Review Kandungan Bioaktif Dan Aktivitas Farmakologi Kopi Serta Buah Lokal (Melinjo, Kemunting, Ketapang, Kepayang, Buni, Nam-Nam, Pariyo

A Review of Bioactive Compounds and Pharmacological Activities of Coffee and Local Fruits (Melinjo, Kemunting, Ketapang, Kepayang, Buni, Nam-Nam, and Pariyo)

  • Maura Maharani Program Studi Farmasi, Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Adiwangsa Jambi, Jl. Sersan Muslim – Kota Jambi – Jambi
  • Nailla Indayani Sumardi Program Studi Farmasi, Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Adiwangsa Jambi, Jl. Sersan Muslim – Kota Jambi – Jambi
  • Nyimas Fatiyah Aini Program Studi Farmasi, Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Adiwangsa Jambi, Jl. Sersan Muslim – Kota Jambi – Jambi
  • Tata Anggraini Program Studi Farmasi, Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Adiwangsa Jambi, Jl. Sersan Muslim – Kota Jambi – Jambi
Keywords: Kopi, Bioaktif Tanaman, Buah Lokal, Aktivitas Farmakologi, Metabolit Sekunder

Abstract

Kopi dan berbagai buah lokal Indonesia seperti melinjo, kemunting, ketapang, kepayang, buni, nam-nam, dan pariyo merupakan sumber metabolit sekunder yang kaya dan memiliki potensi besar dalam mendukung kesehatan manusia. Kopi dari spesies Arabika, Robusta, dan Liberika mengandung kafein, asam klorogenat, polifenol, dan flavonoid yang diketahui memberikan aktivitas antioksidan, antidiabetes, neuroprotektif, serta modulasi metabolisme lipid dan glukosa. Buah lokal Nusantara juga menunjukkan keragaman senyawa bioaktif, termasuk flavonoid, tanin, antosianin, saponin, serta berbagai polifenol yang berperan dalam efek antiinflamasi, antimikroba, antikanker, hepatoprotektif, dan antihiperlipidemik. Sintesis berbagai temuan menunjukkan bahwa sebagian besar tanaman memiliki mekanisme farmakologi yang didominasi oleh aktivitas penangkapan radikal bebas, modulasi respon imun, serta proteksi seluler. Informasi ini menegaskan pentingnya eksplorasi lanjutan terhadap potensi bioaktif tanaman, terutama dalam pengembangan produk nutraseutikal, fitofarmaka, dan pangan fungsional berbasis kekayaan hayati lokal. Pemanfaatan sumber daya ini tidak hanya memberikan peluang bagi inovasi di bidang kesehatan, tetapi juga mendorong pelestarian biodiversitas dan kemandirian bahan baku alami di Indonesia. Temuan ini memberikan gambaran menyeluruh mengenai nilai strategis kopi dan buah lokal sebagai sumber senyawa bioaktif bernilai tinggi yang berpotensi dikembangkan untuk mendukung kualitas hidup masyarakat.

References

ZAHRO, R. (2023). PERBANDINGAN TINGKAT ROASTING TERHADAP KANDUNGAN KADAR KAFEIN PADA KOPI ROBUSTA (Coffea canephora), KOPI ARABIKA (Coffea arabica), KOPI LIBERIKA (Coffea liberica) (Doctoral dissertation, STIKES BANYUWANGI). https://repository.stikesbwilibrary.com/id/eprint/210/
Khairunnisa, F., & Almahdy, A. (2022). PENGARUH EKSTRAK BIJI KOPI HIJAU ROBUSTA, ARABIKA DAN LIBERIKA TERHADAP HISTOPATOLOGI PANKREAS PADA MENCIT DIABETES: THE EFFECT OF ROBUSTA, ARABICA, AND LIBERICA GREEN COFFEE BEAN EXTRACT ON HISTOPATHOLOGY OF THE PANCREAS IN DIABETIC MICE. Medical Sains: Jurnal Ilmiah Kefarmasian, 7(3), 513-522. http://ojs.ummada.ac.id/index.php/iojs/article/view/391
Nuraeni, E., Alkandahri, M. Y., Tanuwidjaja, S. M., Fadhilah, K. N., Kurnia, G. S., Indah, D., ... & Aeni, F. N. (2022). Ethnopharmacological Study of Medicinal Plants in the Rawamerta Region Karawang, West Java, Indonesia. Open Access Macedonian Journal of Medical Sciences, 10(A), 1560-1564. https://oamjms.eu/index.php/mjms/article/view/10939
Hakim, A., Jamaluddin, J., Al Idrus, S. W., Jufri, A. W., & Ningsih, B. N. S. (2022). Ethnopharmacology, phytochemistry, and biological activity review of Aleurites moluccana. Journal of Applied Pharmaceutical Science, 12(4), 170-178. https://japsonline.com/abstract.php?article_id=3631
Syamsul, T. D. (2022). Kandungan Fitokimia, Polifenol Dan Flavonoid Madu Trigona (Tetragonula Biroi) Bone, Sulawesi-Selatan. Journal Of Training And Community Service Adpertisi (JTCSA), 2(2), 62-70. https://jurnal.adpertisi.or.id/index.php/JTCSA/article/view/424
Purnamasari, F. (2021). Identifikasi senyawa aktif dari ekstrak daun sirsak (Annona muricata L.) dengan perbandingan beberapa pelarut pada metode maserasi. Window of Health: Jurnal Kesehatan, 231-237. http://103.133.36.92/index.php/woh/article/view/234
Tahar, M., Haliza, N., Asifa, N., & Atika, N. (2024). Pemanfaatan Tanaman Obat Tradisional Oleh Masyarakat Polewali Mandar Sulawesi Barat dan Studi Literatur Aktivitas Farmakologinya. Jurnal Intelek Insan Cendikia, 1(4), 3O7-315. https://jicnusantara.com/index.php/jiic/article/view/390
Jusman, N. H., Wikandari, P. R., & Saputri, R. D. (2025). Kajian Peningkatan Aktivitas Antioksidan pada Umbi-Umbian Melalui Fermentasi. Jurnal Ilmiah Pangan Halal, 7(2), 220-234. https://ojs.unida.ac.id/JIPH/article/download/19321/7357
Yulisma, A., & Husniyah, H. (2025). Eksplorasi Potensi Bioaktif Chingkui sebagai Nutraseutikal: Integrasi Etnofarmakologi dan Analisis Nutrigenomik. Jurnal Serambi Engineering, 10(2). https://jse.serambimekkah.id/index.php/jse/article/view/927
Jufrinaldi, J., Indrawati, W., & Nurmaida, N. (2024). Kopi, Trend Minuman Kekinian Dengan Banyak Manfaat Komponen Bioaktif. Jurnal Riset, Inovasi, Teknologi & Terapan, 3(1), 25-29. https://e-jurnal.pnl.ac.id/RISTERA/article/view/6169
Published
2026-01-24
Section
Article