Interaksi Sosial Santri Pondok Pesantren Afkaaruna Islamic School
Social Interaction Of Santri In Afkaaruna Islamic School
Abstract
Tujuan penelitian ini adalah untuk menjelaskan interaksi sosial santri Pondok Pesantren Afkaaruna Islamic School pada periode 2020-2024, mencakup interaksi antar santri, guru, pengurus pondok, dan juga warga sekitar pondok. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan deskriptif kualitatif dengan metode sejarah yang terdiri atas empat tahapan, yaitu heuristik, kritik, interpretasi, dan historiografi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa interaksi sosial di Pondok Pesantren Afkaaruna berjalan dengan baik dan harmonis, meski sempat mengalami hambatan di awal pendirian akibat pandemi Covid-19. Pola interaksi yang teridentifikasi mencakup tiga bentuk utama: 1) interaksi sesama santri, yang terjalin melalui kegiatan sehari-hari dan kegiatan pembelajaran; 2) interaksi santri dengan guru dan pengurus pondok, didasarkan pada komunikasi intensif yang berlandaskan etika keislaman dan penggunaan bahasa Inggris sebagai medium komunikasi. Interaksi ini diperkuat dengan adanya sesi diskusi informal dengan pengurus pondok dalam kegiatan Musyrifah time; 3) interaksi santri dengan masyarakat lokal menunjukkan pola kolaboratif-partisipatif melalui kegiatan keagamaan dan sosial kemasyarakatan (TPA, silaturahmi, dan takziah), meskipun tidak sepenuhnya bebas dari potensi konflik yang diselesaikan secara dialogis. Secara umum, hasil penelitian ini mengindikasikan bahwa Pondok Pesantren Afkaaruna berhasil membangun ekosistem sosial yang inklusif dan adaptif, serta mampu mengintegrasikan nilai-nilai keislaman, pendidikan global, dan kearifan lokal dalam proses pembentukan karakter santri.
References
Fauziyah, N., Susanto, H., Rochgiyanti, I., & Syaharuddin. (2022). Interaksi Sosial Santri Pondok Pesantren Muhammadiyah Nurul Amin Alabio tahun 1997–2020. Prabayaksa: Journal of History Education, 2(1), 28–40. https://ppjp.ulm.ac.id/journal/index.php/pjhe/article/view/13950
Nazhifatin, S., & Soleh, H. (2021). Analisis Dampak COVID-19 Terhadap Kepercayaan Diri Siswa Dalam Pembelajaran Matematika Berbasis Online. PENSA: Jurnal Pendidikan dan Ilmu Sosial, 3(2), 311–321. https://doi.org/10.xxxxxx/pensa.v3i2.311
Nurhadi. (2017). Komunikasi interpersonal dalam pendidikan. Surabaya: Pustaka Ilmu.
Sahlan, M. (2021). Pembentukan Karakter Santri Melalui Interaksi Sosial di Pondok Pesantren. Al-Mujtama: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat, 1(2), 75–84. https://ejournal.iaifa.ac.id/index.php/almujtama/article/view/126
Wattini, Mudana I. W., & Margi I. K. (2019). Pola Interaksi Santri Pondok Pesantren Hidayatullah Di Perumahan Jalak Putih Singaraja Sebagai Media Pembelajaran Sosiologi. e-Journal Pendidikan Sosiologi Universitas Pendidikan Ganesha, 1(2), 174-176.
Salamah U., Purwanto B. (2020). Peran Musyrif Terhadap Kualitas Pendidikan Santri. Jurnal Pendidikan Islam dan Kajian Keislaman, 3(1), 3-6.
Salamah U., Hidayatulloh A. (2019). Pola Interaksi Ustadz dan Santri Dalam Pembelajaran (Studi Kasus di Pondok Pesantren Mambaul Hisan Blitar). J-PIPS : Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial, 6(1), 51-57.
Alfi C., Prastowo A. Y., Fatih M. (2023). Kajian Interaksi Sosial Santri Pondok Pesantren Bustanul Muta’allimin As Salafi sebagai Sarana Penguatan Karakter. JIM: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Sejarah, 8 (1), 93-95.
Rahmawati, Sri Rizki (2024) KOMUNIKASI EMPATIK MUSYRIF KEPADA SANTRI DALAM PENANAMAN NILAI KARAKTER (Studi pada Asrama Putra Tsanawiyah Pondok Pesantren Qodratullah Kabupaten Banyuasin). Undergraduate Thesis thesis, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik.






