Tinjauan Literatur Terkini Penyakit Penting pada Tanaman Kelapa Sawit dalam Perspektif Keberlanjutan Perkebunan

A Recent Literature Review of Major Diseases in Oil Palm Plants from the Perspective of Plantation Sustainability

  • Setia Gunawan Program Studi Budidaya Perkebunan, Institut teknologi sawit Indonesia
  • Dimas Mauladana Program Studi Budidaya Perkebunan, Institut teknologi sawit Indonesia
  • Riki Pransisko Riki Pransisko Program Studi Budidaya Perkebunan, Institut teknologi sawit Indonesia
  • Tengku Hasrul Ramadhan Nasution Program Studi Budidaya Perkebunan, Institut teknologi sawit Indonesia
  • Guntoro Program Studi Budidaya Perkebunan, Institut teknologi sawit Indonesia
Keywords: Agens Hayati, Ganoderma Boninense, Kelapa Sawit, Keberlanjutan, Penyakit Daun, Biological Agents, Ganoderma boninense, Oil Palm, Sustainability, Leaf Diseases.

Abstract

Industri kelapa sawit di Indonesia menghadapi tantangan besar berupa serangan organisme pengganggu tumbuhan (OPT) yang mengancam produktivitas dan kelestarian lingkungan. Penyakit yang menyerang bagian akar, batang, dan daun dapat menurunkan populasi tegakan pohon secara signifikan. Penelitian ini bertujuan untuk menelaah jenis-jenis penyakit penting pada kelapa sawit serta merumuskan strategi pengendalian yang selaras dengan prinsip perkebunan kelapa sawit berkelanjutan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kajian literatur (literature review) dengan menganalisis artikel ilmiah bereputasi nasional dari periode 2016–2026 yang berfokus pada fitopatologi kelapa sawit. Hasil ulasan menunjukkan bahwa penyakit busuk pangkal batang akibat Ganoderma boninense tetap menjadi ancaman paling destruktif pada organ batang dan akar (silent killer), mampu membunuh hingga lebih dari 50% populasi pohon menjelang replanting. Pada organ daun, penyakit bercak daun (Curvularia spp.) dan penyakit blast dominan menyerang fase pembibitan. Strategi pengendalian konvensional secara kimiawi mulai digantikan oleh pendekatan kultur teknis terpadu dan pemanfaatan agens hayati seperti Trichoderma spp. dan Mikoriza Arbuskula. Pengendalian penyakit berbasis agens hayati dan sanitasi lahan terpadu merupakan kunci utama dalam mempertahankan produktivitas tanpa merusak stabilitas ekosistem perkebunan kelapa sawit masa depan.

ABSTRACT

The palm oil industry in Indonesia faces a major challenge in the form of attacks by plant pests and diseases (PPDs) that threaten productivity and environmental sustainability. Diseases that attack the roots, trunks, and leaves can significantly reduce tree populations. This study aims to examine major diseases in oil palm and formulate control strategies aligned with the principles of sustainable oil palm plantation management. The method used in this study is a literature review, analyzing nationally reputable scientific articles from 2016–2026 focused on oil palm phytopathology. The review results indicate that basal stem rot caused by Ganoderma boninense remains the most destructive threat to the stem and root systems (a “silent killer”), capable of killing more than 50% of the tree population prior to replanting. In the leaf tissue, leaf spot disease (Curvularia spp.) and blast disease predominantly affect the seedling stage. Conventional chemical control strategies are beginning to be replaced by integrated cultural practices and the use of biological agents such as Trichoderma spp. and arbuscular mycorrhizae. Disease control based on biological agents and integrated land sanitation is the key to maintaining productivity without compromising the stability of future oil palm plantation ecosystems.

References

Evizal, R., & Prasmatiwi, F. E. (2022). Penyakit busuk pangkal batang dan performa produktivitas kelapa sawit. Jurnal Agrotropika, 21(1), 47–54. https://doi.org/10.23960/ja.v21i1.5617
Hutabarat, N. D. (2023). Analisa perkembangan penyakit busuk batang kelapa sawit pada lahan pra-replanting di tanah gambut. Jurnal Sains Perkebunan, 11(2), 78–85.
Istiqomah, F. N., Novanto, P. R., & Sitanggang, M. (2024). Penurunan kejadian dan intensitas penyakit busuk pangkal batang akibat jamur Ganoderma pada bibit kelapa sawit dengan aplikasi mikoriza. Jurnal Hama dan Penyakit Tumbuhan, 12(2), 103–110. https://doi.org/10.21776/ub.jurnalhpt.2024.012.2.4
Mulawarman, M. (2025). Potensi agen hayati Trichoderma spp. dalam mengendalikan Ganoderma boninense penyebab busuk pangkal batang kelapa sawit. Prosiding Seminar Nasional Lahan Suboptimal, 13(1), 50–59.
Saputra, M. A., Yuniasih, B., & Kristalisasi, E. N. (2025). Intensitas serangan penyakit busuk pangkal batang pada perkebunan kelapa sawit. Jurnal Agroteknologi INSTIPER, 3(1), 28–35. https://doi.org/10.55277/researchhub.dwxp4vfa
Wijayanti, E., Prasetyo, A. E., Priwiratama, H., Rozziansha, T. A. P., Eris, D. D., Mulyatni, A. S., Lubis, A. F., & Rambe, S. P. (2024). Kejadian penyakit busuk pangkal batang pada tanaman kelapa sawit menjelang tanam ulang di Sumatera Utara bagian barat. WARTA Pusat Penelitian Kelapa Sawit, 29(1), 45–60.
Published
2026-06-29
Section
Article