Faktor-Faktor Yang Menghambat Pemberian Asi Eksklusif Pada Bayi Usia 0-6 Bulan Di Wilayah Kerja Puskesmas Matani Kota Tomohon

Factors That Hinder Exclusive Breastfeeding In Infants Aged 0-6 Months In The Working Area Of The Matani Community Health Center In Tomohon City

  • Joy Sharon Angelica Sianturi Fakultas Ilmu Keolahragaan dan Kesehatan Masyarakat
  • Vera Tombokan Fakultas Ilmu Keolahragaan dan Kesehatan Masyarakat
  • Syafriani Fakultas Ilmu Keolahragaan dan Kesehatan Masyarakat
  • Rakhmawati Agustina Fakultas Ilmu Keolahragaan dan Kesehatan Masyarakat
  • Jonesius E Manoppo Fakultas Ilmu Keolahragaan dan Kesehatan Masyarakat
Keywords: Kata kunci: ASI eksklusif, faktor penghambat, ibu menyusui, Puskesmas Matani

Abstract

ASI eksklusif merupakan salah satu indikator penting dalam meningkatkan kesehatan bayi dan menurunkan angka kesakitan serta kematian bayi. Namun, cakupan ASI eksklusif di Kota Tomohon, khususnya di wilayah kerja Puskesmas Matani, masih rendah sehingga perlu diteliti faktor-faktor yang menghambatnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang menghambat pemberian ASI eksklusif pada bayi usia 0–6 bulan di wilayah kerja Puskesmas Matani Kota Tomohon. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Sampel penelitian berjumlah 65 responden, yaitu ibu yang memiliki bayi usia 0–6 bulan, yang dipilih menggunakan teknik total sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner terstruktur dan dianalisis menggunakan uji Chi-Square dengan tingkat signifikansi 95%. Cakupan pemberian ASI eksklusif hanya sebesar 24,6%. Faktor yang berhubungan dengan pemberian ASI eksklusif meliputi pengetahuan ibu (p = 0,048), riwayat sakit (p = 0,010), stres (p = 0,007), bingung puting pada bayi (p = 0,013), dukungan keluarga (p = 0,001), dan pengaruh iklan susu formula (p = 0,008). Faktor dominan yang menghambat adalah rendahnya dukungan keluarga serta kuatnya tingkat stres pada ibu. Upaya peningkatan pengetahuan ibu, dukungan keluarga, dan pengawasan promosi susu formula perlu diperkuat untuk mendorong keberhasilan ASI eksklusif.

References

Agustina, R., Prabandari, Y. S., & Sudargo, T. (2020). Hambatan pemberian ASI ekslusif pada ibu bekerja: teori ekologi sosial. Jurnal Gizi Klinik Indonesia, 17(2), 64.
Badan Pusat Statistik. (2024). Profil Kesehatan Ibu dan Anak 2022. BPS.
Chen, Y., Li, F., & Zhang, L. (2023). Factors associated with exclusive breastfeeding during postpartum in Lanzhou City, China: A cross-sectional study. BMC Pregnancy and Childbirth, 23(1), 1–12.
Dewi, K., & Hartati, E. (2021). Pengaruh pendidikan kesehatan antenatal terhadap praktik pemberian ASI eksklusif. Jurnal Bidan Cerdas, 3(1), 45–53. https://doi.org/10.33860/jbc.v3i1.321
Firnanda, E., Primawati, M., & Citra, R. (2021). Hubungan pengetahuan, dukungan keluarga, dan pekerjaan ibu dengan praktik pemberian ASI eksklusif. Jurnal Ilmiah Kesehatan, 19(3), 210–218. https://doi.org/10.35916/jisk.19.3.2021
Flaherman, V. J., Chan, S., Desai, R., Agung, F. H., & Hartati, H. (2018). Barriers to exclusive breastfeeding in Indonesian hospitals: A qualitative study of early infant feeding practices. Public Health Nutrition, 21(14), 2689–2697. https://doi.org/10.1017/s1368980018001453
Hadina, S., Lestari, F., & Nurhayati, D. (2024). Faktor yang memengaruhi rendahnya cakupan ASI eksklusif di daerah dengan akses informasi terbatas. Media Kesehatan Masyarakat Indonesia, 23(1), 50–58.
Haryanti, S. (2025). Peran Kelompok Pendukung ASI Eksklusif (KP-ASI). Media Sains Indonesia. https://medsan.co.id/home/editor/35-suci-haryanti
Juniar, F., Akhyar, K., & Ratna Kusuma, I. (2023). Faktor-faktor yang mempengaruhi ketidakberhasilan ASI eksklusif pada ibu menyusui. Jurnal Riset Kesehatan Masyarakat, 3(4), 186. https://doi.org/10.14710/jrkm.2023.18
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2022). Survei Status Gizi Balita Indonesia (SSGBI) 2022. Kemenkes RI.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2024). Peraturan Pemerintah Nomor 28 Tahun 2024 tentang Pemberian ASI Eksklusif dan Donor ASI. Kemenkes RI.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2025). Laporan Situasi Pemberian ASI Eksklusif di Indonesia Tahun 2024. Kemenkes RI.
Mäkelä, H., Kaunonen, M., & Tarkka, M.-T. (2023). Breastfeeding challenges and the effectiveness of early lactation interventions: A systematic review. International Breastfeeding Journal, 18(2), 101–115.
Nurhidayati, T., Rahmawati, S., & Yunita, L. (2020). Dukungan keluarga dan keberhasilan pemberian ASI eksklusif pada ibu dengan masalah laktasi. Jurnal Kebidanan, 9(2), 112–120. https://doi.org/10.31983/jkb.v9i2.6221
Paramashanti, B. A., et al. (2023). Mothers' and grandmothers' misconceptions and socio-cultural factors as barriers to exclusive breastfeeding: A qualitative study in Indonesia. International Breastfeeding Journal, 18(1), 45. https://doi.org/10.1186/s13006-023-00567-8
Putri, A. M., Fatimah, S., & Rahmawati, D. (2022). Hubungan pengetahuan dan sikap ibu dengan perilaku pemberian ASI eksklusif. Jurnal Kesehatan Reproduksi, 13(1), 17–26. https://doi.org/10.22435/kespro.v13i1.5580
Putri, A. D., Widyastuti, R., & Lestari, H. (2023). Peran tenaga kesehatan dalam mengatasi masalah laktasi pada ibu menyusui. Jurnal Keperawatan Nusantara, 6(1), 55–64. https://doi.org/10.33479/jkn.v6i1.4205
Proverawati, A., & Rahmawati, E. (2020). Kapita Selekta ASI dan Menyusui. Nuha Medika.
Rahayu, F. N., Safitri, R., & Mutia, K. (2022). Gangguan payudara dan pemberian ASI eksklusif pada ibu menyusui di Indonesia. Jurnal Kesehatan Reproduksi, 13(2), 87–95. https://doi.org/10.22435/kespro.v13i2.6530
Rosenstock, I. M. (2019). The Health Belief Model and preventive health behavior. Health Education Monographs, 2(4), 354–386.
Sari, N. P., & Susanti, E. (2020). Hubungan tingkat pengetahuan ibu dengan pemberian ASI eksklusif di wilayah kerja Puskesmas Palasari. Jurnal Kesehatan Masyarakat Andalas, 14(2), 85–92. https://doi.org/10.25077/jkma.14.2.85-92.2020
Tahiru, R., Amu, H., & Afitiri, A. (2020). Exclusive breastfeeding and associated factors in sub-Saharan Africa: Evidence from demographic and health surveys. International Breastfeeding Journal, 15(1), 1–12.
UNICEF. (2022). Infant and young child feeding. UNICEF.
Wahyuni, S., Madeni, B., & Hasritawati. (2022). Faktor yang memengaruhi kegagalan pemberian ASI eksklusif pada bayi usia 0–6 bulan. Femina Jurnal Kebidanan, 2(1).
Wijayanti, F., Margawati, A., & Zen Rahfiludin, M. (2023). Faktor-faktor dalam pekerjaan ibu yang menghambat pemberian ASI eksklusif (studi literatur). Al-Insyirah Midwifery, 12(1).
World Health Organization. (2023). Infant and young child feeding: Model chapter for medical students and allied health professionals. WHO.
Zai, A. E. P. H. (2019). Faktor yang memengaruhi hambatan dalam pemberian ASI eksklusif pada bayi usia 0–6 bulan. UPTD Puskesmas Mandrehe Barat.
Published
2026-02-08
Section
Article

Most read articles by the same author(s)