Peningkatan Pengetahuan Masyarakat tentang Pencegahan, Deteksi Dini, dan Penanganan Awal Serangan Jantung melalui Edukasi Kesehatan di Desa Nupabomba, Kabupaten Donggala
Improving Public Knowledge about Prevention, Early Detection, and Initial Treatment of Heart Attacks through Health Education in Nupabomba Village, Donggala Regency
Abstract
Serangan jantung merupakan salah satu penyebab utama kematian akibat penyakit kardiovaskular di dunia. Rendahnya pengetahuan masyarakat mengenai faktor risiko, gejala, deteksi dini, dan penanganan awal sering menyebabkan keterlambatan dalam memperoleh pertolongan medis sehingga meningkatkan angka morbiditas dan mortalitas. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang pencegahan, deteksi dini, dan penanganan awal serangan jantung melalui edukasi kesehatan di Desa Nupabomba, Kabupaten Donggala. Kegiatan dilaksanakan pada 6 April 2026 dengan menggunakan metode penyuluhan interaktif, diskusi, demonstrasi penanganan awal saat terjadi serangan jantung, serta pembagian media edukasi berupa leaflet. Evaluasi dilakukan menggunakan metode pre-test dan post-test untuk mengukur perubahan tingkat pengetahuan peserta sebelum dan sesudah edukasi. Kegiatan diikuti oleh 29 orang masyarakat Desa Nupabomba. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan peserta mengenai faktor risiko, tanda dan gejala, upaya pencegahan, serta penanganan awal serangan jantung. Selain itu, peserta menunjukkan peningkatan pemahaman mengenai pentingnya mengenali gejala serangan jantung secara dini dan segera mencari pertolongan medis guna mengurangi risiko komplikasi maupun kematian. Kegiatan edukasi kesehatan terbukti efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat mengenai pencegahan serta penanganan awal serangan jantung. Program edukasi serupa perlu dilaksanakan secara berkelanjutan melalui kolaborasi antara tenaga kesehatan, pemerintah desa, dan puskesmas untuk mendukung upaya pencegahan penyakit kardiovaskular di masyarakat.
References
Arnett, D. K., et al. (2019). 2019 ACC/AHA Guideline on the Primary Prevention of Cardiovascular Disease. Circulation, 140(11), e596–e646. https://doi.org/10.1161/CIR.0000000000000678
Lawton, J. S., et al. (2022). 2021 ACC/AHA/SCAI Guideline for Coronary Artery Revascularization. Circulation, 145(3), e18–e114. https://doi.org/10.1161/CIR.0000000000001038
Risnandar, M. W., Anna, A., & Mirwanti, R. (2024). Improving Public's Knowledge of Cardiovascular Health through Health Education. Media Karya Kesehatan, 7(2).
Wiyono, J., Hamarno, R., & Kasiati. (2024). Integrasi Modul Edukasi dalam Program Promosi Kesehatan untuk Pencegahan Penyakit Jantung Koroner. Jurnal Informasi Kesehatan Indonesia, 9(3). https://doi.org/10.31290/jiki.v9i3.5244
Waranugraha, Y. (2022). Overcoming High Cardiovascular Disease Burden in Indonesia: The Importance of Massive Cardiovascular Disease Risk Factor Screening, Aggressive Guideline-Directed Treatment, and Community-Based Programs. Heart Science Journal, 3(4). https://doi.org/10.21776/ub.hsj.2022.003.04.1
Mesya, M., Firstania, A., & Pratama, R. Y. (2026). Health Education in Primary, Secondary, and Tertiary Prevention Efforts of Cardiovascular Disease in the Community. Asian Journal of Community Services. https://doi.org/10.55927/ajcs.v5i2.1
Rachman, I., Wahiduddin, W., Maria, I. L., et al. (2025). Knowledge, Health Education, and Mobile Health Strategies on Cardiovascular Disease Awareness in Women: A Narrative Review. Journal of Mid-life Health, 15(4), 228–239. https://doi.org/10.4103/jmh.jmh_163_24
World Health Organization. (2025). Cardiovascular diseases (CVDs). Geneva: WHO.
World Health Organization. (2025). Management of Cardiovascular Disease in the South-East Asia Region. Geneva: WHO.



