Dinamika Variabilitas Iklim Dan Strategi Mitigasi Penyakit Gugur Daun Pestalotiopsis Sp. Pada Tanaman Karet (Hevea Brasiliensis)

Dynamics Of Climate Variability And Mitigation Strategies For Pestalotiopsis Sp. Leaf Fall Disease In Rubber Plants (Hevea Brasiliensis)

  • Naina Putri Rahmadani Program Studi Budidaya Perkebunan, Fakultas Vokasi, Institut Teknologi Sawit Indonesia 5Program Studi Proteksi Tanaman, Fakultas Sains dan Teknologi, Institut Teknologi Sawit Indonesia
  • Rafi Alkhoiri Program Studi Budidaya Perkebunan, Fakultas Vokasi, Institut Teknologi Sawit Indonesia 5Program Studi Proteksi Tanaman, Fakultas Sains dan Teknologi, Institut Teknologi Sawit Indonesia
  • Ales Sandro Program Studi Budidaya Perkebunan, Fakultas Vokasi, Institut Teknologi Sawit Indonesia 5Program Studi Proteksi Tanaman, Fakultas Sains dan Teknologi, Institut Teknologi Sawit Indonesia
  • Azwi Reza Fahlevi Panjaitan Program Studi Budidaya Perkebunan, Fakultas Vokasi, Institut Teknologi Sawit Indonesia 5Program Studi Proteksi Tanaman, Fakultas Sains dan Teknologi, Institut Teknologi Sawit Indonesia
  • Guntoro Program Studi Proteksi Tanaman, Institut Teknologi Sawit Indonesia
Keywords: Eskalasi Penyakit, Mitigasi, Pestalotiopsis sp., Tanaman Karet, Variabilitas Iklim, Disease Escalation, Mitigation, Pestalotiopsis sp., Rubber Plants, Climate Variability

Abstract

Penyakit Gugur Daun (PGD) yang disebabkan oleh jamur Pestalotiopsis sp. telah menjadi ancaman baru yang serius bagi industri perkebunan karet di Indonesia, dengan potensi penurunan produksi lateks hingga 80%. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menilai pengaruh faktor abiotik dan perubahan iklim terhadap perkembangan penyakit tersebut, serta merumuskan strategi mitigasi yang efektif. Metode penelitian yang digunakan adalah studi literatur sistematis (systematic literature review) dengan menyimpulkan data dari sumber ilmiah terpercaya, termasuk jurnal nasional, dan laporan riset yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel iklim seperti suhu udara (23°C–28°C), kelembapan tinggi (>85%), dan intensitas hujan yang ekstrem merupakan pemicu utama percepatan siklus infeksi dan penyebaran konidia patogen. Selain faktor lingkungan, ketahanan fisiologis tanaman yang didukung oleh pemupukan tambahan (N, P, K) dan penggunaan klon yang tahan (seperti RRIC 100 dan IRR 39) terbukti mampu mengurangi tingkat keparahan penyakit. Strategi pengendalian masa depan harus menggabungkan sistem peramalan epidemi yang berbasis data cuaca dengan penggunaan agens hayati untuk menciptakan pengelolaan perkebunan yang lebih preventif dan berkelanjutan.

References

Damanik, N. (2024). Eksplorasi Cendawan Endofit Sebagai Agens Biokontrol Penyakit Gugur Daun (Pestalotiopsis Sp.) pada Tanaman Karet (Hevea Brasiliensis).
Eti Artiningsih Octaviani, A., & Herliyana, E. N. (2015). Potensi Trichoderma harzianum dan Gliocladium sp. Penyebab Penyakit Mati Pucuk Pada Jabon (Anthocephalus cadama (ROXB). MIQ). 06(1), 27–32.
Febbiyanti, T. R., & Fairuzah, Z. (2020). Identifikasi Penyebab Kejadian Luar Biasa Penyakit Gugur Daun Karet di Indonesia. Jurnal Penelitian Karet, 37(2), 193–206.
Fitria, P., Simangunsong, I. A., Handoko, H., Nurliana, & Barus, F. A. (2024). Studi Epidemiologi dan Pola Penyebaran Penyakit Gugur Daun Karet (Pestalotiopsis sp.) Paada Tanaman Karet (Havea brasiliensis). Jurnal Agro Estate, 8(1).
Hermawan, B., Hasbunallah, M. D., & Falahuddin, I. (2023). Isolasi Cendawan Pestalotiopsis Sp. Penyebab Gugur Daun Circular Pada Tanaman Karet (Hevea Brasiliensis). Jurnal Multidisipliner Kapalamada, 2(03), 193–200. https://doi.org/10.62668/kapalamada.v2i03.821
Kusdiana, A. P. J., Sinaga, M. S., & Tondok, E. T. (2020). Diagnosis Penyebab Penyakit Gugur Daun Karet (Hevea brasiliensis Muell. Arg.). Jurnal Penelitian Karet, 38(2), 165–178. https://doi.org/10.22302/ppk.jpk.v2i38.728
Kusdiana, A. P. J., Sinaga, M. S., & Tondok, E. T. (2021). Pengaruh Klon Karet Terhadap Epidemi Penyakit Gugur Daun Pestalotiopsis. Warta Perkaretan, 40(1), 41–52. https://ejournal.puslitkaret.co.id/index.php/wartaperkaretan/article/view/747%0Ahttps://ejournal.puslitkaret.co.id/index.php/wartaperkaretan/article/download/747/577
Mariyah, Y., & Budi, I. S. (2025). Uji Tingkat Ketahanan Varietas Bibit Kelapa Sawit Terhadap Serangan Bercak Daun Pestalotiopsis sp. 428–437.
Marmansyah Siregar. (2021). Uji efektifitas fungisida anvil 50 sc terhadap patogen penyakit gugur daun (Pestalotiopsis sp.) tanaman karet (Hevea brasiliensis) asal isolat kebun Batang Toru dan Bandar Betsy. AGRILAND: Jurnal Ilmu Pertanian, 9(3), 146–152.
Damanik, N. (2024). Eksplorasi Cendawan Endofit Sebagai Agens Biokontrol Penyakit Gugur Daun (Pestalotiopsis Sp.) pada Tanaman Karet (Hevea Brasiliensis).
Eti Artiningsih Octaviani, A., & Herliyana, E. N. (2015). Potensi Trichoderma harzianum dan Gliocladium sp. Penyebab Penyakit Mati Pucuk Pada Jabon (Anthocephalus cadama (ROXB). MIQ). 06(1), 27–32.
Febbiyanti, T. R., & Fairuzah, Z. (2020). Identifikasi Penyebab Kejadian Luar Biasa Penyakit Gugur Daun Karet di Indonesia. Jurnal Penelitian Karet, 37(2), 193–206.
Fitria, P., Simangunsong, I. A., Handoko, H., Nurliana, & Barus, F. A. (2024). Studi Epidemiologi dan Pola Penyebaran Penyakit Gugur Daun Karet (Pestalotiopsis sp.) Paada Tanaman Karet (Havea brasiliensis). Jurnal Agro Estate, 8(1).
Hermawan, B., Hasbunallah, M. D., & Falahuddin, I. (2023). Isolasi Cendawan Pestalotiopsis Sp. Penyebab Gugur Daun Circular Pada Tanaman Karet (Hevea Brasiliensis). Jurnal Multidisipliner Kapalamada, 2(03), 193–200. https://doi.org/10.62668/kapalamada.v2i03.821
Kusdiana, A. P. J., Sinaga, M. S., & Tondok, E. T. (2020). Diagnosis Penyebab Penyakit Gugur Daun Karet (Hevea brasiliensis Muell. Arg.). Jurnal Penelitian Karet, 38(2), 165–178. https://doi.org/10.22302/ppk.jpk.v2i38.728
Kusdiana, A. P. J., Sinaga, M. S., & Tondok, E. T. (2021). Pengaruh Klon Karet Terhadap Epidemi Penyakit Gugur Daun Pestalotiopsis. Warta Perkaretan, 40(1), 41–52. https://ejournal.puslitkaret.co.id/index.php/wartaperkaretan/article/view/747%0Ahttps://ejournal.puslitkaret.co.id/index.php/wartaperkaretan/article/download/747/577
Mariyah, Y., & Budi, I. S. (2025). Uji Tingkat Ketahanan Varietas Bibit Kelapa Sawit Terhadap Serangan Bercak Daun Pestalotiopsis sp. 428–437.
Marmansyah Siregar. (2021). Uji efektifitas fungisida anvil 50 sc terhadap patogen penyakit gugur daun (Pestalotiopsis sp.) tanaman karet (Hevea brasiliensis) asal isolat kebun Batang Toru dan Bandar Betsy. AGRILAND: Jurnal Ilmu Pertanian, 9(3), 146–152.
Nurchalidah, S., Priwiratama, H., & Fitriani. (2023). Strategi Pemasaran Herbisida Pada Ud. Sumber Bahagia Di Desa Bugeman Kecamatan Kendit Kabupaten Situbondo. Jurnal Purnama Media, 1(3), 56–63.
Oktarianti, S., Rianto, F., & Syahputra, E. (2024). Eksplorasi Bakteri Filoplan Daun Karet dan Potensinya sebagai Agens Hayati terhadap Pestalotiopsis sp. Penyebab Penyakit Gugur Daun. Variabel, 7(1), 31. https://doi.org/10.26737/var.v7i1.5309
Permana, E. I., & Diyasti, F. (2022). Surveilans Indensi Penyakit Gugur Daun Karet Pestalotiopsis sp di Provinsi Kalimantan Barat. Jurnal Agro Script, 4(1), 24–31.
Qodri, A. (2024). Studi Ketahanan Klon Karet PB 260 dan IRR 112 Terhadap Penyakit Gugur Daun Pestalotiopsis sp dengan Pemberian Pupuk Ekstra N, P, dan K. https://repository.uisu.ac.id/handle/123456789/3018
Sayurandi, S., Mara Kaya Habib Rambe, Eka Bobby Febrianto, & Syarifah Aini Pasaribu. (2023). Uji Ketahanan Genetik Beberapa Klon Karet Harapan Terhadap Penyakit Gugur Daun Pestalotiopsis Di Kebun Entres. Jurnal Agro Estate, 7(1), 9–17. https://doi.org/10.47199/jae.v7i1.140
Published
2026-04-30
Section
Article

Most read articles by the same author(s)