Pengaruh Edukasi Gastritis terhadap Perilaku Pencegahan Masyarakat Di Desa Kaluku Nangka

The Influence of Gastritis Education on Community Prevention Behavior in Kaluku Nangka Village

  • Rukman Nasir Mahasiswa Prodi Magister Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu
  • Sukri Mahasiswa Prodi Magister Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu
  • Agustiar Mahasiswa Prodi Magister Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu
  • Suci Ismawati Mahasiswa Prodi Magister Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu
  • Haryati Mahasiswa Prodi Magister Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu
  • Jumarni M. Mahasiswa Prodi Magister Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu
  • Hajar Mahasiswa Prodi Magister Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu
  • Husnul Khatimah Mahasiswa Prodi Magister Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu
  • Irma Hajriani Mahasiswa Prodi Magister Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu
  • Budiman Dosen Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu
  • Hamidah Dosen Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu
  • Vidyana Aulia Rahman Dosen Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu
  • Revi Ekasetya Dosen Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu
  • Miftahunnisa Yudita Mahasiswa Prodi Sarjana Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu
Keywords: Gastritis, Edukasi Kesehatan, Pengetahuan, Sikap, Tindakan

Abstract

Gastritis merupakan masalah kesehatan yang masih banyak dijumpai di masyarakat dan berpotensi menurunkan kualitas hidup apabila tidak dikelola dengan baik. Tingginya kasus gastritis di Desa Kaluku Nangka menunjukkan perlunya intervensi berupa edukasi kesehatan untuk memperkuat perilaku pencegahan. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh edukasi kesehatan terhadap tingkat pengetahuan, sikap, dan tindakan keluarga atau pendamping penderita gastritis.

Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan desain pra-eksperimental dengan pendekatan one group pretest–posttest. Sampel berjumlah 30 responden yang dipilih secara purposive. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner pengetahuan, sikap, dan tindakan sebelum serta sesudah intervensi edukasi. Analisis data dilakukan secara deskriptif dan inferensial menggunakan uji Paired Sample t-Test.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat pengetahuan dan sikap responden telah berada pada kategori baik sejak sebelum intervensi dan tidak mengalami perubahan kategori setelah edukasi. Namun demikian, terjadi peningkatan bermakna pada aspek tindakan, di mana proporsi responden dengan tindakan baik meningkat setelah diberikan edukasi. Uji statistik menunjukkan adanya perbedaan signifikan pada variabel pengetahuan dan tindakan, sedangkan pada variabel sikap tidak ditemukan perbedaan yang signifikan.

Kesimpulannya, edukasi kesehatan berperan penting dalam meningkatkan tindakan pencegahan gastritis meskipun pengetahuan dan sikap masyarakat sudah relatif baik. Edukasi berkelanjutan diperlukan untuk memastikan perubahan perilaku dapat dipertahankan secara konsisten.

References

1. Asmadi. (2008). Konsep Dasar Keperawatan. Jakarta: EGC
2. Doengoes,Marilyn.E.dkk (2006).Buku Ajar Ilmu Penyakit Dalam. Jakarta: Pusat Penerbitan Departemen Ilmu Penyakit Dalam FKUI
3. Dr. W Herdin Sibuea dkk (2009). Ilmu Penyakit Dalam. Rineka Cipta . Jakarta https://www.halodoc.com/kesehatan/gastritis
4. https://www.ekahospital.com/better-healths/gastritis-penyebab-gejala-pengobatan-dan-pencegahan
5. Notoatmodjo, S. (2018). Metodologi Penelitian Kesehatan (Cet. 3). Jakarta: Rineka Cipta
6. Saipuloh A Dkk. Hubungan Pola makan dengan Kejadian gasteritis pada pasien dewasa di Puskesmas Sindangke Kabupaten bandung Barat tahun 2025. Institut Kesehatan Rajawali.
7. Usman, M. A. R., Dimpudus, R. O. Y., Zulfatunnadiroh, L. A., Pratiwi, R. Y., Paneo, A. S., & Putra, C. A. R. (2021). The relationship between diet pattern and gastritis prevalence in nursing semester ii study program students. Malaysian Journal of Medicine and Health Sciences, 17(April), 92–94.
8. Yessi Angelica, & Ernawaty Siagian. (2022). Hubungan Pola Makan dengan Kejadian Gastritis pada Mahasiswa Keperawatan Universitas Advent Indonesia. Promotif?: Jurnal Kesehatan Masyarakat, 12(1), 43–49. https://doi.org/10.56338/pjkm.v12i1.2451.
9. Fitriani, A., Silvia Nurislami, A., Lismayanti, L., & Hidayat, N. (2022). The correlation of dietary habit with incidence of gastritis. Genius Journal, 3(1), 125–130. https://doi.org/10.56359/gj.v3i1.43
10. Zebua, E., & Wulandari, I. S. M. (2023). Hubungan Pengetahuan dan Pola Makan Terhadap Resiko Gastritis Pada Mahasiswa Keperawatan Universitas Advent Indonesia yang Menjalani Sistem Blok. Jurnal Ners, 7(1), 165–169. https://doi.org/10.31004/jn.v7i1.12670
12. Nur Afida, U., Wahyuningsih T. N., & Wahyu T. N. (2023). Tingkat stres dan kekambuhan gastritis pada penderita gastritis di desa Tlogowaru wilayah kerja Puskesmas Temandang. Jurnal Multidisiplin Indonesia, Vol. 2 No. 8, 1902–1908. doi:10.58344/jmi.v2i8.381.
13. Hermawan, S., Amrullah, J. F., Hadiyati, L., & Sulistiyawati, A. (2023). The relationship between diet and the incidence of gastritis of diploma nursing students at STIKes Dharma Husada in 2023. Jurnal Keperawatan.
Published
2025-12-26

Most read articles by the same author(s)