Urgensi Regulasi Syariah Dalam Layanan Fintech Syariah Berbasis Artificial Intelligence Di Indonesia
The Urgency of Sharia Regulation in Artificial Intelligence-Based Sharia Fintech Services in Indonesia
Abstract
Perkembangan teknologi finansial di Indonesia mengalami akselerasi signifikan dengan hadirnya kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) dalam berbagai layanan digital. Inovasi ini turut memengaruhi ekspansi fintech syariah yang menawarkan produk keuangan berbasis prinsip-prinsip Islam. Integrasi AI dalam ekosistem fintech syariah menghadirkan peluang untuk meningkatkan efisiensi operasional, mempercepat proses analisis risiko, serta memperluas akses masyarakat terhadap layanan keuangan yang inklusif. Namun demikian, kemajuan tersebut belum sepenuhnya diimbangi oleh kehadiran regulasi syariah yang mampu menjawab tantangan teknologi modern secara komprehensif. Ketiadaan pedoman yang jelas mengenai penerapan AI dalam mekanisme akad, penanganan data, dan validasi algoritma menimbulkan potensi ketidaksesuaian terhadap prinsip syariah. Risiko seperti bias algoritmik, kesalahan otomatisasi dalam menentukan kelayakan nasabah, serta kemungkinan terjadinya praktik yang bertentangan dengan nilai keadilan dan kejujuran menjadi isu penting yang memerlukan perhatian regulator. Selain itu, penggunaan big data oleh sistem AI juga mengundang kekhawatiran mengenai keamanan, kerahasiaan, dan integritas data, yang dalam perspektif syariah termasuk bagian dari perlindungan hak-hak pengguna. Artikel ini bertujuan mengkaji urgensi penyusunan regulasi syariah yang adaptif terhadap perkembangan teknologi AI di sektor fintech syariah. Melalui pendekatan kualitatif dan analisis literatur, penelitian ini menegaskan perlunya kerangka hukum yang integratif dan responsif, yang tidak hanya memastikan kepatuhan syariah, tetapi juga menjamin transparansi, akuntabilitas, dan etika pemanfaatan AI. Dengan demikian, fintech syariah berbasis AI diharapkan dapat berkembang secara berkelanjutan dan tetap berada dalam koridor prinsip-prinsip syariat Islam.
References
Achmad, R. (2024). Techno-Sharia Governance dan Tantangan Regulasi Keuangan Syariah di Era Digital. Jurnal Hukum Ekonomi Syariah, 9(1), 44–59.
Aisyah, S. (2024). Kecerdasan Buatan dan Evaluasi Pembiayaan Berbasis Syariah: Peluang dan Risiko. Jurnal Ekonomi Syariah Indonesia, 12(2), 101–115.
Alwi, M. (2023). Model Audit Syariah pada Sistem Keuangan Digital. Jurnal Ilmiah Syariah dan Ekonomi, 8(1), 77–89.
Aziz, N. (2022). Algorithmic Justice in Islamic Finance: Maqashid Syariah Perspective. Journal of Islamic Financial Studies, 6(2), 112–128.
Basri, M. (2023). Governance of Artificial Intelligence in Islamic Financial Institutions. International Journal of Digital Finance, 4(1), 55–73.
Fadilah, A. (2022). Etika Teknologi dalam Perspektif Syariah. Jurnal Studi Islam Kontemporer, 10(2), 88–103.
Fathullah, R. (2022). Ethical Considerations of AI in Sharia-Compliant Financial Services. Journal of Islamic Economics and Technology, 3(1), 44–59.
Hakim, L. (2021). Digital Innovation and the Growth of Islamic Fintech in Indonesia. Indonesian Journal of Sharia Economics, 5(3), 201–220.
Hanafi, R. (2023). Peran OJK dan DSN-MUI dalam Penguatan Ekosistem Fintech Syariah. Jurnal Keuangan dan Perbankan Syariah, 5(1), 55–72.
Hassan, A. (2021). Adaptive Regulatory Frameworks for AI in Islamic Financial Institutions. Global Review of Islamic Finance, 12(4), 88–104.
Hafiza Putra (2025).Financial Technology Syariah di Negara Indonesia dan Malaysia. Jurnal Pendidikan Tambusai, 9(2), 16934-16940
Hidayat, A. (2023). Transparansi Algoritma dalam Keuangan Digital Syariah. Jurnal Teknologi dan Syariah, 4(2), 112–130.
Hidayat, N. (2022). AI Governance in Malaysian Islamic Finance Ecosystem. Journal of Southeast Asian Islamic Finance, 2(1), 17–28.
Iskandar, S. (2022). Ethical AI and Islamic Principles: A Comparative Study. Journal of Islamic Ethics and Digital Society, 1(2), 91–109.
Kamal, M. (2021). Socio-Economic Impacts of AI Adoption in Islamic Finance. International Review of Islamic Economics, 9(2), 140–159.
Khan, M. (2020). Transparency Challenges in AI-Based Financial Decision Making. Journal of Financial Technology and Ethics, 7(1), 33–47.
Mahfudz, F. (2023). Validitas Dataset dalam Penilaian Risiko Pembiayaan Syariah Berbasis AI. Jurnal Sistem Informasi Syariah, 6(1), 25–39.
Mansoor, A. (2021). Technological Advancements in Sharia-Compliant Digital Finance. Middle East Journal of Islamic Fintech, 1(1), 23–38.
Narayan, S. (2021). Algorithmic Bias and Fairness in Automated Decision Systems. International Journal of Artificial Intelligence and Society, 15(2), 90–104.
Nurdin, A. (2023). Bias Algoritmik dan Implikasi Syariah dalam Pengembangan Artificial Intelligence. Jurnal Hukum dan Ekonomi Syariah, 7(2), 140–156.
Otoritas Jasa Keuangan (OJK). (2023). Indeks Literasi dan Inklusi Keuangan Syariah Indonesia. Jakarta: OJK Press.
Rahman, M. (2022). Integrasi Maqashid Syariah dalam Teknologi Finansial. Jurnal Ekonomi Islam Modern, 11(1), 66–82.
Ridwan, F. (2022). Regulatory Gaps in AI-Based Sharia Fintech Services in Indonesia. Journal of Islamic Law and Technology, 3(1), 66–82.
Said, T. (2024). Kepatuhan Syariah dalam Ekosistem Fintech Berbasis Artificial Intelligence. Jurnal Ilmu Syariah & Teknologi, 3(1), 33–48.
Salim, H. (2023). Regulatory Innovation and the Future of Islamic Fintech. Islamic Economics Review, 11(1), 55–70.
Sari, A. R., Al Husnawati, H., Suryono, J., Marzuki, M., & Mulyapradana, A. (2025). Metode Penelitian Kualitatif, Kuantitatif, Dan R&D. YPAD Penerbit.
Suryanto, E. (2022). Data Security and Compliance Issues in AI-Based Financial Platforms. Journal of Digital Regulation, 4(2), 75–92.
Syafe’i, N. (2024). Audit Teknologi dalam Pengawasan Keuangan Syariah. Jurnal Pengawasan dan Syariah, 9(2), 90–104.
Yunus, A. (2024). Public Trust and Sharia Compliance in AI-Driven Fintech. Journal of Islamic Finance and Innovation, 8(1), 101–118.






