Edukasi Kebijakan Kesehatan untuk Meningkatkan Pemahaman Remaja Di Kecamatan Kinovaro Kabupaten Sigi

Health Policy Education to Improve Adolescents’ Understanding in Kinovaro District, Sigi Regency

  • Nurfianti Universitas Widya Nusantara
  • Veby Andriani Universitas Widya Nusantara
  • Sherllia Sofyana Universitas Widya Nusantara
  • Chisi Rahyani Universitas Widya Nusantara
  • Ririn R Asali Universitas Widya Nusantara
Keywords: Edukasi; Remaja; Kebijakan Kesehatan

Abstract

Remaja merupakan kelompok usia yang rentan terhadap berbagai permasalahan kesehatan akibat keterbatasan pemahaman dan kepatuhan terhadap kebijakan kesehatan. Edukasi kebijakan kesehatan menjadi upaya promotif dan preventif yang penting untuk meningkatkan literasi kesehatan remaja. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman remaja terhadap kebijakan kesehatan melalui pendekatan edukasi partisipatif di Kecamatan Kinovaro, Kabupaten Sigi. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan sasaran remaja usia 12–18 tahun yang dipilih secara purposive sampling. Kegiatan edukasi dilakukan melalui ceramah interaktif, diskusi kelompok, dan tanya jawab dengan materi meliputi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), kawasan tanpa rokok, gizi seimbang, kesehatan reproduksi remaja, dan kesehatan mental. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi partisipatif, diskusi, dan dokumentasi kegiatan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman dan kesadaran remaja terhadap tujuan dan manfaat kebijakan kesehatan, serta perubahan cara pandang remaja yang sebelumnya menganggap kebijakan kesehatan sebagai aturan yang membatasi menjadi upaya perlindungan dan pencegahan. Kegiatan ini juga mendorong sikap positif dan partisipasi aktif remaja dalam menciptakan lingkungan sekolah dan masyarakat yang lebih sehat. Edukasi kebijakan kesehatan berbasis partisipatif terbukti efektifi sebagai strategi peningkatan literasi kesehatan remaja dan perlu dikembangkan secara berkelanjutan dengan melibatkan berbagai pemangku kepentingan.

References

Ajzen, I. (1991). The theory of planned behavior. Organizational Behavior and Human Decision Processes, 50(2), 179–211.
Abedian, K., & Shahhosseini, Z. (2015), Barriers to health education in adolescents: health care providers’ perspectives compared to high school adolescents. Journal of Adolescent Health. 27(4).
Glanz, K., Rimer, B. K., & Viswanath, K. (2015). Health behavior: Theory, research, and practice (5th ed.). San Francisco: Jossey-Bass.
Haryanto, A. N., Nina, N., & Ramadhani, N. R. (2023). Peningkatan literasi kebijakan kesehatan pada remaja untuk mencapai ketahanan kesehatan di Jabodetabek. Jurnal Pengabdian Masyarakat Saga Komunitas, 2(3), 206-211.
Islami, S. Q., Azizah, I. Z., & Arifah, I. (2021). Faktor predisposing yang berhubungan dengan persepsi kebutuhan pada pelayanan kesehatan peduli remaja. Jurnal Kebijakan Kesehatan Indonesia, 10(4), 197–202.
Lestari, D., Puspitasari, N., & Rahman, A. (2023). Edukasi kesehatan reproduksi remaja berbasis partisipatif di lingkungan sekolah. Jurnal Kesehatan Reproduksi, 14(2), 101–110.
Mulyani, S., & Handayani, E. (2022). Literasi kesehatan mental pada remaja melalui pendekatan edukasi partisipatif. Jurnal Promosi Kesehatan Indonesia, 17(3), 187–195.
Putri, R. A., Widodo, S., & Prakoso, B. (2020). Kepatuhan remaja terhadap kebijakan kawasan tanpa rokok di lingkungan sekolah. Jurnal Kesehatan Masyarakat Nasional, 15(1), 45–52.
Pratiwi, R. A., & Lismayanti, L. (2025). Efektivitas edukasi kesehatan reproduksi berbasis komunitas terhadap pengetahuan dan sikap remaja. Jurnal Ilmiah Penelitian Mahasiswa, 4(1). 94-100.
Rahmawati, I., & Nugroho, H. S. (2021). Edukasi PHBS berbasis sekolah dalam meningkatkan perilaku sehat remaja. Jurnal Kesehatan Lingkungan Indonesia, 20(2), 85–92.
Suryani, E., Fitriani, N., & Hidayat, R. (2022). Edukasi kebijakan kesehatan berbasis partisipasi dalam meningkatkan kesadaran kesehatan remaja. Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat, 13(1), 60–68.
Setyawati, E., Septiani, R., & Anggraini, Y. (2023). Kajian penyelenggaraan pelayanan kesehatan remaja pada masa COVID-19. Jurnal Kesehatan, 14(3), 4258.
Wulandari, A. 2014. Karakteristik Pertumbuhan Perkembangan Remaja Dan Implikasinya Terhadap Masalah Kesehatan Dan Keperawatannya. Jurnal Keperawatan Anak, (2)1, 39-43.
Published
2026-01-28
Section
Article

Most read articles by the same author(s)