Peranan Manuskrip Melayu Dalam Pembentukan Filsafat Ilmu Islam Di Nusantara Telaah Ontologis Epistemologis Dan Aksiologis

The Role of Malay Manuscripts in the Formation of Islamic Philosophy in the Archipelago: Ontological, Epistemological, and Axiological Studies

  • Katijah Pascasarjana Institut Agama Islam Tafaqquh Fiddin Dumai
  • M. Rizal Akbar Pascasarjana Institut Agama Islam Tafaqquh Fiddin Dumai
Keywords: Manuskrip Melayu, Filsafat ilmu, Islam Nusantara, Epistemologi Islam, adab ilmu

Abstract

Artikel ini mengkaji peranan manuskrip Melayu dalam pembentukan filsafat ilmu Islam di Nusantara dengan menempatkan manuskrip sebagai sumber epistemik yang merekam cara pandang keilmuan Islam dalam konteks lokal. Kajian ini berangkat dari kenyataan bahwa studi filsafat ilmu Islam selama ini masih didominasi oleh perspektif Timur Tengah sehingga kontribusi intelektual Islam Nusantara sering kali diposisikan sebagai periferal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana manuskrip Melayu membangun pemahaman tentang hakikat ilmu sumber pengetahuan serta tujuan penggunaan ilmu dalam kehidupan individu dan masyarakat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif melalui studi kepustakaan dengan analisis konseptual filosofis terhadap manuskrip Melayu Islam dan literatur pendukung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manuskrip Melayu merepresentasikan filsafat ilmu Islam yang bersifat integratif antara wahyu akal dan pengalaman batin serta berorientasi pada adab dan tanggung jawab moral. Dari sisi ontologi ilmu dipahami sebagai realitas bernilai yang bersumber dari Tuhan. Secara epistemologis pengetahuan diperoleh melalui keterpaduan rasionalitas dan spiritualitas. Dari sisi aksiologi ilmu diarahkan pada pembentukan insan beradab dan pemeliharaan keteraturan sosial. Temuan ini menegaskan bahwa manuskrip Melayu memiliki kontribusi signifikan dalam pengembangan filsafat ilmu Islam Nusantara yang kontekstual dan relevan bagi diskursus keilmuan Islam kontemporer.

References

Al-Attas, Syed Muhammad Naquib. 1978. Islam and Secularism. Kuala Lumpur: ABIM.
Al-Attas, Syed Muhammad Naquib. 1993. Islam and the Philosophy of Science. Kuala Lumpur: International Institute of Islamic Thought and Civilization (ISTAC).
Al-Attas, Syed Muhammad Naquib. 2001. Prolegomena to the Metaphysics of Islam: An Exposition of the Fundamental Elements of the Worldview of Islam. Kuala Lumpur: ISTAC.
Azra, Azyumardi. 2004. Jaringan Ulama Timur Tengah dan Kepulauan Nusantara Abad XVII dan XVIII. Jakarta: Kencana.
Azra, Azyumardi. 2017. Islam Nusantara: Jaringan Global dan Lokal. Bandung: Mizan.
Bakar, Osman. 1999. The History and Philosophy of Islamic Science. Cambridge: Islamic Texts Society.
Bakar, Osman. 2011. Islamic Civilization and the Modern World: Thematic Essays. Kuala Lumpur: University of Malaya Press.
Bakar, Osman. 2018. Tawhid and Science: Islamic Perspectives on Religion and Science. Skudai: Universiti Teknologi Malaysia Press.
Chambert-Loir, Henri, and Oman Fathurahman. 2010. Khazanah Naskah Nusantara. Jakarta: Yayasan Pustaka Obor Indonesia.
Creswell, John W., and J. David Creswell. 2018. Research Design: Qualitative, Quantitative, and Mixed Methods Approaches. 5th ed. Thousand Oaks, CA: SAGE Publications.
Fansuri, Hamzah. 2013. Syair dan Risalah Tasawuf. Jakarta: Pustaka Jaya.
Fathurahman, Oman. 2015. Filologi Indonesia: Teori dan Metode. Jakarta: Prenadamedia Group.
Fathurahman, Oman. 2017. Manuskrip Islam Nusantara. Jakarta: Gramedia.
Hallaq, Wael B. 2013. The Impossible State: Islam, Politics, and Modernity’s Moral Predicament. New York: Columbia University Press.
Johns, Anthony H. 1993. “Sufism as a Category in Indonesian Literature and History.” Journal of Southeast Asian Studies 24(1): 1–20.
Published
2026-01-25
Section
Article