Implementasi Terapi Okupasi Menggambar Untuk Mengontrol Halusinasi Pendengaran Pada Pasien Skizofrenia Di RSUD Madani Provinsi Sulawesi Tengah

Implementation Of Occupational Therapy Through Drawing To Control Auditory Hallucinations In Schizophrenic Patients At Madani General Hospital, Central Sulawesi Province

  • Vivi Safirli Ir. Latowale Akademi Keperawatan Justitia
  • Rosita Akademi Keperawatan Justitia
  • Rahma Edy Pakaya Akademi Keperawatan Justitia
Keywords: skizofrenia, auditory hallucinations, drawing occupational

Abstract

Latar belakang: Skizofrenia merupakan gangguan jiwa kronis yang ditandai dengan gangguan persepsi sensori seperti halusinasi pendengaran, yang dapat mengganggu fungsi sosial, emosional dan kognitif pasien. Salah satu upaya nonfarmakologis yang bisa diterapkan untuk mengontrol halusinasi pendengaran adalah melalui terapi okupasi menggambar. Terapi okupasi menggambar merupakan salah satu bentuk psikoterapi yang mengggunakan media seni sebagai sarana komunikasi yang mendorong individu untuk menyalurkan serta memahami emosi dalam bentuk karya visual.

Tujuan: Studi kasus ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas terapi okupasi menggambar dalam mengontrol halusinasi pendengaran pada pasien skizofrenia.

Metode: Studi kasus ini menggunakan metode deskriptif. Sampel diambil pada pasien yang mengalami gangguan persepsi sensori: halusinasi pendengaran dan dikelolah selama 3 hari, implementasi dengan pemberian tindakan keperawatan berupa terapi okupasi menggambar dan dilakukan 1 kali/hari selama 15-20 menit . Pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi, dan metode proses keperawatan. Bahan yang digunakan yaitu buku gambar, pensil, dan pensil warna.

Hasil: Menunjukkan bahwa terapi okupasi menggambar efektif menurunkan gejala halusinasi pendengaran yang mengasah keterampilan pasien melalui aktivitas menggambar. Implementasi standar pelaksanaan dan terapi menggambar yang dilakukan selama 3 hari pada Ny.A menunjukkan bahwa pasien dapat mengenal halusinasi dan menerapkan terapi okupasi menggambar untuk mengontrol halusinsinya yang muncul. Terapi okupasi menggambar efektif dilakukan pada pasien skizofrenia dengan masalah gangguan halusinasi pendengaran

References

Rejo, Tri Y, Nurhayati I, Aris W, Tri AJ, Syaudi MA. Journal of Language and Health. Kepuasan Mhs Terhadap Pembelajaran Daring Selama Pandemi Covid-19. 2020;9(4):485–7.
Agusta et al. Penerapan Terapi Okupasi Menggambar Pada Pasien Halusinasi Pendengaran. Indones J Nurs Heal Sci. 2020;1(1):37–48.
Lutfhiani Fannisa. Optimalisasi Terapi Okupasi Menggambar Terhadap Perubahan Tanda Dan Gejala Halusinasi Pada Pasien Dengan Gangguan Persepsi Sensori Halusinasi Di Rsjd Dr. Rm. Soedjarwadi Klaten. 2024;2(3):150–9.
Riskesdas. Riskesdas. 2020;
Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Tengah. Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Tengah. 2023;
Rahmawati. Studi Kasus Halusinasi Pendengaran pada Pasien Schizofrenia. J Keperawatan Notokusumo.
2022;10(1):21.
Firmawati. Terapi Okupasi Menggambar Terhadap Perubahan Tanda Dan Gejala Halusinasi Pada Pasien Dengan Gangguan Presepsi Sensori Halusinasi Di Rsud Tombulilato. J Med Nusant. 2023;1(2):15–24.
Hidayat. Penerapan Art Therapy : Menggambar Pada Pasien Halusinasi Pendengaran Di Ruang Sena RSJD dr .
Arif Zainudin Surakarta. Pros Semin Nas UNIMUS. 2023;6:507–15.
Muthmainnah. Terapi Menggambar Menurunkan Tanda dan Gejala Pasien Skizofrenia Dengan Halusinasi. J Nurs Innov. 2023;2(3):97–101.
Wulansari. Penerapan Terapi Okupasi Menggambar Terhadap Perubahan Tanda Gejala Pada Pasien Dengan Gangguan Presepsi Sensori Halusinasi. J Anestesi J Ilmu Kesehat dan Kedokt. 2023;1(4):146–62.
Tim Pokja SDKI PPNI. Tim Pokja SDKI DPP PPNI. 2017;
Published
2026-02-25
Section
Article

Most read articles by the same author(s)

1 2 3 > >>