Perbedaan Daya Terima Cookies Blondo Dan Cookies Komersial Pada Anak Tk Di Wilayah Puskesmas Molibagu

Differences in Acceptability Between Blondo Cookies and Commercial Cookies Among Kindergarten Children in the Molibagu Community Health Center (Puskesmas) Area

Authors

  • Karmita Wahab Jurusan Kesehatan Masyarakat, Fakultas Olahraga dan Kesehatan, Universitas Negeri Gorontalo
  • Sunarto Kadir Jurusan Kesehatan Masyarakat, Fakultas Olahraga dan Kesehatan, Universitas Negeri Gorontalo
  • Ulfa Aulia Jurusan Kesehatan Masyarakat, Fakultas Olahraga dan Kesehatan, Universitas Negeri Gorontalo

DOI:

https://doi.org/10.56338/jks.v9i7.12547

Keywords:

Anak TK, Cookies Blondo, Cookies Komersial, Daya Terima

Abstract

Masalah gizi pada balita, khususnya stunting, masih menjadi isu kesehatan masyarakat di Indonesia sehingga diperlukan inovasi intervensi berbasis pangan lokal. Rumusan masalah dalam penelitian ini meliputi tingkat daya terima kedua jenis cookies berdasarkan aspek warna, aroma, rasa, dan tekstur serta perbedaannya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbedaan daya terima cookies blondo dan cookies komersial pada anak TK di wilayah Puskesmas Molibagu. Metode yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan desain quasi eksperimen pada 19 responden anak TK. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan skala hedonik 1–5 terhadap kedua jenis cookies. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank Test untuk mengetahui perbedaan daya terima antar sampel berpasangan.Hasil penelitian menunjukkan bahwa cookies blondo memiliki tingkat daya terima lebih tinggi dibandingkan cookies komersial pada seluruh parameter organoleptik, dengan nilai rata-rata warna (4,05), aroma (3,95), rasa (4,00), dan tekstur (4,26). Uji statistik menunjukkan terdapat perbedaan signifikan antara kedua jenis cookies (p<0,05). Kesimpulannya, cookies blondo lebih disukai oleh anak-anak dibandingkan cookies komersial sehingga berpotensi sebagai alternatif makanan tambahan berbasis pangan lokal. Disarankan perlunya pengembangan lebih lanjut produk cookies blondo serta pemanfaatannya dalam program intervensi gizi di masyarakat.

References

Dwi, A., & Eri. (2024). Analysis of Nutritional Content and Acceptability of Cookies Substituted Okara Lokasi dan Waktu Penelitian. Nutrition Research and Development Journal, 04(1), 117–118.

Eka, D., Tambunan, W. T., & Patimang, A. (2022). Karakteristik Organoleptik Cookies Berbahan Tepung Komposit Terigu dan Sukun. Jurnal Teknologi Dan Mutu Pangan, 1(1), 10–14.

Hamumeha, A. D., Sulaeman, A., Isdiany, N., Fitria, M., Gizi, J., & Kemenkes, P. (2025). Pengembangan Cookies Berbasis Tepung kacang Hijau dan Labu Kuning Untuk Balita Stunting. Jurnal Gizi Dan Dietetik, 4(2), 83–84.

Juniati, S., & Adrian, R. (2021). Uji Organoleptik Dan Analisis Kandungan Zat Gizi Cookies Dengan Penambahan Tepung Genjer ( Limnocharis flava ) dan Kelapa ( Cocos nucifera ) Sebagai Pangan Fungsional. Of Technology and Food Processing (JTFP), 1(2), 18.

Mu’tafi, A. (2024). Membangun Generasi Cerdas di Desa Binangun: Menuju Masa Depan Gemilang dengan Gizi Seimbang dan Bebas Stunting. Jurnal Penelitian Dan Pengkajian Ilmiah, 1(9), 589–597. https://doi.org/10.33860/jik.v15i2.475.1

Prameswari, G. N. (2022). Analisis Kandungan Zat Gizi dan Daya Terima Cookies Tepung Lentil (Lens Culinaris) sebagai PMT Ibu Hamil. Jurnal Of Public Health, 2(1), 124–125.

Setiani, B. E. (2020). PENGARUH PENAMBAHAN TEPUNG KOMPOSIT TERIGU, BEKATUL DAN KACANG MERAH TERHADAP SIFAT FISIK COOKIES Pengaruh penambahan Tepung Komposit Terigu,Bekatul dan kacang merah terhadap sifat Fisik Cookies. Jurnal off Nutrition Colage, 9(3), 183–184.

Siaham, M. P. (2025). Karakteristik Cookies Dengan Penambahan Kelapa Parut Kering Dari Beberapa Tingkat Kematangan Kelapa. Universitas jambi.

Trivana, L., Pasang, P. M., Seilatuw, E. J., & Karouw, S. (2024). Mutu sensori cookies ampas kelapa. Jurnal Warta BSIP, 2(1), 14–17.

Warouw, C. J. (2025). Implementasi Kebijakan Percepatan Penurunan Stunting Di Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan Provinsi Sulawesi Utara. Jurnal Manajemen Bisnis, 7(4), 26–27.

Zakaria, A., & Nurdiani, N. (2019). Pengaruh Penambahan Variasi Konsentrasi Tepung Rossela ( Hibiscus sabdariffa Linn ) Terhadap Sifat Organoleptik Cookies Almond Crispy. Jurnal Agroscience, 9(2), 189–202.

Downloads

Published

2026-07-28

Issue

Section

Article

Most read articles by the same author(s)

1 2 > >>