HeartFit Community: Edukasi Kesehatan Self-Monitoring Tekanan Darah dan Nadi Berbasis Wearable Device untuk Pencegahan Penyakit Jantung di Desa Wani Lumbumpetigo
HeartFit Community: Health Education on Self-Monitoring of Blood Pressure and Pulse Using Wearable Devices for Heart Disease Prevention in Wani Lumbumpetigo Village
DOI:
https://doi.org/10.56338/jks.v9i10.12598Keywords:
Edukasi kesehatan, Self monitoring, Penyakit JantungAbstract
Penyakit jantung merupakan penyebab utama kematian di dunia, termasuk di Indonesia, dengan beban yang semakin meningkat terutama di wilayah perdesaan yang memiliki keterbatasan akses layanan kesehatan. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat dalam pencegahan dan deteksi dini penyakit jantung melalui pendekatan edukasi berbasis komunitas. Kegiatan dilaksanakan melalui program HeartFit Community di Desa Wani Lumbupetigo, Kabupaten Donggala, dengan melibatkan 35 peserta yang terdiri dari masyarakat umum dan kader kesehatan. Metode yang digunakan meliputi pretest, edukasi kesehatan, diskusi interaktif, dan posttest. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan peserta terkait faktor risiko, tanda awal, dan pentingnya deteksi dini penyakit jantung. Masyarakat dan kader kesehatan sangat antusias selama kegiatan ini. Program ini memberikan dampak positif dalam membangun kesadaran dan kemandirian masyarakat hal ini terlihat dari peningkatan pengetahaun seblum dan sesudah diberi edukasi kesehatan sehingga mampu menerapkan perilaku hidup sehat. Dengan demikian, pendekatan edukasi berbasis komunitas salah satu strategi efektif dalam upaya promotif dan preventif penerapan perilaku hidup sehat dalam mencegah penyakit kardiovaskular
References
American Heart Association. (2022). Monitoring your blood pressure at home. American Heart Association
Chen, X., Manshaii, F., Tioran, K., Wang, S., Zhou, Y., Zhao, J., Yang, M., Yin, X., Liu, S., & Wang, K. (2024). Wearable biosensors for cardiovascular monitoring leveraging nanomaterials. Advanced Composites and Hybrid Materials, 7(3), 97. https://doi.org/10.1007/s42114-024-00906-6
Ferguson T, et al. Effectiveness of wearable activity trackers to increase physical activity and improve health: a systematic review of systematic reviews and meta-analyses. The Lancet Digital Health. 2022.
Hughes, A. M., Taylor, D. J., Morris, P. D., & Brittain, E. L. (2026). Wearable devices and cardiovascular health: revolutionizing remote monitoring and disease prevention. European Heart Journal . https://doi.org/10.1093/eurheartj/ehag189
Iskandar, Junaidi, Rika Yusnaini, 2025, Edukasi dan Monitoring Tekanan Darah Secara Mandiri: Kunci Pengelolaan Hipertensi dan Antisipasi Situasi Darurat. AUXILIUM: Jurnal Pengabdian Kesehatan, Volume 3 nomor 2. https://ojs.unimal.ac.id/auxilium/article/view/21573/9862
Jiang, H., et al. (2022). Community-Based Public Health Education Interventions for Non-Communicable Disease
Kemenkes RI, 2023. Survei Kesehatan Indonesia (SKI) tahun 2023. BKPK Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, Jakarta.
Kemenkes RI, 2026, Masalah Hipertensi di Indonesia, Ministry of Helath Republik Indonesia, Jakarta.
Sugiyono and Eva Silviana Rahmawati (2024) “Pendekatan Berbasis Komunitas untuk Meningkatkan Kunjungan Ulang Pasien di Puskesmas Klotok Plumpang”, Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandira Cendikia, 3(12), pp. 121–127. doi: 10.70570/jpkmmc.v3i12.1536.
World Health Organization. (2023). Cardiovascular diseases (CVDs). Diakses dari World Health Organization (WHO).
World Health Organization. (2023). Health literacy. Diambil dari World Health Organization.
World Health Organization, 2025. Cardiovascular diseases (CVDs). WHO
