Adaptasi Praktik Kerja Dalam Perspektif Manajemen Perubahan: Peran Fleksibilitas Kerja Dan Kompensasi Dalam Membangun Kepuasan Karyawan
Adapting Work Practices from a Change Management Perspective: The Role of Work Flexibility and Compensation in Building Employee Satisfaction
DOI:
https://doi.org/10.56338/jks.v9i5.12093Keywords:
Adaptasi Praktik Kerja, Manajemen Perubahan, Fleksibilitas Kerja, Kompensasi, Kepuasan KaryawanAbstract
Dinamika lingkungan kerja menuntut organisasi tidak hanya melakukan penyesuaian pada aspek operasional, tetapi juga mengelola pengalaman karyawan sebagai bagian dari proses adaptasi. Dalam perspektif manajemen perubahan, fleksibilitas kerja dan kompensasi dapat dipahami sebagai praktik pengelolaan sumber daya manusia yang relevan dalam mempertemukan tuntutan organisasi dengan kebutuhan karyawan. Penelitian ini bertujuan menganalisis peran fleksibilitas kerja dan kompensasi dalam membangun kepuasan karyawan serta menginterpretasikan temuan tersebut melalui perspektif manajemen perubahan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain cross-sectional pada 92 karyawan Mie Gacoan Kota Palu. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner berskala Likert dan dianalisis melalui regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fleksibilitas kerja berhubungan positif dan signifikan dengan kepuasan karyawan (B=0,169; t=2,420; p=0,018). Kompensasi juga menunjukkan hubungan positif dan signifikan dengan kepuasan karyawan (B=0,180; t=2,463; p=0,016). Secara simultan, fleksibilitas kerja dan kompensasi menunjukkan model yang signifikan (F=21,051; p<0,001), dengan koefisien determinasi sebesar 0,321. Temuan menunjukkan bahwa fleksibilitas menyediakan ruang penyesuaian dalam pengaturan kerja, sedangkan kompensasi merepresentasikan penghargaan organisasi terhadap kontribusi karyawan. Dari perspektif manajemen perubahan, kedua praktik tersebut memperlihatkan pentingnya pengelolaan aspek manusia dalam adaptasi kerja, khususnya pada lingkungan operasional berbasis shift. Penelitian menegaskan bahwa adaptasi organisasi tidak hanya berkaitan dengan perubahan cara kerja, tetapi juga dengan pengelolaan pengalaman karyawan yang menjalankan perubahan tersebut.
References
Al-Nakeeb, A. A. R., & Ghadi, M. Y. (2024). Human resource management practices for effective organizational change: A review of research in Western and non-Western countries. Foundations of Management, 16(1), 7–24. https://doi.org/10.2478/fman-2024-0001
Armstrong, M., & Taylor, S. (2014). Armstrong's handbook of human resource management practice (13th ed.). Kogan Page Publishers.
Baltes, B. B., Briggs, T. E., Huff, J. W., Wright, J. A., & Neuman, G. A. (1999). Flexible and compressed workweek schedules: A meta-analysis of their effects on work-related criteria. Journal of Applied Psychology, 84(4), 496–513.
Cintani, L. J., Akhmad, I., & Setianingsih, R. (2025). Pengaruh kompensasi finansial, fleksibilitas kerja, dan stres kerja terhadap kepuasan kerja mitra Grab Bike di Kota Pekanbaru. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Merdeka EMBA, 4(1), 1698–1708.
Fadila, R., & Rezeki, F. (2023). Pengaruh fleksibilitas kerja, kompensasi dan iklim kerja terhadap kepuasan kerja driver Grabbike Cikarang Utara Kabupaten Bekasi. Jurnal Administrasi dan Manajemen, 13(2), 118–124.
Handoko, T. H. (2014). Manajemen personalia dan sumber daya manusia (Edisi 2). BPFE-Yogyakarta.
Hasibuan, M. S. P. (2016). Manajemen sumber daya manusia (Edisi revisi). Bumi Aksara.
Hill, E. J., Grzywacz, J. G., Allen, S., Blanchard, V. L., Matz-Costa, C., Shulkin, S., & Pitt-Catsouphes, M. (2008). Defining and conceptualizing workplace flexibility. Community, Work & Family, 11(2), 149–163.
Locke, E. A. (1976). The nature and causes of job satisfaction. In M. D. Dunnette (Ed.), Handbook of industrial and organizational psychology (pp. 1297–1343). Rand McNally.
Mardiana, E., & Subarjo, S. (2025). Pengaruh fleksibilitas kerja, work-life balance, dan kompensasi terhadap kepuasan kerja karyawan Generasi Z di Kabupaten Sleman. QISTINA: Jurnal Multidisiplin Indonesia.
Milkovich, G. T., & Newman, J. M. (2008). Compensation (9th ed.). McGraw-Hill/Irwin.
Robbins, S. P., & Judge, T. A. (2017). Organizational behavior (17th ed.). Pearson Education.
Salwa, N., Lahat, M. A., & Utama, D. C. (2025). Pengaruh work life balance dan fleksibilitas terhadap kepuasan kerja karyawan Sea Today. Jurnal Manajemen Ekonomi dan Akuntansi, 2(1), 48–55.
Sugiyono. (2019). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D (Edisi 2). Alfabeta.
Çivilidağ, A., & Durmaz, Ş. (2024). Examining the relationship between flexible working arrangements and employee performance: A mini review. Frontiers in Psychology, 15, 1398309. https://doi.org/10.3389/fpsyg.2024.1398309