Efektivitas Ekstrak Tanaman Lokal sebagai Pilihan Pengendalian Penyakit pada Kelapa Sawit
Effectiveness of Local Plant Extracts as a Disease Control Option in Oil Palm
Abstract
Penyakit pada tanaman kelapa sawit, khususnya yang disebabkan oleh jamur patogen seperti Ganoderma boninense, merupakan salah satu faktor utama yang menyebabkan penurunan produktivitas. Pengendalian yang umum dilakukan menggunakan fungisida kimia dinilai kurang ramah lingkungan dan berpotensi menimbulkan resistensi patogen. Oleh karena itu, diperlukan alternatif pengendalian yang lebih berkelanjutan, salah satunya melalui pemanfaatan ekstrak tanaman lokal. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji efektivitas ekstrak tanaman lokal sebagai agen pengendali penyakit pada kelapa sawit melalui pendekatan studi literatur. Metode yang digunakan adalah analisis terhadap berbagai hasil penelitian terkait kandungan senyawa aktif dan aktivitas antifungi dari tanaman lokal. Hasil kajian menunjukkan bahwa ekstrak tanaman lokal mengandung metabolit sekunder seperti flavonoid, alkaloid, tanin, dan saponin yang berperan dalam menghambat pertumbuhan patogen. Dengan demikian, ekstrak tanaman lokal memiliki potensi sebagai alternatif pengendalian penyakit yang efektif, ramah lingkungan, dan berkelanjutan pada tanaman kelapa sawit.
References
Fardani, Citra, Luthfi Aziz, and Mahmud Siregar. 2024. “Potensi Dark Septate Endophyte Isolat Sumatera Utara Terhadap Ganoderma Boninense Penyebab Busuk Pangkal Batang Kelapa Sawit Potential of Dark Septate Endophytes North Sumatra Isolates Against Ganoderma Boninense the Pathogen of Basal Stem Rot of Oil Palm” 20 (3). https://doi.org/10.14692/jfi.20.3.154.
Firhalzar, Survira, and Eka Wisdawati. 2022. “Uji Antagonis Cendawan Rhizosfer Tanaman Sawit Dalam Mengendalikan Patogen Ganoderma Boninense Secara In Vitro” 8 (2): 2–4.
Istiqomah, Fatimah Nur, Praditya Rizqi Novanto, and Marlon Sitanggang. 2024. “PENURUNAN KEJADIAN DAN INTENSITAS PENYAKIT BUSUK PANGKAL BATANG AKIBAT JAMUR GANODERMA PADA BIBIT KELAPA SAWIT DENGAN APLIKASI MIKORIZA” 12 (2): 103–10. https://doi.org/10.21776/ub.jurnalhpt.2024.012.2.4.
Rina Maharany , Wagino , Guntoro, Rahmad Syahputra. 2024. “PENGARUH PENYAKIT BUSUK PANGKAL BATANG (Ganoderma Boninense) TERHADAP PENURUNAN POPULASI KELAPA SAWIT (Elaeis Guineensis Jacq.) DI PT BAKRIE SUMATERA PLANTATIONS TBK” 21 (2).
Saragih, Wismaroh Sanniwati, and Lisnawita. 2024. “AKTIVITAS ANTIFUNGI EKSTRAK DAUN Asystasia Gangetica (L.) T. ANDERSON TERHADAP BIBIT KELAPA SAWIT (Elaeis Guineensis Jacq.) TERINFEKSI Ganoderma Boninense” 12 (3): 632–41.
SOETOPO, DECIYANTO, DYAH MANOHARA, SUCI WULANDARI, FADJRY DJUFRY, and SYAFARUDDIN. 2022. “Penyakit Ganoderma Pada Tanaman Kelapa Sawit, Penyebaran Dan Vektornya Serta Strategi Pengendaliannya” 21 (148).
Wahyuni, Mardiana, and Ingrid Ovie Yosephine. 2020. “Resistensi Bibit Kelapa Sawit Dengan Perlakuan Trichoderma Sp., Mikoriza, Dan Pupuk Kcl Terhadap Infeksi Inokulum Ganoderma Boninese” 5 (1): 55–63.








