Perbedaan Pengetahuan Sikap Sebelum dan Sesudah Edukasi Kesehatan Tentang Kesehatan Reproduksi Pada Remaja di Sekolah MTs Negeri 4 Kota Palu

Differences in knowledge and attitudes before and after health education on reproductive health among adolescents at State Islamic Junior High School 4 (MTs Negeri 4) in Palu City

  • Munawir Universitas Muhammadiyah Palu
  • Munir Salham Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu
  • Ahmad Yani Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu
  • Siti Aisyah Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu
Keywords: Edukasi Kesehatan, Pengetahuan, Sikap, Kesehatan Reproduksi, Remaja, video edukasi

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya pemahaman dan sikap positif remaja terhadap kesehatan reproduksi. Edukasi kesehatan reproduksi di kalangan remaja krusial mencegah masalah kesehatan akibat kurangnya informasi. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis Perbedaan edukasi kesehatan dengan pengetahuan dan perubahan sikap remaja mengenai kesehatan reproduksi di MTs Negeri 4 Kota Palu. Penelitian kuantitatif ini menggunakan desain one-group pretest-posttest. Sampel adalah remaja di MTs Negeri 4 Kota Palu yang diambil secara purposive sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner sebelum dan sesudah intervensi penyuluhan oleh media video edukasi. Analisis data menggunakan Uji Wilcoxon Signed Ranks Test. Hasil menunjukkan bahwa tidak ada perubahan signifikan pada pengetahuan remaja setelah penyuluhan video edukasi (p=0.662>0.05). Ini mengindikasikan intervensi belum efektif meningkatkan pengetahuan. Namun, terdapat perubahan signifikan pada sikap remaja (p=0.011<0.05), menunjukkan penyuluhan media video edukasi berhasil membentuk sikap lebih positif dan bertanggung jawab. Kesimpulan dari penelitian ini adalah meskipun penyuluhan media video edukasi belum signifikan meningkatkan pengetahuan, intervensi ini berhasil membentuk sikap positif terhadap kesehatan reproduksi. Rekomendasi diberikan untuk mengevaluasi dan mengoptimalkan strategi edukasi kesehatan, mungkin dengan kombinasi metode atau intensitas lebih tinggi, guna mencapai peningkatan pengetahuan komprehensif di samping perubahan sikap positif.

References

1. Haryati Astuti. KESEHATAN REPRODUKSI REMAJA DAN LANSIA Penulis. 2023. 159 p.
2. Ross DA, Hinton R, Melles-Brewer M, Engel D, Zeck W, Fagan L, et al. Adolescent Well-Being: A Definition and Conceptual Framework. J Adolesc Heal. 2020;67(4):472–6.
3. WHO. Kesehatan Remaja [Internet]. 2023. Available from: https://www.who.int/health-topics/adolescent-health/#tab=tab_1
4. KPAI. Laporan tahunan KPAI jalan terjal perlindungan anak ancaman serius generasi emas indonesia. 2024.
5. BKKBN. Kesehatan reproduksi. 2020.
6. Setiadi. Dampak Pernikahan Usia Dini, Ancaman bagi Pendidikan dan Kesehatan Remaja [Internet]. 2025. Available from: https://www.rri.co.id/kesehatan/1390607/dampak-pernikahan-usia-dini-ancaman-bagi-pendidikan-dan-kesehatan-remaja?utm_source=chatgpt.com
7. Mantao E, Patui NS, Ponto NS, ... Bencana Alam dan Pernikahan Dini di Kota Palu. Prev J …. 2024;15:51–63.
8. Ingrit BL, Rumerung CL, Nugroho DY, Situmorang K, Yoche A MM, Manik MJ. Pendidikan Kesehatan Reproduksi Pada Remaja. Pros Konf Nas Pengabdi Kpd Masy dan Corp Soc Responsib. 2022;5(1):1–10.
9. Nisman WA, Rahmawati AD, Noverlis AS, Pratiwi FE, Paramawati I, Kholisa IL, et al. Pengaruh Edukasi dengan Video Terhadap Pengetahuan, Sikap, dan Kecemasan dalam Pencegahan Covid-19. J Keperawatan Klin dan Komunitas (Clinical Community Nurs Journal). 2024;8(1):27.
Published
2026-02-20
Section
Article