ANALISIS KEBIJAKAN PENANGGULANGAN STUNTING DI INDONESIA
Abstract
ABSTRAK (Indonesia)
Stunting masih menjadi salah satu permasalahan gizi kronis yang berdampak terhadap kualitas sumber daya manusia di Indonesia. Tingginya prevalensi stunting menunjukkan bahwa upaya penanggulangan stunting masih menghadapi berbagai tantangan dalam implementasi kebijakan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi kebijakan percepatan penurunan stunting di Indonesia melalui pendekatan Systematic Literature Review (SLR). Penelitian dilakukan dengan menelusuri artikel ilmiah melalui database Google Scholar, PubMed, ScienceDirect, dan Garuda menggunakan kata kunci terkait kebijakan stunting dan implementasinya di Indonesia. Kriteria inklusi meliputi artikel yang diterbitkan tahun 2020–2025, tersedia dalam full text, dan relevan dengan fokus penelitian. Hasil kajian menunjukkan bahwa implementasi kebijakan penanggulangan stunting di Indonesia telah dilakukan melalui intervensi gizi spesifik dan sensitif, penguatan pelayanan kesehatan ibu dan anak, serta kerja sama lintas sektor. Namun, pelaksanaan kebijakan masih menghadapi berbagai hambatan seperti kurang optimalnya koordinasi antarinstansi, keterbatasan sumber daya manusia, keterbatasan anggaran, dan rendahnya partisipasi masyarakat. Selain itu, ketimpangan akses layanan kesehatan di beberapa daerah juga memengaruhi efektivitas program penurunan stunting. Oleh karena itu, diperlukan penguatan koordinasi lintas sektor, peningkatan kualitas pelayanan kesehatan, serta optimalisasi edukasi masyarakat agar implementasi kebijakan penanggulangan stunting dapat berjalan lebih efektif dan berkelanjutan.
References
Aryastami, N. K., & Tarigan, I. (2017). Kajian kebijakan dan penanggulangan masalah gizi stunting di Indonesia. Buletin Penelitian Kesehatan, 45(4), 233–240. https://ejournal2.litbang.kemkes.go.id
Anggraeni, S., et al. (2023). Faktor Penghambat Implementasi Kebijakan Penurunan Stunting di Indonesia. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 11(2), 145–158. https://garuda.kemdikbud.go.id
Atrill, P., Mclaney, E., & Harvey, D. (2015). Accounting: An introduction (6th ed.). Melbourne: Pearson. https://doi.org/10.1002/9781118267745.ch6
Boedy, A., Rahman, F., & Putri, N. (2025). Implementasi kebijakan percepatan penurunan stunting di Indonesia. Jurnal Kebijakan Kesehatan Indonesia, 14(1), 22–34. https://jurnal.ugm.ac.id/jkki
Cachon, G. P., & Terwiesch, C. (2013). Matching Supply with Demand: An Introduction to Operations Management (3rd ed.). New York: McGraw-Hill/Irwin. https://doi.org/10.2307/1271510
Coppola, D. P. (2011). Introduction to International Disaster Management (3rd ed.). Oxford: Butterworth-Heinemann. https://doi.org/10.1016/C2009-0-64027-7
Edward III, G. C. (1980). Implementing Public Policy. Washington DC: Congressional Quarterly Press.
Fitriani, R., et al. (2023). Dampak Alokasi Dana Desa terhadap Penurunan Prevalensi Stunting di Wilayah Pedesaan Indonesia. Jurnal Ekonomi Kesehatan, 8(2), 89–101. https://scholar.google.com
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2023). Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) Tahun 2023. Jakarta: Kemenkes RI. https://www.kemkes.go.id
Lee, J. Y., Kozlenkova, I. V., & Palmatier, R. W. (2014). Structural marketing: Using organizational structure to achieve marketing objectives. Journal of the Academy of Marketing Science, 43(1), 73–99. https://doi.org/10.1007/s11747-014-0402-9
Moorman, C., & Day, G. S. (2016). Organizing for Marketing Excellence. Journal of Marketing, 80(6), 6–35. https://doi.org/10.1509/jm.15.0423
Nurva, M., et al. (2023). Implementasi Kebijakan Penanggulangan Stunting di Kabupaten Brebes. Jurnal Kebijakan Publik, 14(1), 45–56. https://scholar.google.com
Oktavia, R., Siregar, D., & Wahyuni, N. (2024). Evaluasi implementasi program percepatan penurunan stunting di Indonesia. Jurnal Administrasi Kesehatan Indonesia, 12(1), 40–52. https://doi.org/10.20473/jaki.v12i1
Ponum, M., Khan, S., Hasan, M., & Karim, R. (2020). Stunting prevention and nutritional policy in developing countries. International Journal of Public Health, 8(3), 210–218. https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov
Pratiwi, A., & Handayani, S. (2024). Evaluasi Kinerja Kader Posyandu dalam Program Percepatan Penurunan Stunting. Jurnal Kesehatan Komunitas, 10(1), 12–23. https://garuda.kemdikbud.go.id
Rahman, A., & Suryadi, T. (2022). Peran Kerja Sama Lintas Sektor Menggunakan Pendekatan Pentahelix dalam Kebijakan Akselerasi Penurunan Stunting. Jurnal Administrasi Negara, 30(2), 134–148. https://scholar.google.com
Saputra, D., Hidayat, R., & Lestari, A. (2022). Implementasi kebijakan penanggulangan stunting di Kabupaten Purbalingga. Jurnal Kebijakan Kesehatan Indonesia, 11(1), 30–39. https://doi.org/10.22146/jkki.v11i1
Siswati. (2024). Analisis kebijakan Rencana Aksi Daerah Membangun Generasi Unggul Melalui 8000 Hari Pertama Kehidupan di Kota Yogyakarta. Jurnal Administrasi Publik, 9(2), 90–102. https://journal.uny.ac.id/index.php/jap
UNICEF. (2023). Child Nutrition Report 2023: Nutrition Security in Developing Nations. New York: UNICEF. https://www.unicef.org
Van Meter, D. S., & Van Horn, C. E. (1975). The policy implementation process: A conceptual framework. Administration and Society, 6(4), 445–488. https://doi.org/10.1171/0095399719750060404
Walker, S. P. (2015). Accounting and Preserving the American Way of Life. Contemporary Accounting Research, 32(4), 1676–1713. https://doi.org/10.1111/1911-3846.12128
World Health Organization. (2023). Stunting in Children: Global Health Report. Geneva: WHO. https://www.who.int
Yuliani, E., Rahmawati, D., & Sari, P. (2023). Faktor Penghambat Implementasi Kebijakan Stunting di Daerah Terpencil Indonesia. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 18(2), 110–121. https://journal.unnes.ac.id/nju/index.php/kemas.