Makna dan Tradisi Khatam Kaji di Nagari Tabek Patah Kecamatan Salimpauang Kabupaten Tanah Datar
The Meaning and Tradition of Khatam Kaji in Nagari Tabek Patah, Salimpauang District, Tanah Datar Regency
Abstract
Tradisi Khatam Kaji merupakan bagian penting dari kehidupan religius masyarakat Minangkabau, termasuk di Nagari Tabek Patah, Kecamatan Salimpauang, Kabupaten Tanah Datar. Tradisi ini tidak hanya menjadi perayaan selesainya pendidikan dasar membaca Al-Qur’an, tetapi juga sarana pewarisan nilai adat dan agama. Penelitian ini bertujuan mengungkap makna budaya dan nilai-nilai sosial-keagamaan yang terkandung dalam tradisi tersebut, serta memahami alasan masyarakat mempertahankannya. Metode penelitian dilakukan melalui observasi, wawancara, dan telaah dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Khatam Kaji dipahami sebagai wujud rasa syukur, proses inisiasi anak ke dalam komunitas religius, serta media memperkuat hubungan sosial melalui semangat kebersamaan dan gotong royong. Dengan demikian, Khatam Kaji di Tabek Patah merupakan perpaduan harmonis antara ajaran Islam dan adat lokal yang terus dilestarikan oleh masyarakat.
References
Gusnanda. (2019). Katam kaji: Resepsi Al-Qur’an masyarakat Pauh Kamang Mudiak Kabupaten Agam. Jurnal UIN Imam Bonjol Padang.
Japarudin. (2024). Eksistensi dan internalisasi nilai-nilai tradisi tamat kaji. Al-Qalam: Jurnal Kajian Keislaman.
Pratama, N. N., Hamidin, & Zulfadhli. (t.t.). Pasambahan dalam upacara Khatam Al-Qur’an di Nagari Tabek Patah Kecamatan Salimpauang Kabupaten Tanah Datar. Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia.






