Analisis Manajemen Logistik Di Apotik Simpang Tuntungan
Abstract
ABSTRAK (Indonesia)
Manajemen logistik obat merupakan bagian penting dalam pelayanan kefarmasian untuk menjamin ketersediaan obat bagi pasien. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis manajemen logistik obat di Apotek Simpang Tuntungan Kota Medan. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perencanaan obat dilakukan berdasarkan kebutuhan pasien dan riwayat penggunaan obat. Pengadaan obat dilakukan melalui supplier dengan waktu pemesanan sekitar 3–4 hari. Penyimpanan obat dilakukan menggunakan rak dan kulkas sesuai karakteristik obat. Penyaluran obat diberikan berdasarkan resep dokter dan disertai informasi penggunaan obat. Pengendalian stok dilakukan secara rutin menggunakan aplikasi pencatatan, sedangkan obat kedaluwarsa dikumpulkan dan ditangani sesuai prosedur yang berlaku. Secara umum, manajemen logistik obat di Apotek Simpang Tuntungan telah berjalan cukup baik dalam mendukung pelayanan kefarmasian.
References
Abdulkadir, W. S., Madania, M., Tuloli, T. S., Rasdianah, N., & Akuba, J. (2022). Analisis manajemen pengelolaan logistik sediaan farmasi dan perbekalan kesehatan di instalasi farmasi. Indonesian Journal of Pharmaceutical Education, 2(1), 74–85.
Annisa, R., Rahayuningsih, P. A., et al. (2024). Transformasi Digital di Dunia Farmasi: Aplikasi Web untuk Pengelolaan Persediaan Obat di Apotek. Jurnal Ilmu Teknik dan Komputer.
Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 9.Apotek. 2017
Puspita, I. E. A., Mulyono, I., & Kristianto, F. C. (2022). Implementasi Pelayanan Telefarmasi di Apotek Sesuai Standar Pelayanan Kefarmasian. Media Pharmaceutica Indonesiana.
Rahmadani, R., & Hartono, B. (2025). Analisis manajemen logistik obat di UPT Puskesmas Pantai Raja Kabupaten Kampar tahun 2024. Jurnal Kesehatan Tambusai, 6(1).
Satibi. (2021). Manajemen obat di fasilitas pelayanan kesehatan. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.
Soraya, N. N., Wandira, E., Andika, N. A., et al. (2022). Tingkat Kepuasan Pasien terhadap Pelayanan Komunikasi, Informasi, dan Edukasi (KIE) Obat oleh Tenaga Kefarmasian di Apotek Nogosari Farma. Jurnal Farmasi dan Kesehatan Indonesia.
Wandila, W., Ridwan, S., & Amira. (2024). Evaluasi penyimpanan dan distribusi obat golongan narkotika di Apotek X Ampenan periode bulan Mei tahun 2024. Jurnal Kesehatan Tambusai, 5(4), 13228–13233.
Wirayanti, N. P. A., & Ulandari, L. P. S. (2024). Gambaran Proses Manajemen Logistik Obat di Dinas Kesehatan Kota Denpasar. Archive of Community Health.
Yusiana, M. A., Abimetan, F. O., & Sriwedari, Y. (2022). Literatur review: Analisis manajemen logistik obat di instalasi farmasi di masa pandemi COVID-19. Jurnal Administrasi Rumah Sakit Indonesia, 1(2), 250–262.
Render, B., Stair, R. M., & Hanna, M. E. (2020). Quantitative Analysis for Management. Boston: Pearson Education
Syaiful, M., Al Yunus, B., & Maharani, C. (2022). Analisis Manajemen Logistik Obat Di Instalasi Farmasi Dinas Kesehatan Kabupaten Demak. Jurnal Kesehatan Masyarakat (Undip), 10(4), 423–430. https://ejournal3.undip.ac.id/index.php/jkm/article/view/33686
Mariam, M., Rahardjo, T. B., & Yulius, D. (2023). Analisis Pengelolaan Persediaan Obat Di Rumah Sakit Benggala Kota Serang. Jurnal Manajemen Dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI), 7(3), 256–264. https://doi.org/10.52643/marsi.v7i3.3387
Winardi, N. K., & Saifudin, S. (2021). Kajian Pengendalian Internal Persediaan Barang Logistik dan Upaya Pencegahan Fraud pada Bagian Logistik: Studi pada Instalasi Murai RSUP dr.Karyadi Semarang. SOLUSI: Jurnal Ilmiah Bidang Ilmu Ekonomi, 19(2), 27–49. https://doi.org/10.26623/slsi.v19i2.3134
Elviana, Zahrina, & Elfianti. (2025). Strategi efektif manajemen logistik kefarmasian di apotek: Kajian literatur. Jurnal Ilmiah Manajemen Farmasi dan Kesehatan, 4(1), 45–58.
Widhiartini, I. A. A., Sakaningrum, N. P. M., Dewi, P. D. C., & Medinna, B. F. (2025). Pengelolaan pengadaan logistik farmasi pada apotek jaringan: Kajian etik dan regulasi. Jurnal Farmasi Malahayati, 8(1), 107–121
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2016). Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 73 Tahun 2016 tentang Standar Pelayanan Kefarmasian di Apotek. Jakarta: Kementerian Kesehatan RI
Badan Pengawas Obat dan Makanan Republik Indonesia. (2021). Peraturan Badan Pengawas Obat dan Makanan Nomor 24 Tahun 2021 tentang Pengadaan Obat Melalui Pedagang Besar Farmasi. Jakarta: BPOM RI.
Widhiartini, I. A. A., Sakaningrum, N. P. M., Dewi, P. D. C., & Medinna, B. F. (2025). Pengelolaan pengadaan logistik farmasi pada apotek jaringan: Kajian etik dan regulasi. Jurnal Farmasi Malahayati, 8(1), 107–121.