Pengaruh Teknik Latihan Penguatan Otot (Standing Hip Abduction) Terhadap Kekuatan Otot Panggul dan Kaki Pada Pasien Pasca Stroke Di Klinik Kinesia Sentra Rehabilitasi

The Effect of Muscle Strengthening Exercise Techniques (Standing Hip Abduction) on Pelvic and Leg Muscle Strength in Post-Stroke Patients at the Kinesia Rehabilitation Center Clinic

  • Fazriah Nurul Hamzah Mahasiswa Program Studi Ilmu Keperawatan UNG
  • Nasrun Pakaya Dosen Program Studi Ilmu Keperawatan UNG
  • Sitti Fatimah Meylandri Arsad Dosen Program Studi Ilmu Keperawatan UNG
Keywords: Standing hip abduction, kekuatan otot, stroke

Abstract

Stroke merupakan cedera otak yang disebabkan oleh penyumbatan pembuluh darah atau suplai darah yang tidak memadai sehingga menyebabkan infark atau perdarahan pada parenkim otak. Selain itu juga, stroke dapat menyebabkan gangguan pada fungsi motorik yang berimbas pada kekuatan otot pasien sehingga dapat menyebabkan penderita mengalami kelemahan otot. Kondisi ini harus segera ditangani karena dapat menyebabkan kelemahan otot permanen hingga kelumpuhan. Salah satu upaya yang dapat mengatasi kelemahan otot pada pasien pasca stroke yaitu dengan latihan Standing Hip Abduction.  Tujuan dalam penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh teknik latihan penguatan (standing hip abduction) terhadap kekuatan otot panggul dan kaki pada pasien pasca stroke. Metode penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif pre-eksperimental dengan pendekatan pre-post test dengan rancangan one group pre-post test design.   Populasi dalam penelitian ini adalah pasien pasca stroke di klinik kinesia sentra rehabilitasi. Metode pengambilan sampel menggunakan non-probability sampling dengan pendekatan purposive sampling sebanyak 21 responden. Hasil penelitian menunjukkan adanya pengaruh latihan standing hip abduction terhadap kekuatan otot dengan p-Value sebesar 0,000 (p-Value < 0,05). Di harapkan penelitian ini dapat memberikan manfaat langsung kepada pasien yang mengalami kelemahan otot terutama pada pasien pasca stroke.

References

Ayuardini, M., & Ridwan, A. (2019). Implementasi Metode Hot Fit pada Evaluasi Tingkat Kesuksesan Sistem Pengisian KRS Terkomputerisasi. Faktor Exacta. 12(2): 123-125.

Bungin B. 2018. Penelitian Kualitatif. Jakarta: Prenata Media Group.

Handayani Sri. (2016). the Level of Patient Satisfaction With Health Services in Baturetno Health Centers. Profesi, 14(1), 42–48.

Kemenkes. (2019). Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 31 Tahun 2019 Tentang Sistem Informasi Puskesmas (Vol. 45, Issue 45).

Lim, M., & Ridho, M. R. (2021). Rancang Bangun Sistem Informasi Point of Sale Dengan Framework Codeigniter Pada CV Powershop. Computer And Science Industrial Engineering (COMASIE), 4(2), 46-55.

Mohi, i., tarigan, s. F. N., & abudi, r. (2022). Pelaksanaan sistem informasi manajemen (sim) di puskesmas sipatana menggunakan metode human organization technology fit (hot-fit). Public health and surveilance review, 1(1), 34–39.

Novira, A., Priatna, R., & Pradesa, H. A. (2020). Peran Kualitas Layanan Dalam Mendorong Kepuasan Pengguna Layanan Kesehatan Puskesmas Kabupaten Sumedang. Jemap, 3(2), 287.

Presiden Republik Indonesia. (2014). Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 46 Tahun 2014 tentang Sistem Informasi Kesehatan. Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 46 Tahun 2014 Tentang Sistem Informasi Kesehatan, 1–66.

Surasdiman, S., Ilyas, G. B., & Azis, M. (2019). Analisis pengaruh kualitas pelayanan, fasilitas dan pengetahuan terhadap kepuasan pasien di Puskesmas Batu-Batu Kabupaten Soppeng. YUME: Journal of Management, 2(1).

Wulandari, R. F. W. R. F., Cahyaningtyas, S. R., & Isnaini, Z. (2023). Analisis Penerapan Sistem Informasi Akuntansi Dan Pengendalian Internal Persediaan Obat Pada Puskesmas Di Kota Mataram. Jurnal Riset Akuntansi Aksioma, 22(1), 14-26.

Published
2025-06-30
Section
Article

Most read articles by the same author(s)