Analisis Capaian Universal Health Coverage Dan Kepesertaan Aktif Jaminan Kesehatan Nasional Di Indonesia Tahun 2023-2024
Analysis of Universal Health Coverage Achievements and Active Participation in National Health Insurance in Indonesia 2023-2024
Abstract
Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) merupakan instrumen utama dalam mendukung pencapaian Universal Health Coverage (UHC) di Indonesia. Penelitian ini bertujuan menganalisis capaian UHC dan kepesertaan aktif JKN di Indonesia tahun 2023–2024. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan data sekunder yang bersumber dari Laporan Kinerja Program JKN Kuartal IV Tahun 2024 Dewan Jaminan Sosial Nasional (DJSN). Analisis dilakukan terhadap indikator kepesertaan, pemanfaatan pelayanan kesehatan, dan kinerja keuangan program. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jumlah peserta JKN meningkat menjadi 278,10 juta jiwa atau 98,45% dari total penduduk Indonesia pada tahun 2024, sehingga target nasional cakupan kepesertaan berhasil tercapai. Namun, masih terdapat kesenjangan antara peserta terdaftar dan peserta aktif. Pemanfaatan layanan kesehatan melalui JKN mencapai 606,7 juta layanan pada tahun 2023, menunjukkan tingginya akses dan kepercayaan masyarakat terhadap program. Dari aspek keuangan, rasio klaim mencapai 105,9% pada tahun 2024 akibat peningkatan beban jaminan yang lebih tinggi dibandingkan pendapatan iuran. Secara keseluruhan, JKN telah berkontribusi signifikan dalam mendukung UHC di Indonesia, meskipun masih diperlukan penguatan pada aspek kepesertaan aktif, pemerataan pelayanan, dan keberlanjutan pembiayaan.
References
Dewan Jaminan Sosial Nasional (DJSN). (2024). Laporan Kinerja Program Jaminan Kesehatan Nasional Kuartal IV Tahun 2024. Jakarta: DJSN.
Dewiyani, A. C., & Fadila, R. (2022). Faktor determinan kepatuhan membayar iuran JKN pada peserta mandiri di Kota Malang. Jurnal Informasi Kesehatan Indonesia, 8(1), 1–10.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2022). Profil Kesehatan Indonesia 2021. Jakarta: Kemenkes RI.
Mulyanto, J., Wibowo, Y., & Kringos, D. S. (2021). Exploring general practitioners’ perceptions about the primary care gatekeeper role in Indonesia. BMC Family Practice, 22(1), 5.
Nurhasana, R., Hidayat, B., Pujiyanto, Ratih, S. P., Hartono, R. K., & Dartanto, T. (2022). The sustainability of premium payment of National Health Insurance’s self-enrolled members in Jakarta Greater Area. Journal of Public Health Research, 11(3), 1–9.
Peraturan Menteri Keuangan Republik Indonesia Nomor 251/PMK.02/2016 tentang Pedoman Pengelolaan Aset Jaminan Sosial Kesehatan.
Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 36 Tahun 2023 tentang Optimalisasi Pelaksanaan Program Jaminan Kesehatan Nasional.
Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 59 Tahun 2024 tentang Jaminan Kesehatan.
Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 82 Tahun 2018 tentang Jaminan Kesehatan Nasional.
Susilo, D., Wulandari, L. P. L., Sukmayeti, E., Asante, A., Jan, S., Thabrany, H., Tangcharoensathien, V., Wiseman, V., & Liverani, M. (2025). Can Indonesia achieve universal health coverage? Organisational and financing challenges in implementing the national health insurance system. SSM -Health Systems, 5, 100138.
Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 24 Tahun 2011 tentang Badan Penyelenggara Jaminan Sosial.
WHO Representative Office for Indonesia. (2026). Indonesia health accounts 2024: Strengthening evidence for sustainable health financing. Jakarta: World Health Organization.
World Bank. (2025). Lessons from Indonesia’s 10-year journey towards universal health coverage. Washington, DC: World Bank Group.
World Health Organization (WHO). (2023). Tracking universal health coverage: 2023 global monitoring report. Geneva: World Health Organization.