Gambaran Pola Konsumsi Sayur Dan Buah Pada Remaja Di Smp Kristen Rurukan
Description Of Vegetable And Fruit Consumtion Patterns In Smp Kristen Rurukan
Abstract
Remaja merupakan kelompok usia kritis yang memerlukan asupan gizi seimbang untuk menunjang pertumbuhan dan perkembangan. Sayur dan buah merupakan sumber vitamin, mineral, dan serat, namun konsumsi sayur dan buah pada remaja Indonesia masih rendah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran pola konsumsi sayur dan buah pada remaja di SMP Kristen Rurukan, Kota Tomohon. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif dengan desain cross-sectional. Sampel sebanyak 46 siswa dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner Food Frequency Questionnaire (FFQ) semi-kuantitatif dan dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 50% responden memiliki konsumsi sayur tinggi, sedangkan 100% memiliki konsumsi buah tinggi, dengan pisang dan pepaya sebagai buah yang paling sering dikonsumsi. Sebanyak 93,5% siswa mengonsumsi olahan buah dan sayur seperti pisang goreng, jus buah, dan mie dal (bubur Manado). Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa konsumsi buah pada remaja di SMP Kristen Rurukan tergolong sangat baik, sedangkan konsumsi sayur masih perlu ditingkatkan melalui edukasi gizi berbasis sekolah.
References
FAO & WHO. (2020). Joint FAO/WHO Workshop on Fruit and Vegetable Consumption for Health. World Health Organization.
Gina, N. I. (2023). Pengaruh Edukasi Gizi Seimbang Terhadap Pengetahuan dan Sikap Remaja Putri di SMAN 4 Banjarbaru. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 12(1), 78-90.
Global Nutrition Report. (2021). The State of Global Nutrition. Development Initiatives.
Junus, N., & Mamu, K. (2022). Pelatihan Pemanfaatan Buah Pisang Sebagai Makanan Pencegah Stunting Berdasarkan Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 41 Tahun 2014 Tentang Pedoman Gizi Seimbang di Desa Lamu. DAS SEIN: Jurnal Pengabdian Hukum dan Humaniora, 2(1), 1-12.
Ladiba, A., Zulfaa, A., Djasmin, A., Mevya, A., Safitri, A., Akifah, A. U., & Purwanti, R. (2021). Pengaruh edukasi gizi terhadap peningkatan pengetahuan dan asupan sayur buah pada siswa sekolah dasar dengan status gizi lebih. Darussalam Nutrition Journal, 5(2), 110-120.
Mashar, H. M. (2021). Pengaruh Penyuluhan Gizi Dengan Media Video Terhadap Pengetahuan Dan Sikap Remaja Tentang Konsumsi Sayur Dan Buah di Sman 1 Palangka Raya. Jurnal Gizi Dan Pangan Soedirman, 5(2), 79–93.
Mokoginta, F. S. (2016). Gambaran Pola Asupan Energi dan Zat Gizi Makro pada Remaja. Jurnal Gizi Klinik Indonesia, 13(1), 22-30.
Mokoginta, F. S., Budiarso, F., & Manampiring, A. E. (2016). Gambaran pola asupan makanan pada remaja di Kabupaten Bolaang Mongondow Utara. eBiomedik, 4(2).
Mursidah, I. (2022). Gambaran Pengetahuan dan Perilaku Konsumsi Makanan Siap Saji (Fast Food) pada Remaja di SMA Negeri 2 Banguntapan Bantul Yogyakarta (Doctoral dissertation, Poltekkes Kemenkes Yogyakarta).
Nova, M., & Yanti, R. (2018). Hubungan asupan zat gizi makro dan pengetahuan gizi dengan status gizi pada siswa mts. s an-nurkota padang. Jurnal Kesehatan Perintis, 5(2), 169-175.
Oktavia, A. R., Syafiq, A., & Setiarini, A. (2019). Faktor--faktor yang berhubungan dengan konsumsi buah-sayur pada remaja di daerah rural-urban, yogyakarta. Jurnal Keperawatan Raflesia, 1(1), 33-44.
Purwita, N. K. D. D., Kencana, I. K., & Kusumajaya, A. N. (2018). Gambaran Konsumsi Sayur dan Buah dengan Status Gizi Remaja di SMP Negeri 3 Abiansemal, Kabupaten Badung. Jurnal Ilmu Gizi: Journal of Nutrition Science, 7(3), 57-63.
Qibtiyah, M., Rosidati, C., & Siregar, M. H. (2021). Perilaku Konsumsi Buah dan Sayur Pada Remaja. Jurnal Gizi Kerja dan Produktivitas, 2(2), 51-60.
Rachmi, C. N., Sari, E. K., Sutrisna, A., & Gonzalez, W. (2020). Pola Makan Remaja Putri dan Potensi Pengembangan Intervensi Perubahan Perilaku Berdasarkan Penggunaan Media Sosial di Indonesia. Jurnal Gizi Indonesia, 8(2), 112-125.
Rachmi, C. N., Jusril, H., Ariawan, I., Beal, T., & Sutrisna, A. (2021). Eating behaviour of Indonesian adolescents: a systematic review of the literature. Public Health Nutrition, 24(S2), s84-s97.
Rahma, F. A. (2023). Gambaran Pola Konsumsi Sayur dan Buah Pada Siswa Kelas 9 di SMPN 1 Kotaagung Tahun 2023 (Doctoral dissertation, POLTEKKES KEMENKES TANJUNGKARANG).
Ramadhani, A. K., & Afifah, C. A. N. (2021). Faktor yang Berhubungan dengan Keragaman Konsumsi Sayuran dan Buah Remaja di Wilayah Pesisir Kabupaten Gresik. Gorontalo Journal of Nutrition Dietetic, 1(2), 45-55.
Ramadhani, I. C., & Djamaluddin, S. (2024). Pengaruh konsumsi pangan olahan terhadap obesitas di Indonesia. Jurnal Informatika Ekonomi Bisnis, 6(1), 861-867.
Siregar, M. H. (2022). Perbedaan Pola Konsumsi Buah dan Sayur antara Siswa SMP dan SMA di Jakarta. Jurnal Ilmu Gizi, 14(3), 201-210.
Stanton, J. L. (2018). A brief history of food retail. British Food Journal, 120(1), 172-180.
Tiara, D. N., Syarief, O., Mulyo, G. P. E., Mutiyani, M., & Selviyanti, S. S. (2019). Pengaruh Pendidikan Gizi Menggunakan Cerita Bergambar Terhadap Pengetahuan Dan Frekuensi Konsumsi Sayur Buah Pada Siswa. Jurnal Riset Kesehatan Poltekkes Depkes Bandung, 11(1), 165-172.
Widiya, G. A., Andriyani, A., & Lusida, N. (2025). Pengaruh Konsumsi Fast Food terhadap Risiko Obesitas pada Remaja di Berbagai Negara dan Wilayah Daerah. Jurnal Praba: Jurnal Rumpun Kesehatan Umum, 3(2), 128-140.
World Health Organization. (2019). Increasing fruit and vegetable consumption to reduce the risk of noncommunicable diseases. Geneva: World Health Organization.
World Health Organization. (2022). Healthy diet for adolescents: technical guide. World Health Organization.






