perkembangan makna dalam bahasa arab

Adhriansyah A Lasawali(1*)


(1) DOsen FAI Unismuh Palu
(*) Corresponding Author

Sari


ABSTRAK

Bahasa Arab adalah salah satu bahasa manusia yang digunakan oleh bangsa Arab sejak dahulu hingga sekarang. Bahasa ini merupakan salah satu rumpun bahasa Semit yang masih digunakan manusia, karena beberapa rumpun bahasa Semit ada yang sudah punah disebabkan oleh kepunahan penuturnya.

Bahasa ini adalah bahasa yang unik dan memiliki kekayaan baik dari kosa katanya maupun susunan kalimatnya. Kekayaan yang dimiliki bahasa biasanya tidak dimiliki oleh bahasa-bahasa lain, seperti bahasa Inggris, Indonesia dan lain sebagainya. Salah satu contoh yang tidak dimiliki bahasa Inggris dan Indonesia adalah pembentukan kata dari bentuk tunggal ke bentuk jamak. Dalam bahasa Arab setelah bentuk tunggal ada mutsanna (kata yang menunjukkan dua), sedangkan dalam bahasa Inggris dan Indonesia tidak terdapat bentuk kata mutsanna, yang ada hanyalah tunggal dan jamak. Pembentukan-pembentukan kata ini juga mempengaruhi perkembangan makna dalam bahasa Arab

Perkembangan makna meluas dalam bahasa Arab, mendapat perhatian besar oleh para ahli atau pakar bahasa Arab. Hal ini dilakukan, melihat banyaknya kata-kata Arab yang digunakan sebagai istilah khususnya dalam bahasa Indonesia mengalami perkembangan makna secara meluas. Salah satu contoh kata yang mengalami perkembangan makna dari makna aslinya adalah kata الورد (wirid). Kata ini pada asalnya bermakna إتيان الماء (sumber mata air) kemudian mengalami perkembangan makna menjadi bacaan-bacaan setelah solat (wirid).

Di samping contoh di atas, masih banyak kata-kata dalam bahasa Arab yang mengalami perkembangan makna seperti itu. Olehnya itu, sudah merupakan keharusan bagi para ahli bahasa Arab melakukan pengkajian dan pendalaman terhadap kata-kata yang dianggap masuk dalam kategori kata yang mengalami perkembangan makna meluas.

 

 

 

ABSTRACT

 

Arabic language is a human tool used by arabic people in the past until this present. This language is one of Semit language families which is still used by human being because there are some of these languages that do not exist anymore caused by the loss of speaker.

This language is quite unique and has a lot of enrichments either the vocabulary or the sentence constructions. Sometimes, the language has its own character which is not owned by other languages such as English, Bahasa Indonesia and others. One of the examples which is not possessed by those two languages are the word formation of singular to the plural form. In arabic language, after the singular form, there is mutsanna (word that shows two) while in English and Bahasa Indonesia do not have that formation, only plural and singular forms. This formations really influence the development of meanings in Arabic language itself.

The development of Arabic language meaning is wide and it attracts the experts’ attention because there are a lot of arabic words used as a term especially in Bahasa Indonesia which has wide development of meaning. One of the word examples which get a huge change from the original meaning is الورد (wirid). The origin of this word means إتيان الماء (source of water) then, the meaning develops to be the incantation (script) after praying (wirid).

Beside the examples above, there are still many Arabic words that experience such a change or development of meaning that is why it is a must for the experts of Arabic language to investigate and examine the words which are involved in the category of wide meaning development.

Kata Kunci


makna dan bahasa arab

Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Ruskhan, Abdul Gaffar. Bahasa Arab dalam bahasa Indonesia, kajian tentang Pemungutan Bahasa , Jakarta: PT. Grasindo, t.th.

Chaer, Abdul. & Leonie Agustina. Sosiolinguistik Perkenalan Awal, Jakarta: Rineka Cipta, 2001

Wijana, Dewa Putu. Sementik, Yogyakarta, Fakultas Sastra Universitas Gaja Mada, 2005

al-Dayah, Fayiz. Ilmu al-Dalalah al-Arabiy, al-Nazariyyah wa al-Tathbiq, Dirasah Tarikhiyyah Tasshiliyyah Naqdiyyah, Cet. II, Suriyah: Dar al-Fikr, 2000.

Ma’luf, Louwis. al-Munjid fi al-Lughah wa al-A’lam, Beirut: Dar al-Masyriq, 1999

Atabik, Ali. Kamus al-Asri, Jogjakarta: Multi Karya Grafika, 2003

Gaffar E.M, Abdul. Kamus Indonesia Arab, Istilah Umum dan Kata-kata Populer, Jakarta: PT Raja Grafindo Persada, 2005


Article Statistic

Sari view : 11 times
PDF views : 4 times

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


##submission.copyrightStatement##



Published by:Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Palu

Editorial Address : Jalan Bukit Jabal Nur No. 3 Palu, Sulawesi Tengah 94118

e-ISSN 2615-4870

p-ISSN 0216-4949

Contact Person :

FAI UMP (0451) 454167

Visitor

Flag Counter