Perilaku Masyarakat Tentang Pencegahan Stunting Sebelum dan Sesudah Edukasi Kesehatan di Desa Lambara Kecamatan Tanmbulava Kabupaten Sigi

Community Behavior Regarding Stunting Prevention Before and After Health Education in Lambara Village, Tanmbulava District, Sigi Regency

  • Nurlaela Mahasiswa Prodi Magister Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu
  • Rizka Mahasiswa Prodi Magister Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu
  • Slamet Raharjo Mahasiswa Prodi Magister Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu
  • Helvi Etmawati Gae Mahasiswa Prodi Magister Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu
  • Meyti Mahasiswa Prodi Magister Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu
  • Dewi Ningsih Mahasiswa Prodi Magister Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu
  • Asmiyanti Mahmud Mahasiswa Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Gorontalo
  • Nur Anisa Mahasiswa Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Gorontalo
  • Zuhrivina Mahasiswa Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Gorontalo
  • Fatni Kidjab Mahasiswa Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Gorontalo
  • Vivi Walangadi Mahasiswa Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Gorontalo
  • Silkawati Humu Mahasiswa Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Gorontalo
  • Asri Praputri Mahasiswa Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Gorontalo
  • Dewi Farha Mahasiswa Fakultas Kesehatan Masyarakat, STIK Indonesia Jaya Palu
  • Rizka Mutthoharoh Mahasiswa Fakultas Kesehatan Masyarakat, STIK Indonesia Jaya Palu
  • Nur Afni Dosen Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu
  • Muh Syukran Dosen Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu
  • Sunarti Hanafi Dosen Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Gorontalo
  • Robert V Pelima Dosen Fakultas Kesehatan Masyarakat, STIK Indonesia Jaya Palu
Keywords: Pencegahan Stunting, Penyuluhan, Pengetahuan, Sikap, Tindakan

Abstract

Stunting adalah suatu masalah yang dialami oleh balita karena kekurangan gizi kronis sehingga menyebabkan tinggi badan balita tidak sesuai dengan usianya.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perubahan pengetahuan, sikap, dan tindakan ibu dan remaja putri setelah diberikan penyuluhan terkait pencegahan stunting.Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan desain pre-eksperimental menggunakan pendekatan one group pretest-posttest. Responden terdiri dari 30 ibu dan remaja putri yang dipilih melalui teknik total sampling.. Pengumpulan data menggunakan kuesioner yang diisi oleh responden sendiri. Analisa data dalam penelitian ini yaitu analisa univariat. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam pengetahuan (p=0,046), sikap (p=0,000), dan tindakan (p=0,022) setelah diberikan penyuluhan. Sebelum penyuluhan, proporsi pengetahuan, sikap, dan tindakan baik masing-masing sebesar 53,3%, 66,7%, dan 70%. Setelah penyuluhan, proporsi meningkat menjadi 73,3%, 70%, untuk pengetahuan dan sikap.Namun, perubahan pada tindakan masyarakat (pretest 70% menjadi posttest 76,7%) tidak signifikan secara statistik.

References

1. Ambarwati, I., & Dewi, R. S. (2020). Faktor Risiko Kejadian Stunting pada Balita di Wilayah Kerja Puskesmas Simpang Pandan Kecamatan Geragai Kabupaten Tanjung Jabung Timur. Jurnal Humaniora dan Teknologi, 6(2), 721–731.
2. Ariati, L. I. P. (2019). Faktor-Faktor Resiko Penyebab Terjadinya Stunting pada Balita Usia 23-59 Bulan. Jurnal Oksitosin Kebidanan, 6(1), 28–37.

3. Betristasia, P., & Herdyan, E. (2021). Gambaran Pengetahuan Ibu Balita Usia 3-5 Tahun tentang Stunting. Jurnal Menara Medika, 3(1), 89–95.
4. Dinkes Provinsi Sulawesi Tengah. (2024). Laporan Prevalensi Stunting di Sulawesi Tengah. Palu: Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Tengah.
5. Notoatmodjo, S. (2022). Metodologi Penelitian Kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta.
6. Riskesdas. (2021). Laporan Nasional Riskesdas 2021. Jakarta: Kementerian Kesehatan RI.
7. Stefanus, M. K. (2019). Penilaian Status Gizi dan Pencegahan Stunting pada Balita.
Jurnal Gizi dan Kesehatan, 12(1), 45-52.
8. Wijaya, R. (2021). Efektivitas Penyuluhan terhadap Perubahan Perilaku Kesehatan Masyarakat. Jurnal Promosi Kesehatan, 12(1), 45-52.
Published
2025-02-28
Section
Article

Most read articles by the same author(s)