Peran Guru Pendidikan Agama Islam Dalam Membentuk Nilai Karakter Pada Peserta Didik Di SMPN 7 Balaesang Tanjung Kabupaten Donggala

The Role of Islamic Religious Education Teachers in Forming Character Values in Students at SMPN 7 Balaesang Tanjung, Donggala Regency

  • Eko Purwanto Universitas Tadulako, Indonesia
  • Darmawati Fakultas Agama Islam, Universitas Muhammadiyah Palu, Palu, Indonesia
  • Muhammad Reissyaf Fakultas Agama Islam, Universitas Muhammadiyah Palu, Palu, Indonesia
Keywords: Peran Guru Pendidikan Agama Islam Dan Nilai Karakter Peserta Didik

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui peran guru pendidikan agama Islam dalam membentuk nilai karakter pada peserta didik di SMPN 7 Balaesang Tanjung Kabupaten Donggala dan mengetahui hambatan yang didapatkan serta solusi yang diberikan terhadap guru pendidikan agama Islam dalam membentuk nilai karakter pada peserta didik di SMPN 7 Balaesang Tanjung Kabupaten Donggala. Jenis penelitian kualitatif atau penelitian lapangan, terdiri atas lokasi penelitian, kehadiran peneliti, data dan sumber data, teknik pengumpulan data, teknik ananlisis data, dan pengecekan keabsahan data. Penelitian kualitatif yaitu prosedur penelitian yang menghasilkan data deskriptif berupa kata-kata tertulis atau lisan dari orang-orang dan perilaku yang dapat diamati. sehingga peneliti mengumpulkan tiga komponen yaitu reduksi data, penyajian data dan verifikasi data. Hasil penelitian menunjukan bahwa 1). Peran guru pendidikan agama Islam dalam membentuk nilai karakter pada peserta didik adalah mengacu pada nilai-nilai dasar yang terdapat dalam agama Islam yang bersumber dari keteladanan Rasulullah Saw berdasarkan sikap dan perilaku sehari-hari beliau, yakni shiddîq (jujur), amânah (dipercaya), tablîgh (menyampaikan dengan transparan), dan fathânah (cerdas) yaitu membentuk karakter religius peserta didik seperti watak, tabiat, akhlak atau kepribadian yang sejalan dengan internalisasi dari berbagai kebijakan yang berlandaskan pada ajaran agama Islam. 2). Hambatannya adalah ketidakmauan peserta didik untuk belajar, kurangnya minat dari peserta didik untuk mengikuti proses pembelajaran yang bersifat pendidikan dan nilai karakter peserta didik hal itu dikarenakan adanya pengaruh secara internal dan eksternal seperti kemalasan, jenuh, bosan dll. Solusinya yaitu guru pendidikan agama Islam berupaya untuk lebih meningkatkan kemampuan secara individual dan berusaha untuk menggunakan berbagai macam metode atau model dalam pembelajaran agar peserta didik bisa memahami materi pembelajaran khususnya tentang pendidikan dalam membentuk nilai karakter pada peserta didik dengan baik.

References

Mulyasa. Manajemen Pendidikan Karakter. (Bandung: Bumi Aksara, 2013).
Syah, Muhibbin. Psikologi Belajar. (Jakarta: Rajawali Pers, 2009).
Zaini, A. H. F. Pilar-pilar Pendidikan Karakter Islami. (Bandung: Gunung Djati Press, 2013).
Zubaedi. Desain Pendidikan Karakter: Konsepsi dan Aplikasinya dalam Lembaga Pendidikan. (Jakarta: Kencana, 2011).
Published
2026-01-29
Section
Article