Peranan Sains Dalam Meningkatkan Kualitas Hidup Dan Perkembangan Masyarakat Modern: Tinjauan Sistematis Literatur

Peranan Sains Dalam Meningkatkan Kualitas Hidup Dan Perkembangan Masyarakat Modern: Tinjauan Sistematis Literatur

  • Agni Pratiwi Program Studi Pendidikan Fisika, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Jember
  • Tsamratul Wahdaniyah Program Studi Pendidikan Fisika, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Jember
  • Valent Dwi N.P. Program Studi Pendidikan Fisika, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Jember
  • Winda Naila H. Program Studi Pendidikan Fisika, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Jember
  • Habibah Khusna Baihaqi Program Studi Pendidikan Fisika, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Jember
  • I Ketut Mahardika Program Studi Pendidikan Fisika, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Jember
  • Kendid Mahmudi Program Studi Pendidikan Fisika, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Jember
Keywords: Sains, Perkembanganmasyarakat, Inovasi, Pendidikan, Globalisasi

Abstract

ains memiliki peranan yang sangat penting dalam mendorong kemajuan peradaban dan membentuk masyarakat modern. Melalui pemanfaatan ilmu pengetahuan, berbagai temuan dan inovasi dihasilkan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di beberapa bidang, seperti kesehatan, pendidikan, ekonomi, dan pertanian. Perkembangan sains tidak hanya meningkatkan efisiensi dan kenyamanan hidup, tetapi juga mendorong terbentuknya pola pikir yang kritis, logis, dan terbuka terhadap perubahan. Selain itu, kemajuan sains membantu menciptakan masyarakat  yang lebih kompeten dan berdaya saing melalui penguatan literasi serta kemampuan berpikir ilmiah. Artikel ini bermaksud membahas peranan sains terhadap peningkatan kualitas hidup dalam perkembangan masyarakat, sekaligus menegaskan pentingnya peranan sains dalam menghadapi tantangan globalisasi dan kemajuan teknologi. Dengan demikian, sains menjadi landasan utama dalam membangun masyarakat modern yang cerdas, kreatif, dan beroirentasi pada kemajuan berkelanjutan. 

References

Arana-Barbier, P. J. (2023). The Relationship Between Scientific Production and Economic Growth Through R&D Investment: A Bibliometric Approach. Journal of Scientometric Research, 12(3), 596–602.
Efendi, S. (2022). Peningkatan Kesejahteraan Ekonomi Masyarakat di Masa Pandemi COVID-19 melalui Edukasi Pupuk Organik dan Teknologi Hidroponik Dalam Pertanian Organik. Jurnal Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat, 3(1), 35–40.
Haryanto, A. (2022). Pengaruh kualitas pendidikan terhadap pertumbuhan ekonomi daerah di Indonesia. Jurnal Pendidikan Ekonomi, 14(2), 115–128.
Putri, D. A. (2021). Peran kesehatan masyarakat dalam meningkatkan produktivitas tenaga kerja dan pertumbuhan ekonomi. Jurnal Kesehatan Masyarakat Indonesia, 9(1), 45–54.
Rahmadi, S. (2021). Ketahanan pangan dan relevansinya terhadap pembangunan ekonomi wilayah. Jurnal Ekonomi dan Pembangunan Indonesia, 12(2), 99–112.
Sanhaji, G., & Hizbullah, A. I. (2024). Pemanfaatan Artificial Intelligence dalam Bidang Kesehatan. Jurnal Pendidikan, Sains dan Teknologi, 11(1), 234–242.
Siregar, R. (2020). Modernisasi pertanian dan peningkatan kesejahteraan rumah tangga petani. Jurnal Agraria Indonesia, 7(3), 210–222.
Surindra, B. (2024). Pemberdayaan masyarakat melalui budidaya tanaman hidroponik sebagai alternatif dalam menambah pendapatan masyarakat. Jurnal ABDINUS: Jurnal Pengabdian Nusantara, 8(1), 163–171.
Sutrisno, B. (2022). Peran produktivitas pertanian dalam meningkatkan pendapatan masyarakat pedesaan Indonesia. Jurnal Pembangunan Berkelanjutan, 8(2), 76–89.
Wilma, R. H., Dadan, S., & Hulailah, I. (2021). Peran guru dalam mengenalkan sains pada anak usia dini. Journal of Early Childhood Islamic Education, 5(1), 73–78.
Wijayanti, N. (2020). Hubungan tingkat pendidikan dengan perilaku kesehatan masyarakat di wilayah pedesaan. Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora, 11(1), 56–66.
Yohana, M. (2023). Pengaruh belanja publik sektor pendidikan, kesehatan, dan pertanian terhadap Indeks Pembangunan Manusia. Jurnal Kebijakan Pembangunan Daerah, 5(1), 33–47.
Published
2025-12-23
Section
Article

Most read articles by the same author(s)