Hubungan Kelelahan Kerja Dengan Risiko Kecelakaan Kerja pada Nelayan di Desa Ameth, Kecamatan Nusalaut, Kabupaten Maluku Tengah
The Relationship between Work Fatigue and Occupational Accident Risk among Fishermen in Ameth Village, Nusalaut Sub-district, Central Maluku Regency
DOI:
https://doi.org/10.56338/jks.v9i9.12327Keywords:
Kelelahan Kerja, Kecelakaan Kerja, Nelayan, Keselamatan KerjaAbstract
Nelayan merupakan salah satu kelompok pekerja informal dengan risiko kecelakaan kerja yang tinggi akibat kondisi lingkungan laut yang dinamis, jam kerja yang panjang, serta keterbatasan alat pelindung diri. Kelelahan kerja diduga menjadi salah satu faktor determinan yang berkontribusi terhadap terjadinya kecelakaan kerja pada nelayan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kelelahan kerja dengan risiko kecelakaan kerja pada nelayan di Desa Ameth, Kecamatan Nusalaut, Kabupaten Maluku Tengah tahun 2026. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional. Sampel penelitian berjumlah 83 nelayan yang dipilih dengan teknik total sampling. Kelelahan kerja diukur menggunakan kuesioner Industrial Fatigue Research Committee (IFRC), sedangkan risiko kecelakaan kerja diukur melalui kuesioner terstruktur dengan kategori Ya dan Tidak. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar nelayan (67 orang; 80,7%) mengalami kelelahan kerja, dan 40 nelayan (48,2%) memiliki risiko kecelakaan kerja. Hasil uji Chi-Square menunjukkan nilai p = 0,009 (p<0,05), yang berarti terdapat hubungan yang bermakna secara statistik antara kelelahan kerja dengan risiko kecelakaan kerja. Nelayan yang mengalami kelelahan kerja berisiko mengalami kecelakaan kerja sebesar 55,2%, jauh lebih tinggi dibandingkan nelayan yang tidak mengalami kelelahan kerja (18,8%). Penelitian ini merekomendasikan perlunya pengaturan waktu kerja dan istirahat yang memadai, penggunaan alat pelindung diri, serta edukasi keselamatan kerja bagi nelayan tradisional guna menurunkan risiko kecelakaan kerja yang berkaitan dengan kelelahan.
References
Antoni, F., & Widanarko, B. (2023). Durasi Kerja Harian Sebagai Determinan Utama Kelelahan Pekerja House Keeping. Jurnal Penelitian Kesehatan Suara Forikes, 14(11), 2018–2021.
Aziz Rofi’i, & Tejamaya, M. (2022). Analisis Faktor Risiko Kelelahan Tidak Terkait Pekerjaan pada Pengemudi Dump Truck PT X Tahun 2022: Perbandingan Tiga Kuesioner Pengukuran Kelelahan Secara Subjektif. Promotif : Jurnal Kesehatan Masyarakat, 12(1), 56–65. https://doi.org/10.56338/pjkm.v12i1.2454
Cahyawati, S., Sillehu, S., & Wakan, I. F. (2024). Hubungan Karakteristik Individu Dengan Kelelahan Kerja Pada Nelayan Tradisional Di Dusun Tanah Merah Kecamatan Huamual Belakang Kabupaten Seram Bagian Barat. OBAT: Jurnal Riset Ilmu Farmasi Dan Kesehatan, 2(1), 100–112. https://doi.org/10.61132/obat.v2i1.148
Handayani, P. A., & Ratnasari. (2023). Hubungan Durasi Kerja dengan Tingkat Kelelahan Kerja pada Pedagang di Pasar Karangayu Kota Semarang. Professional Health Journal, 5(1sp), 243–249. https://doi.org/10.54832/phj.v5i1sp.588
Hidayat Rahmat, F. K. (2021). Hubungan Kelelahan Kerja Dengan Kejadian Kecelakaan Kerja Pada Penyelam Tradisional Di Pulau Derawan Provensi Kalimantan Timur. Borneo Student Researchc, 2(2), 1045–1051. https://journals.umkt.ac.id/index.php/bsr/article/view/1737
Husin, L., Doda, D. V. D., & Kaunang, W. P. J. (2023). FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KELUHAN KELELAHAN KERJA PADA BURUH DI PELABUHAN MANADO. Jurnal Kesehatan Tambusai, 4(3), 2502–2509.
Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia. (2025). Data Kasus Kecelakaan Kerja Tahun 2024. Kemnaker RI.
Mandagi Ricardo Charisma Putra, Sondakh Ricky C., M. S. S. (2022). Hubungan Kelelahan Kerja dengan Kejadian Kecelakaan Kerja di PT . Putra Karangetang Desa Popontolen Kabupaten Minahasa Selatan Pendahuluan Kecelakaan kerja menurut Keputusan dengan penurunan kinerja fisik serta adanya perasaan penurunan motivasidan Menter. 11(4), 28–34.
Nittari, G., Gibelli, F., Bailo, P., Sirignano, A., & Ricci, G. (2024). Factors affecting mental health of seafarers on board merchant ships: a systematic review. Reviews on Environmental Health, 39(1), 151–160. https://doi.org/10.1515/reveh-2021-0070
Papendang Ribka Zolagratia, Maddusa Sri Seprianto, K. A. F. C. (2022). HUBUNGAN ANTARA KELELAHAN KERJA DENGAN KECELAKAAN KERJA PADA NELAYAN DI KELURAHAN BAHU LINGKUNGAN 1 KOTA MANADO. E-CliniC, 10(1), 1–9.
Rengkung, S. G. D., Kawatu, P. A. T., & Amisi, M. D. (2023). Hubungan Kelelahan Kerja Dengan Kecelakaan Kerja Pada Pekerja Di Pt. Pertamina Geothermal Energy Area Lahendong Kota Tomohon. PREPOTIF : Jurnal Kesehatan Masyarakat, 7(1), 1038–1045.
Ridho, A., Utami, T. N., Siregar, P. A., Khairina Ashar, Y., Ritonga, A. A., & Penelitian, A. (2025). Analisis Risiko Kecelakaan Kerja Pada Pekerja Informal Nelayan Di Kabupaten Batubara Analysis of Occupational Accident Risks Among Informal Fishermen Workers in Batubara Regency. Jurnal Kolaboratif Sains, 8(10), 6197–6212. https://doi.org/10.56338/jks.v8i10.8704
Saharani, A. A., Pertiwi, K. D., Lestari, S., & Sugiarto, H. (2025). Analisis Hubungan Kebisingan dengan Kelelahan Kerja pada Nelayan di Tambak Lorok Semarang. Pro Health Jurnal Ilmiah Kesehatan, 8(1), 27–33.
Saputra Basri, A., Muhammad Saleh, L., & Awaluddin. (2021). HUBUNGAN SHIFT KERJA DAN KARAKTERISTIK INDIVIDU DENGAN KELELAHAN KERJA PEKERJA PT PERTAMINA REGIONAL SULAWESI ITM. Hasanuddin Journal of Public Health, 3(1), 99–114.
Veronika Simanjuntak, E. S. (2022). Jurnal Comasie Jurnal Comasie. ANALISIS POLA PEMBELIAN KONSUMEN BERDASARKAN DATA HISTORIS DENGAN METODE ASOSIASI DI PT EXCELLINDO PERKASA Ganefa, 6(2), 40–51. http://ejournal.upbatam.ac.id/index.php/comasiejournal%0AJurnal Comasie ISSN (Online) 2715-6265%0APERANCANGAN
