Edukasi isi Piringku Sebagai Upaya Pencegahan Stunting Pada Balita di Wilayah Pesisir

The Education on Household Waste Management to Support Environmental Health

  • Rahma Tunny Program Studi Kesehatan Masyarakat STIKes Maluku Husada
  • Fitria Umagapi Program Studi Kesehatan Masyarakat STIKes Maluku Husada
  • Suryanti Tukiman Program Studi Kesehatan Masyarakat STIKes Maluku Husada
  • Epi Dusra Program Studi Kesehatan Masyarakat STIKes Maluku Husada
  • Mariene Wiwin Dolang Program Studi Kesehatan Masyarakat STIKes Maluku Husada
  • Iswanti Surachmo Program Studi Kesehatan Masyarakat STIKes Maluku Husada
Keywords: Edukasi, Isi Piringku, Pencegahan Stunting, Balita

Abstract

Stunting pada anak di bawah lima tahun adalah masalah yang serius dan menjadi prioritas utama dalam Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs). Stunting pada balita adalah kondisi di mana anak tidak tumbuh secara normal karena kekurangan gizi yang terus-menerus.Hal ini bisa menyebabkan berbagai masalah seperti fungsi tubuh yang tidak optimal, perkembangan fisik dan pikiran yang tertunda, perkembangan mental dan emosi yang terganggu, serta meningkatkan risiko mengalami penyakit yang merusak tubuh di masa depan. Kondisi ini membutuhkan tindakan nyata untuk menangani masalah gizi yang terjadi. Salah satu cara yang bisa diterapkan adalah melalui program Isi Piringku yang bertujuan meningkatkan pemahaman masyarakat dan mendorong perubahan kebiasaan makan menuju pola konsumsi yang sehat dan seimbang. Tujuan dari pengabdian masyarakat ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan tentang stunting, tanda dan gejala, pencegahan, dampak, serta pengetahuan tentang isi piringku. Pengabdian ini dilaksanakan pada tanggal 03 maret 2026. Metode pelaksanaan menggunakan ceramah interaktif, diskusi, Kegiatan ini dilaksanakan untuk menambah informasi dengan memberikan edukasi kepada masyarakat serta pengukuran pengetahuan (pre test dan post test) menggunakan kuesioner untuk menilai sejauh mana pengetahuan masyarakat terkait stunting dan piring makanku. Hasil yang didapatkan dari kegiatan pengabdian ini yaitu terdapat peningkatan pengetahuan dan pemahaman masyarakat tentang stunting dan piring makanku.

References

  1. Saadah, N., Hasanah, U., & Yulianto, B. (2022). Mother Empowerment Model in Stunting Prevention and Intervention through Stunting Early Detection Training. Open Access Macedonian Journal of Medical Sciences, 10(G), 649–655. https://doi.org/10.3889/oamjms.2022.8759
  2. Kurniati, P. T. (2021). Penyuluhan Tentang Pencegahan Stunting Melalui Pemenuhan Gizi Pada Wanita Usia Subur. 1(2), 113-118.
  3. Dwijayanti, I., et al. (2022). Edukasi pentingnya gizi seimbang dan aktivitas fisik pada remaja putri di masa pandemi COVID-19. Poltekita: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 3(2), 286–292. https://doi.org/10.33860/pjpm.v3i2.886
  4. Fachruddin, I. I., & Pratiwi, H. (2024). Double burden of malnutrition among women of reproductive age and its associated factors in Makassar District. Media Gizi Indonesia, 19(2), 172–179. https://doi.org/10.20473/mgi.v19i2.172-179
  5. Ruwiah, R., Harleli, H., Sabilu, Y., Fithria, F., & Sueratman, N. E. (2021). Peran Pendidikan Gizi dalam Pencegahan Stunting. Jurnal Ilmiah Kesehatan, 14(2), 151–158. https://doi.org/10.48144/jiks.v14i2.417
  6. Yance Hidayat. (20021). Edukasi Gizi Dalam Praktik Pemberian Makan Keluarga Pada Baduta Stunting. JNPH, 9(1). https://doi.org/https://doi.org/10.37676/jnph.v9i1.1449
  7. Farras, R. M., & Yusnita, Y. (2022). Program One Day One Egg sebagai Upaya Penurunan Stunting di Kabupaten Pandeglang. Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia, 2(4). https://doi.org/10.52436/1.jpmi.645
  8. Fitriani, F., & Darmawi, D. (2022). Hubungan Pengetahuan dan Sikap Ibu dengan Kejadian Stunting pada Balita di Desa Arongan Kecamatan Kuala Pesisir Kabupaten Nagan Raya. Jurnal Biology Education, 10(1), 23–32. https://doi.org/10.32672/jbe.v10i1.4114
  9. Global Health Observatory. (2021). Anaemia in women and children. World Health Organization.
  10. Putri, P. M. S., Humairo, M. V., Romadlona, N. A., Puspitaningtyas, D., Zarreta, A. M., Saputri, L. A., Nisahika, G., & Pahlevi, R. (2022). Pelatihan pengukuran antropometri balita pada kader dalam rangka pencegahan dini stunting di Posyandu Mawar. PROMOTIF: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 2(2), 136. https://doi.org/10.17977/um075v2i22022p136-148
  11. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2023). Membentengi anak dari stunting. Direktorat Gizi
  12. dan Kesehatan Ibu dan Anak, Kementerian Kesehatan RI.
  13. Sinaga, R., Tampubolon, R., Susanti, E., Andarina, Y., Sukriyah, S., & Nikmah, S. (2022). Penerapan program isi piringku untuk mencegah stunting pada balita di Puskesmas Kokonao Distrik Mimika Barat Kabupaten Mimika tahun 2022. Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat Dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR), 5, 1–10.
  14. SSGI. (2025). Survei Status Gizi Indonesia Tahun 2024. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.
  15. Susianto, S., Iswarawanti, D. N., Mamlukah, M., Khaerudin, M. W., & Mahendra, D. (2023). Pengaruh Pemberian Makanan Tambahan Nuget Tempe Sebagai Pangan Lokal Terhadap Berat Badan dan Tinggi Badan Balita Stunting. Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada: Health Sciences Journal, 14(02), 309–316. https://doi.org/10.34305/jikbh.v14i02.850
Published
2026-05-29