Empat Pilar Kualitas Hidup Penderita Diabetes Militus Di Rumah Sakit Umum Daerah Undata Palu Propinsi Sulawesi Tengah

Four Pillars of Quality of Life for Diabetes Mellitus Patients at Undata Regional General Hospital, Palu, Central Sulawesi Province

  • Yulianus Sudarman Department of Nursing, Poltekkes Kemenkes Palu, Palu, Indonesia
  • Amyadin Department of Nursing, Poltekkes Kemenkes Palu, Palu, Indonesia
  • Lenny Department of Nursing, Poltekkes Kemenkes Palu, Palu, Indonesia
  • Rina Tampake Department of Nursing, Poltekkes Kemenkes Palu, Palu, Indonesia
  • Selvi Alfrida Mangundap Department of Nursing, Poltekkes Kemenkes Palu, Palu, Indonesia
Keywords: Kualitas hidup, Diabetes melitus, Empat pilar

Abstract

Diabetes melitus (DM) adalah kelompok penyakit metabolik yang ditandai oleh hiperglikemia akibat defek sekresi insulin, kerja insulin, atau keduanya. Insulin, yang dihasilkan oleh pankreas, berperan penting dalam memasukkan glukosa ke dalam sel-sel tubuh untuk diubah menjadi energi. Penderita diabetes mengalami kesulitan dalam menyerap glukosa, yang menyebabkan peningkatan kadar glukosa dalam darah (hiperglikemia) dan kerusakan jaringan seiring waktu. Penatalaksanaan diabetes melitus melibatkan empat pilar penting: edukasi, terapi nutrisi, aktivitas fisik, dan farmakologi. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh empat pilar terhadap kualitas hidup penderita diabetes melitus tipe II di RSUD Undata Palu.

Desain penelitian yang digunakan adalah cross-sectional, dengan sampel 67 responden penderita diabetes melitus tipe II yang dirawat inap di RSUD Undata Palu, diambil melalui purposive sampling. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat dengan uji chi-square.

Hasil penelitian menunjukkan adanya pengaruh signifikan antara edukasi (p value = 0,028), terapi nutrisi (p value = 0,008), aktivitas fisik (p value = 0,022), dan farmakologi (p value = 0,007) dengan kualitas hidup penderita diabetes melitus tipe II.

Kesimpulan dari penelitian ini adalah terdapat hubungan antara empat pilar tersebut dan kualitas hidup penderita diabetes melitus tipe II. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan dan pengalaman bagi peneliti lain dalam menerapkan riset terkait diabetes melitus dan empat pilar penatalaksanaannya

References

Adiputra, I. M. S., Trisnadewi, N. W., Oktaviani, N. P. W., & Munthe, S. A. (2021). Metodologi Penelitian Kesehatan.
Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Tengah. (2021). Profil Kesehatan Provinsi Sulawesi Tengah. Profil Kesehatan Provinsi Sulawesi Tengah, 1–377.
Endarti, A. T. (2015). Kualitas hidup kesehatan: konsep, model dan penggunaan. 7(September), 97–108.
Fatimah, R. N. (2015). Diabaetes Melitus Tipe 2. Indonesian Journal of Pharmacy,27(2),74–79. https://doi.org/10.14499/indonesianjpharm27iss2pp74
Hartanti, Pudjibudojo, J. K., Aditama, L., & Rahayu, R. P. (2013). Pencegahan dan Penanganan Diabetes Mellitus. Fakultas Psikologi Universitas Surabaya, 96.
Ichsan, & Alfridsyah. (2022). Model pemeriksaan kesehatan berdasarkan komposisi tubuh terhadap peningkatan aktifitas fisik dan kualitas hidup lanjut usia. Jurnal SAGO Gizi Dan Kesehatan, 3(2) 137-1.
Iman, G. (2018 ). aplikasi analisis multivariat dengan program IBM SPSS. semarang: universitas diponegoro.
International Diabetes Federation. (2021). International Diabetes Federation. In Diabetes Research and Clinical Practice (Vol. 102, Issue 2). https://doi.org/10.1016/j.diabres.2013.10.013
I Wayan Ardana Putra, K. N. (2015). Empat Pilar Penatalaksanaan Pasien Diabetes Melitus tipe 2. Fakultas Kedokteran, Universitas Lampung.

Jacob, D. E., & Sandjaya. (2018). Faktor faktor yang mempengaruhi kualitas hidup masyarakat Karubaga district sub district Tolikara propinsi Papua. Jurnal Nasional Ilmu Kesehatan (JNIK), 1(69), 1–16.

Lesmana, H. S., & Broto, E. P. (2019). Profil Glukosa Darah Sebelum, Setelah Latihan Fisik Submaksimal dan Selelah Fase Pemulihan Pada Mahasiswa FIK UNP. Media Ilmu Keolahragaan Indonesia, 8(2), 44–48. https://doi.org/10.15294/miki.v8i2.12726
Mapadin Y, W. (2006). Hubungan Faktor-faktor Sosial Budaya Dan konsumsi Makanan Pokok Rumah Tangga Pada Masyarakat Di Kecamatan Wamena, Kabupaten Jayawijaya. Universitas Diponegoro.

Marinda, F. D., Suwandi, J. F., & Karyus, A. (2016). Pharmacologic Management of Diabetes Melitus Type 2 in Elderly Woman with Uncontrolled Blood Glucose. Jurnal Medula Unila, 5(2), 26–32.
Nanda, O. D., Wiryanto, B., & Triyono, E. A. (2018). Hubungan Kepatuhan Minum Obat Anti Diabetik dengan Regulasi Kadar Gula Darah pada Pasien Perempuan Diabetes Mellitus. Amerta Nutrition, 2(4), 340. https://doi.org/10.20473/amnt.v2i4.2018.340-348
Notoatmodjo, S. (2014). Metodologi Penelitian Kesehatan. rineka cipta.
Nugroho, S. (2012). Pencegahan Dan Pengendalian Diabetes Melitus Melalui Olahraga. Medikora, IX(1). https://doi.org/10.21831/medikora.v0i1.4640
Nursalam. (2020). Metodologo Penelitian Ilmu Keperawatan (P. P. Lestari (ed.)). https://www.ptonline.com/articles/how-to-get-better-mfi-results
Perkeni. (2015). Konsensus Pengelolaan dan Pencegahan Diabetes Mellitus Tipe II di Indonesia. Jakarta?: PB.PERKENI. In Perkeni.
Perkeni. (2021). Pedoman Pengelolaan dan Pencegahan Diabetes Melitus Tipe 2 Dewasa di Indonesia 2021. Global Initiative for Asthma, 46. www.ginasthma.org.
Purnomo. (2018). Asuhan Keperawatan Pasien Rujuk Balik dengan Diabetes Mellitus di Instalasi Rawat Jalan.
Rekam Medik RSUD Undata Palu. (2023). Rekam Medik RSUD Undata Palu.
Riskesdas. (2018). Hasil Riset Kesehatan Dasar Tahun 2018. Kementrian Kesehatan RI, 53(9), 1689–1699.
Riyanto, A. (2022). Metodologi Penelitian Kesehatan. nuha medika.
Syamsuni. (2005). Farmasetika Dasar dan Hitungan Farmasi.
Suastika, K., Dwipayana, P., Ratna Saraswati, I. M., Kuswardhani, T., Astika, N., Putrawan, I. B., Matsumoto, K., Kajiwara, N., & Taniguchi, H. (2017). Relationship between age and metabolic disorders in the population of Bali. Journal of Clinical Gerontology and Geriatrics, 2(2), 47–52. https://doi.org/10.1016/j.jcgg.2011.03.001
Suriani, N. (2012). Gangguan Metabolisme Karbohidrat pada Diabetes Melitus. Biokimia, 1–18.
Sya’diyah, H., Widayanti, D. M., Kertapati, Y., Anggoro, S. D., Ismail, A., Atik, T., & Gustayansyah, D. (2020). Penyuluhan Kesehatan Diabetes Melitus Penatalaksnaan Dan Aplikasi Senam Kaki Pada Lansia Di Wilayah Pesisir Surabaya. Jurnal Pengabdian Kesehatan, 3(1), 9–27. https://doi.org/10.31596/jpk.v3i1.64
Wahyuni, E. S., & Hermawati, H. (2017). Persepsi Pemenuhan Kebutuhan Nutrisi Pada Pasien Diabetes Mellitus Di Desa Sawah Kuwung Karang Anyar. Care?: Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan, 5(2), 306. https://doi.org/10.33366/cr.v5i2.571
WHO. (2016). Global Report on Adult Learning Executive Summary. World Organization Health,http://apps.who.int/iris/bitstream/handle/10665/204874/WHO_NMH_NVI_16.3_e;jsessionid=1B12DB893FDEE9D962EE8E75B37A2B25?sequence=1
Published
2025-12-23
Section
Article