Pengaruh Biaya Operasional, Jam Kerja, Dan Usia Terhadap Pendapatan Bersih Driver Maxim Di Kota Palu
The Effects of Operating Costs, Working Hours, and Age on the Net Income of Maxim Drivers in Palu City
Keywords:
biaya operasional, jam kerja, usia, pendapatan bersih, MaximAbstract
Transportasi daring membuka peluang kerja yang fleksibel, tetapi pendapatan yang diterima pengemudi perlu dilihat setelah dikurangi biaya untuk menjalankan pekerjaan. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh biaya operasional, jam kerja, dan usia terhadap pendapatan bersih driver Maxim di Kota Palu, baik secara simultan maupun parsial. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif-verifikatif. Data dikumpulkan melalui observasi, kuesioner, dan dokumentasi. Sampel terdiri atas 96 pengemudi Maxim yang dipilih menggunakan purposive sampling, dengan kriteria aktif beroperasi di Kota Palu, telah menjadi pengemudi sekurang-kurangnya tiga bulan, dan menerima pesanan dalam satu bulan terakhir. Data dianalisis menggunakan regresi linear berganda. Hasil menunjukkan bahwa biaya operasional, jam kerja, dan usia secara simultan berpengaruh signifikan terhadap pendapatan bersih (F = 222,168; p = 0,001). Secara parsial, biaya operasional berpengaruh positif dan signifikan (B = 0,577; t = 23,180; p < 0,001), sedangkan jam kerja (B = −0,024; p = 0,286) dan usia (B = −0,031; p = 0,354) tidak berpengaruh signifikan. Nilai R² sebesar 0,879 dan adjusted R² sebesar 0,875 menunjukkan kemampuan penjelasan model yang tinggi pada sampel penelitian. Temuan ini menegaskan pentingnya pengelolaan biaya dan perlunya mempertimbangkan faktor lain, seperti jumlah pesanan, lokasi operasi, dan waktu permintaan, dalam memahami pendapatan bersih pengemudi.
References
Apriliana, P., Lubis, F. A., Lathief, M., Nasution, I., & Islamic, S. (2023). The influence of age, working hours, online ojek rates policy and education on income levels of Grabbike drivers in Medan East Subdistrict in the perspective of Islamic economy. Al-Muhtarifin: Islamic Banking and Islamic Economic Journal, 2(1), 46–53. https://doi.org/10.30596/almuhtarifin.v2i1.13412
Cahyani, F. D., Vhalery, R., & Fitria, D. (2024). Pengaruh jumlah jam kerja, tingkat pendidikan dan usia terhadap pendapatan ojek online di Kelurahan Kemirimuka Kota Depok (studi kasus pada driver Gojek). Journal of Accounting, Management, and Financial (JAMFI), 1(1), 30–36.
Fikri, A., & Susilowati, D. (2019). Analisis faktor-faktor yang mempengaruhi tingkat pendapatan ojek pangkalan di lokasi pangkalan ojek Taspen Kota Malang. Jurnal Ilmu Ekonomi (JIE), 3(2), 194–202.
Hansen, D. R., & Mowen, M. M. (2016). Managerial Accounting (10th ed.). South-Western Cengage Learning.
Hasibuan, M. S. P. (2007). Manajemen Sumber Daya Manusia. Bumi Aksara.
Harahap, S. S. (2011). Analisis Kritis atas Laporan Keuangan.
Hes, A. D., Engka, D. S. M., & Rompas, W. F. I. (2023). Pengaruh tarif, jam kerja, dan jumlah bonus terhadap pendapatan driver Maxim Bike di Kota Manado. Jurnal Berkala Ilmiah Efisiensi, 23(9), 121–132.
Mulyadi. (2015). Akuntansi Biaya (Edisi ke-5). Sekolah Tinggi Ilmu Manajemen YKPN.
Nugroho, A. A. (2020). Analisis pengaruh biaya operasional, jam kerja, teknologi dan lokasi mangkal terhadap pendapatan driver ojek online di Kota Bojonegoro. Jurnal Manajemen Ekonomi, 13(2).
Ramadanil, R., Susilawati, S., & Hasibuan, R. (2024). The relationship between working time and fatigue of online motorcycle taxi drivers in Medan. Journal La Medihealtico, 5(4), 792–798. https://doi.org/10.37899/journallamedihealtico.v5i4.1496
Samuelson, P. A., & Nordhaus, W. D. (2010). Economics (19th ed.). McGraw-Hill.
Sobandi, A. A., & Irawansyah, R. (2025). Ojek online dalam sistem ekonomi keseharian di Indonesia. Karimah Tauhid, 4(8), 5456–5460.
Sugiyono. (2019). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Alfabeta.
Zoepf, S., Chen, S., Adu, P., & Pozo, G. (2018). The economics of ride-hailing: Driver revenue, expenses and taxes. MIT Center for Energy and Environmental Policy Research, 7(2), 1–38.
