SIMGOS. Dari hasil analisis univariat yang dinilai berdasarkan 6 aspek asuhan keperawatan yang terdiri dari pengkajian, diagnosa, intervensi keperawatan, implementasi, evaluasi, dan catatan asuhan keperawatan. Dari hasil penelitian didapatkan bahwa terdapat 2 aspek asuhan keperawatan yang dikatakan kategori lengkap yaitu diagnosa dan intervensi sedangkan terdapat 4 aspek yang dikatakan cukup lengkap yaitu pengkajian, implementasi, evaluasi, dan catatan keperawatan. Sehingga dari hasil keseluruhan 100 rekam medis disimpulkan bahwa kategori cukup lengkap dengan persentase 75% dan kategori kurang lengkap dengan persentase 25%. Aplikasi SIMGOS yang dikembangkan dan lebih dilengkapi akan memperbaiki kinerja perawat dalam mendokumentasikan asuhan keperawatan dengan baik.</p>2025-08-26T11:52:31+07:00Copyright (c) 2025 Jurnal Kolaboratif Sainshttps://jurnal.unismuhpalu.ac.id/index.php/JKS/article/view/8469Evaluasi Kualitas Sanitasi Pada Pusat Perbelanjaan Dan Pasar Tradisional Di Medan Mall Dan Pusat Pasar Medan2025-08-26T11:53:07+07:00SusilawatiSusilawati@gmail.comDavid Brando P. TariganDavid@gmail.comNadya RamadhaniNadyaRamadhani@gmail.comDella PriscaDellaPrisca@gmail.comSonya Tri PratiwiSonya@gmail.comAlfi Syahrina HidayatAlfiSyahrinaHidayat@gmail.com<p>Sanitasi yang buruk di pusat perbelanjaan dan pasar dapat menjadi sumber penularan penyakit dan menurunkan kenyamanan pengunjung. Medan Mall dan Pusat Pasar Medan sebagai dua lokasi pusat aktivitas masyarakat di Kota Medan masih menghadapi berbagai tantangan dalam pengelolaan sanitasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kualitas sanitasi di kedua lokasi dengan fokus pada kondisi toilet, ketersediaan air bersih, fasilitas cuci tangan, pengelolaan sampah, dan penataan ruang ibadah. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif melalui observasi dan wawancara. Hasil menunjukkan bahwa fasilitas dasar telah tersedia namun belum memenuhi standar sanitasi yang ideal. Toilet belum ramah akses, fasilitas cuci tangan minim, sistem pemilahan sampah tidak diterapkan, dan penataan musholla tidak sesuai zona bersih. Kurangnya edukasi dan pengawasan juga memperburuk kondisi tersebut. Diperlukan perbaikan menyeluruh agar sanitasi di lokasi penelitian dapat mendukung kesehatan dan kenyamanan masyarakat.</p>2025-08-26T11:53:06+07:00Copyright (c) 2025 Jurnal Kolaboratif Sainshttps://jurnal.unismuhpalu.ac.id/index.php/JKS/article/view/8468Analisis Risiko Ergonomi Pada Pekerja Manual Material Handling di Pt. Davincy Airindo Menggunakan Metode Quick Exposure Check (QEC)2025-08-26T11:53:43+07:00Indah Dwi Amaliahdwiamalia5@gmail.comLaksmyn KadirLaksmynkadir@gmail.comTri Septian Maksumtriseptian@ung.ac.id<p>Kegiatan <em>manual material handling</em> melibatkan aktivitas fisik yang berat, termasuk mengangkat, membawa, menurunkan, dan memindahkan barang. Pekerja di PT. Davincy Airindo yang melakukan kegiatan pekerjaan ini berpotensi menimbulkan risiko ergonomi yang dapat berdampak pada kesehatan pekerja, terutama risiko gangguan <em>musculoskeletal disorders</em>. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui tingkat risiko ergonomi pada pekerja <em>manual material handling</em> di PT. Davincy Airindo menggunakan metode <em>Quick Exposure Check</em> (QEC).</p> <p>Jenis penelitian yang digunakan adalah deksriptif kuantitatif. Sampel penelitian berjumlah 63 pekerja yang dipilih menggunakan teknik <em>exhausetive sampling</em>. Instrumen pada penelitian ini adalah kuesioner <em>Quick Exposure Checklist</em> untuk mengevaluasi paparan risiko ergonomi. Data dianalisis secara deskriptif dan disajikan dalam tabel distribusi frekuensi.</p> <p>Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa dari 63 pekerja di PT. Davincy Airindo sebagian besar memiliki <em>exposure score</em> bagian punggung (bergerak) pada kategori <em>high </em>berjumlah 24 pekerja (38,2%). Untuk <em>exposure score</em> bagian bahu/lengan sebagian besar memiliki kategori <em>moderate</em> berjumlah 31 pekerja (49,2%). Untuk <em>exposure score</em> pergelangan tangan sebagian besar pada kategori <em>high</em> berjumlah 34 pekerja (49,2%). Untuk <em>exposure score</em> leher sebagian besar pada kategori <em>high</em> berjumlah 44 pekerja (69,8%). Tingkat <em>action level</em> sebagian besar pekerja memiliki skor paparan total ?70% berjumlah 39 pekerja (61,9%). Disarankan kepada PT. Davincy Airindo untuk merancang kebijakan K3 guna menurunkan risiko gangguan otot dan tulang serta menciptakan lingkungan kerja yang ergonomis.</p> <p> </p>2025-08-26T11:53:43+07:00Copyright (c) 2025 Jurnal Kolaboratif Sainshttps://jurnal.unismuhpalu.ac.id/index.php/JKS/article/view/8467Gambaran Tingkat Pengetahuan Penderita Diabetes Melitus Tipe 2 Terhadap Edukasi Pola Makan Dan Kontrol Gula Darah Melalui Video Berbahasa Gorontalo Di Wilayah Kerja Puskesmas Kabila Kabupaten Bone Bolango2025-08-26T11:54:23+07:00Nurfadhila E. PatueNurfadilapatue8440@gmail.comZainuddinZainuddin@gmail.comRini Wahyuni MohamadRiniWahyuniMohamad@gmail.com<p>Edukasi kesehatan yang disampaikan melalui media visual berbahasa lokal dapat menjadi metode yang efektif dalam meningkatkan pengetahuan pasien mengenai pengelolaan penyakit kronis seperti diabetes melitus. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan tingkat pengetahuan penderita diabetes melitus terhadap edukasi pola makan dan kontrol gula darah melalui video berbahasa Gorontalo di wilayah kerja Puskesmas Kabila Kabupaten Bone Bolango. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif. Populasi penelitian sebanyak 351 penderita diabetes melitus, dengan teknik pengambilan sampel menggunakan <em>purposive sampling</em> dan jumlah sampel sebanyak 78 responden. Instrumen penelitian berupa lembar kuesioner yang terdiri dari sejumlah pertanyaan dan pernyataan terkait pengetahuan tentang pola makan dan kontrol gula darah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar penderita diabetes melitus di wilayah kerja Puskesmas Kabila memiliki tingkat pengetahuan yang baik mengenai pola makan dan kontrol gula darah setelah diberikan edukasi menggunakan video berbahasa Gorontalo. Temuan ini menunjukkan bahwa penggunaan media edukasi berbasis budaya lokal dapat mendukung peningkatan pemahaman pasien dalam pengelolaan penyakit. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi dasar bagi Puskesmas Kabila dalam mengembangkan strategi edukasi yang lebih tepat sasaran guna meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan kepada masyarakat. </p>2025-08-26T11:54:23+07:00Copyright (c) 2025 Jurnal Kolaboratif Sainshttps://jurnal.unismuhpalu.ac.id/index.php/JKS/article/view/8466Hubungan Dukungan Keluarga Dan Kepatuhan Rehabilitasi Dengan Kemandirian Pasien Pasca Stroke Di Klinik Kinesia Sentra Rehabilitasi Kota Gorontalo2025-08-26T11:54:57+07:00Meyrin Hasannasrun.ners89@ung.ac.idNasrun PakayaNasrunPakaya@gmail.comIta Sulistianiitasulistiani@ung.ac.id<p>Seiring setiap tahunnya penderita stroke mengalami peningkatan, menjadikan permasalahan yang timbul setelah mengalami penyakit stroke tingkat ketergantungan terhadap orang lain semakin meningkat, sehingga dalam melakukan aktivitas sehari-hari menurun. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan dukungan keluarga dan kepatuhan rehabilitasi dengan kemandirian pasien pasca stroke di Klinik Kinesia Sentra Rehabilitasi Kota Gorontalo. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif. Jenis penelitian yangdigunakan adalah survey analitik dengan desain<em>cross sectional</em>dengan jumlah sampel 30 responden menggunakan teknik <em>Accidental Sampling</em>. Analisa data yang digunakan adalah uji <em>spearman rank </em>dengan instrument penelitian kuesioner dukungan keluarga, kuesioner kepatuhan rehabilitasi serta kuesioner kemandirian<em>.</em> Hasil analisis univariat dukungan keluarga baik 19 responden (63,3%), dukungan keluarga kurang baik 11 responden (36,7%). Untuk tingkat kepatuhan rehabilitasi tinggi 21 responden (70%), pada tingkat rendah 9 responden (30%). Kemandirian tingkat mandiri 16 responden (43,3%), kemandirian sedang 10 responden (33,4%), kemandirian berat 4 responden (13,3%). Hasil analisis bivariat menunjukkan bahwa hubungan dukungan keluarga dengan kemandirian, dan hubungan kepatuhan rehabilitasi dengan kemandirian berdasarkan hasil uji statistic menggunakan <em>sperman rho</em> menghasilkan <em>p value</em> = 0,019 dan 0,000 atau dengan kata lain nilai p<0,05. Maka disimpulkan bahwa terdapat hubungan antara dukungan keluarga dengan tingkat kemandirian pasien, dan kepatuhan rehabilitasi dengan tingkat kemandirian pasien pasca stroke di Klinik Kinesia Sentra Rehabilitasi Kota Gorontalo.Diharapkan penelitian ini dapat memberikan informasi serta pengetahuan kepada keluarga dan pasien<strong>.</strong></p>2025-08-26T11:54:57+07:00Copyright (c) 2025 Jurnal Kolaboratif Sainshttps://jurnal.unismuhpalu.ac.id/index.php/JKS/article/view/8465Analisis Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Menstrual Disorders Pada Pegawai Wanita Di Balai Pengelola Transportasi Darat Kelas II Provinsi Gorontalo2025-08-26T11:55:30+07:00Sri Susanti Latabinlatabi4@gmail.comHerlina Jusufherlinajusuf@ung.ac.idPutri Ayuningtias MahdangPutriAyuningtiasMahdang@gmail.com<p><em>Menstrual Disorders </em>atau gangguan menstruasi seringkali menjadi masalah dan mempengaruhi kualitas hidup wanita. Beberapa faktor yang diduga berhubungan dengan kejadian menstrual disorders antara lain penggunaan <em>high heels</em>, tingkat stres kerja, status gizi selain itu beban kerja tinggi, tekanan dari atasan, dan gaya hidup yang tidak sehat berpotensi memicu gangguan kesehatan reproduksi. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis faktor yang berhubungan dengan <em>Menstrual Disorders </em>pada pegawai wanita di Balai Pengelola Transportasi Darat Kelas II Provinsi Gorontalo.</p> <p>Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dimana penelitian ini bersifat <em>Survey analytic</em> dengan desain <em>Cross Sectional</em>. Sampel penelitian berjumlah 62 pegawai wanita yang dipilih dengan teknik total sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan analisis data dilakukan dengan uji <em>Rank Spearman.</em></p> <p>Hasil analisis data menunjukkan tidak ada hubungan antara <em>high heels </em>dengan <em>Menstrual disorders </em>(p = 0,074), ada hubungan antara stress kerja dan status gizi dengan <em>Menstrual disorders </em>(p = 0,000). Saran untuk instansi diperlukan perhatian khusus dari pihak instansi untuk mengatur lingkungan kerja yang mendukung kesehatan reproduksi wanita, seperti pemberian edukasi gizi, manajemen stres, serta pemilihan alas kaki yang ergonomis.</p>2025-08-26T11:55:30+07:00Copyright (c) 2025 Jurnal Kolaboratif Sainshttps://jurnal.unismuhpalu.ac.id/index.php/JKS/article/view/8464Peningkatan Literasi Keuangan Melalui Pendampingan Perhitungan Harga Pokok Produksi Dan Laba Rugi: Studi Kasus Umkm Dimsyum By Yuni2025-08-26T11:56:05+07:00Muh Riswandi Ibrahimandirisan@gmail.comAndi Indriani Ibrahimandi.indriani.ibrahim@gmail.comZahwahZahwah@gmail.comChintya Yuli PurnamaChintyayuli66@gmail.comNuraniNurani@gmail.com<p>Pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan literasi keuangan UMKM, khususnya pada pemilik "Dimsyum by Yuni" di Palu, Sulawesi Tengah. Fokusnya adalah membimbing perhitungan harga pokok produksi (HPP) dan penyusunan laporan laba rugi sederhana, mengingat pemilik sebelumnya hanya memisahkan modal dan keuntungan. Metodologi yang digunakan adalah pendampingan individual intensif selama satu hari di lokasi usaha, meliputi asesmen kebutuhan, pengumpulan data biaya, perhitungan HPP, dan simulasi laporan laba rugi. Hasilnya, HPP per mika Dimsyum terumuskan Rp 4.944, dengan proyeksi keuntungan Rp 8.056 per mika, serta laporan laba rugi bulanan yang menunjukkan laba bersih substansial. Dampak signifikan adalah peningkatan pemahaman pemilik terhadap struktur biaya, proses HPP, dan interpretasi laporan laba rugi, sehingga ia kini mampu melakukan pencatatan dan perhitungan HPP. Kegiatan ini efektif membekali pemilik UMKM dengan kompetensi finansial fundamental untuk pengelolaan usaha yang lebih efisien dan berkelanjutan.</p>2025-08-26T11:56:04+07:00Copyright (c) 2025 Jurnal Kolaboratif Sainshttps://jurnal.unismuhpalu.ac.id/index.php/JKS/article/view/8473PENGARUH STRATEGI PEMASARAN BERBASIS KOMUNITAS DAN CITRA MEREK TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN PRODUK PADA AKUN INSTAGRAM @local.brandindonesia2025-08-29T19:59:28+07:00Ilham Nur Pratamanurp655@gmail.com<p>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh strategi pemasaran berbasis komunitas terhadap keputusan konsumen dalam membeli produk melalui akun Instagram @local.brandindonesia. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan survei dan kuesioner yang disebarkan kepada pengikut akun @local.brandindonesia. Jumlah responden dalam penelitian ini berjumlah 103 orang. Metode analisis data menggunakan regresi linier guna mengetahui hubungan antara keterlibatan komunitas dan keputusan pembelian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pemasaran berbasis komunitas dan citra merek berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan konsumen dalam membeli produk.</p>2025-08-29T19:59:28+07:00Copyright (c) 2025 Jurnal Kolaboratif Sainshttps://jurnal.unismuhpalu.ac.id/index.php/JKS/article/view/7992Penyelesaian Perselisihan Hubungan Kerja Berdasarkan Perjanjian Kerja Laut Di Pengadilan Hubungan Industrial2025-08-29T20:11:59+07:00Muhammad Adnan Tianotak, Saprudinadnan.tianotak@gmail.com<p>Pasal 337 UU Pelayaran memiliki implikasi penting bagi awak kapal yang bekerja di kapal-kapal niaga dan pengusaha di sektor pelayaran, termasuk mengenai hak dan kewajiban tenaga kerja, standar kerja, perlindungan tenaga kerja, serta penyelesaian perselisihan ketenagakerjaan. Penulisan ini bertujuan untuk meneliti bagaimana pelaut yang dipekerjakan sebagai awak kapal merupakan pekerjaan yang bersifat tetap dan merupakan bagian dari pekerjaan bisnis inti (core business) menurut UU Ketenagakerjaan dan persoalan yurisdiksi relatif dalam gugatan perselisihan hubungan industrial bagi pelaut. Penelitian ini menggunakan penelitian normatif dengan menggunakan data primer dan data sekunder dengan menggunakan pendekatan perundang-undangan dan pendekatan kasus sehingga dapat memberikan preskripsi berkaitan dengan penyelesaian perselisihan hubungan kerja berdasarkan perjanjian kerja laut di Pengadilan Hubungan Industrial.</p> <p> </p>2025-08-29T20:11:59+07:00Copyright (c) 2025 Jurnal Kolaboratif Sains